
POV Elissa
Setelah aku kembali dari makam mina tanpa ku duga bunda dan luz sudah kembali. Dan katanya mereka menemukan elf yg sama sepertiku tapi..elf itu kini menghilang?..
''aaakh!~..sebenarnya dia kemana sih''kata luz geram
''apa kau tak bisa menemukannya dengan sihirmu luz?''tanyaku
''tidak.dia tidak ada di rumah ini'' kata luz
''ck..dia itu.jangan bilang dia malu bertemu denganmu makanya dia bersembunyi''sambung luz sambil mengaruk-garuk kepalanya
''malu?''
''dia bilang sebelum kami bawa kemari,katanya dia tak punya muka untuk bertemu denganmu''balas luz
Kenapa?...padahal aku ingin bertemu dengannya.terlebih kita sesama elf,sudah lama aku tak bertemu elf lain.
''pururu''panggilku
*ya nona?*
''ah! Benar juga ,pakai kemampuan mu saja!''seru luz sambil menunjuk pururu
*oh!.kau sudah kembali.lama tak bertemu* kata pururu lalu lompat ke pundak ku
*jadi?. Ada apa ini?*
''pururu bisa kau bantu kami mencari..eto...achilles?.benarkan ya namanya?''tanyaku takut salah
''benar. Dia tingginya kurang lebih segini. Punya kuping elf ....''kata luz
*maaf ya aku mencarinya mengunakan bau*potong pururu yg membuat luz langsung diam membatu
*apa kau punya barang miliknya?.atau apa kek yg sering ia pegang*
''um..apa ya...'' ''ah!.baju dia aja'' kata luz lalu berlari mencari baju milik achilles
Aku pun mengikuti luz mencari baju achilles
''ini. Mama baru membelikannya tapi ia pernah memakainya''kata luz sambil memberikan baju achilles
Pururu pun langsung mengendus baju tersebut
''bagaimana pururu?''tanyaku
''kau beneran bisa kan?.kau itu kucing loh bukan anjing''kata uz yg jadi merasa ragu
*ukh!...jangan merehkan ku.kalau cuman mencari bau aku juga bisa* *kesana,ikuti aku* kata pururu
Mendengar hal itu kami berdua pun langsung mengikutinya . pururu pun membawa kami ke dalam hutan dan disana
''loh!..nona''panggil harry yg tak sengaja berpapasan dengan kami
''eh!?..leon, harry. Kalian juga mencari di daerah sini?''tanya ku
''iya. Kami sudah mengitari daerah sini tapi tak menemukannya''balas leon
*nona kesini* kata pururu
''lisa..sini'' kata luz lalu menarik tangan ku
''eh!?..luz,nona. Kalian mau kemana?''tanya harry
Ah~..benar juga leon dan harry tak bisa melihat pururu
''kami akan mencarinya kesana''balasku
''tapi disana...akh~!..tunggu kami nona'' kata harry lalu pada akhirnya mereka berdua mengikuti kami
*baunya mengarah keatas sana nona* kata pururu
Diatas tembok?
''aku akan memeriksanya dulu'' kata luz lalu dengan cepat naik keatas sana
''loh?..ngapain luz naik ?''tanya harry
''leon bisa bawa aku keatas?''pintaku
''eh?..ah~ tentu nona''kata leon lalu mengendongku dan membawa ku naik
''tak ada siapapun disini''kata ku sambil melirik sekitar
''si bego itu sebenarnya kema...ah!..''
''ITU DIA!'' seru luz sambil menunjuk seoarang pria muda dengan rambut biru tua yg berada di bawah pohon
__ADS_1
Tanpa pikir panjang luz pun langsung melompat dan pergi kearahnya
"ACHILLES!'' teriak luz yg langsung membuatnya menoleh kearah kami
''ah~..lu..'' *plak!
''JANGAN MENGHILANG SEENAKNYA BEGO!'' potong luz sambil menjitak kepalanya kencang
''aw!..gila...kau benar-benar tak punya sopan santun pada yg lebih tua ya''balas achilles sambil mengusap-usap kepalanya
''asal kau tau saja umurku asliku jauh lebih tua dari umurmu''balas luz
'' huh?..memang berapa umu..oh!..'' kata achilles yg yang langsung berhenti begitu aku ,leon dan harry menghampirinya
''luz''panggilku
''lisa...'' ''ah~..achilles..ini lisa.orang yg ingin mama perkenalkan padamu''kata luz
''lisa ini achilles orang yg sedang kita cari''sambung luz
Orang ini?...dia elf sepertiku?..
