
Takdir . sebuah kata absurd yg mengambarkan jalannya kehidupan baik yg sekarang meskipun yg akan datang. Semua orang tau kalau takdir seseorang sudah di tentukan sejak ia lahir kedunia ini. Begitupun dengan takdirku.semuanya sudah terlihat jelas olehku sejak membuka mata di dunia ini.
Terlahir di musim dingin yg panjang.dengan isak tangis yg mengiringnya. Bukan sebuah berkah melainkan kutukan. Terlahir dengan rasa benci dari keluarga sendiri dan tumbuh dengan tatapan dingin para pelayan. Entah aku harus bersyukur atau malah menangis karena masih bisa hidup hingga saat ini.
Sejujurnya aku tak pernah mengharapkan banyak hal dalam hidupku ini. Aku tau itu hanya akan membuang-buang waktu ku.karena ku tau. Yg namanya harapan itu tak akan pernah datang menghampiriku.
Nama ku marcella von albrecht. Putri satu-satunya kekaisaran albrecht saat ini. Yah meski ku yakin siapapun sudah mengenal nama ini . aku adalah putri berdarah dingin yg kejam, begitulah mereka memandangku.
Jika aku adalah antagonis dalam sebuah kisah ,maka aku akan menjadi antagonis paling kejam dari semua kisah yg pernah kalian dengar. Tapi aku tak ingin mempermasalahkan itu.toh nama ku memang sudah buruk sejak lahir. Aku tak pernah berharap untuk menjadi lebih baik atau menjadi protagonis yg polos dan di cintai banyak orang,tak pernah sekalipun. lagi pula itu juga tak cocok dengan ku yg sudah membunuh banyak orang dengan tangan ini.
Karena hal ini aku di pandang sebelah mata oleh rakyat ku sendiri. Mendapat tatapan jijik dan ngeri setiap kali ku lewat di hadapan mereka. menggelikan memang mengingat mereka sendiri tak tau kenapa aku sampai melakukan hal sadis semacam itu.
Hidup sebagai putri kaisar bukan lah hal yg menyenangkan apa lagi jika kau lahir dan di benci oleh keluargamu sendiri. Sedari kecil aku berusaha mati-matian untuk bertahan hidup. apa yg ku lakukan semata untuk melindungi diriku sendiri.seharusnya mereka akan paham kalau berada di posisiku.tapi nyatanya tidak dan mereka juga tak tertarik untuk mengetahuinya.
Terkadang aku iri dengan mereka yg terlahir bahagia dengan keluarga yg penuh kasih sayang.kadang aku juga iri dengan wanita yg mendapatkan cinta dari pujaan hatinya. Diam diam aku pernah berharap untuk mendapatkan hal yg sama tapi kini aku sadar. apa antagonis sepertiku punya kebahagian semacam itu?.jawabannya tentu tidak. Setiap akhir dari antagonis hanyalah kematian. Dan itulah yg akan menimpaku di akhir kisah ini.
Aku sudah melihatnya, melihat masa depan ku sendiri . di masa depan aku akan mati di hadapan rakyat sebagai seorang penjahat. Orang-orang terdekatku. Harley,silver dan flash. Satu persatu dari mereka akan pergi lebih dulu dariku.
Hmph...padahal mereka tak pernah memberikan apapun padaku tapi bisa-bisanya mereka merebut satu-satunya yg ku miliki. Karena itu... meski aku muak dengan hidup ini aku tetap tak mau apa yg menimpaku di masa depan benar-benar terjadi terlebih aku ingin melindungi apa yg ku miliki saat ini.
Maka dari itu saat ini lah yg akan menjadi penentu perubahan takdir menjengkelkan tersebut
''marcella, semua persiapan sudah siap. Kita bisa mulai kapan pun'' ucap silver
''ya''
Tolong Jangan dendam padaku karena Aku hanya mencoba melindungi diriku dan orang milikku. Kalian adalah titik kunci ke hancuranku di masa depan karena itu.....
''hmph.... permainannya akan berakhir malam ini'' ucap ku sambil menyibak rambut panjangku yg tertiup angin
''pergilah. bawa dia padaku!''
