
"Ma,om Damian akan segera menikah! apa mama dan papa sudah tau?" tanya Haikal saat mereka tengah makan malam bersama
"Tidak,,Damian tidak bercerita apapun pada Papa, mungkin memang akan menikah tapi belum memberikan kepastian kapan waktu nya"
"Tadi aku ke kantor nya pa,om Damian sulit sekali di hubungi saat ini,aku penasaran siapa perempuan yang bisa menaklukkan hati lelaki cuek seperti nya"
"Om mu itu memang cuek tapi dia tipe lelaki setia" Sindir papa Haikal membuat Haikal terbatuk
" Huks....huks....."
"Mas ..ini" Karin menyodorkan satu gelas air putih pada suaminya dan di minum habis oleh Haikal
" Sesetia apa Om Damian itu,aku perlu mengetes nya!"batin Karin tersenyum licik
" Siapa perempuan yang betah dengan lelaki seperti Damian, Sarah saja pergi meninggalkan nya" oceh bu Fatma
__ADS_1
"Ma,bukan salah Damian!!, Sarah yang berselingkuh dari nya hingga Damian meninggalkan Perempuan itu,tak ada keturunan kami yang berselingkuh kecuali-" Papa Haikal tak menyelesaikan kalimat nya membuat Haikal semakin tersinggung
" Jelas saja Sarah meninggalkan Damian pa,dia terlalu cuek apalagi Damian sering pergi keluar kota meninggal kan Sarah" bela Bu Fatma
" Damian pergi juga untuk kepentingan kerja,dan hasilnya bisa dia rasakan nya sekarang,bahkan kita pun merasakan nya, juga!! dasar perempuan nya saja yang gila harta" ketus papa Haikal sambil melirik Karin yang terlihat sedang asik menikmati makanan nya, perempuan itu tidak sedikit pun ikut campur dalam perdebatan keluarga Haikal tapi Karin menyimak apa saja yang di bicarakan keluarga ini.
****
" Saya terima nikah dan kawin nya Adelia Wicaksono Binti Pram Wicaksono dengan mas kawin satu buah rumah senilai 4 Milyar di bayar tunaiii" ucap Damian dengan satu tarikan nafas
Adelia menarik nafas lega,dia menyalami punggung tangan Damian dan Damian mencium kening Adelia.Ada perasaan haru di hati Adel karena lelaki yang notabene nya om suami nya kini malah menjadi suami nya, lelaki ini bisa membalaskan dendam nya pada Haikal secara langsung, tidak di sangka Damian yang memiliki sifat cuek malah membuat nya tertarik dan berakhir di pelaminan
" Selamat beb,semoga ini pernikahan kamu yang terakhir dan segera di berikan Momongan" ucap Bella memeluk tubuh Adelia yang terbalut dengan kebaya putih, Adelia terlihat cantik bahkan sangat cantik menurut Bella, sahabat yang sudah di anggap nya saudara ini.
" amiinn....Makasih Bel" jawab Adelia tersenyum manis membalas ucapan Bella
__ADS_1
" Setelah ini aku do'a kan kamu cepat menyusul ya,cari yang lain,di kantor ku atau kantor Om Damian masih banyak yang lajang" goda Adel
"Semoga saja ya beb aku cepat dapat ganti nya" jawab Bella tersenyum bahagia,dia turut merasakan kebahagiaan Adel saat ini
****
Adel menghempaskan tubuhnya di ranjang empuk kamar mereka, Rumah baru yang di jadikan mahar oleh Damian untuk nya.
Sejenak perempuan cantik yang masih berbalut kebaya putih ini memejamkan matanya,dia masih tidak percaya kalau dia sudah menjadi nyonya Damian
" Del, ganti dulu pakaian mu baru tidur" ujar Damian sambil membuka jas nya
" Hmmm..aku lelah sayang" jawab Adel pelan, matanya sudah sangat mengantuk, meskipun hari masih siang Adel butuh istirahat karena beberapa hari ini sangat lelah mengurus semua persiapan nya
Adelia memejamkan mata nya dan tak butuh waktu lama perempuan cantik ini sudah berlayar ke alam mimpi.Damian tersenyum kecil melihat Adelia yang terlihat jelas sangat lelah, Damian segera kekamar mandi untuk membersihkan diri nya.
__ADS_1