Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 56


__ADS_3

...POV Elissa...


TAK!... '' kau melakukan apa!?'' sahut ibu setelah menjitak kepala kakak dengan sangat kencang


''harry cari tau keluarga mana mereka dan musnahkan segera, kesalahan anak adalah kesalahan orang tua yg salah mendidik''kata ayah yg terlihat kesal


''eh!?...ba..baik tuan..''


''huh~..elissa kau baik-baik saja sayang?'' tanya ayah sambil berjalan menghampiriku


''um..yah.. aku rasa aku tak apa''


''huh~...erwin...kau membuat ibu geram...kenapa kau malah langsung membunuhnya?.harusnya kau menyiksa mereka dulu''kata ibu sambil geleng-geleng kepala


Itu yg membuat ibu marah!?...


''bukan itu saja kesalahan mu erwin..''sambung ayah sambil menatap kakak tajam


''meski mereka memang layak mendapatkan itu tapi tak seharusnya kau melakukannya saat ada elissa disana... kau mau adikmu membencimu?''sambung ayah yg langsung membuat kakak tersentak


Ayah...kau tak membantu sama sekali... huh~ bagaimana bisa keluarga ini sangat mudah mengatakan kata membunuh di depan ku?..


''adik kecil~...kau membenciku?''tanya kakak dengan air mata yg sudah berlinang


''hiks...maafkan aku...aku tak bermaksud membuat mu takut..aku hanya kesal karena mereka mencoba menyentuhmu.hiks...maaf...'' tanggisnya


Ukh...kakak kalau kakak menangis begini bagaimana bisa aku takut padamu kak...


''ta..tak apa kak...aku paham kok kalau maksud kakak itu baik..''


''ukh...huwaaaa...adik kecil...kau adalah malaikat...bagaimana bisa kau sebaik ini?''tanyanya sambil memelukku erat


Perlahan ku balas pelukannya dan tersenyum lembut


''huh~...itu artinya putra mahkota sudah tau soal eli kan?.sekarang bagaimana?''tanya ibu


Ah~..benar juga..aku hampir melupakan hal itu...sejauh ini dia tak pernah bertanya soal itu lagi dan dia juga terlihat tak peduli lagi...


''aku akan coba membicarakan itu dengannya nanti''


''untuk saat ini mari lupakan hal itu dulu,dan mari nikmati acara ini'' sambung ayah sambil mengendongku


''benar juga...padahal kita sini untuk bersenang-senang...''balas ibu sambil tersenyum


''benar ..soal eric biar aku yg urus nanti''timpal kakak


Huh~..keluarga ini kelewat santai... tapi ya sudahlah..yg sudah terjadi biarlah terjadi, lagi pula ku rasa putra mahkota tak akan melakukan hal buruk padaku nantinya.


***


Pov Eric


''putra mahkota, eric ross assiria, izin memasuki ruangan'' seru seorang prajurit dan tak lama kemudian pintu pun terbuka.


Perlahan ku langkahkan kaki ku memasuki ruangan lalu...


''saya menghadap yang mulai kerajaan assiria yang agung''kataku sambil membungkuk hormat

__ADS_1


''hmph..tak biasanya kau bersikap sekaku ini. ada masalah apa?''


''dengan segala hormat ,ada suatu hal yg ingin saya tanyakan ..''


''berhenti bersikap formal begitu dan katakan saja apa masalahmu''


''ayahanda....apa anda mengetahui sesuatu soal elf?'' tanyaku yg langsung di balas tatapan terkejut olehnya


''elf katamu?...'' ''tentu saja aku tau...mereka salah satu ras besar di benua hitam,meski begitu ku yakin kau sudah tau soal ini.''


''eric...kau tak berfikir untuk mencari gara-gara dengan mereka bukan?''tanya ayahanda dengan nada curiga


''tentu saja tidak ayahanda,saya tak sebodoh itu sampai mencari gara-gara dengan mereka''


''baguslah..'' ''mereka itu ras kuat eric, kalau mereka mau mereka bisa menghancurkan kerajaan assiria ini dengan mudah'' sambung beliau yg langsung membuatku tersentak


Elf...menghancurkan kerajaan ini?..itu tak mungkin...meski ini memang bukan kerajaan besar tapi keamanan serta pertahanan kami tak lemah sama sekali. Negara lain saja akan mikir 2 kali kalau mau menyerang kami... tapi kalau gadis itu mau dia bisa melakukannya? gadis polos itu?..


''bagaimana mereka melakukannya?, kita bukanlah kerajaan yg lemah''tanyaku


''um...entahlah...mereka makhluk di benua hitam,kawasan yg sangat berbahaya. Tak banyak info yg bisa di dapat mengenai mereka... tapi aku pernah mendengar sebuah isu tentang mereka...''