Rambut biru tua ,mata hitam yg pekat.pria asing yg baru pertama kali ku temui...
''a..anda..e...'' *syut!.. belum sempat aku selesai bicara tiba-tiba achilles manarik tanganku
''jadi anda yg namanya lisa?.sebuah ke hormatan bisa bertemu dengan anda nona'' kata achilles lalu dengan lembutnya megecup punggung tangan ku dan saat ia melakukan itu semilir angin tiba-tiba berhembus dan membuat kupingnya yg tadinya tertutup rambut kini terlihat begitu jelas di mataku
Ternyata betulan elf!?
''saya punya banyak nama,tapi belum lama ini nyonya liana memberikan saya sebuah nama.saya achilles.anda bisa panggil saya apapun yg anda suka''katanya sambil tersenyum lemut kearahku
''seperti si bodoh itu yg selalu memanggil saya brengsek''sambung achilles sambil menunjuk luz
''APA KATAMU!?!'' marah luz
''lah emang yg ku bilang salah?''
''gak salah sih,tapi gak harus kasih tau lisa juga!"
Um?..kelihatannya luz cukup akrab dengannya. Dan lagi kak achilles kelihatannya juga bersahabat. Aku sudah takut duluan jika ia orangnya tak bersahabat
''kalau begitu aku akan memanggil kakak.kak achilles saja''kata ku sambil tersenyum
''oh?..wah...itu sebuah ke hormatan bagi saya'' balasnya sambil tertawa kecil
Setelah menemukan kak achilles kami pun kembali ke dalam rumah.
***
''ACHILLES!'' seru nyonya liana begitu aku hendak memasuki kediaman ini
''syukurlah, kau dari mana saja. aku benar-benar cemas tadi''sambungnya sambil berlari mendekatiku
''maaf membuat anda khawatir''
''huh~..yg penting kau baik-baik saja.aku sudah takut kau kenapa-napa''katanya yg terlihat lega
''maaf ,saya hanya sedikit tersesat tadi''balasku
Bohong sih...habisnya tadi...
***
(Beberapa saat yg lalu)
''kau mau ikut atau tidak?''tanya spirit tersebut sambil mengulurkan tangannya padaku . aku pun melihatnya sesaat
Ini mungkin kesempatan emas.aku mungkin tak akan mendapatkan kesempatan ini lagi.kalau orang ini benar aku mungkin akan bisa membantu nyonya liana...meski jika ini jebakan aku akan mati..demi nyonya liana...
Aku pun berniat menjabat tangannya namun
''tidak..'' batinku dan tangan ku pun langsung berhenti
Kalau aku mati... kalau aku mati maka apa gunanya aku kesana?. Dari dulu aku berusaha hidup mati-matian.dan apa harus membuang itu semua demi nyonya liana?
''um?..ada apa?''tanya spirit tersebut saat melihat tanganku berhenti
Apa untungnya untukku?.aku juga tak peduli dengan putri elf itu.kedatangan ku kemari juga bukan kehendakku melainkan paksaan mereka. Aku tak perlu melakukan hal sejauh ini hanya demi orang a...
''achilles. Mulai sekarang namamu achilles''
!!!?...tiba-tiba saja ingatan saat nyonya liana memberiku nama terlintas di pikiran ku. Suaranya yg begitu lembut memanggil nama baruku.aku...
''aku tak berminat''ucapku sambil menarik tangan ku kembali
......aku sudah kehilangan keluargaku sejak lama. dan saat ini meski aku bukan keluarga mereka tapi prilaku mereka sudah seperti seorang keluarga. Meski terdengar egois tapi aku tak mau meninggalkan mereka. Bagiku Mereka adalah keluarga baruku.aku ingin lebih lama bersama mereka.
