Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Bali


__ADS_3

Tak memimpikan bulan madu yang mewah berkunjung ke kota Bali saja sudah membuat Nur bahagia, dia berharap sepulangnya dari Bali bisa mendapatkan kabar bahagia.


"Ay,,,Nur pernah membayangkan akan tinggal di luar negri dan berkarir di sana-"


"Sewaktu aku akan bertunangan dengan Vina" potong Tama dan di anggukki Nur


"Tapi nyatanya kita berjodoh"ucap Tama sambil mencium kening Nur sekilas


Saat ini Tama dan Nur sudah berada di salah satu Villa yang mereka sewa selama seminggu ini.


Nur terdiam dan berpikir sejenak apakah Tama akan tetap setia pada nya jika dia tak bisa memberikan Tama anak!


"Sayang"panggil Tama lirih


"Sayang"


"He...hmmm...iya ay" jawab Nur tersentak dari lamunannya


"Kamu melamun?" tanya Tama


"Tidak!"jawab Nur cepat

__ADS_1


"Nur lupa mengabari tante Bella kalau kita sudah berangkat" alasan Nur


"Bella sudah tau,Tadi aku menghubungi Vino dan mengatakan kalau kita sudah di Bali"


"Hmmmm"


"Nur lelah,Nur ingin istirahat" ujar Nur menarik selimut ke tubuh nya


"Sayang...bukan nya kita kemarin untuk bulan madu,kenapa harus tidur,kalau mau tidur bisa di rumah" protes Tama


"Ay, izinkan Nur tidur sejenak " pinta Nur karena memang mood Nur tiba-tiba berubah jika mengingat soal anak.


Tama menghela nafas panjang dan membiarkan istrinya ini untuk istirahat sejenak.


****


"Besok?"


"Iya mas,besok jadwal periksa, Minggu lalu kita ada acara jadi tidak sempat ke dokter' ingat Bella


"Seperti nya Minggu ini aku juga tidak bisa sayang,besok ada pertemuan penting dan kafe pun harus di kontrol karena tidak ada Nur, seminggu ini mereka bulan madu ke Bali"jelas Vino

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan periksa rutin ku mas?" tanya Bella kecewa


"Coba hubungi bunda, mungkin bunda bisa membantu,kalau tidak mama Adel saja sayang" usul Vino tapi Bella hanya diam saja


"Kalau urusan nya cepat selesai nanti aku akan menyusul langsung ke Rumah sakit" lanjut Vino membujuk Bella


"Oke" jawab Bella tak bersemangat, beberapa hari ini Bella merasa agar berbeda,dia merasa ada orang yang mengintip gerak-gerik nya tapi Bella tidak tau siapa,dia juga tidak bisa bercerita pada Vino karena akan membuat Vino khawatir nanti nya.


"Apa ada yang sakit?" tanya Vino dan di jawab gelengan oleh Bella


"Mungkin hanya bawaan bayi mas,sudah malam ayo segera tidur"ajak Bella menarik tangan Vino untuk masuk ke dalam kamar karena mereka saat ini tengah berada di ruang keluarga.


****


"Argghh...." ******* itu membuat Tama makin kalap, nafsu itu berada di ubun-ubun memecah keheningan, membuat Suara bergemah di ruangan ini, keringat bercucuran membuat keduanya saling bertukar sensasi, membuat keduanya melupakan dunia ini sementara, hal yang menyenangkan dan sangat nikmat itu yang sedang di pikiran anak adam dan hawa saat ini.


Setelah pelepasan itu terjadi, keheningan lagi-lagi memecah.


Tama terbaring lemah di sebelah Nur,Tama mengusap lembut perut Nur berharap setelah bulan madu ini tuhan mempercayai mereka dengan menitipkan malaikat kecil di rahim Nur,hanya itu permintaan Tama saat ini.


Di kecup nya sekilas kening Nur, perempuan yang sudah mencapai dua kali pelepasan ini sudah memejamkan mata nya,Nur benar-benar lelah membuat nya tertidur lelap.

__ADS_1


***


Mohon maaf untuk beberapa hari ini tidak bisa up karena ada acara keluarga 🙏🙏


__ADS_2