Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 200


__ADS_3

PERINGATAN!!


Chapter ini mengandung adegan kekerasan mohon perngertian dan kesadarannya bagi para pembaca sekalian.


...----------------...


*SRAK!!


hosh..hosh...hosh... badan ku gemetar hebat..aku tau apa yg terjadi dan benar saja begitu ku buka mataku ku lihat elf itu sudah terbelah menjadi 2


''AAAAAAAKH!!!''


''pffft..HAHAHAHA.MATI KALIAN SEMUA!'' tawa manusia itu lalu pergi dan membantai elf lainnya


''mina...lihat..itu papa''kata ku di masa lalu dan jelas mendengar hal itu aku langsung menoleh ke arah papa dan ya...sekali lagi...


''TUAN PUTRI JANGAN DILIHAT!'' *srak!...


Sekali lagi...sekali lagi ..aku melihat bagaimana mereka memenggal kepala papa. Warna merah yg mengalir jelas dari lehernya,kepala yg ini terpisah dari tubuhnya.rasa mual pun langsung memenuhi dadaku dan dalam sekejap aku kehilangan seluruh tenagaku


''pa...papa..''gumamku dengan air mata yg sudah mengalir deras.


Saat itu mina langsung menutup mataku hingga tak melihat apa yg terjadi dengan begitu jelas tapi kini aku melihatnya....


Aku melihatnya dengan sangat jelas. aku bahkan melihat papa yg sempat melihat kearah ku serta bibir papa yg sempat mengumamkan sesuatu . dan setelah ku sadari papa sempat mengatakan '' maaf kan papa..elissa'' sebelum ajalnya datang menjemput


*tes...*tes..''HUWAAAAA!!'' tanggis ku pecah.hatiku terasa sangat hancur...


Meski ku tau ini sudah terjadi dan tak ada gunanya menangisi hal ini kembali.tapi tetap saja ini terlalu menyakitkan bagiku


Aku mual. Warna darah dan potongan tubuh para elf membuat ku mual parah. Kemanpun aku melihat yg ku dapati hanya jasat para elf yg telah mati serta manusia-manusia yg tersenyum sambil menghunuskan pedangnya pada elf-elf di depannya


Ini kah kenyataan yg tak sempat kulihat?..kejam..ternyata ini jauh lebih kejam dari yg ku pikirkan.


Melihat kematian papaku saja sudah sangat menyakitkan bagiku tapi rupanya itu tak sampai di sana saja . ribuan ingatan mengerikan para elf pun di perlihatkan padaku .ingatan bagaimana mereka mati ,rasa sakit apa yg mereka rasakan sebelum mereka mati.semua itu di perlihatkan secara jelas padaku.


Dan itu membuatku syok berat. Kematian mereka sangat tak adil.mereka semua mati secara mengenaskan .dan aku hanya bisa melihatnya saja.


hingga sampailah aku pada kejadian ini...


''TUAN PUTRI LARI''


Kejadian dimana aku berpisah dengan mina hari itu...

__ADS_1


Karena kecerobohan ku mina jadi terluka.setelah itu aku tak tau apa yg terjadi karena aku pingsan tapi kali ini..akhirnya aku bisa melihat kejadian setelahnya


''KURANG AJAR!.JANGAN SENTUH PUTRI KAMI!'' seru mina lalu melancarkan serangan angin pada manusia tersebut lalu maksakan diri untuk bangkit dan membawaku pergi


''ck...kau sudah bosan hidup rupanya''kata tuan fredric sambil mengarahkan senjatanya kearah mina


Tapi mina tak memperdulikan itu dan langsung mendekapku dalam pelukannya lalu berniat membawaku kabur.meski tentu saja mereka tak akan membiarkan hal itu terjadi. Tembakan pun kembali di lepaskan ......


*DOR!... dan betapa menyedihkannya. Salah satu dari elf yg ada di sana langsung berlari dan menjadi tameng bagi mina. Dengan menyedihkan elf itu pun langsung mati di tempat.lagi-lagi warna merah dari darah mewarnai tempat ini.


