Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 302


__ADS_3

POV Elissa


Setelah selesai dari aquarium kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju tempat makan di sebuah restoran mewah yg sudah ayah siapkan.


''woah!...''


''Makan lah sepuasnya ,karena ayah sudah memesan satu restoran untuk kita saja'' ucap ayah yg jelas membuatku syok


Lagi-lagi berlebihan...


Tapi apa boleh buat kalau sudah di pesan. Pada akhirnya kami pun menikmati santapan yg luar biasa lezat ini. perutku jadi super kenyang karena semua makanannya sangat lezat .


Setelah kenyang,kami pun berkeliling di kota pada petang hari dan kebetulan pada saat itu ada sebuah festifal bintang di kota. Dimana seluruh tempat di hiasi dengan aksesoris berbentuk bintang .Begitu malam datang Seluruh jalan kota langsung menyala dan membuat tempat ini menjadi sangat cantik dengan kerlap-kerlip bintang yg ada


''cantiknya'' ucapku kagum


Dengan penuh rasa kagum kami mengelilingi tempat ini dan melihat begitu banyak barang-barang menarik dengan tema bintang


''ini cantik sekali'' ucapku saat melihat sebuah lentera kecil dengan pola bintang yg cantik


'' eli mau ?. kalau mau akan ibu belikan'' ucap ibu


''ti,tidak perlu''


Lagi pula aku tak mungkin membawanya ke kawasan elf nanti.kelihatan papa tak akan membiarkanku membawa benda dari sini kesana.


'' benar kah?. ''


''iya'' balasku sambil tersenyum lalu mencoba melihat-lihat hal lain sampai


''kakak?'' pandangan ku teralihkan begitu melihat kakak berdiri di depan sebuah toko yg menjual...yah..aku tak tau apa itu..


Perlahan aku berjalan mendekatinya


DreamCatcher?... apa itu?... bentuknya seperti sarang laba-laba tapi ada bulu-bulu burung yg menghiasi di bagian bawanya


''oh.adik kecil''


'' ini apa?''tanya ku


'' ini katanya semacam penangkap mimpi. Katanya ini bisa menangkap mimpi baik dan membuang mimpi buruk'' ucap kakak


'' dengan sihir?''tanyaku


''tidak. Ini hanya semacam kepercayaan mere_''


''INI SUNGGUHAN!'' potong penjual tersebut yg membuat kami terkejut


'' jika anda meletakannya di dekat tempat tidur maka anda akan bermimpi indah setiap malam nya''sambungnya semangat


''ahaha..iya.. ''


''meski nyatanya itu cuman mitos''bisik kakak di telingaku


''ahaha...''


'' tapi bentuknya cantik juga. Adik kecil apa kau mau satu?''tawar kakak


''eh?..tidak perlu.''


''benarkah?. Kalau begitu . paman saya ambil satu yg ini'' ucap kakak sambil mengambil salah satu dreamcather berwarna putih

__ADS_1


'' kakak menyukainya?''tanyaku


''yah. Bentuknya cukup unik''


''lagi pula aku juga berharap ini bisa membantuku tidur ''gumam kakak


Eh?!.


Benar juga kalau di lihat-lihat sampai sekarang kantung mata kakak masih menghitam seperti orang kurang tidur.


''apa kakak tidak bisa tidur belakangan ini?''tanyaku


''eh?. Yah... begitu lah'' balas kakak


''belakangan ini sulit sekali bagiku untuk tidur nyenyak'' ''yah meski dengan bantuan sihir achilles aku bisa tidur selama beberapa jam'' jelas kakak


*grep '' ada apa?. Kakak tak sakit kan?''tanyaku sambil mengenggam tangannya


''hmph.. tak apa. Hanya gelaja insomnia biasa'' ucap kakak lalu mengusap-usap kepalaku


Meski kakak bilang begitu mata kakak sampai menghitam begitu.apa tak ada yg bisa ku lakukan untuk membantu kakak ya?


''um? Oh!.. '' ''paman aku mau yg paling besar itu''ucapku sambil menunjuk yg paling besar


''ini dia'' ucap penjual tersebut sambil memberiku yg paling besar


''terima kasih'' ''ini kak'' ucapku sambil memberikannya pada kakak


''eh?.untuk ku?''


