Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 100


__ADS_3

POV Elissa


''orang tua ayah?''tanyaku memastikan


Sebenarnya ada apa ?,tiba-tiba saja ayah bilang mau mengajakku menemui keluarganya,tapi...orang tua ayah ya...hmm...kira-kira orang yg seperti apa ya?


''bagaimana?,apa elissa mau bertemu mereka?''tanya ayah


Mereka yg akan menjadi kakek dan nenekku kan ya?.sejujurnya aku tak pernah punya kakek dan nenek karena kakek nenek asliku sudah meninggal bahkan sebelum aku mengingat mereka.


''um!..aku mau''balasku sambil tersenyum


''tapi..di situasi begini memangnya tak apa?,bagaimana dengan tuan putri?''tanyaku ragu


''tenang saja,mereka tinggal di daerah pinggiran,kita akan pergi cukup jauh dari pusat kota,dan lagi itu tempat yg sangat aman kau tak perlu cemas''balas ayah sambil mengusap kepalaku


kalau begitu tak ada alasan bagiku untuk menolak ''baiklah aku mau!''seruku semangat


''liburan keluarga kah!,ikut!..ikut!''seru ibu sambil memelukku erat


''mau ketemu kakek nenek ya, aku mau ikut!,sudah lama aku tak bertemu mereka''kata kakak yg ikut semangat


''huh~..rumah mertua kah...sudah lama aku tak bertemu mereka..terlebih di tepi laut...kyaaa...aku tak sabar menghabiskan waktu dengan eli di laut''kata ibu


''laut?''tanyaku


''iya. Rumah orang tua ayah berada di dekat laut,elissa pasti akan suka saat melihatnya nanti''kata ayah


''wah...'' laut kah..aku belum pernah melihatnya,aku hanya mendengarnya dan membacanya di buku,tapi sekarang aku benar-benar bisa melihatnya...pasti menyenangkan...


''kalau begitu aku akan siap kan bajuku dulu''kata kakak lalu bersiap pergi sampai


''ah!,erwin kau tak akan ikut'' kata ayah yg langsung membuat kakak berhenti saking syoknya


''eh!?. KENAPA!?'' seru kakak


''kau kan sudah lama bolos,kau harus kembali ke academi sekarang''balas ayah


''se..sebentar saja....eric juga pasti akan membantuku mendapatkan izin...''


''tak boleh..kau kan akan segera lulus,ayah tak mengizinkan mu bolos lebih lama dari ini''balas ayah


''ukh....ayah!...ku mohon!...aku mau ikut!...sebentar saja!...aku mau liburan dengan adik kecil juga!''kata kakak sambil memeluk kaki ayah dengan mata yg sudah berkaca-kaca


''tak boleh''balas ayah yg tak tergoyahkan


''ahaha...tenang saja erwin...ibu yg akan mengantikan peranmu di sana''kata ibu dengan bangganya


'' lina juga jangan ikut''kata ayah yg langsung membuat ibu diam mematung


'' KENAPA!?...huwaaa...lean..kenapa aku tak boleh ikut!?,aku mau ikut!..."seru ibu yg ikut memeluk kaki ayah sambil menangis


''kau kan sudah lama meninggalkan tugas mu,sekarang tugas mu menumpuk ,dan lagi aku tak bisa membiarkan kediaman ini kosong'' balas ayah


''itu artinya....HANYA KALIAN BERDUA YG BERLIBUR DONG!''seru ibu


''!?...ayah curang!,ayah hanya ingin berlibur berdua dengan adik kecil kan!?.itu sangat curang!,ayah curang!''seru kakak


''pokoknya aku mau ikut!.tugasnya nanti saja di kerjakannya!,aku kan juga mau bertemu mertua ku!''kata ibu sambil bangkit

__ADS_1


''benar!,aku juga mau bertemu nenek kakek,sekolah mah nanti saja''kata kakak yg ikut bangkit


''kalian berdua...'' ''sampai kapan kalian mau bersikap kekanak-kanakan begini?,apa kalian tau semakin lama kalian menunda pekerjaan semakin banyak yg akan kalian kerjakan nantiinya,dan lagi aku sudah membiarkan kalian bersikap seenaknya selama ini,sekarang aku tak akan melakukannya lagi,aku bilang kalian tak ikut maka tak ikut, tak ada bantahan'' kata ayah sambil mengeluarkan aura mengerikan serta menatap ibu dan kakak tajam


Ibu dan kakak pun langsung terdiam seribu bahasa layaknya anak kecil yg habis di omelin


.....ayah...selama ini ayah sudah bekerja keras mengurus 2 anak kecil ya...pasti merepotkan ya....


