Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 114


__ADS_3

''Cinta pertamaku, raja dari para elf'' katanya yg membuat pikiran ku mendadak kosong


''APA!?"seruku yg begitu syok dengan pernyataan barusan


''ahahaha..sudah ku duga kau tak akan percaya''tawanya


''tunggu dulu..tunggu dulu... ra..raja elf?..di tambah lagi cinta pertama?...itu serius?''tanyaku tak percaya


''serius lah, kau pikir aku bercanda?"balasnya sambil mengoyangkan gelas yg berisi wine


''lian..kau tak sedang mabuk kan?''


''dasar tak sopan, aku serius tau''


Tak bisa di percaya...terlebih kalau dia raja elf itu artinya dia papanya elissa kan?...dunia memang sesempit ini ya?..


''makanya saat pertama kali melihat elissa aku bisa langsung tau kalau elissa adalah putri yg sering ia bicarakan''katanya


Eh?...itu artinya saat itu dia sudah menikah!? Terlebih punya anak!?.... lian saat itu kau tak berpikir untuk merebut suami orang kan?!


''kenapa kau menyukainya?''tanyaku


''um?...alasannya sangat mudah,itu karena ....dia tampan '' balas lian percaya diri


Huh?...jangan beranda kau menyukai suami orang hanya karena alasan itu?


''ahaha...apa-apaan wajahmu itu saudaraku''tawanya sambil menepuk-nepuk pundakku


''hmph..dia benar-benar tampan loh, kesannya juga sangat berwibawa.yg jelas dia type ku banget'' sambungnya sambil mengacungkan jempolnya


''huh~..begitu ya...tapi syukurlah kau tak berniat merebutnya''balasku


''apa yg kau bicarakan, tentu saja aku berniat begitu awalnya!"serunya penuh percaya diri


Baiklah sudariku. Mulai sekarang hubungan kita berakhir Sampai disini..


''yah...awalnya sih begitu rencanaku kalau kami bertemu lagi, tapi kami tak pernah bertemu lagi, dan akhirnya cinta ku kandas begitu saja''katanya dengan ekspresi sedih


Tidak , sejak kau tau dia sudah berkeluarga saat itulah cinta mu sudah kandas saudariku.


''AAAAKH!sial!, ....harusnya saat itu langsung ku seret saja ya dia kerumah!'' seru lian sambil mengacak-acak rambutnya


'' YA JANGAN LAH!'' balasku


...huh~...kelihatannya lian benar-benar menyukainya,kira-kira dia orang yg seperti apa ya?


'' dia orang yg seperti apa?''tanyaku


''sudah ku bilang dia tam..''

__ADS_1


''selain wajah maksudku''potongku cepat


''um...sebentar...''


''dia orang yg baik, ramah ,dan juga lembut.''


Hee...begitu ya...


''kalau di bandingkan denganku bagaimana?'' tanyaku yg keluar begitu saja


!?...eh?..apa yg ku bicarakan?...tidak ,bukannya aku bermaksud membandingkan ayah elissa dengan ku..bagimana ini?.lian pasti menganggap aku cemburu atau semacamya


''huh!?... ya tentu lean lah!''serunya yg membuatku terkejut


''dia itunya, meski tampan tapi dia saaaaangat bodoh''


Huh??...


Apa yg ia katakan barusan?....bisa-bisanya dia bilang begitu.dia kan raja elf


''dia itu ya bahkan tak tau cara kerja uang,bukan itu saja dia seperti orang yg ketinggalan zaman, hal -hal kecil saja tak tau,pria yg menyedihkan''jelas lian


....tak bisa di percaya...bahkan terlalu sulit untuk ku percaya


''tapi...mungkin itu juga daya tariknya''sambung lian lalu tersenyum kecil


''dia selalu penasaran dengan banyak hal.apapun yg menurutnya unik pasti akan langsung ia pelajari. Bisa di bilang ia orang yg rakus akan ilmu. ''


''keliatannya kau akrab dengannya'' ''dimana kalian bertemu?''tanyaku


''hee...aku tak menyangka kau akan tertarik dengan kisah cintaku''balasnya sambil tersenyum jail


Apa itu pantas di sebut kisah cinta ya?...


