Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
keguguran


__ADS_3

Karin berjalan pelan menelusuri lorong ke lorong untuk mencari rumah kontrakan baru yang bisa dia tempati nanti, perasaan lelah menghinggapi perempuan hamil muda ini membuat Karin mengusap keringat di dahinya,Dia memutuskan untuk mencari tempat beristirahat karena sudah lelah,Karin melihat ada penjual es di pinggir jalan bukan untuk meminum Es tapi dia hanya ingin menumpang duduk sebentar, hembusan angin membuat Karin sedikit sejuk karena memang hari ini matahari nya tidak terlalu terik,Karin mengeluarkan botol minum yang dia bawa, perempuan hamil ini sesekali menghela nafas panjang karena memang cukup melelahkan berjalan kaki.


Karin melihat kiri-kanan sambil mengelus pelan perut nya yang mulai membesar, tiba-tiba mata Karin tertuju pada ibu-ibu yang ingin menyeberang dan mobil melaju kencang sedangkan ibu tersebut tidak melihat mobil dia terus memperhatikan barang belanjaan nya yabg cukup banyak di tenteng nya,Karin melihat mobil makin mendekat dan kencang dia segera bangkit dan berlari menarik ibu tersebut hingga mereka terjatuh ke aspal dan tak sadarkan diri.


Banyak warga yang mengerumuni dan membantu mereka membawa kerumah sakit.


****


"Kal, segera kerumah sakit Harapan ibu,mamamu kecelakaan" pesan Pak Heru membuat Haikal meninggalkan rapat nya dan segera menyusul ke sana


Dia dalam mobil Haikal merutuki dirinya sendiri dia cemas jika terjadi sesuatu pada mama nya, meskipun mama nya egois tapi dia lah perempuan yang sudah melahirkan Haikal ke dunia tanpa dia Haikal tak akan pernah melihat dunia,pagi tadi perempuan tua itu masih sempat meminta uang pada Haikal untuk shopping tapi kenapa tiba-tiba papa nya mengirim kan pesan kalau mama nya kecelakaan....!!!


Haikal berdo'a dalam hati agar tak terjadi apa-apa pada mama nya, sejahat apapun wanita tua itu dia tetap malaikat untuk Haikal.

__ADS_1


"Di mana mama pa?" tanya Haikal cemas


"Mama di dalam Kal sedang di tangani dokter"jawab pak Heru yang juga tak kalah panik, meskipun selalu berdebat dengan istri nya pak Heru juga merasakan khawatir, perempuan ini sudah cukup lama menemani nya.


"Bagaimana ini bisa terjadi pa?"


"Papa juga tidak tau, tadi papa di hubungi pihak rumah sakit dengan ponsel mama,tapi di dalam ada dua orang perempuan dan yang satu nya kritis,kita berdo'a saja ya semoga mama dalam keadaan baik-baik saja"


"Dua....siapa satu nya?"tanya Haikal lagi


Haikal menghela nafas panjang, hatinya tidak tenang karena belum mendapatkan kabar yang pasti tentang keadaan mama nya


satu jam berlalu sang dokter keluar dari ruang tindakan membuat Haikal dan papa nya berdiri mendekat

__ADS_1


"Keluarga pasien yang di dalam?" tanya Sang dokter dan di anggukki Haikal serentak dengan pak Heru


"Mohon maaf anak yang ada dalam kandungan nya tidak bisa terselamatkan karena hentakan yang sangat kuat jadi dengan terpaksa kami melakukan kuret,saat ini dia masih melewati masa kritis nya,mohon bersabar dan bantu do'a nya"


"Mama hamil?" tanya Haikal pada papa nya dan di jawab gelengan oleh pak Heru karena dia benar-benar tidak tau,lagi pula tidak mungkin istri nya yang sudah tua hamil


"Anda yakin istri saya hamil?" tanya Pak Heru pada sang dokter


"Istri saya usianya sudah 60 tahun lebih dok....!!!"lanjut pak Heru


"Maaf maksud saya wanita muda yang bersama istri anda,dia mengalami keguguran,janin nya harus di keluarkan" jelas sang dokter membuat pak Heru sedikit lega


"Bisa kami lihat kedalam pak?" tanya Haikal penasaran,siapa perempuan malang yang di katakan dokter ini.

__ADS_1


"Silahkan,tapi Pasien jangan terlalu di ajak bicara karena masih dalam keadaan syok" lanjut dokter dan di anggukki Haikal.


__ADS_2