Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
bahagia


__ADS_3

"Pratama Putra Damian dan Issabella putri Damian,Abang nya di panggil Tama dan adiknya di panggil Bella" ucap Damian memberikan nama pada baby twins mereka


Adel tersenyum mendengar nama yang di berikan suaminya untuk si kembar.


"Kamu setuju?" tanya Damian dan di anggukki oleh Adel pelan


"Terimakasih sudah hadir dalam kehidupan ku sayang,kamu dan anak-anak kita hal paling terindah yang Tuhan berikan untuk ku, pengkhianat yang di berikan Haikal terbayar sudah dengan kehadiran kalian" ucap Adel menatap Damian dan anak mereka bergantian


"Aku takut saat kamu melahirkan del,aku benar-benar takut,aku tidak bisa berpisah dengan kalian" aku Damian menggenggam tangan Adel


"Kenapa harus takut sayang,masih banyak perempuan di luar sana yang menginginkan mu" goda Adel


"Mungkin mereka bisa menerima ku,tapi tidak dengan baby twins kita...!! apa lagi mencari sosok perempuan seperti mu,tidak mudah...!! jangan pernah meninggalkan ku sayang aku mencintai kalian" ujar Damian membelai pipi Adel dan mengecup pipi Anak mereka bergantian


****

__ADS_1


" Kal... menikah lah lagi satria butuh ibu" ucap bu Fatma


"Ma.. menikah bukan perkara mudah mama tau sendiri kan masa lalu ku bagaimana,aku tidak ingin terjebak dua kali ma dalam pernikahan palsu" jawab Haikal


"Tapi saat ini kamu sudah menjadi bos kal, pasti banyak perempuan yang mau dengan mu! kamu tinggal pilih saja"


Ya, sesuai janji Damian dia memberikan jabatan direktur di salah satu perusahaan baru nya,dia ingin keponakan nya ini menata kehidupan nya kembali, bagaimana pun juga Haikal keponakan nya cukup sudah dia memberikan hukuman untuk Haikal toh saat ini dia dan Abel juga sudah menikah dan bahagia.


"Ma, perempuan memang banyak yang mau dengan ku tapi untuk menikah dan menjadi ibu sambung Satria aku harus berpikir panjang karena tidak semudah membalikkan telapak tangan,kalau menikah hanya untuk gagal kembali percuma ma, tolong mengerti aku..!!"


Lagi-lagi bu Fatma terlihat kesal pada suami dan anak nya ini, mereka tidak mau mendengar ucapan nya.


****


Beberapa bulan berlalu kehidupan Adel dan Damian semakin bahagia,Adel sangat menyukai peran baru nya saat ini, dengan di bantu dua orang pengasuh Adel selalu memperhatikan tumbuh kembang anak nya,Damian pun selalu menyempatkan diri untuk pulang siang hari dia ingin membantu Adel dalam mengurus anak mereka.

__ADS_1


"Sayang...aku harus belanja keperluan si kembar sore ini" ujar Adel


"Biar aku yang temani" jawab Damian dan di anggukki Adel


Adel segera bersiap, beberapa bulan menjadi ibu Adel sudah mulai bergerak cepat karena jika terlalu lama bisa-bisa anak nya mengamuk.


Dengan memboyong dua pengasuh mereka berangkat,ini kali pertama Adel membawa anak-anak nya keluar rumah,Adel pun juga baru ini keluar, semua perlengkapan nya pun sudah habis


Sesampainya di Mall Damian mengiringi Adel sedangkan Anak mereka tetap dalam gendongan sang pengasuh.


Damian melihat kiri-kanan membantu Adel membelikan keperluan rumah,tanpa du sengaja Damian melihat Karin yang sedang bersama rekan bisnis nya tapi Damian tau kalau rekan bisnis nya itu sudah memiliki istri.


"Sayang kenapa?" tanya Adel


"Tidak,ayo sayang aku mau beli buah segar" jawab Damian mengalihkan pandangannya dan mengajak Adel ketempat buah, Damian tak ingin Adel melihat Karin

__ADS_1


"Benar-benar wanita ****** dia, meninggalkan Haikal di saat tak memiliki apa-apa" batin Damian terlihat kesal


__ADS_2