''isu?''


''lebih tepatnya tentang makhluk di benua hitam sana. Ku dengar setiap klan kuat memiliki sebuah senjata pustaka atau apapun itu. Konon mereka sangat melindungi benda itu yah.. bisa di bilang senjata itu adalah jantung klan mereka''


Jantung?...


''apa yg akan terjadi kalau senjata itu hancur?''tanyaku


''hmph...kau bertanya karena tak tau atau tak mau tau?'' ''bukannya jawabannya sudah jelas?...kalau senjata itu hancur itu artinya mereka juga hancur'' sambung beliau sambil tersenyum kecil...


''ayahanda..kalau itu benda yg sangat penting ,itu artinya benda itu tak mungkin di pegang sembarang orang bukan?...''


''tentu saja...senjata itu terus di wariskan kepenerus selanjutnya..dan ku dengar hanya penerus sah saja yg bisa melihatnya''


!!!?....kalau begitu elissa.....


''....dari tadi aku penasaran kenapa kau bertanya hal seperti ini . apa yg membuat mu tertarik dengan mereka?''


'' bukan apa-apa..saya hanya penasaran saja...''


Mana mungkin ku beritahu dia kalau makhluk berbahaya itu ada di kediaman everon saat ini...salah-salah dia bisa melakukan hal buruk pada elissa...


''kalau begitu saya permisi dulu..terima kasih untuk infonya yg mulia''sambungku sambil membungkuk lalu berniat pergi sampai...


''eric...''panggil beliau yg langsung menghentikan langkahku


''mungkin kau sudah tau ,tapi biar ku ingatkan kembali.''


''jenis apapun itu kalau mereka berasal dari benua hitam maka sudah tugas kita untuk memusnahkannya, mereka itu adalah ancaman..'' tegas beliau sambil memberiku tatapan tajam


''meski begitu aku juga melarangmu menganggu mereka,kalau bukan mereka duluan yg mulai''sambung beliau lalu tersenyum


''Saya mengerti, akan saya ingat itu baik-baik''sambungku lalu keluar


Elissa...gadis itu sama sekali tak berbahaya...aku bahkan ragu dia berani mengangkat senjata.

__ADS_1


''hmph...dia tak mungkin menghancurkan kerajaan.......


''yah..untuk saat ini ada baiknya aku mengawasinya dulu'' bantinku sambil melihat langit biru yg cerah dari balik jendela


***


...Pov Elissa...


''Hachim!...''


um?...kenapa hidungku tiba-tiba gatal ya?


''Hachim!...'' um?...kenapa hidungku tiba-tiba gatal ya?


''Eli!?'' ''eli kau kenapa sayang?..apa kau demam!?''seru ibu yg langsung panik begitu mendengarku bersin


''Ti..tidak bu...hidungku hanya sedikit ga....''


Syuut!....''adik kecil!. Jangan mati dulu!...tunggu sebentar akan kubawa kau ke dokter ''kata kakak sambil mengangkatku


''kakak...tenang saja.aku tak akan mati..aku hanya ber...''


''elissa...jangan memaksakan dirimu..'' '' tenang saja kami akan membawamu ke dokter sekarang''kata ayah yg juga ikut-ikutan


Aku sama sekali tak memaksakan diri!..aku benar-benar baik-baik saja!...


''kalian berlebihan..aku sungguh tak apa'' kataku yg mencoba menenangkan mereka


''eli...kau tak boleh bohong..kalau memang ada yg di rasa tak enak katakan saja..''kata ibu dengan raut wajah cemas


''aku sungguh baik-baik saja bu..''


''nona saya punya potion yg ampuh untuk keadaan darurat'' kata leon


Leon kenapa kau juga ikut-ikutan!...


''aku benar-benar tak apa, dari pada itu...kita kemari untuk bersenang-senang bukan?...sayang sekali kalau itu batal hanya karena aku bersin''


''tenang saja..kalau kau mau ayah bisa buatkan acara yg lebih besar untuk mu nanti'' kata ayah dengan percaya dirinya


Aku benar-benar tak apa.. kenapa keluarga ini bersikap seakan aku akan mati saja!?


''lean benar.. kesehatan mu yg utama eli''


''aku baik bu..lihat aku tak bersin lagi seka...hachim!...''


Sial..kenapa bersinnya muncul lagi!?..


''a..anu...aku...''


''leon panggil dokter sekarang juga'' kata ayah


''tidak perlu yah! aku yg akan membawanya langsung ke dokter!'' seru kakak lalu langsung membawaku pergi meninggalkan acara


''tu..tunggu dulu...acaranya...''kataku yg tak kini di dengar olehnya


Ah~....kenapa aku malah bersin sih!!.... padahal kan tadi kami mau bersenang-senang selayaknya keluarga.

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2