Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 40


__ADS_3

Huh~...bagaimana ini... aku harus segera mengembalikan sapu tangan ini.tapi aku males banget kalau harus bertemu dengannya..


Lagian dia seram banget sih...


...... '' apa ku bakar saja ya?'' pikirku sambil memandangi sapu tangannya


Tidak..tidak.. kalau dia nyariin bisa gawat.


''nona elissa?''


''kyaaa!'' ''a..ah~..ternyata kau luz. Bikin kaget saja''


''anda sedang apa?''


''ini...aku berniat mengembalikan sapu tangan ini pada putra mahkota, tapi aku terlalu takut bertemu dengannya'' balasku sambil menunjukan sapu tangan tersebut


''umm.. maksud anda tamu rambut hitam itukan?''


''iya, luz sudah bertemu dengannya?''


''ya...walau tak langsung, soalnya dia sangat menyeramkan'' kata luz


Ah~... ternyata yg berfikiran begitu bukan aku saja tapi luz juga.


''tapi kalau nona mau saya bisa menemani nona mengembalikannya''


''terima kasih''


Yah..kalau bersama luz mungkin rasa takut ku bisa sedikit berkurang


Itu lah pikirku sampai.....


''mustahil...orang itu seram sekali..saya tak berani mendekat''kata luz lalu berlari menjauh


''eh!?...luz!''


Ukh...penghianat......sekarang bagaimana..apa ku kembalikan sen..


''loh?...dia kemana?''tanyaku saat melihat putra mahkota sudah tak ada di tempatnya tadi


''sedang apa kau disini?''


''kyaaa!..'' saking kagetnya dengan kehadiran orang di belakangku tanpa sadar aku melemparkan sapu tangan itu tepat di mukanya. Dan begitu aku melihat mukanya baik-baik aku langsung kehilangan kata-kataku


''sialan...sekarang kau malah berani melempariku sesuatu ''kata eric sambil menggenggam sapu tangan itu dan terlihat sekali kemarahan dari wajahnya


''ma...maaf!'' seruku lalu berniat lari sampai ia menahan tanganku dan membuatku tak bisa lari


''minta maaf yang benar'' katanya sambil menatapku tajam, tentu saja hal itu membuatku semakin ketakutan,roh ku berasa akan keluar dari tubuhku sekarang juga...


''apa maksudmu melempar sapu tangan hah!?..ngajak duel?''


''bu...bukan begitu....maaf..''balasku gemetaran


''um?...sapu tangan ini'' gumamnya sambil memandangi sapu tangan tersebut


''Sa..saya sudah mengembalikannya jadi saya permisi!'' seru gw sambil membungkuk lalu menepis tangannya dan berlari sekuat yg ku bisa


''tu....'' '' ah...dia lari lagi'' kata eric sambil memandangi punggung elissa yg sudah menjauh


''kalau cuman mau mengembalikan kenapa dia sampai setakut itu?''gumamnya sambil memandangi sapu tangan tersebut


Hosh...hosh... ''putra mahkota tak mengejar kan ya?'' gumamku sambil melirik sekitar memastikan keadaan


''oh!..nona elissa..anda sudah kembali..'' kata luz sambil berjalan kearahku. Aku pun langsung berlari kearahnya dan mencengkram erat pundaknya


''luz!...berani sekali kau meninggalkan ku tadi!''seruku


''a..ah~...maaf.. habisnya dia sangat mengerikan..''kata luz sambil mengalihkan pandangannya


''meski begitu harusnya kau tak meninggalkan ku sendirian'' '' aku sangat ketakutan tadi'' balasku sambil cemberut


''ahaha~..maaf.. '' '' tapi yg penting sapu tangannya sudah di kembalikan kan?''


''ya..''


Meski cara mengembalikannya buruk sekali...ku harap ia tak menaruh dendam padaku nanti


Grep!.. '' karena sudah di kembali kan anda tak punya alasan lagi untuk bertemu dengannya . lagi pula hanya tinggal beberapa hari lagi'' kata luz sambil mengenggam tanganku lalu tersenyum


''kau benar''

__ADS_1


Hanya tinggal beberapa hari, aku hanya perlu bersabar selama itu saja..


