Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 252


__ADS_3

POV Elissa


''luz kita mau kemana?''tanyaku


Awalnya ku pikir luz akan membawaku ke area pesta rupanya dia malah menuntunku menuju menara


''kita akan ke atas menara lisa'' ucap luz sambil tersenyum senang


''memang ada apa di atas sana?''tanyaku


''hadiah untukmu'' balasnya


***


Luz benar-benar membawaku keatas menara. langit malam bertabur bintang serta kota yg bercahaya benar-benar menjadi pemandangan yg sangat indah.


''wah!.. cantik sekali'' ucapku


'' kau jauh lebih cantik lisa'' ucap luz yg membuatku tersentak


''eh?!.''


''ahaha kenapa malah kaget begitu,aku kan hanya mengatakan faktanya saja''


''malam ini kau benar-benar cantik lisa''ucapnya di iringi senyuman manis


*blush!..'' te...terima kasih. Luz juga terlihat tampan sekali malam ini'' balasku


''hoo..cuman malam ini doang?.sebelumnya gak ya?''ledek luz


''eh!?..gak kok. Luz selalu terlihat tampan'' balasku


''ahaha.iya..iya..terima kasih''


Aneh sekali.apa hanya perasaanku saja?.luz kini terlihat sedikit berbeda.


''kalau di ingat-ingat kita belum menghabiskan banyak waktu bersama ya'' ucap luz sambil berjalan ke arah pagar pembatas


''benar juga'' balasku sambil mengikutinya


''setelah luz kembali dengan bunda .luz jadi sangat sibuk dengan sihir baru''sambungku


''benar.aku benar-benar minta maaf untuk itu lisa''


''tak perlu minta maaf.aku kan juga tak bisa terus menerus menganggu luz''balasku


''hmph.meski aku lebih senang kalau kau mengangguku sih'' gumamnya


''maaf?''


''lisa.saat aku pergi dengan mama.aku melihat banyak hal dan juga mengalami banyak hal'' ucapnya tiba-tiba


''aku juga mendapatkan pelajaran berharga selama perjalanan itu''ucap luz


...hmph...'' tapi kelihatannya itu perjalanan yg menyenangkan ya''balasku


''begitu lah. tapi semuanya hancur karena ada achilles'' balasnya yg langsung risih


''ahaha..'' ''tapi aku cukup senang'' ''maksudku pada akhirnya aku bisa bertemu elf lainnya .karena itu kehadiran kak achilles benar-benar bearti bagiku'' ucapku


.....'' begitu ya..''


Um?...kenapa dia malah terlihat sedih?...


''si bodoh itu'' '' meski menyebalkan ternyata ia sosok yg beharga bagimu ya'' ucap luz dengan nada sendu


???...''luz..kau tak ap..''


''ah! Kita malah jadi bahas hal-hal tak penting ya'' potong luz lalu naik keatas pembatas


''LUZ ITU BAHAYA !'' seruku

__ADS_1


''ahaha.. tenang saja lisa..''


''tapi itu berbahaya kau bisa jatuh luz!, turun dari sana'' ucapku


''aku tak akan jatuh lisa'' ucap luz lalu mencoba mundur kebelakang. Sontak tindakannya itu membuatku takut. Aku pun secara reflek menarik bajunya


''LUZ BAHAYA!'' seruku


''lisa..coba lihat baik-baik'' ucapnya sambil tersenyum lembut. Mendegar hal itu aku pun langsung mengamati luz dan..


''luz..kau melayang?''ucapku syok


''tepat sekali'' ucap luz lalu menarikku sontak hal ini membuat ku takut. Bagaimana tidak. Setelah ia menarikku kakiku benar-benar tak menyentuh tanah lagi  dan bukan itu saja luz malah mambawaku menjauhi menara


''LUZ INI BAHAYA BAGET!, AYO KEMBALI!'' seruku merinding


''ahahaha..lisa tenang saja ''balasnya santai


''aku sudah mempelajari ini matang-matang .jadi kau tenang saja dan pecaya padaku'' ucapnya sambil mempererat genganggamannya


''ta..tapi..bukannya aku gak percaya pada luz..hanya saja ...'' ucapku takut


*SYUT! ''aku ingin lisa percaya padaku sepenuhnya'' ucap luz sambil menarikku mendekat hingga memperpendek jarak di antara kami


Tatapan mata luz yg bagaikan pedang perak itu terlihat begitu percaya diri. Melihat itu jelas aku tak punya pilihan lain selain percaya padanya


''baiklah.'' ''tapi jangan pernah lepaskan tangan mu ya!'' ucapku yg masih takut


''ahahaha..baiklah'' *set '' tak akan pernah ku lepaskan sampai kapan pun kalau kau mau'' sambungnya lalu di akhiri dengan kecupan manis di punggung tangan ku


''nah bagaimana kalau sekarang kita berdansa?''tawarnya tiba-tiba


''DISINI!?'' seruku yg ia balas dengan senyuman lalu langsung menarikku . dengan mengikuti alunan lagu kami pun berdansa di atas langat malam


Seperti mimpi kami menari di atas awan. Bulan pun terlihat sangat dekat sekarang seakan aku bisa mengapainya.


''lisa..aku tau ini kau tertarik pada pemandangan indah ini tapi aku ingin perhatianmu terfokus padaku'' ucap luz yg langsung membuatku meliriknya


Luz..padahal kami belum berpisah terlalu lama tapi..


Entah kenapa ia terlihat berubah. Posturnya,suaranya,bahkan sikapnya.entah kenapa ia terlihat lebih dewasa sekarang.


