Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
pergi


__ADS_3

Yang minta di tamat kan sabar ya sayang, ikuti saja alur nya karena di season 2 ini tidak terlalu panjang hanya beberapa episode, nanti juga akan happy ending...


Yang nggak suka di skip aja ya say, mampir ke novel ku yang lain,yang sudah tamat 🙏


****


Beberapa hari sudah berlalu hari ini keberangkatan Nur ke Australia,Nur tidak ingin ada yang tau kalau dirinya pergi cukup dari keluarga nya saja yang mengantarkan.


"Sayang, Minggu ini om Tama akan tunangan, kenapa tidak menunggu saja baru berangkat?" tanya April


"Sampai kan do'a terbaik saja bun untuk om Tama,katakan kalau dia bahagia Nur juga bahagia" jawab Nur sedikit tergagap,ingin rasa nya Nur berteriak mengatakan kalau Pertunangan Tama lah yang menyebabkan di pergi.


"Hati-hati di jalan dek,jangan lupa kabari kalau sudah sampai" ucap Satria mencium kening Nur adik perempuan nya ini begitu juga dengan Vino


April meminta Fajar untuk mengantar kan Nur ke Australia, karena Haikal belum bisa meninggalkan kantor masih banyak pekerjaan.


"Jangan lama-lama liburan nya nanti aku kangen dek" ucap Vino melambai kan tangan nya saat Nur mulai menjauh dan di anggukki pelan oleh Nur, meskipun tersenyum manis tapi Nur tetap tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.


"Tama kenapa nggak datang Vin, biasanya di paling nggak bisa lihat Nur pergi sendiri"ucap April sedikit heran, April sampai saat ini tidak mengetahui scandal hati antara om dan Keponakan nya itu


"Mungkin sedang sibuk mengurus pertunangan nya bun"Sahut Haikal dan di anggukki April, memang benar besok adalah hari pertunangan anak pertama Damian,sudah pasti akan banyak yang di siapkan apalagi Damian adalah salah satu pengusaha kaya dan terkenal.

__ADS_1


Setelah Nur menghilangkan mereka segera pulang,Vino sedikit heran karena Nur berubah setelah pulang dari rumah Tama malam itu,Vino harus mencari tau apa penyebab Nur berangkat keluar negeri.


****


"Bel,kamu nggak fitting baju?" tanya Adel saat mereka makan malam keluarga


"Buat apa ma?"


"Coupel sama Dion" goda Adel,tapi tiba-tiba wajah Bella berubah lesu, beberapa hari ini dia mencoba melupakan Dion tapi besok gari penting untuk Abang nya,sudah pasti banyak pertanyaan dari pihak keluarga di mana pasang nya,bukan dari keluarga saja sudah pasti dari sahabat dan teman-teman yang mengetahui hubungan nya bersama Dion akan mempertanyakan nya.


"Jangan bilang kalian putus?" tebak Adel lagi karena melihat Bella tak bersemangat


"Dion sibuk ma, seperti nya tidak bisa" jawab Bella karena ada Tama saat ini,tidak mungkin Bella bercerita tentang pengkhianatan Dion.


"Hmmmmm" jawab Bella malas


Tiba-tiba ponsel Bella berbunyi membuat Bella sedikit lega bisa lari dari godaan keluarga nya


"Hallo"


"Hmmmm.....lagi di mana?" tanya Vino lembut

__ADS_1


"Makan malam" jawab Bella


"Baru aja mau ngajakin makan malam,udah duluan"


"Telat....!!!!"


"Nggak papa telat ngajakin makan malam tapi nggak telat buat dekatin kamu" jawab Vino dari sebrang sana membuat Bella tersenyum sendiri


"Apaan sih nggak jelas" ujar Bella mulai slating, beberapa hari ini Vino dan Bella mulai berhubungan intent, Vino selalu menghubungi Bella meskipun hanya sekedar say hello ataupun mengingat kan jadwal makan,Vino ingin Bella tak merasa kehilangan perhatian.


"Terusin dulu makan nya nanti aku hubungi lagi" ucap Vino segera menutup ponselnya


Bella meletakkan kembali ponselnya


"Siapa? Dion?" tanya Damian yang melihat wajah Bella mulai berubah bahagia


"Bukan??"


"Kamu selingkuh Bel?" potong Adel karena melihat wajah sumringah Bella saat menerima telpon tapi bukan dari Dion sang kekasih.


"Apaan sih mama,nggak jelas banget" kesal Bella karena jelas-jelas Dion yang berselingkuh dari dirinya tapi malah dia yang di tuduh selingkuh.

__ADS_1


"Mama hanya mengingatkan karena mama tidak suka perselingkuhan" tekan Adel melirik kearah Tama yang dari tadi sibuk dengan ponselnya.


__ADS_2