Karena itu akanku hancurkan kalian lebih dulu sebelum kalian menghancurkan ku
Permainan berakhir
''skakmat''
__ADS_1
***
POV Elissa
''Nona cepat pakai ini..'' ''ah! Nona tolong jangan bergerak nanti riasannya berantakan!'' '' apa ada yg melihat pita nona?'' ''hei. Ambilkan itu cepat''
Ukh.... kenapa jadi begini?...padahal ku pikir kami akan langsung merayakan ulang tahunku seperti yg biasanya ku lakukan bersama keluargaku dulu tapi nyatanya...
Jangankan langsung makan kue begitu ,setelah mereka memberi selamat seluruh pelayan langsung menarikku dan meriasku habis-habisan.
Meski begitu...
''SELAMAT ULANG TAHUN ELISSA!''
Aku cukup senang dan sempat terharu karena tindakan mereka.padahal sebelumnya aku hanyalah orang luar yg beruntung bisa masuk ke dalam keluarga ini tapi siapa sangka mereka akan memperlakukanku selayaknya keluarga sesungguhnya
''nona. Sudah selesai'' ucap para pelayan lalu tersenyum puas dengan hasil kerja mereka
Ku pandangi diriku di cermin dan untuk beberapa saat aku berhasil di buat terpana oleh diriku sendiri
''wah..wah...coba lihat nona kita ini.benar-benar cantik''ucap harry yg tiba-tiba muncul sambil tersenyum lalu berjalan mendekatiku
''anda terlihat sangat cantik nona'' ucapnya sambil tersenyum lembut
'' terima kasih''
''hmph. Sekali lagi saya ucapkan selamat ulang tahun nona, semoga dewi keberuntungan selalu menyeretai anda''
''lalu... ini..hadiah kecil dari saya'' ucap harry sambil memberiku sebuah kotak
''eh?...ini..''
Perlahan ku ambil hadiah tersebut dan membukanya . dan begitu ku buka kotak itu langsung mengeluarkan suara musik merdu dengan patung kecil yg menari di dalamnya
''wah.. terima kasih harry..''
''um?..apa-apaan ini. Ekspresi anda tak memenuhi ekspetasi saya. apa anda tak menyukainya?''tanya harry
__ADS_1
''tidak.. hanya saja...'' balasku lalu melirik tumpukan kotak yg berada di dekat tempat tidur ku dan ya..itu semua kotak musik yg di berikan para pelayan padaku.
'' a....ja..jangan bilang itu semua...'' kata harry yg langsung kelagapan lalu menatap para pelayan. Para pelayan pun langsung membuang muka mereka dengan canggungnya
''TUNGGU!. WOI! YG BENAR SAJA!. KALIAN SEMUA MENGUPING SAAT ITU!?'' seru harry namun para pelayan malah bersikap seakan tak tau apa-apa
*PLOK!. '' woi.woi...padahal ku pikir aku telah memberikan hadiah terbaik untuk nona, kalau begini hadiahku sama sekali tak ada artinya dong. Dan lagi kalau ngasih juga ngotak dong... MASA KALIAN SEMUA BELIIN KOTAK MUSIK!'' seru harry
''ha..harry tenang lah. tak apa. Aku sangat menyukainya kok. Dari pada itu rasa tulus harry dalam memberikan hadiah ini lah yg terpenting bagiku. Terima kasih banyak.aku akan menjaga ini baik baik'' ucapku sambil tersenyum dan memeluk kotak musik tersebut
''huft... gagal sudah saya mengejutkan nona. Tapi tak apa. Masih ada tahun depan.dan selanjutnya saya akan memberikan hadiah yg tak akan di berikan siapapun pada nona'' ucap harry sambil mendekatkan wajahnya kearahku lalu tersenyum
'' ahaha..terima kasih''
''nona apa anda sudah siap?''
''oh!''
''LEON!''
''wah!..wah coba lihat dirimu leon. Tampan sekali seperti kakaknya''ucap harry
''siapa yg kau bicarakan?''balas leon jengkel
Wah.. leon benar-benar tampan dengan jas putihnya. Dia bahkan terlihat lebih rapih dan menawan dari biasanya.
'' leon sangat tampan'' pujiku seraya tersenyum lembut padanya
''te..terima kasih nona. Nona juga terlihat sangat mempesona dengan gaun itu'' balas leon malu-malu
''woi..woi... gitu doang muji.apa kau tak di ajari cara memuji seorang lady dengan benar?''ledek harry
''diam atau ku sumpal mulutmu'' balas leon geram
''Nona!'' ucap leon sambil perlahan berjalan kearahku lalu menekuk lututnya.
...****************...
__ADS_1
...NEXT...