
"Jadi kita pergi nya bersama" ucap Devan yang terlihat terkejut dengan keputusan bunda nya malam ini, semua nya tengah berkumpul keluarga di rumah Tama dan Nur.
"Iya,,,kamu dan Diana juga bisa bersama tapi malam nya Diana tidur bersama Una,kalian hanya siang boleh bersama" sahut Kiara tersenyum mengejek Devan
"Nggak ada....nggak ada,enak saja!!!" tolak Devan
"Kenapa nggak kalian belum menikah Van, tidak mungkin Diana tidur bersama mu" Potong Bella membuat Devan semakin kesal.
"Jadi berangkat nya kapan Mom?" tanya Keyla pada Nur sambil memakan es krim kesukaan nya.
"Sesudah kamu ujian Key,ini juga perayaan bulan madu kalian" sahut Nisa sambil terkekeh kecil.
"Kami atau kalian"tunjuk Sam dan diangguki Keyla setuju sambil menyuapi Sam sesendok es krim.
"Ya kami lah" jawab Ardian yang baru datang dan langsung memeluk tubuh Nisa dari belakang membuat Nisa sedikit malu dengan tingkah suaminya ini.
"Sudah bulan madu tiap hari juga, bahkan sampai ke kantor" celetuk Devan kesal
"Ayo lah bun,gaul sedikit saja!!! kalian yang tua tidak usah ikut,cukup kami yang muda-muda saja yang pergi" rengek Devan
"Gaul apa nya, jangan macam-macam Van, kepala bunda sudah pusing memikirkan kamu, sudah jangan aneh-aneh,bunda sunat lagi baru tau" ucap Vina membuat Devan segera menutup celana dengan dua tangan nya.
__ADS_1
"Om Devan belum sunat ya?" tanya Luna membuat semua tertawa
"Memang nya Mr.lie mau di undur jadwal nya?" tanya Devan
"Sudah ayah hubungi kebetulan beliau sedang menangani proyek nya yang sedang bermasalah saat ini,jadi dia fokus ke situ dulu" jawab Satria membuat Devan benar-benar kecewa,pupus sudah harapan nya menikahi Diana dalam waktu dekat ini.
"Asikkk....kita jalan-jalan ke Bali, Una suka"pekik Luna bahagia
"Jadi fix ya kita berangkat setelah Keyla selesai ujian!!" seru Nur dan di anggukki semua nya.
"Siapkan diri kamu sayang" bisik Sam membuat bulu kuduk Keyla berdiri.
****
"Ada kesalahan dalam bahan bangunan pak" jawab salah satu karyawan Dion
"Lalu di mana Heru??"
"Dia sudah kabur dari dua hari lalu pak,upah buruh tidak di bayar kan nya bulan ini,lalu semua alat-alat pembangunan sudah habis pak"lapor pekerja lain
"Aarrrrgggg......" kesal Dion lagi
__ADS_1
"Cari dia sampai dapat,kenapa bisa ini terjadi pasti ada orang dalam yang ingin menghancurkan ku" pekik Dion tak terima
"Tidak ada yang becus bekerja,kalau begini aku bisa bangkrut"oceh Dion pada para pekerja nya...
Beberapa hari ini Dion dihubungi oleh para pekerja nya karena proyeknya bermasalah.
****
"Bagaimana dengan perusahaan Tam?" tanya Satria
"Baik, Alhamdulillah stabil... mungkin setelah Mama pulang dari Singapura akan ada rapat penting untuk penyerahan perusahaan" ujar Tama
"Ardian yang akan memegang perusahaan mu?" tanya Satria
"Belum.... untuk Bella,dia akan memberikan kekuasaan penuh pada Sam sebagai CEO,Bella ingin fokus pada usaha restoran mewah mereka" jawab Tama
"Kiara??" tanya Satria lagi
"Kiara tidak mau,dia lebih memilih mengekori Andre dari pada mengurus perusahaan mama nya" jawab Vino sedikit tersenyum.
"Kiara memang perempuan mandiri,dari dulu dia tidak mau bergantung pada kekayaan keluarga " puji Satria
__ADS_1
"Aku dan Bella sudah memberikan sepertiga saham nya pada Kiara dan Kiara menyerahkan Sam untuk mengelola nya,dia hanya ingin hasil saja,dia tidak ingin di pusingkan dengan hal lain" jawab Vino
"Yang penting kakak-adik saling akur,malu jika hanya karena harta menjadi keributan" ucap Tama dan diangguki yang lain nya setuju.