
Satria turun melihat rumah kecil di depan matanya mengingatkan dia dengan rumah kontrakan mama dan nenek nya dulu tapi saat ini mama dan nenek nya sudah pindah ntah kemana.
"Rumah siapa?" tanya Satria menatap papa nya
"Vino" jawab Haikal santai dan turun dari mobil
Satria masih kebingungan,siapa Vino? apa dia anak teman papa yang semalam papa cerita kan
Vino berlari keluar saat melihat suara mesin mobil di depan rumah nya
"Pagi,Vino sini?" panggil Haikal
Vino mendekati papa dan anak ini takut-takut meskipun kemarin Haikal kerumah nya tapi dia tetap harus waspada pada orang baru karena dia tak mengenali Haikal
"Jangan takut,kenal kan ini anak om nama nya Satria kalian bisa jadi sahabat setelah ini" ucap Haikal memperkenalkan Satria,Vino pun menjabat tangan Satria
Haikal melihat kiri kanan tak terlihat bunda nya Vino
"Mana bunda mu sayang?" tanya Haikal
"Ke pasar om" jawab Vino yang mulai mengajak Satria untuk bermain dengan nya
Vino mengeluarkan beberapa mainan lusuh bisa di bilang ini mainan bekas,Haikal menatap bocah itu dengan antusias memperlihatkan mainan nya pada Satria tapi aneh nya Satria malah tertarik dengan mainan Vino padahal mainan nya jauh lebih bagus dan canggih
Haikal duduk di teras rumah sambil memperhatikan pemandangan di sekitar,banyak lalu lalang tetangga yang memperhatikan kedatangan Haikal ada yang julid dan ada juga yang kagum..
"Ganteng ya....saha??" tanya salah seorang ibu-ibu pada tetangga nya
"Nggak tau,saya nggak pernah lihat ce"
__ADS_1
"Pacar April?" tanya ibu-ibu tersebut pada Haikal,Haikal yang bingung mau menjawab apa hanya mengangguk saja dia tak ingin memperpanjang pertanyaan ibu-ibu tersebut
April yang baru datang melihat ada beberapa ibu-ibu di dekat rumah nya merasa heran
"Kenapa bu?" tanya April
"Ganteng pisan pacar nya pril,boleh di kenalin ke kita" goda salah satu ibu-ibu tersebut
"Pacar siapa ce?" tanya April bingung
"April mah suka begitu,kalau nggak mau di akuin pacar nya buat anak ibu aja Pril soalnya ganteng susah cari yang begini" ucap ibu-ibu lain nya
April melihat Haikal yang sudah duduk manis di depan rumah nya sambil memainkan ponselnya sedangkan Vino bermain dengan teman nya yang April sendiri tidak mengenal nya.
"Vin,mau punya papa baru ya?" goda yang lain nya membuat April semakin malu karena Haikal hanya tersenyum kecil.
"Bukan bu,kalian salah paham" ucap April tidak enak hati pada Haikal
April sendiri bingung mau menjawab apa karena sampai saat ini mereka belum berkenalan.
Haikal yang melihat April kebingungan segera menutup ponselnya dan berdiri
"Perkenalkan nama saya Haikal,dan itu Satria anak saya yang sedang bermain bersama Vino" ucap Haikal memperjelas status nya
"Duda juga ya Pril" celetuk ce Wati
"Nggak masalah Pril asal bukan suami orang...!!! apalagi duda nya begini,siapa yang nggak mau coba, ganteng....!!"
"Ibu bisa saja terima kasih atas pujiannya" ucap Haikal tersenyum ramah
__ADS_1
"Sudah ya bu,kenalan nya sudah kan ayo pulang sudah pada di cariin suami masing-masing" ujar April mendorong pelan satu persatu ibu-ibu tersebut hingga mereka pergi meninggalkan halaman rumah April
"Nemu di mana April ya!"
"Kalau nggak mau buat Tuti anak saya saja"
Macam-macam ucapan ibu-ibu tersebut sebelum pergi membuat April menggeleng kan kepala nya
"Maaf tuan ibu-ibu di sini memang sedikit usil"
"Tidak masalah,kamu dari mana?" tanya Haikal
"Pasar,saya harus belanja tuan untuk makan siang"
"Satria,sini nak" panggil Haikal
"Kenal kan ini Bunda nya Vino tante-"
"April" potong April cepat karena dia tau Haikal tak akan kenal nama nya
"Ya Tante April"
"Kenapa tante,bunda saja Satria sama seperti ku" celetuk Vino membuat wajah April memerah malu dengan tingkah anak nya
"Boleh tante?" tanya Satria dan diangguki April pelan
"Kalau begitu kamu boleh panggil papa ku papa bukan nya tadi kamu bilang tidak punya ayah" ucap Satria tak kalah polos nya membuat April bertambah malu,anak nya sudah bercerita banyak dengan teman baru nya ini
"Kalau begitu kalian terus saja main nya ya,Bunda mau masak dulu" ucap April yang tak bisa lagi berkata apa-apa dia harus segera masuk karena menahan malu
__ADS_1
Haikal mengajak dua bocah ini untuk bermain kembali sedangkan April segera masuk.