''yah kalau tak keberatan aku ingin mendengarnya. lagi pula ku pikir sudah saatnya kau bercerita tentang perjalananmu selama 20 tahun''balasku


''ahahaha benar juga. Kalau begitu malam ini aku akan menceritakan semua nya padamu sampai fajar'' katanya sambil menepuk pundakku


''kalau begitu ayo pindah tempat. Akan ku siapkan wine juga disana ''katanya lalu berjalan pergi


''apa kau bisa bicara dengan jelas kalau sambil minum''balasku sambil mengikutinya


''tenang saja, aku ini jago minum tau''


''dari pada itu aku malah khawatri kau akan tepar duluan sebelum aku selesai''sambungnya sambil melirikku


''hmph...jangan meremehkan ku lian''balasku sambil menatapnya tajam


''Hohoho..kalau begitu kita lihat siapa yg tepar duluan nanti."

__ADS_1


...****************...


POV Liana


(15 tahun yg lalu)


Setelah memutuskan untuk mengembara, aku mulai menjelajahi setiap negara. Mulai dari negara besar hingga ke negara-negara kecil . alasan awalku tak lain tak bukan adalah untuk mencari jodoh, sekaligus untuk menenangkan diriku dari rasa kesalku pada lean saat itu.


Sayangnya selama 5 tahun aku mengembara aku sama sekali tak mendapatkan kemajuan , jangankan jodoh aku malah di cap homo oleh pria-pria yg ku coba dekati. Yah ...dari awal aku juga tau ini tak akan mudah . wajahku dan sikapku juga lebih mirip ke pria di banding wanita jadi jelas mereka berfikir demikian.


Hingga suatu hari di sebuah kota kecil di ujung barat daya aku bertemu dengannya....


Rambut violet panjang dengan mata merah yg bagaikan permata rubi. Saat pertama melihatnya aku bisa langsung merasakan karisma yg begitu kuat padanya.dan entah kenapa jangtungku langsung berdebar begitu melihatnya untuk pertama kalinya


Yah..awalnya sih begitu...kalau saja dia tak melakukan hal bodoh saat itu


''KAU BERCANDA YA!?" seru seorang penjual sambil menarik kerah bajunya


''kau ingin membeli ini dengan batu kerikil?!''sambungnya yg terlihat sangat kesal


''loh?...aneh sekali, bukannya alat tukar kalian juga terbuat dari batu?.kalau begitu bukannya sama saja?.kalau anda mempolesnya ini bisa menjadi uang ''balas pria tersebut dengan wajah yg begitu polos


''HAH!?.kau sedang main-main dengan ku ya!?.sudah berikan saja uang mu atau pergi dari sini!''usir penjual tersebut


''ahaha..tenang lah tuan..baik-baik aku bayar'' katanya lalu merogoh kantongnya


''kalau yg ini bagaimana?''tanyanya sambil memberikan batu lain pada penjual tersebut


Dan saat melihat itu hanya satu kata yg terpikir di benaku ''dia itu bodoh sekali''


*past!.. '' berhenti bermain-main! , sialan!'' seru penjual tersebut sambil menepis tangan pria itu


Karena tak tahan melihatnya aku pun berjalan mendekati mereka lalu...


''apa ini cukup?''tanyaku sambil memberikan 3 keping uang perak pada penjual tersebut


''huh?..siapa kau?''tanya penjual tersebut sambil melirikku


''siapa aku tidak penting bukan?. Dari pada itu apa ini cukup untuk membayar hutangnya padamu?''tanyaku


Penjual itu pun menatap uang yg ku berikan lalu mengambilnya


''iya ini cukup''katanya lalu pergi meninggalkan kami


Huh~..hanya 3 perak saja sampai membuat keributan seperti ini.


''um...manusia memang aneh,ku tawarkan batu ini tapi malah lebih memilih perak''kata pria tersebut sambil memungut batu yg ia bawa tadi


''yg aneh itu kan kau, bisa-bisanya kau membeli barang dengan batu," balasku.

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2