Um?!.loh... sejak kapan pundaknya selebar ini ya?.dan lagi memang luz lebih tinggi dariku ya?.


Dia benar-benar berubah..kenapa aku baru menyadarinya sekarang?. anak yg dulunya hampir mati kelaparan dengan tubuh yg bagaikan tengkorak hidup waktu itu. sejak kapan menjadi pria remaja begini?


''aku merasa tertinggal'' gumamku


''ya?''


''luz kau sekarang terlihat begitu dewasa.sedangkan aku sepertinya tak berubah sedikitpun'' ucapku


''padahal perpisahan kita tak begitu lama tapi kau sudah berubah seperti ini. Aku merasa tertinggal'' sambungku dengan nada sendu


''itu tak benar.'' Ucap luz lalu menempelkan keningnya ke keningku


'' sampai kapan pun aku tak akan pernah meninggalkan lisa. Kita akan tumbuh bersama . aku janji tak tumbuh sendirian''ucapnya


''lisa juga terlihat sudah lebih dewasa sejak terakhir bertemu. Lisa juga pasti sudah mengalami banyak hal kan?. Kalau begitu kita sama''


''karena itu jangan merasa tertinggal dariku'' ucapnya sambil memakaikan sesuatu di kupingku


''eh?..ini?'' ucapku sambil meraba apa yg ia berikan


''itu, hadiah dariku. '' '' selamat ulang tahun elissa'' ucap luz sambil tersenyum hangat


Sebuah anting cantik luz berikan padaku. Meski aku tak tau seperti apa bentuknya karena sudah ia pakaikan tapi aku bisa tau kalau ini adalah hadiah yg indah


''terima kasih luz.akan ku jaga baik-baik'' balasku


''hmph...lalu..ada hal yg ingin ku katakan'' ucapnya

__ADS_1


''ya?''


luz pun terdiam sesaat  seakan ia memikirkan kembali apa yang ingin ia ucapkan hingga


........ '' aku sudah mengatakannya dulu,tapi kurasa kau tak menangkap maksudku saat itu'' ucap luz yg mulai terdengar gemetar


???


''karena itu akan ku katakan sekali lagi sekarang'' ucapnya sambil menatapku serius dan jelas ini membuatku cukup gugup


''lisa... aku menyukaimu''


Kata itu pun terucap dari mulutnya . mukanya yg kini terlihat begitu memerah dan genggamannya yg semakin kuat membuat perasaan aneh menyelimuti dadaku. Waktu pun terasa berhenti sejenak begitu ia mengatakan hal tersebut.


''suka?''gumamku


Lagi-lagi kata itu.entah kenapa selalu ada hal buruk setiap kali aku mendengar hal itu. tapi..kali ini... entah kenapa aku merasa kan ada sesuatu yg bergejolak di dalam hatiku. Seperti menekan....


''saat pertama kali kita bertemu,saat kau memberiku nama ,sejak itu pula aku sudah menyukaimu lisa. Waktu yg kita habiskan bersama benar-benar bearti bagiku.setiap detik ,setiap menitnya. Tak pernah sekalipun aku melupakannya.''


'' aku benar-benar mencintaimu lisa'' ucap luz yg terlihat begitu serius


Luz... apa segitu dalamnya perasaannya padaku?.aku tak tau kalau ia sampai seperti ini...tapi...untuk ukuran suka yg ku tau bukannya ini sudah berlebihan?. Atau memang seperti ini?. aku tak mengerti tapi...Kalau begini aku tak boleh mengabaikannya .aku harus membalasnya.


''aku juga menyukai luz kok'' balasku sambil tersenyum


..... ''hmph..aku tak tau mau benar-benar mengerti perkataanmu barusan atau tidak tapi..Terima kasih'' ucapnya lalu menarikku mendekat dan...


*CUP.


Sebuah tindakan tak terduga tiba-tiba luz lakukan. Dengan dewi malam sebagai saksinya .untuk pertama kalinya dalam hidup ku .seseorang memberiku sebuah kecupan tepat di bibirku.


Untuk sesaat otakku tak bisa memprosesnya dengan baik . hingga tanpa sadar kakiku sudah menyentuh  tanah dan wajah luz yg sudah sangat memerah seperti tomat.


''i..itu... kau sendiri yg bilang tadi..'' ucap luz sambil gemetar


???...


''a...ukh!...a..aku permisi dulu!'' seru luz sambil menutup wajahnya lalu lari meninggalkan ku sendirian


''e..eh!?...luz!?''


???....loh?... tadi.. itu....


*CUP (ingatan barusan muncul kembali di benak elissa dengan begitu jelas)


*BLUSH!


'' aku tak tau tadi itu apa tapi itu sangat memalukan!'' batinku sambil memegangi bibirku


***


Sementara itu kondisi


Erwin dan achilles


*SRAK!


''woi.. nicol kau tak apa?''tanya erwin sambil memotong serangan yg hampir menusuk achilles


''ukh..iya..terima kasih.tuan muda'' ucap achilles


''wah..wah..imutnya. melihat kalian terus berusaha meski kematian sudah di depan mata.aku menyukainya'' ucap wanita itu


''siapa kau sebenarnya dan dimana ini?.padahal tadi masih di wilayah kediaman everon'' ucap erwin sambil melirik sekitarnya


''siapa aku apa pentingya?. Dan kalau kau penasaran ini adalah ruangan milikku. Aku menteleport paksa kalian kemari. Karena itu..jangan berfikir kalian bisa lari dariku''ucapnya sambil menatap kami tajam.


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2