
"Kamu marah?" tanya Sam pada Keyla dan di jawab gelengan oleh perempuan imut ini
"Kenapa diam?"
"Lalu kakak mau nya Key bagaimana?" tanya balik Keyla
"Bahagia ataupun tersenyum" jawab Sam
"Harus?"tanya Keyla polos dan di jawab anggukan kepala oleh Sam
Keyla memaksa bibir nya untuk tersenyum, membuat Sam gemas dia pikir Keyla pasti marah karena ucapan nya tadi tapi sebenarnya Keyla sama sekali tidak marah dia justru bangga Sam mau mengklaim bahwa dia milik Sam tapi Keyla bingung untuk menjelaskan pada sahabat nya,jika Angga dia tak Ambil pusing lagi.
***
"Apa yang terjadi Vi,jangan buat malu begini nak" ujar Mama Vivian
"Ma..aku ingin bercerai dari Alex" ungkap Vivian sambil menangis,semalam Vivian kabur dari Apartemen Alex karena sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan kasar suaminya itu.
"Jangan gila Vi,di mana mama mau taruh muka mama Vi,baru satu bulan kamu menikah sudah mau bercerai"
"Tapi ma,aku tidak mau tinggal dengan lelaki psikopat itu" isak Vivian
"Vi, Alex baik tidak ada yang kurang menurut papa dari dia,kamu nya saja yang terlalu manja"
"Baik hanya di depan papa dan mama,aku yang merasakan nya pa,jika papa dan mama memaksa ku kembali pada Alex lebih baik aku mati" ancam Vivian membuat Papa dan mama nya saling pandang.
__ADS_1
****
"Tidak!!! jangan macam-macam Van,jika ingin ke Bali bersama Ardian dan Nisa,ayah tidak mau terjadi hal yang memalukan nanti nya" ucap Satria tegas
"Yah,,hanya liburan"
"Tidak.....jika ingin pergi bersama menikah" ucap Satria lagi membuat Devan kesal,dia sudah merencanakan kalau di sana dia akan menginap bersama Diana,hanya itu salah satu cara membuat Diana bisa menikah dengan nya tapi ayah nya justru menolak jika pergi bersama.
"Bun" rengek Devan pada Vina tapi Vina tidak bisa apa-apa dia juga setuju dengan ucapan suaminya ini, bahaya jika Devan pergi bersama Diana ke Bali meskipun ada Ardian karena tidak mungkin Ardian bisa mengawasi Devan 24 jam,Devan bukan anak kecil yang harus di buntuti terus.
"Bagaimana jika Keyla dan Sam juga ikut yah,Keyla kan bisa tidur bersama Diana jika Ayah dan Bunda takut" usul Devan membuat Sam terkejut
Vina menatap Keyla dan Sam bergantian.
"Tidak" jawab Sam cepat karena dia hanya akan menjadi obat nyamuk untuk Ardian dan Nisa,Sam berpikir dia akan berpisah tidur dari Keyla.
"Aw......."Sam menginjak kaki Devan membuat lelaki lemes ini kesakitan.
"Sam...sakit goblok!!" kesal Devan
"Nggak sengaja" jawab Sam cepat sambil tersenyum kaku
"Ayo Key berangkat kakak banyak pekerjaan" alasan Sam pada Keyla dan diangguki Keyla setuju.
Keyla dan Sam segera pamit pada Satria dan Vina lalu pergi.
__ADS_1
****
"Kenapa kita tidak ikut saja kak,seru lo ke Bali" ujar Keyla
"Kamu mau??"tanya Sam dan diangguki Keyla
"Bulan madu!!"
"Apaan sih kak, jalan-jalan tau"
"Ardian dan Nisa bulan madu Key,kalau kamu mau kakak setuju"
"Nggak" jawab Keyla malu
Sam membelokkan mobilnya ke arah sekolah Keyla.
"Jangan nakal, sepulang sekolah kakak jemput" ucap Sam memegang lembut pipi Keyla lalu mencium kening serta bibir Keyla sekilas membuat jantung Keyla berdegup kencang, seperti nya dia sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Sam du hidup nya.
"Hati-hati kak,Key masuk dulu" ujar Keyla malu-malu.
Sam tersenyum kecil saat melihat istri kecilnya ini keluar dari dalam mobil, beberapa kali Keyla melambaikan tangan nya pada Sam,Sam tidak mau pergi sebelum memastikan Keyla masuk kedalam gerbang sekolah dengan aman.
Beberapa pekan menikah membuat mereka saling ketergantungan,guling yang dulu menjadi pembatas sudah lenyap,jarak yang pernah ada sudah mendekat,tiap malam Keyla tidur dalam pelukan Sam membuat kedua nya saling membutuhkan,Keyla juga sudah belajar menjadi seorang istri yang baik untuk Sam,mulai dari kebutuhan Sam hingga kerapian Sam di perhatikan nya.
berapa kali Keyla membalikkan tubuhnya melihat Sam yang masih berada di dalam mobil dan menatapnya.
__ADS_1
Keyla mengusir Sam dengan isyarat kode tangan tapi Sam malah memberikan kode ciuman dengan tangan menempel di bibir nya lalu meniup ke arah Keyla membuat perempuan imut ini tersipu malu sedangkan Sam malah terkekeh geli dengan tingkah nya sendiri, bersama Vivian dia tidak pernah seperti anak-anak begini,apa karena sering menemani Keyla menonton Drakor jadi dia terbawa suasana, ternyata sangat menyenangkan berpacaran dengan anak remaja seperti Keyla pikir Sam,Keyla tidak sulit di bujuk saat merajuk,hanya butuh menemani nya nonton Drakor sambil memesan coklat kesukaan nya, berbeda dengan Vivian yang harus menemani nya berbelanja barang branded,Keyla tidak butuh itu semua hanya dengan ciuman Keyla bisa luluh.Ternyata menikah dengan Keyla tidak seburuk yang Sam kira.
Saat ini dunia Sam sudah di penuhi Keyla meskipun mereka belum pernah melakukan hubungan suami-istri tapi kedekatan keduanya sudah membatin mungkin karena mereka sejak kecil sudah bersama jadi Keyla tidak perlu lagi mempelajari apa yang menjadi kesukaan Sam begitu juga sebaliknya Sam mengetahui pasti hal yang di benci Keyla.