
Luna duduk cemberut sambil melipat kedua kaki nya di sudut ranjang kamar,karena hari ini Kiara mengabarkan tidak bisa menjemput nya dengan alasan tidak enak badan padahal pagi ini keluarga besar mereka mengadakan rapat penting di rumah Vino.
"Pa..Una tidak mau sekolah karena bukan mama Kiara yang antar nanti malah Una di bully lagi karena mama Kiara mama Bo'ongan"
"Un...mama Kiara sedang tidak enak badan sayang,kan ada papa sama bibi yang bisa antar Una"bujuk Andre pada anak perempuan nya ini.
"Kenapa kita tidak datang saja ke rumah mama Kiara pa, jenguk mama pasti mama senang karena sedang sakit Una datang" usul Luna
Andre terdiam bagaimana mungkin dia membawa Luna ke rumah Kiara sudah pasti keluarga Kiara akan bertanya-tanya dan berpikir negatif tentang mereka sedangkan mereka tidak memiliki hubungan apapun.
"Sekolah saja ya sayang, besok mama Kiara juga datang kemari" bujuk Andre lagi tapi Luna tetap tidak mengerti.
Andre menghela nafas panjang mau tak mau dia harus mengalah pada Luna dan dia harus memberanikan diri untuk datang ke rumah Kiara, apalagi Luna tidak akan bisa di bujuk saat ini.
__ADS_1
****
"Ada apa ma? Kenapa seperti nya serius sekali" ujar Kiara bingung karena sudah ada Satria dan Vina,Tama dan Nur serta Devan dan Ardian mereka duduk melingkar di ruang keluarga rumah Vino.
"Kenapa tidak ada oma?" tanya Kiara bingung, biasanya jika ada masalah Oma dan Opa yang turun tangan menyelesaikan nya
Kiara berpikir pasti membahas pernikahan Ardian karena dia juga sudah mendengar kalau Ardian akan menikah dalam waktu dekat dengan sekretaris papi nya,mungkin Ardian akan minta izin untuk melangkahi nya.
"Ini masalah pernikahan" jawab Bella sedikit gemetar,dia tak kuat untuk menyampaikan ini karena hati nya terlalu kecewa pada Kiara.
"Masalah nya bukan ada pada Ardian tapi ada di elu markonah" celetuk Devan membuat Kiara mengerutkan keningnya tidak mengerti
"Gue...kenapa jadi gue Van! yang nikah Ardian bukan Gue" tunjuk Kiara pada dirinya sendiri.
__ADS_1
"Mending loe ngaku deh Ki,loe udah nikah kan? terus udah punya anak juga" ucap Ardian membuat Kiara tambah tidak mengerti dengan ucapan sepupu nya ini.
"Loe gila Ar... tuduhan loe tanpa bukti." tunjuk Kiara tidak terima dengan ucapan sepupu nya ini.
"Jangan bertengkar kita cari solusi nya" sahut Satria menenangkan anak-anak nya ini
"Maaf pak,buk...ada anak kecil dan lelaki yang mencari non Kiara di luar" ujar pembantu di rumah Vino
Semua mata tertuju pada pembantu tersebut.
"Suruh masuk bik" jawab Devan cepat,dia yakin anak Kiara yang datang saat ini,dan ini saat nya pembuktian ucapan nya
"Iya suruh masuk" sahut Tama dan di anggukki yang lain
__ADS_1
"Ini yang gue suka Ar, moments nya tepat, pasti karena Kiara nggak kekantor nih" celetuk Devan sambil tersenyum manis
Kiara semakin tersudut saat ini,dia merasa sedang di hakimi keluarga nya,ada apa ini?? apa ada yang salah dengan dirinya menyayangi Luna seperti anak sendiri kenapa malah menimbulkan kesalahpahaman sampai sebegini besar pikir Kiara.