***


Eric


''Huh.....dia itu benar-benar tak ada sopan santunya ya...'' gumamku sambil memandangi sapu tangan yg ia berikan tadi


''siapa yg sedang kau bicarakan?''tanya erwin


''siapa lagi...ya..adik kecilmu itu lah''


''eh!...'' ''apa maksud anda huh!?....adik kecil ku kenapa huh!?'' kata erwin sambil menatapku tajam


''ukh...kau ini..baru beberapa hari bertemu dengannya kau langsung jatuh cinta padanya ya''


'' TENTU SAJA!'' ''adik kecilku adalah makhluk terimut sejagat raya,dia adalah bidarari yg turun dari langit..ah...adik kecil...''


Ugh...serius?...baru beberapa hari dia langsung memujanya?....


Um..tapi kalau di pikir-pikir makhluk itu benar-benar di sukai dirumah ini ya.dari para pelayan sampai pasangan duke sekalipun. Mantra apa yg ia gunakan untuk menaklukan mereka?.


Ah!...jangan-jangan dia type vampire?..gawat...anak itu ternyata jauh lebih berbahaya dari dugaanku, aku harus segera mencari tahu jenis apa dia dan membuatnya keluar dari rumah ini..


''eric...kalau sekali lagi kau mencoba mengejek adik kecilku, aku akan membuatmu tak bisa bicara lagi tak peduli kau putra mahkota atau apa'' kata erwin sambil menatapku tajam


Ah....aku lupa.. di keluarga ini kan tak satupun yg sopan padaku, padahal aku putra mahkota.


''aku tak mengerti dari mana sisi imut mahluk itu ,aku benar-benar tak mengerti dengan cara pandangmu''


''a...apa!?..'' serunya syok


''a..apa dimatamu..adik kecil sama sekali tak imut?...''


''yg mulia sepertinya anda harus periksa mata, mungkin mata anda bermasalah'' sambungnya sambil menatapku dengan tatapan kasihan


Ukh.... Dia ini... BENAR-BENAR MINTA DI BUNUH!!!.


******


...POV Eric...


Aku tau dia pasti takut karena aku mengetahui rahasianya, tapi tetap saja kalau di terus menghindariku begini bukannya itu malah memperkuat dugaanku.ah... aku juga tak bisa mendekatinya sembarangan karena keluarga ini benar-benar melindunginya .kalau aku salah bergerak bisa-bisa keluarga everon akan menjadi musuh kerajaan dan aku tak bisa membuat keluarga ini menjadi musuh,pasti akan sangat merepotkan nantinya


''ah...aku harus bagaimana ya?''pikirku


Kalau di biarkan, bisa saja dia berbuat hal merepotkan nantinya. Di saat aku sedang berfikir berbagai macam cara tiba-tiba seorang pengawal memberi laporan kalau ada tugasyg harus ku selesaikan secepatnya. Dan parahnya lagi tugasnya bukan satu dua tapi sudah sangat bertumpuk


Demi apa?!.aku lagi liburan kan saat ini!?...kenapa aku malah harus mengerjakan ini semua!. Pak tua itu ngapain aja sih di istana!?


******


...POV Elissa...


Ini aneh.....


Putra mahkota benar-benar tak terlihat sejak pagi. Saat sarapan pun dia tak datang padahal biasanya dia sudah di sana duluan dan membuatku enggan sarapan bersama .


''apa dia sudah pulang ya?''pikirku


Yah...kalau dia sudah pulang itu bagus sih...tapi kenapa tak seorangpun memberi tahuku soal ini?


''oh?!'' langkahku langsung terhenti begitu melihat sebuah nampan makanan yg di taruh tepat di depan pintu kamar putra mahkota


Jangan bilang dia di kamar sejak pagi?.... yah... bukan urusanku juga sih...


Ku putuskan untuk tak menghiraukannya dan langsung melewati kamarnya


Tapi... saat ku kembali setelah makan siang nampan makanan masih berada di sana .begitu pun saat setelah makan malam


''dia tak menyentuhnya sama sekali?''pikirku lalu mendekati nampannya


''ini sudah dingin..''


Dia tak menyentuh sarapan ,makan siang bahkan makan malamnya. Apa dia baik-baik saja?. Dia tak mati di dalam kan?...


''ah...mana mungkin..aku mikir apa sih...mana mungkin putra mahkota mati kelaparan...'' ''tak mungkinkan?..''gumamku yg jadi sedikit ragu


Aku coba ketuk pintunya namun mengingat tampangnya yg menyeramkan tanganku pun terhenti dan enggan bergerak.


''pa...pasti tidak apa-apa...aku akan suruh leon atau pelayan lain saja yg mengeceknya'' kataku lalu berniat pergi sampai.....

