
Huh~..yg benar saja.
''jangan pelit begitulah. Kalau kalian baik sebagai gantinya aku akan memaafkan kalian dan membiarkan kalian memasok barang-barang haram itu'' ucap lina sambil melirik kotak -kotak yg ada di deck
''gadis ini!'' seru nya yg langsung naik pitam tapi tentu saja aku sudah menduga kelanjutannya. Dengan sigap lina langsung meninju orang tersebut dan membuat riuh suasana.
''huh~...kita mulai lagi'' ucapku sambil menghela nafas berat lalu langsung mengeluarkan pedangku dan membantunya membereskan para penjahat ini.
Meski secara jumlah kami kalah banyak tapi nyatanya mereka tak lebih dari sekumpulan pecundang. Tak perlu waktu lama kapal sudah berhasil kami kuasai
''wah...ini obat-obatan terlarang kan. Berani juga kalian memasok sebanyak ini'' ucap lina sambil mengeledah kotak-kotak tadi
'' jangan bilang kau sudah mengetahu hal ini sebelumnya'' ucapku sambil mengikat orang-orang tadi
''huh?.oh..begitulah.. aku sering melihat ada kapal melakukan transaksi gelap dari benua hitam ke kaisaran.'' Balasnya dengan santainya
Itu artinya dia sudah memprediksi hal ini sebelumnya makanya dia bilang jangan khawatir karena aku bisa saja menemukan kapal. Huh~ tapi ini kan bukan kapal nelayan namanya
''dan lagi kau tau lean. Kalau kita seahkan orang-orang ini kita juga akan dapat duit banyak. Ini bukannya sama saja dengan sekali mendayung 2 3 pulai terlampaui'' jelasnya sambil tersenyum girang
Huwaa...coba lihat wajah cerianya itu.. dia benar-benar perempuan yg mengerikan
''apa kau sering melakukan ini saat kembali kekaisaran?''tanyaku
''huh?..yah..gak juga sih. aku kan jarang balik kesana.palinng cuman buat ngisi persedian'' balasnya dengan santainya
''si..sialan..kami benar-benar sial hari ini'' ucap perompak tersebut
*ctak! '' makanya jangan jadi penjahat kalau gak mau sial'' balas lina sambil menyentil kening orang tersebut
''yah...karena ku lihat kalian juga tak memperjual berikan manusia dan hanya obat-obatan .ku rasa aku akan mengampuni kalian'' kata lina yg jelas membuat kami semua terkejut
''BENAR KAH!?''
''iya..kalian kan punya keluarga disana yg menunggu kalian. Dan lagi kapal ini tak mungkin bergerak sendiri kan?'' balas lina sambil tersenyum
Dan untuk sesaat para perompak itu melihat lina bagaikan malaikat ,hal itu terlihat jelas dari tatapan mereka pada lina tapi... aku tau lina pasti punya maksud tersembunyi .dia tak mungkin melepaskan orang-orang ini begitu saja.yah.. ku ikuti saja alur yg ingin dia mainkan
''iya.tapi kalian janji harus berhenti melakukan hal ini dan mengantar kami dengan selamat sampai kepelabuhan''ucap lina
''iya,tentu saja'' ''terima kasih dewi!'' sorak sorak mereka gembira
'' lean kau bisa lepaskan mereka'' ucap lina samil melirikku
''kau yakin?. Mereka bisa menyerang lagi loh?. ''
''tenang saja. mereka sudah tau perbedaan kekuatan kita jadi tak ada yg perlu di khawatirkan'' balas lina sambil tersenyu kearah mereka
''iya..iya..tentu saja..kami tak akan macam-macam'' kata mereka yg langsung mengangguk setuju
''huh.. baiklah''
Pada akhirnya aku pun melepaskan mereka dan benar saja mereka jadi sangat penurut layaknya anjing
***
Di malam harinya suasana begitu ramai di deck layaknya para perompak mereka mengelar pesta meriah di atas sana tapi aku sama sekali tak tertarik dan memilih untuk bersantai di kabin sedangkan lina ikut berpesta dengan mereka.
Sungguh luar biasa padahal tadi mereka musuh tapi sekarang malah menjadi teman.
__ADS_1
Sejujurnya aku tak begitu mencemaskan lina karena ku tau ia akan baik baik saja.toh saat pingsan pun ia masih bisa mempertahankan dirinya
*brak! '' lean..HIK!...kau..*hik!... tak mau ikut?'' tanya lina yg tiba-tiba masuk dengan mendobrak pintu kamar di tambah lagi dia...
''Lina kau mabuk?''
