
"Kenapa harus datang kemari,besok di sekolah juga bisa ngga" ucap Keyla gugup,dia takut kalau Sam keluar dan di lihat oleh Angga bisa-bisa satu sekolah akan membully nya karena menikah muda, pasti orang akan berpikir dia hamil di luar nikah.
"Tapi ini penting Key dan aku tau ini adalah impian kamu dari dulu" ucap Angga memberikan amplop untuk Keyla dan di perhatikan Vina
"Apa itu Key?" tanya Vina dan di jawab gelengan oleh Keyla,dia juga tidak tau apa isinya
"Buka" pinta Vina yang tidak meninggalkan Angga dan Keyla berdua.
Keyla lalu membuka amplop nya perlahan.
"Formulir pendaftaran mahasiswa baru untuk universitas luar negeri bun"jawab Keyla pelan
"Korea??" tanya Vina yang memang tau cita-cita anak nya ini dari dulu ke negeri Korea.
Keyla menganggukkan kepalanya kecil
Vina mengambil amplop nya lalu menghela nafas berat.
"Terimakasih atas informasinya Ngga,nanti Keyla akan memikirkan nya kembali ya, sekarang Keyla harus istirahat dulu,dan untuk kamu boleh pulang" ucap Vina pada Angga membuat Angga mau tak mau harus pamit padahal dia masih ingin di sini.
Setelah Angga pamit Keyla memeluk tubuh bunda nya.
"Apa masih bisa Bun?" tanya Keyla pelan
"Mantap kan hati mu nak"jawab Vina lembut sambil mengusap kepala Keyla
__ADS_1
Keyla masuk kedalam kamar nya kembali dengan membawa amplop tersebut lalu menyimpan nya di laci.
"Kenapa dia kemari?" tanya Sam ketus
"Memberikan undangan"
"Undangan apa?? pernikahan" ejek Sam
"Sembarang!!! undangan universitas,sudah ah nggak mau bahas dia" elak Keyla
"Sayang sini deh" panggil Sam menepuk pinggir kasur nya
Keyla mendekat dan merangkak ke atas ranjang.
"Kenapa??? jangan bilang kamu mau melanjutkan yang tadi" ujar Keyla galak
"Tidak!!!!"
"Bukan,ayo kemari" ucap Sam menarik tangan Keyla ke dalam pelukan nya dan mencium kening Keyla sejenak
"Lihat ini sayang" ujar Sam membuka ponsel nya sekilas Keyla melihat foto pernikahan dia dan Sam yang menjadi wallpaper ponsel Sam membuat Keyla menarik sudut bibirnya kecil.
"Kamu lihat model rumah ini sayang,Kakak suka model nya minimalis moderen ada kolam berenang nya" jelas Sam
"Terus??" tanya Keyla
__ADS_1
"Yang punya klien kakak orang jepang,dia mau kembali ke Jepang dan rumah nya mau di jual,apa kita beli saja sayang " usul Sam
"Buat apa kak?" tanya Keyla sambil meletakkan tangan nya di dada Sam dan beberapa kali memainkan kancing kemeja suaminya ini
"Untuk investasi juga bisa kalau kamu belum mau pindah"
"Kak, kalau untuk pindah rumah Key belum kepikiran takut bunda nggak boleh,tapi kalau cuma buat investasi seperti yang kakak bilang tadi nggak masalah, sesekali kita juga bisa ke sana" jawab Keyla
"Kakak nggak nyaman tinggal di sini?" tanya Keyla
"Bukan sayang,kakak nyaman di mana saja nyaman asal sama kamu"
"Gombal!" cebik Keyla dan membuat Sam gemas lalu mencium bibir Keyla sekilas membuat Keyla memanyunkan bibirnya karena Sam seringkali menghujaminya dengan ciuman akhir-akhir ini.
"Bukan nya gombal,kakak nyaman-nyaman saja di mana pun tapi kakak juga mau punya rumah kita berdua" jelas Sam lagi dan diangguki Keyla pelan
"Bagaimana kalau lusa kita cek,kalau kamu suka baru kita beli"
"Boleh" jawab Keyla cepat
"Sayang kakak bisa minta tolong?"tanya Sam tiba-tiba
"Apa??? kakak sakit?" tanya balik Keyla mulai cemas
"Iya....tangan nya jangan begitu,kakak nggak kuat" goda Sam sambil terkekeh kecil membuat Keyla refleks mencubit pinggang Sam kecil
__ADS_1
"Awww...."
"Mesum!!!!" ketus Keyla lalu bangkit dari ranjang nya.