Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Kesal


__ADS_3

"Plak...."satu tamparan keras di layangkan Kiara pada Linda yang berusaha membawa Luna dari sekolah nya.


"Jangan kamu dekati anak saya" tegas Kiara


Semua mata tertuju pada dua wanita yang sedang bertengkar ini.


Linda memegang pipi nya yang memerah dan terasa sakit.


"Kamu pelakor!!!" pekik Linda membuat semua terkejut, mereka memang tau kalau Luna bukan anak kandung Kiara tapi tidak tau kalau Kiara seorang pelakor.


"Kamu menuduhku pelakor!!! ckk,,,apa kamu tidak salah dan tidak punya malu,uup aku lupa kalau urat malu mu sudah putus" ejek Kiara sedikit tertawa kecil


"Coba kamu pikirkan dari mana saya menjadi seorang pelakor!!! Luna saat ini sudah berusia hampir enam tahun, hallo enam tahun" ucap Kiara mengangkat jari nya enam buah


"Bahkan bocah ini sama sekali tidak mengenali mu,apa kamu tidak bisa mencerna semua itu" ucap Kiara tersenyum sinis.


"Luna anak kandung ku,apa kamu tidak memiliki hati nurani memisahkan anak dari ibu kandung nya sendiri,kamu perempuan bukan???"


"Luna anak saya, saya tegas kan pada kamu Luna anak saya,bukan anak kamu" tunjuk Kiara mulai marah


"Saya yang melahirkan nya,kamu jangan mengaku-ngaku,aku tau kamu hanya ingin harta mas Andre secara kamu wanita yang kekurangan"

__ADS_1


"Apa kata mu!!!! aku wanita kekurangan,harga dirimu bisa aku beli saat ini, katakan berapa????" jawab Kiara berapi-api tapi dia masih harus mengontrol emosi nya karena ada Luna di dekat mereka


Kiara mendekati Luna "Sayang masuk ke mobil ya"bujuk Kiara dan diangguki Luna patuh


"Lun.....Luna,,ini mama sayang,dia bukan mama kamu,kalau dia punya anak pasti dia tidak akan menyayangi mu lagi" pekik Linda,Luna hanya menoleh sekilas kearah Linda lalu masuk kedalam mobil Kiara cepat.


"Saya peringatkan kamu sekali lagi,Abu tetap akan jadi abu, tidak akan bisa menjadi arang yang di butuhkan orang lain,abu seperti kamu pantas nya di hanyutkan di tepi sungai,jangan ganggu keluarga saya kalau kamu tidak ingin berakhir di penjara untuk menghabiskan sisa hidup mu yang tidak berguna ini" ujar Kiara lalu menghentakkan kakinya kecil dan pergi.


Linda mengepalkan tangannya kesal,Kiara sangat sombong menurut nya, mungkin karena saat ini dia menjadi istri dari konglomerat.


****


"Benar kita akan liburan bareng sayang?" tanya Ardian pada Nisa


"Lalu bulan madu kita?"


"Bulan madu apanya,bukan nya hampir tiap hari kita bulan madu,tiap malam kamu tidak pernah melepaskan ku" jawab Nisa


"Itu berbeda sayang,aku mau kita berdua menghabiskan waktu seharian di kamar"


"Kenapa harus ke Bali kalau begitu di rumah Oma juga bisa saat hari libur" ketus Nisa

__ADS_1


"Hahaha....jangan memancing ku sayang,aku bisa saja menyeret mu ke ruangan ku saat ini"


"Sudah sana selesai kan pekerjaan kamu,aku masih ada urusan di ruangan pak Tama" ujar Nisa segera berdiri dan meninggalkan Ardian yang masih terus memandanginya dirinya.


Bali memang salah satu tempat favorit yang di jadikan tempat liburan untuk siapa saja,baik turis mancanegara maupun lokal, Ardian memang ingin menghabiskan liburan nya di Bali karena berharap setelah pulang Liburan Nisa segera berbadan dua.


****


"Hufs......"Kiara membanting tas nya ke sofa yang ada di ruangan Andre,dia langsung duduk dan mengusap wajah nya


Andre yang melihat istrinya ini sedang kesal segera mendekati, seperti biasa Kiara sudah mengamankan Luna di ruangan nya terlebih dahulu.


"Kenapa lagi sayang?" tanya Andre pelan


"Mas,,, mantan istri mu itu benar-benar ya, ingin aku sumpal mulutnya pake cabe setan biar nggk bisa lagi bicara" omel Kiara


"Kenapa lagi Linda?"


"Dia mendatangi sekolah Luna mas,dan sudah berhasil bertemu Luna,ntah apa yang dia katakan sebelum aku datang,dia hampir saja membawa Luna mas" adu Kiara kesal


Andre diam sejenak,Linda seperti nya tidak bisa di diamkan,dia semakin berani saat ini.

__ADS_1


"Sudah lah sayang jangan di pikirkan"


"Bagaimana aku tidak memikirkan nya mas, dia terus-menerus menganggu keluarga kita,aku harus memberikan nya pelajaran" geram Kiara


__ADS_2