''elissa..kita berangkat besok pagi,siapkan barang-barang yg ingin kau bawa''kata ayah sambil menatapku dan tersenyum


''ah!...baiklah...'' oh!,benar juga


''ayah..apa aku boleh mengajak luz?''tanyaku


''eh?...yah..tak masalah,ajak saja dia''balas ayah


''baiklah..terima kasih ayah'' kata ku sambil berlari kearahnya lalu mengkecup pipinya dan pergi menemui luz


***


''laut!?"seru luz dengan mata berbinar-binar


''iya...bagaimana kau mau ikut?''tawarku


''wah....kelihatnya menyenangkan...aku belum pernah lihat laut sebelumnya''kata luz semangat


*yg benar?...*


''kau ini sudah ku bilang aku selalu di kurung kan, mana mungkin aku pernah melihat laut''balas luz


*ah..benar juga*


''eh?..benarkah?,tapi ayah bilang aku boleh mengajak luz kok''


*ya..duke kan gak mungkin bisa nolak permintaan nona,di tambah kalau nolak kelihatan banget tuan mau pergi berduaan saja dengan nona saja* balas pururu sambil memalingkan mukanya


''lisa itu benar-benar gak peka ya..''timpal luz


e..eh~...begitu ya....ayah mau pergi berdua saja dengan ku?...


''tak apa, pergilah nanti ceritakan saja padaku seperti apa laut it...''


''tapi leon dan harry ikut kok,bearti bukan berdua dong''potongku yg langsung membuat luz diam seketika


Apa leon dan harry tak di hitung ya?


''kalau begitu aku ikut'' kata luz yg mengejutkan kami berdua


''kau mau ikut!?''seruku terkejut


''kalau ada leon aku ikut'balas luz serius


*luz..luz..leon itu ksatria nona jelas dia akan ikut nona kemanapun* kata pururu


''aku kan juga penyihir nya lisa kalau begitu aku harus ikut kemanapun lisa pergi''balas luz tak mau kalah


*kau ini benar-benar tak mau kalah ya..*


''tentu saja. Tak akan ku biarkan leon memiliki celah sedikitpun''kata luz yg mendadak serius

__ADS_1


???....apa yg mereka bicarakan?,celah?...


Yasudahlah, yg penting luz akan ikut kan...


''kalau begitu bersiap lah,ayah bilang kita berangkat besok pagi''kataku lalu berniat pergi meninggalkan kamar luz


''aku mengerti''balas luz sambil tersenyum


Setelah itu aku pun pergi meninggalkan kamar luz dan menyiapkan barang-barangku


***


POV Luz


Liburan di laut dengan lisa kah....kedengarannya akan sangat menyenangkan..


*....hei luz..jangan lengah,kau masih ingat permintaanku waktu itu kan* kata pururu tiba-tiba.


''ah~..soal waktu elissa kan...kau benar-bear serius soal itu?''tanyaku sambil menyiapkan barang-barang yg mau ku bawa


*TENTU SAJA!. Kau pikir aku bercanda!?,aku benar-benar serius tau!*


''tapi elissa kelihatan sehat-sehat saja,apa yg membuatmu khawatir?''


*kalau itu kan belum tentu juga,terlebih orangnya dia..aku benar-benar tak tau apa yg akan dia lakukan pada nona*


''.....waktu itu kau juga menyebut 'dia', sebenarnya siapa itu?,kenapa elissa malah nyari gara-gara dengan orang itu?,dan lagi kau kan spiritnya maka lakukanlah sesuatu untuk melindungi lisa''balasku sambil meliriknya


*enak sekali bicaramu ya....* *sudah ku bilang bukan,aku ini memang spirit nona tapi aku juga tak bisa menentang perintah-nya. '' ''aku benar-benar tak berguna kalau lawannya dia* sambungnya yg langsung terlihat lemas


........ dari kemarin dia terus berkata 'dia' 'dia' sebenarnya siapa itu?.dan lagi pururu tak bisa menentangnya,itu artinya pangkatnya lebih tinggi dari elissa yg merupakan master pururu kan?...um...kalau begitu jangan bilang...pemimpin para roh?!. Kalau benar begitu gawat juga,kalau pururu saja tak bisa apa lagi aku.


Tapi yah....bisa atau tidak aku tetap harus melindungi lisa sih..


''tenang saja...akan ku jaga lisa baik-baik''kataku sambil kembali mengemas barangku


***


POV Elissa


Keesokan paginya kami pun berangkat menuju rumah keluarga ayah,dan saat ibu dan kakak mengantar kepergian kami terlihat sekali ekspresi kesal dan geram di wajah mereka


''hati-hati dijalan, dan jangan lama-lama perginya''kata ibu yg terlihat kesal


''jangan terlalu bersenang-senang juga di sana nanti''timpal kakak yg juga terlihat kesal


''ahaha...baiklah,kalau begitu aku pergi dulu ya ''kataku lalu berniat menaiki kereta kuda


''ini akan menjadi perjalan panjang nona,kalau anda merasa tak nyaman tolong segera beritahu saya'' kata leon sambil mengulurkan tangannya untuk membantuku naik


''tenang saja,aku akan baik-baik saja''balasku sambil tersenyum lalu membalas uluran tangannya


''lean...pastikan kau menyampaikan salam ku pada mertua ku ya,dan katakan pada mereka kalau kau yg melarangku datang!''seru ibu kesal


''iya..iya..nanti ku sampaikan'' kata ayah lalu naik ke kereta kuda


Setelah ayah naik luz pun naik ke kereta kuda yg sama dan aku langsung menyuruhnya untuk duduk di sebelahku. Dan begitu semua naik kereta kuda pun mulai bergerak dan akhirnya perjalan menuju rumah kakek nenek pun di mulai.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2