
"Van...." lirih Diana dengan tatapan mata sayu
"Sayang"gumam Devan dengan suara seraknya namun terdengar seksi ditelinga Diana
Devan kembali ******* bibir Diana sementara ia menambah satu lagi jarinya dalam milik istri nya yang telah basah.
"****, kenapa kamu sangat rapat?"
"Van......" rintih Diana tiada henti
Devan menyeringai lalu mendekatkan bibirnya ditelinga Diana sementara kedua jarinya masih terus menggoda bagian pangkal paha Diana membuat Perempuan itu semakin mendesah.
"Kenapa terlalu lama kamu menerima ku sayang, padahal semua ini nikmat"bisik Devan menggoda,Diana hanya menggeleng pasrah dia sendiri tidak tau kenapa begitu lama menyakinkan dirinya.
Devan segera menanggalkan pakaian yang ia kenakan dengan tergesa dan memperlihatkan otot-otot tubuhnya yang terpahat sempurna. Diana memalingkan wajah saat tanpa sengaja melihat benda tumpul yang telah mengeras dibawah sana.
Sentuhan Devan membuat Diana terbuai seketika, lelaki ini benar-benar playboy sejati dia tau cara merayu dan memperlakukan wanita hingga membuat Diana tanpa sadar sudah di masuki nya.
Devan terus menguasai Diana dan memompa di bawah sana,sambil meracau indah.
"Di kau sangat mengagumkan" ucap nya
"Aahhh...." desah Diana membuat Devan semakin bernafsu
Menyatu dengan orang yang sangat do cintai membuat Devan bahagia, perjuangan nya mendapatkan Diana tidak sia-sia.
Dinding kamar presiden suite ini menjadi saksi bisu penautan cinta mereka.
__ADS_1
***
"huek.....huek....." Keyla berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.
"Sayang..kenapa?" tanya Sam cemas
"Kak....minum" pinta Keyla,Sam segera berlari keluar mengambil kan minum
Tubuh Keyla terasa lemas,Sam segera menggendong nya menuju ranjang dan mengolesi tubuh istrinya ini dengan minyak angin.
"Bagaimana kakak mau ke kantor Key,kamu sakit begini" ujar Sam yang memang pagi ini ada rapat penting
Keyla menggeleng kan kepala nya mata nya sayu menatap Sam,dia tak ingin di tinggal, perempuan manja ini mendekat kan tubuh nya pada Sam.
"Key tidak mau di tinggal kak" rengek nya seperti anak kecil yang akan di tinggal kerja oleh ayah nya
"Kakak hubungi mama sebentar ya sayang,minta beliau menggantikan meeting pagi ini" bujuk Sam dan diangguki Keyla
Seperti nya Key benar-benar sakit jadi Sam mau tak mau harus berada di dekat nya.
"Apa kita periksa ke rumah sakit saja sayang?" ajak Sam,dia juga khawatir jika istri nya bertambah parah
"Mungkin kelelahan biasa kak" jawab Keyla
"Tapi harus tetap di periksa sayang,takut nya malah semakin parah" bujuk Sam
***
__ADS_1
"Nis...ayo sarapan sayang,lalu minum vitamin nya" ujar Adel
"Oma,Nisa bisa ambil sendiri nanti tidak perlu di bawa ke kamar" ujar Nisa tidak enak pada Adel,bukan nya dia yang melayani Adel tapi justru Adel yang melayani nya
"Sudah,,tidak apa-apa sayang, setelah sarapan minum obat nya lalu istirahat ya,nanti jika butuh apa-apa katakan pada oma,oma ada di taman belakang,Opa minta berjemur" ucap Adel dan diangguki Nisa patuh.
Ketakutan nya tinggal di rumah nenek Ardian seketika hilang,Adel sangat penyayang berbeda jauh dengan Adel yang baru dia kenal ternyata nenek suaminya ini sangat perhatian pada nya.
Ardian memang sudah pergi ke kantor pagi tadi,Nisa hanya berdiam diri di rumah tak ada satu pekerjaan pun yang di perbolehkan Ardian mau pun Adel,Nisa merasa bosan sendiri karena selama ini sibuk bekerja.
****
"Sayang,jangan lupa ingatkan sopir mu untuk menjemput Luna mas" pesan Kiara pada Andre
Sejak hamil memang Kiara tak begitu aktif dan kekantor pun kapan dia mau saja,Andre tak pernah melarang apapun kemauan bumil satu ini yang penting Kiara dan anak nya sehat,sejak kejadian Linda menculik Luna kini Andre memperkerjakan suster untuk menunggu Luna dan nanti nya akan ada sopir yang mengantar jemput nya.
"Iya sayang...I Love You" balas Andre membuat Kiara senyam-senyum sendiri, mungkin tuhan memberikan ujian pada mereka kemarin untuk mempererat tali cinta mereka buktinya Andre dan Kiara semakin romantis, bahkan Andre tak pernah berhenti mengatakan kalau dia mencintai Kiara..
.
__ADS_1