Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Dingin


__ADS_3

Satria benar-benar menepati ucapan nya dia malam ini tidur di sofa sedangkan Vina di ranjang.


Berapa kali Vina melirik kearah Satria yang terlihat tidur tidak nyaman,ada rasa kasihan tapi ada juga rasa jengkel dengan lelaki tampan ini,jika Satria berbicara selalu menyakiti nya membuat Vina kesal.


Pagi ini Satria terbangun dengan menggeliat kan tubuh nya, Satria merasa tubuhnya sedikit kaku mungkin karena tidak pernah tidur di sofa, sedangkan dua malam ini dia selalu tidur di sofa.


Vina merasa kasihan dan segera keluar dari kamar untuk menyiapkan sarapan serta air jahe hangat agar tubuh Satria fit kembali dan bisa bekerja.


Satria keluar dari kamar,dia sudah memakai pakaian rapi dan hendak berangkat ke kantor


"Sarapan dulu,sudah aku siapkan di meja makan" ujar Vina lalu berjalan masuk ke dalam kamar karena hendak mandi dan bersiap-siap pergi, hari ini Vina sudah ada janji dengan sahabat nya.


Satria tak menjawab dia hanya berjalan kearah dapur dan melihat sudah ada sarapan dan malam minuman hangat di atas meja,dia segera memakan nya tanpa banyak bicara.


Meskipun Satria terkesan dingin dia tetap menghargai usaha Vina yang sudah menyiapkan makanan untuk nya.


"Mau kemana?"Tanya Satria yang melihat Vina sudah rapi dan bersiap hendak pergi


"Aku ada janji dengan teman-teman ku"jawab Vina sambil merapikan pakaian nya


"Tidak boleh ...!!!"


"Ha....."


"Tidak boleh, kamu sedang hamil muda tidak boleh pergi kemana-mana"

__ADS_1


"Sejak kapan kamu bisa mengatur ku??"


"Sejak kita ijab Kabul,aku suami Sah mu dan aku berhak mengatur kehidupan mu,mulai hari ini jika hendak keluar harus dengan izin ku" tegas Satria


"Tapi aku-"


"Aku tak butuh penjelasan,aku tak ingin di bantah" potong Satria membuat Vina menghentak kan kaki nya kesal,kenapa dia harus terjebak dengan lelaki dingin ini


akhirnya Vina masuk kembali kedalam kamar mereka dengan perasaan kesal.


****


"Bagaimana kondisi Bella?" tanya Adel khawatir,dia mendapatkan kabar kalau anak nya sedang tidak enak badan.


"Ingat Vin, Bella punya riwayat maag dia sulit sekali menghilangkan kebiasaan nya yang telat makan,kamu harus lebih memperhatikan Bella jika dia sudah bekerja dia sering lupa waktu" oceh Adel


Bella memeluk tubuh Vino erat,pagi ini mereka sama-sama tidak bekerja karena kondisi Bella tidak enak badan,Bella tak ingin di tinggal oleh Vino membuat Vino memutuskan untuk tidak pergi bekerja


Setelah mematikan ponsel nya Vino mengusap lembut kepala istri nya ini.


"Aku buatkan sarapan dulu ya"


"Nanti saja mas,aku belum lapar" tolak Bella


"Ini yang membuat mu bertambah sakit sayang, meskipun belum makan Sarapan pagi itu penting untuk menjaga kesehatan"

__ADS_1


"Tapi aku benar-benar tidak ingin sarapan sekarang, sebentar lagi"mohon Bella manja membuat Vino tak bisa beranjak


Ntah kenapa Bella lebih suka menghirup aroma tubuh Vino dari pada menghirup aroma makanan saat ini.


****


"Ay...siang ini aku mau jenguk Tante Bella ya, semalam oma telpon katanya tante Bella sakit"


"Tapi setelah itu jangan lupa langsung kekantor sayang"


"Tapi aku bersama oma"


"Minta antar ke kantor saja sayabg,nanti kita pulang bersama"


"Baik lah, tapi aku harus membuat kan kue kesukaan Tante Bella dulu"jawab Nur dan di anggukki Tama


Sepasang suami istri ini berjalan beriringan Keluar.


"Hati-hati di jalan,jangan ngebut-ngebut" ucap Nur sambil menyalami punggung tangan Tama dan Tama mencium kening Nur seperti biasa.


***


Maaf beberapa hari ini tidak up karena ada acara..


insyaallah akan up lagi dengan cerita terbaru Vina dan Satria...

__ADS_1


__ADS_2