__ADS_1
''kenapa?.apa kau tak mau bertemu keluargamu?''tanya spirit tersebut
......... ''aku tak punya keluarga''
''tidak di klan elf'' sambungku
''ayah ku sudah lama mati.aku bahkan tak ingat wajah ibuku.aku sudah sebatang kara.kalau pun aku pergi kesana aku tak akan punya siapa-siapa disana''
''begitpun disini kan?''kata spirit tersebut
.... ''tidak,kau salah. Mereka berdua sudah menjadi keluargaku'' balasku sambil tersenyum lembut
Maaf ya nyonya liana. Bukannya aku tak mau berkorban demimu .aku hanya ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan mu. karena setelah aku bertemu putri elf tersebut.aku sudah tak punya alasan untuk berada di sisi mu
''tapi bukan bearti aku menolak tawaran mu itu. aku hanya tak siap untuk pergi sekarang'' sambungku
''begitu rupanya, baiklah. Aku juga tak berniat memaksamu jika tak mau ikut'' katanya
'' ngomong-ngomong kau half elf kan?'' tanyanya yg membuatku tersentak
''apa itu juga menjadi alasan mu tak mau ke tempat elf?''sambungnya sambil tersenyum meledek
...dia tau !?..bagaimana bisa?..
'' tapi yah!. Aku akan terus mengawasi tempat ini. Kalau kau berubah pikiran. Temui saja aku disini lagi'' katanya lalu tiba-tiba menghilang
***
(Kembali kesaat ini)
Sayangnya aku tak bisa mengatakan pada nyonya liana terkait pertemuan ku dengan spirit tadi. Dia bilang ia akan mengawasi tempat ini.kalau begitu aku harus berhati-hati dalam bertindak.sampai aku tau pasti tujuannya aku akan merahasiakannya seorang diri
''achilles kenapa kau melamun?''tanya nyonya liana
''ah!,apa?..oh maaf..tadi ada yg ku pikirkan''
''jangan kebanyakan mikir ,nanti meledak ''kata luz
''maaf saja ya tapi otakku tak sekecil itu''balasku geram
''lian!.. apa sudah ketemu!?''
Eh!?....
''Oh!?..lean.. sudah lihat . ini dia yg namanya achilles'' kata nyonya liana sambil memegang pundakku
''ah~..jadi kau yg namanya achilles''
Eh!?...EEEEEEE!!!!!?.....
''NYONYA LIANA ADA 2!?'' seruku kaget begitu melihat ada orang yg benar-benar mirip nyonya liana datang menghampiri kami
''oh?..aku tak pernah bilang kah?"tanya nyonya liana yg langsung ku balas dengan gelengan
''ini lean. kembaranku'' katanya sambil merangkul saudara kembarnya
''ka..kalian benar-benar mirip'' kataku yg sudah kehabisan kata-kata
''tentu saja kami kan anak kembar''balas nyonya liana girang
''jadi anda juga perempuan?''tanyaku pada kembarannya nyonya liana.dan begitu aku mengatakan itu luz ,nyonya lianan dan ksatria berambut orange hampir saja tertawa
''kalau itu tidak. Saya laki-laki. Nama saya leandro. Senang bertemu dengan mu achilles'' balas kembarannya nyonya liana sambil mengulurkan tangannya padaku
''eh!?..ah~..begitu ya..maaf. dan senang bertemu anda juga tuan leandro''balasku sambil menjabat tangannya
Oh!..dia benar pria.tangannya lebih besar dari milik nyonya liana.
''anu..kak achilles''panggil putri elf tersebut sambil menarik sedikit ujung bajuku
''ya?''
''anu..banyak hal yg ingin ku tanyakan pada kakak.anu..kalau kakak tak keberatan..''
''lisa, santai saja.kau bisa tanyakan apapun padanya kalau dia menolak aku yg akan membuatnya bicara'' kata luz sambil menatapku tajam
Bocah sialan..
'' aku juga ingin mendengar banyak hal dari kalian. Tapi sebelum itu''
''bagaimana kalau kalian bersiap untuk makan malam dulu. Hari sudah hampir larut kita lanjutkan pembicaraan ini. Setelah makan malam'' kata tuan leandro
'' sembaring menunggu makan malam kalian bermain lah dulu. Ada hal penting yg ingin ku bicarakan dengan kembaran ku'' kata nyonya liana sambil merangkul kembarannya
''kalau begitu. Apa kakak mau main ke kamarku?''tanya putri elf itu semangat
Dia pun menatapku dengan mata berbinar-binar yg membuatku kesulitan untuk menolaknya
__ADS_1
...****************...
...Bersambung...