''huh!?..*Hik..mana..mungkin *hik'' balasnya
Tidak dia benar-benar mabuk. Bahkan sampai cegukan gitu''
''kau benar-benar orang yg santai ya'' uucapku sambil bangkit dari kasur lalu menghampirinya
''duduk lah dulu.akan ku ambilkan minum untukmu'' sambungku sambil memdudukkannya di kasur lalu berniat keluar mengambil air untuknya namun
*grep!..''tak mau...*hik.. aku sudah tak kuat *hik..minum lagi..'' balasnya sambil menahan tangan ku
''aku mau ambil air putih kok. Tenang sa...'' *SYUUT!
*BRUK! '' KU BILANG AKU TAK MAU MINUM LAGI!'' teriaknya sambil membantingku ke kasur
e..eh?.....
''loh?..lean..kau..pfft..kau terlihat malu-malu..imutnya'' ledeknya dengan nada mengoda
Yah.. habisnya.. jaraknya dekat banget dan lagi apa-apaan posisi kami ini.
''o..oi..kau benar-benar mabuk lina. '' ucapku
''aku tak mabuk''balasnya
Orang mabuk mana mau ngaku mabuk sih?..
''TU..LINA!''
''um?...kenapa?''
*deg! ''ukh....''
''ahaha.. imutnya...lean..ternyata bisa berekspresi seimut ini juga ya?'' ucap lina sambil membelai lembut pipiku
*blush!..
*plak!' hentikan!'' seruku sambil menepis tangannya lalu membuatnya menyingkir dariku
''um?..loh?..kau marah?''tanyanya degan wajah super polos
Huh~..astaga kendalikn dirimu lean..dia hanya sedang mabuk
*Sruk! ''ey!..jangan marah dong!~..aku kan hanya sedikit jail tadi~'' ucapnya yg langsung lompat dan memelukku dari belakang
''lina!''
''diam lah..atau aku akan marah'' bisiknya tepat di kupingku
Yg harusnya marah disini siapa sih?!.
Huh~...
''Aku tak akan menang menghadapinya'' batinku lalu kembali duduk di kasur
__ADS_1
''oh!..sudah gak marah?''tanyanya
''iya..iya''
Yah...untuk sekarang ikuti saja dulu alurnya sebentar lagi juga ia akan tumbang
''begitu dong'' ucapnya sambil menempel padaku
''lean anak pintar.akan ku beri hadiah karena kau pintar''
''aku tak perlu hadiah dari_'' *CUP!
!!!?!
Aku sudah pernah dengar hal ni dari para orang dewasa .terkadang saat mabuk seseorang bisa menjadi sangat di luar dugaan karena itu sebisa mungkin menghindarinya .aku juga sudah sempat was-was begitu ia mabuk tapi siapa sangka hanya dengan keluguannya dan dalam hitungan detik ia menembus pertahananku dan memberikanku kejutan yg luar biasa
Ciuman pertamaku berhasil di rebut olehnya dengan begitu mudah.
Begitu bibir kami bersentuhan untuk sesaat pikiran ku mendadak kosong.dan begitua ku sadar aku langsung mendorongnya menjauh dan menjaga jarak darinya
Jantungku berdekup begitu kencang wajahku teraasa memanas terlebih.....
''APA KAU SUDAH GILA!'' teriakku sambil menatapnya tajam dan apa yg lina lakukan?. Dia malah sudah tepar!
Seteah membuat orang hampir gila dia malah dengan nyamannya tidur begitu saja seperti tak pernah membuat kesalahan
Ingin sekali aku menarik pedangku dan membunuhnya saat ini juga tapi...
''ukh....'' ''sialan..''
Tangannku terlalu gemetar untuk melakukan itu hingga akhirnya ku putuskan untuk pergi ke deck saja bertemu para kru
''oh!.bos !...anda ingin bergabung?!''seru para kru yg langsung menyambutku
''berikan aku alkohol terkuat yg kalian punya'' ucapku
''ini silahkan...ngomong-ngomong berapa umur anda tuan?''tanya seorang kru sambil memberiku secangkir alkohol
''16 '' balasku dan saat aku hampir meneguk alkohol tersebut kru itu tiba-tiba merenggut akoholku dengan begitu cepat
''itu artinya anda masih belum boleh minum!'' serunya
???....
''apa peduli mu?.''balasku
Kalau aku mabuk harusnya itu malah menjadi keuntungan bagi mereka toh mereka bisa saja membunuhku atau melemparku ke laut.
''dan lagi, kalian tadi membuat gadis yg juga di bawah umur mabuk.dan sekarang kalian melarangku minum?''
''apa maksud kalian membuatnya mabuk huh?''tanyaku sambil menatap mereka tajam
''i...itu..'' ''gadis itu duluan yg seenaknya mengambil botol dan menenggaknya sekaligus'' balas salah satu kru
''kami sudah mencoba menghentikannya tapi dia sudah terlanjur mabuk''timpal kru yg lain
Huh~..kalau bicarakan soal lina itu mungkin saja..dan lagi mereka ini sebenarnya orang baik atau orang jahat sih?.plin-plan sekali.
...****************...
__ADS_1
...NEXT...