Awalnya ku pikir pengorbanan elf itu membuat elf yg lain menjadi takut rupanya itu malah sebaliknya. Mereka malah berdiri sebagai pelindung bagi mina dan aku. Sorot mata mereka tak memperlihatkan ketakutan akan kematian.mereka seakan sudah siap untuk itu.


''mina..bawa tuan putri pergi.kami akan menahannya selama mungkin''kata salah satu elf


''semuanya..''


''ck...kalian...asal kalian tau saja..harga kalian itu akan turun kalau kalian mati. Bikin rugi saja'' kata tuan fredric yg terlihat kesal


''pergi lah''kata elf tersebut . mina pun mengangguk setuju dan berusaha lari


Dan setelah itu...sejujurnya aku tak mau melihat ini tapi..orang bernama fredric itu benar-benar tak punya ampun mereka benar-benar membantai semua elf yg mencoba melindungi mina


Suara peluru yg di lepaskan beberapa kali pun terdengar jelas bergema di ruangan ini. Cipratan dari darah para elf pun kini menghiasi ruangan ini


*BRUK!..


''aaakh!''


Entah serangan dari mana mina tiba-tiba terhempas dengan begitu kencang hingga membuat punggugnya terluka akibat membentur pagar besi dan tembok


''heee~...apa ini~..fredric .aku tak tau kalau kau akan membantai mereka.katanya mau di jual?'' katanya seseorang yg baru saja tiba


Nafsu membunuh terasa begitu kuat terpancar dari dirinya


''ukh..siapa?..''kata mina sambil mencoba bangun


''hoo~..masih bisa bangun rupanya. Ternyata kau cukup kuat ya''katanya .langkahnya pun terdengar semakin mendekat hingga akhirnya


!?! eh!?


''padahal lebih baik kau pingsan saja'' kata orang tersebut lalu tiba-tiba muncul di hadapan mina dan mencekiknya


Sosok orang itu tak tergambar jelas karena mungkin ini ingatan mina dan kondisi mina juga sedang kurang baik. Tapi satu hal yg ku bisa pastikan orang itu adalah wanita.

__ADS_1


***


Setelah itu ingatan pun mulai buram dan terpecah hingga aku tak tau pasti apa yg terjadi . tapi yang jelas mina mengaalami siksaan berat setelahnya hingga sampailah aku di sini...


''hiks...kumohon...jangan buat mina menderita lagi''


!!!?...ini!...detik-detik sebelum kematian mina!


Tidak...


''aku tak mau melihatnya lagi''kataku sambil menutup mata serta telinga ku rapat-rapat.


Ku mohon...jangan..


''tapi karena kau menuruti perintahku maka akan ku kabulkan permintaan mu itu''


''JANGAN!''teriakku sambil menutup telingaku lebih rapat


*Dor!


AH!~...


Sudah ku duga percuma...tak peduli seerat apa pun aku menutup telinga ku. aku tetap bisa mendengar suara tembakan yg bergema itu. bayang-bayang kematian mina pun lagsung muncul kembali dalam ingatan ku


''AAAAAAKH!'' teriakku bersamaan dengan diriku yg dulu


Situasi yg sama ,perasaan yg sama.kejadian yg sama. Meski waktu telah berlalu nyatanya hal ini tak akan pernah berubah.meski umurku bertambah pun aku tetap tak siap menghadapinya.


Mataku sakit. Kepalaku pusing..aku tak tau sudah berapa banyak air mata yg ku tumpahkan sejak tadi.perpisahan dengan banyak orang dalam waktu singkat.


...tidak...tak bisa... aku tak kuat lagi...


''sudah cukup...bawa aku kembali'' gumamku


Aku tak mau melihat apapun lagi...


*sring...tiba-tiba saja muncul sebuah cahaya kuning layaknya kunang-kunang yg muncul di hadapan ku. Aku pun langsung mengangkat wajahku


Kunang-kunang itu pun berkumpul di dekat jasat mina dan perlahan membentuk sosok..


!?....mina...


''kurang ajar...manusia...''kata sosok tersebut sambil menatap geram kearah tuan fredric

__ADS_1


Dan saat melihat sosoknya yg terlihat sedikit tembus pandang ,akupun langsung menyadari bahwa itu adalah serpihan dari roh mina yg pururu katakan.


__ADS_2