
Haikal dan Pak Heru saling pandang saat melihat Karin lah perempuan yang terbaring di ranjang rumah sakit saat ini, wajah nya pucat dengan beberapa bantuan alat medis.
"Pa,apa karin perempuan nya?" tanya Haikal pelan
Pak Heru dan Haikal memperhatikan kiri-kanan hanya ada bu Fatma dan Karin di dalam ruangan tersebut membuat Haikal yakin kalau Karin lah perempuan yang sudah menyelamatkan mama nya.
"Seperti nya iya Kal" jawab Pak Heru yakin
Pak Heru mendekat dengan istri nya dia memperhatikan tubuh bu Fatma yang mengalami luka ringan,hanya lecet-lecet sedikit di bagian tubuh nya tapi perempuan tua itu masih tertidur mungkin pengaruh obat bius.
"Seperti nya kamu harus temani Karin dulu kal beberapa pekan ini untuk melewati masa sulit kehilangan anaknya, pasti dia sangat terpukul" ujar pak Heru
"Tapi pa kami bukan suami-istri lagi" tolak Haikal cepat
__ADS_1
"Nak semua orang punya masa lalu, semua orang punya kesalahan,Ketika kamu membuat kesalahan, hanya ada tiga hal yang harus kamu lakukan: mengakuinya, belajar darinya, dan jangan mengulanginya, pikirkan lagi semua nya ambil hikmah dari semua kejadian yang pernah terjadi, meskipun kalian bukan suami-istri kalian pernah saling cinta hingga ada Satria di tengah kalian,Karin punya kesalahan begitu juga dengan kamu,ingat bahkan dulu kamu pernah berpikir untuk bertahan dengan Karin dari pada Adel hanya karena tak memiliki harta kalian sering bertengkar,itu hal wajar nak memang papa akui uang bukan segalanya tapi tanpa uang kita tak bisa berbuat apa-apa, kebahagiaan bukan di ukur dengan uang tapi uang bisa membeli kebahagiaan,itu realistis....!!! apalagi untuk perempuan,kamu bisa melihat ibu mu kan,papa saja sampai kewalahan mengimbangi nya tapi sebagai lelaki papa sebisa mungkin memberikan yang terbaik untuk nya.Tolong buka sedikit hati mu menatap lagi masa lalu yang pernah membuat mu setuju untuk menikah dengan Karin dulu, Papa tak pernah memaksa tapi kalau bisa papa ingin kalian semua bahagia,buka kembali lembaran baru,hapus semua luka lama" lanjut Pak Heru membuat Haikal terdiam dan tampak berpikir.
"Di cerna dan di coba,jika memang tidak bisa papa tak memaksa" ucap Pak Heru menepuk pundak Haikal pelan memberikan semangat
****
Damian memeluk erat tubuh Adel yang mulai mengurus,Adel tidak melakukan diet hanya pola makan yang dia jaga bagaimana pun juga dia tidak ingin terlihat jelek di mata suami nya ini, menurut Adel selagi istri yang cantik saja suami masih bisa main serong di luaran apalagi istri tak pandai merias diri jadi sebisa mungkin dia menjaga tubuh nya semua itu juga demi Damian agar tak terpincut perempuan lain, apalagi Adel sudah tidak bisa hamil lagi saat ini membuat nya sedikit takut untuk lepas dari Damian.
"Kamu wangi" ucap Damian mencium pipi Adel berkali-kali
"Sayang kita kapan pergi liburan?" tanya Adel yang merasa butuh waktu refreshing karena sedikit lelah mengurusi pekerjaan serta anak mereka,Adel juga butuh ketenangan.
"Kamu mau liburan kemana?"
__ADS_1
"Cukup di Indonesia dengan si kembar" jawab Adel tersenyum kecil
"Aku selesaikan dulu pekerjaan ku beberapa hari ini,setelah itu kita liburan" jawab Damian
"Terimakasih" Ujar Adel membelai lembut pipi Damian yang sedang bersandar di pundak nya
Hal yang sangat indah menurut Adel di berikan suami penyayang seperti Damian dan memiliki anak yang lucu-lucu tak ada lagi alasan untuk bersedih di hidup nya, semua yang dia impikan sudah di berikan oleh Tuhan.
****
Yang mau Haikal balik lagi sama Karin tinggal kan jejak nya say....😚😚
Kalau banyak yang tidak setuju kita pisah kan lagi mereka.....😭😭
__ADS_1
Jangan lupa kasih like dan dukungan nya Sayang.....