''iya. Semakin besar ukurannya ku pikir bisa semakin banyak menangkap mimpi indah untuk kakak. Dengan begini kakak bisa tidur dengan nyenyak'' jelasku sambil tersenyum


''adik kecil...'' *grep! ''huwaaa.. kamu imut banget astaga...kakak ga tahan lagi.bagaimana kamu bisa seimut ini'' ucap kakak sambil memelukku erat


'' kalian kelihatan akur sekali ya'' ucap ayah yg tiba-tiba sudah ada di belakang kami


''ayah''


'' ayah coba lihat ini adik kecil memberikan ku hadiah manis ini.imutnya''ucap kakak sambil memamerkan DreamCatcher yg ku berikan


'' benar kah?'' tanya ayah yg ku balas dengan anggukan. Ayah pun tersenyum tipis lalu mengusap kepalaku.


''erwin pergilah ketempat yg lain berada. kami akan menyusul nanti''ucap ayah


''eh?. Ayah mau kemana?'' tanya erwin


'' rahasia'' ucap ayah lalu langsung mengendongku


''eh!!!.. apa-apaan itu. aku juga mau ikut''


''tak boleh , ini waktunya ayah dan putrinya saja'' ucap ayah lalu berjalan pergi


'' ayah!.aku kan putramu!'' seru kakak yg tak di hiraukan oleh ayah


... '' ayah kita mau kemana memang?'tanyaku yg jadi ikut penasaran


'' nanti juga kau tau'' balas ayah sambil tersenyum kecil


Aku pun tak bertanya banyak dan mengikuti ayah saya. Dalam dekapan ayah yg hangat entah kenapa aku merasa sangat nyaman hingga ku harap ayah tak pernah melepaskannya.


Ayah pun membawa ku menjauhi kota dan pergi kearah tebing yg sepi

__ADS_1


Jujur aku tak paham kenapa ayah membawaku ke sini tapi begitu aku melihat kebawah tebing aku jadi paham apa yg ingin ayah tunjukkan padaku


''ini...''


Pemandangan seluruh kota yg bersinar layaknya bintang-bintang di langit.


Ku coba alihkan perhatianku ke atas dan melihat hal yg sama .seakan-akan aku berada di antara bintang-bintang.


''cantik sekali'' ucapku kagum


'' tunggu sebentar lagi. Seharusnya sesaat lagi mereka akan melepaskan lampion'' ucap ayah


''eh?'' lampion... benda yg terbang ke langit saat itu... aku bisa melihatnya lagi?


''ah. Itu dia..'' ucap ayah sambil menunjuk ke arah kota di mana lampion mulai di lepaskan


Dan seketika saja seluruh langit langsung di hiasi oleh cantiknya lampion-lampion yg berterbangan di langit.


''woah...''


Cantiknya...


'' ini...elissa juga '' ucap ayah yg rupanya sudah menyiapkan satu lampion untukku


''ayah..''


Kalau tak salah jika menerbangkan lampion sambil membuat permohonan konon itu akan terkabul bukan?.


Kalau begitu...


''ayah, ayo terbangkan ini bersama'' ucapku sambil tersenyum lembut


'' iya'' balas ayah sambil tersenyum lalu memegang lampion itu bersamaku


Permohonan ku hanya satu '' ku harap semua ayah dan semuanya akan selalu sehat dan bahagia'' batin ku sambil melirik ayah


Aku tak akan meminta banyak hal . hanya itu yg ku harapkan. Setelah aku pergi ku harap ayah dan yg lain akan tetap sehat dan bahagia. Aku tak mau nantinya karena ke pergianku mereka malah jadi sakit atau murung.


''ayo elissa.. satu..dua...''


''tiga''ucapku lalu menerbangkan lampion itu kelangit.


''Woah!! "


Ku terus pandangi lampion kami yang mulai terbang menjauh dan bergabung dengan lampion lainnya hingga tak terlihat lagi.


''Kali ini apa yg kau minta elissa?''tanya ayah


'' aku hanya berharap ayah dan yg lain selalu sehat dan bahagia'' balasku yg membuat ayah tersentak


''hmph... *puk...kenapa kau tak minta sesuatu untuk dirimu sendiri?''tanya ayah sambil mengusap kepalaku


''itu untuk ku sendiri kok'' balasku


'' kesehatan dan kebahagian itu adalah yg paling penting," sambungku sambil tersenyum


dan lagi kalau kalian bisa bahagia tanpa adanya diriku itu akan membuatku semakin tenang untuk pergi.


''ayah sendiri meminta apa?''tanyaku


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2