Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Keluar negri


__ADS_3

Adel menabrak satu buah paper bag di depan pintu masuk ruangan kerja suaminya


"Apa ini" gumam Adel sambil mengambil paper bag nya


Adel membawa ke ruang keluarga


"Bell, ini punya siapa?"tanya Adel pada Bella


Bella berdiri dan melihat isi nya


"Donat coklat"ujar nya pelan sambil berpikir milik siapa


"Astaga ma,ini bukan nya punya Nur tadi"


"Nur....!! Nur kemari?"tanya Adel sedikit terkejut


"Iya malahan dia keruang kerja papa cari Abang"jawab Bella


Deg....


Apa Nur mendengar semua nya hingga dia pergi tanpa masuk batin Adel,rasa sayang Adel ke Nur hampir sama ke Bella dan Tama tapi mereka berkeluarga Adel tidak mengerti hukum menikah dengan keluarga sendiri,ini yang memberatkan nya jika Nur bersama Tama,lagi pula April belum tentu terima sama seperti dirinya,akan banyak tentangan dari keluarga mereka.

__ADS_1


Adel segera menyimpan makanan dari Nur agar tidak kelihatan oleh Tama.


****


Pagi ini Nur hanya mengaduk sarapan nya tanpa mencicipi nya sedikit pun


April memandang Haikal,Vino dan Satria bergantian, menanyakan Nur lewat kode mata tapi semua menggeleng dan mengangkat bahu tanda tidak tahu.


Apa yang tengah terjadi dengan anak perempuan nya ini, tidak biasanya Nur tidka bersemangat, meskipun Nur terkenal pemalu tapi dengan anggota keluarga Nur cukup periang.


"Sayang di makan sarapan nya" ujar April


"Bun.....Nur mau liburan keluar negri di tempat Becca" ucap Nur pelan


"Ya,,Nur mau minggu ini berangkat nya"


"Sayang.... luar negri jauh,Becca di Australi lo Nur,kamu belum pernah ke sana,kuliah kamu bagaimana? ini belum waktunya liburan nak" ucap April tak percaya dengan keinginan Nur,dulu Fajar dan Anita ingin membawa nya Nur menolak dengan alasan terlalu jauh tapi kini tiba-tiba Nur ingin ke sana,ada apa ini pikir April


"Nur memang ingin menjauh,kuliah bisa cuti dulu" jawab Nur menatap sarapan nya dengan tatapan kosong


"Kamu punya masalah?" tanya Haikal, tidak biasanya Nur minta cuti kuliah apalagi dia sudah mau semester akhir

__ADS_1


"Katakan pada kakak Nur,apa yang membuat mu ingin menjauh" potong Satria yang ikut bingung dengan sikap adik nya pagi ini


Nur menggeleng kan kepala nya pelan,dia tak ingin bercerita apapun karena dia tau tidak akan ada yang mendukung dirinya bersama Tama, mereka pasti akan tertawa karena mengira Nur hanya memiliki perasaan takut kehilangan saja bukan rasa sayang fan cinta orang dewasa.


Nur memang tipe perempuan yang selalu menyembunyikan perasaan nya,dia tidak akan mau bercerita pada siapa pun, semua masalah nya akan dia pendam sendiri.


"Nur,kamu punya masalah kampus?" tanya Satria lagi sedang kan Vino hanya diam saja dia sendiri tidak tau dengan perasaan nya yang tak karuan pagi ini setelah semalaman Bella bercerita akan segera bertunangan dengan Dion.


"Nur hanya butuh liburan,tolong mengerti Nur pa,Bun....Nur ingin tenang" ucap Nur


"Sayang apa rumah kita tidak tenang hingga kamu harus keluar negri untuk menenangkan pikiran mu"potong Haikal, selama ini dia dan Nur tidak pernah berjauhan karena Nur anak yang manja dan sudah terbiasa di kelilingi Satria,Vino dan Tama tak ada yang bisa mendekati ataupun menyakiti Nur


"Pokoknya Nur mau nyusul Becca ke Australia Minggu ini" kekeh Nur lalu berdiri meninggalkan meja makan membuat semua nya saling pandang dengan keputusan mendadak Nur


"Pasti ada apa-apa nya mas"ujar April


"Kamu cari tau bun, kenapa dia ingin ke Australia,apa dia patah hati" ucap Haikal khawatir


"Patah hati bagaimana mas,Nur tidak punya kekasih.Kamu tau sendiri kan tiga lelaki yang mengawasi Nur tidak mengizinkan nya untuk pacaran" jelas April


"Atau Nur marah kali karena Satria,Vino sama Tama yang selalu melarang dan mengetahui jadwal dia"lanjut April sambil menyesap teh nya,dia bingung dengan sikap Nur pagi ini.

__ADS_1


"Tapi Nur tidak pernah protes untuk itu"potong Satria


"Kamu cari tau kenapa adik mu itu sat" perintah Haikal pada anak sulung nya itu


__ADS_2