__ADS_1


''ukh...sudah ku duga aku khawatir'' kataku lalu ku putuskan untuk mengetuk pintunya tapi tak kunjung ada jawaban darinya.dan itu membuatku semakin cemas.


Tok..tok..''pu..putra mahkota...anda di dalam?''tanyaku sambil mengetuk pintunya namun lagi-lagi tak ada jawaban darinya


Aku pun mencoba membuka pintunya namun sayangnya pintu terkunci


huh~....apa yg ku lakukan sih?... kalau dia tak mau makan itu kan bukan urusanku,lagi pula ia juga tak mungkin mati kelaparan hanya karena tak makan sehari.


Um...tapi..entah kenapa hatiku jadi tak tenang begini kalau belum memastikan keadaannya.


''ah!.benar juga''


''pururu'' panggilku dan sebuah bola api kecil muncul, sosok spirit yg sudah lama tak ku lihat kini muncul di hadapanku dengan wajah imutnya


''pururu!''


''hai pururu..lama tak bertemu''


''begini maaf memanggilmu tiba-tiba tapi aku butuh bantuanmu''


''bisa kah kau lihat keadaan orang di dalam sini?.aku cemas karena dia tak menjawab panggilan ku sejak tadi'' sambungku sambil menunjuk pintu kamar


''puru...puru...'' pururu pun mengangguk semangat lalu langsung masuk kedalam kamar


Sedang kan aku menunggu di depan dengan perasaan cemas dan begitu pururu keluar


''PURU!...puru..puru..puru..puru...'' pururu tiba-tiba jadi begitu panik dia dan melihat itu aku jadi semakin cemas


''pururu..tenang lah..aku tak mengerti apa yg kau katakan''


Pururu pun langsung menuliskan apa yg ia lihat di dalam dan begitu membacanya...


''putra mahkota terkapar!?''


Ga..gawat...dia tak mati kan?!....bagaimana ini..aku harus segera memanggil bantuan.ah..tapi akan keburu tidak ya...


''pururu..bisa kau bantu aku masuk?''tanyaku yg di balas anggukan olehnya


Dengan sihir yg pururu miliki ia berhasil membuka kunci kamar dan aku pun langsung masuk tanpa pikir panjang dan benar saja ku lihat tubuh putra mahkota yg sudah terkapar di lantai


Aku pun langsung berlari kearahnya dengan perasaan cemas


''ba..bagaimana ini...dia masih bernafas kan?''tanyaku lalu mencoba memeriksa nafasnya sampai


GREP!....tangan putra mahkota tiba-tiba bergerak dan langsung membantingku kelantai jelas itu membuatku sangat syok.


''sudah ku bilang jangan ada yg masuk..''katanya sambil menatapku tajam


Mata hitamnya yg begitu pekat serta rambut hitam yg seperti menyerap cahaya rembulan bebenar-benar membuatku ketakutan. Genggamannya pun begitu kuat hingga membuat pergelangan tanganku sakit.


''ma..maafkan aku..''kataku gemetar


''um?...ah!...ternyata kau..''katanya yg sepertinya baru sadar dan langsung menyingkir dariku. Aku pun langsung bangkit sambil tertunduk takut


''huh~... ku pikir siapa tadi'' sambungnya lalu melepaskan tanganku


''bagaimana kau bisa masuk?.ku pikir aku sudah mengunci pintunya''


''i..itu...'' kan tak mungkin aku bilang pakai bantuan spirit...


''ukh...yasudahlah...aku tak punya waktu untuk ini.pergilah..aku mau istirahat''katanya sambil memeganggi kepalanya


''apa anda baik-baik saja?''tanyaku cemas


''ya....tak usah pedu...'' belum sempat ia menyelesaikan perkataannya ia pun langsung jatuh pingsan tentu saja aku yg melihatnya hampir jatuh langsung berusaha menangkapnya namun tubuhku kalah besar darinya hingga akhirnya aku malah jadi ikut terjatuh


Ukh....berat....


Eh!?...badanya panas... eh!?....di..dia baik-baik saja kan!?....apa karena tak makan seharian dia jadi begini?...


Ah!?... tidak...bukan itu saja penyebabnya..


''mananya berantakan..''gumamku saat melihat mana putra mahkota yg bisa di bilang mirip benang kusut.


Dia ini!...sebenarnya dia memakai mananya bagaimana sih?...


''kalau di biarkan begini kan bisa bahaya'' kataku lalu menyingkir darinya dan mencoba memperbaiki aliran mananya.


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2