Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 43


__ADS_3

''Nona bilang Nona mau menikah dengan Leon,'' kata harry yg jelas mengejutkan semua orang


BRAK!.. ''lelucon macam apa itu sir harry!?''bentak duke sambil mengebrak mejanya


''Sa..saya serius tuan..nona sendiri yg bilang pada saya..nona juga bilang nona sangat mencintai leon.''


''Ah...begitu ya...um...sudah ku duga...'' kata duchess sambil memancarkan aura membunuh yg sangat kental


''Harusnya saat piknik itu aku sudah mengetahuinya''


''harusnya aku langsung menyingkirkanmu saat itu juga'' sambungnya sambil menatap leon tajam


''tu...tunggu dulu nyonya...pasti ada kesalahpahaman disini..''


''nona..masih sangat kecil...nona pasti tak mengerti apa yg ia ucapkan..''kata leon yg terlihat ketakutan menghadapi duchess


''jadi maksudmu eli ku bodoh begitu?''balas duchess sambil berjalan kearah leon dengan mengepalkan tangannya


''bu..bukan begitu nyonya...''kata leon yg langsung kelabakan


''lina...hentikan...''kata duke yg langsung membuat duchess berhenti


''benar kata leon. Elissa masih sangat kecil dia mungkin tak mengerti apa yg ia katakan. Sebaiknya kita bertanya langsung padanya''kata duke lalu bangkit dari meja kerjanya


***


''itu benar kok'' kataku yg langsung membuat mereka semua diam membeku


???...kenapa tiba-tiba ayah menanyakan hal itu?...dan lagi apa yg salah kalau aku menikah dengan leon?dan lagi menikah itu apa!?.


Grep!...''HUWAAAA TAK BOLEH!....ELI KU TAK BOLEH KENAMA-MANA!'' seru ibu sambil memelukku erat


''e..eh?...'' memang aku mau kemana?..


''elissa..kau masih terlalu kecil untuk menikah sayang''kata ayah sambil menepuk pundakku


''kalau begitu kapan aku boleh menikah?''tanya ku dengan polosnya


''saat di dunia ini hanya tinggal tersisa satu orang laki-laki saja..''balas ibu sambil tersenyum penuh arti


???....kalau begitu kapan?...


''apa elissa benar-benar menyukai leon?''tanya ayah


Sebenarnya ada apa sih?.kenapa semua orang menanyakan hal yg sama terus menerus?!.


'' tentu saja....''balasku sambil tersenyum dan mendengar jawabanku ibu dan ayah langsung mengeluarkan aura yg begitu dingin bagaikan balok es


''no..nona...maksud tuan bukan cinta seperti itu...''kata leon yg terlihat cukup ketakutan


Leon pun perlahan berjalan kearahku lalu sedikit menunduk dan memegang tanganku. Meski sekilas aku bisa melihat wajah leon yg memerah.


''nona..apa nona melihat saya sebagai seorang pria?''tanya leon


Huh?....


Leon..apa yg kau bicarakan?..tentu saja aku melihatmu sebagai pria...kau kan pria bukan wanita...bagaimana bisa aku melihat pria sebagai wanita...


''pertanyaanmu aneh leon, tentu saja aku melihat leon sebagai seorang pria''balasku

__ADS_1


''i...itu...sa...saya rasa anda salah menangkapnya nona...''kata leon sambil memalingkan wajahnya yg memerah


???...aku tak begitu mengerti tapi leon terlihat cukup terbebani dengan hal ini, terlebih tatapan ibu dan ayah padanya benar-benar seperti seekor singa kelaparan.


Um?...tapi kenapa?..apa leon tak menyukai ku? Makanya dia begitu?


''apa leon tak menyukai ku?''tanya ku dengan nada sedih


''huh!?... it..itu tidak buk...''


''leon...apa kau tak menyukai eli?''potong ibu yg membuat bulu kuduk leon langsung berdiri semua


''bu....bukan begitu nyonya saya...''


''cepat katakan..kalau suka akan ku bunuh..kalau tak suka juga akan ku bunuh'' potong ibu sambil memberi leon tatapan tajam


Ujung-ujungnya di bunuh juga?...


Leon pun langsung diam membatu seakan binggung harus menjawab seperti apa.


Huh....ku rasa aku membuat leon dalam masalah besar..lebih baik ku hentikan pembicaraan aneh ini sekarang juga.


Grep!....'' kalau leon tak menyukaiku tak apa, aku akan berusaha membuat leon suka padaku''kataku sambil menggenggam tangannya lalu tersenyum manis. Dan karena tindakan ku itu wajah leon semakin memerah dan aura membunuh ibu dan ayah jadi semakin kental


***


''Huh....cinta itu benar-benar rumit...'' kataku sambil merebahkan diri di atas kasur


Lagi pula apa perlu ibu dan ayah semarah itu hanya karena aku menyukai leon?.aku kan juga suka mereka,luz,harry,kakak,dan yg lainnya. Mereka semua sangat berharga bagiku.


''dan ya..nona elissa...ada baiknya kalau anda tak sesering itu mengatakan suka atau cinta pada seseorang''


Kurasa luz benar. Untuk kedepannya lebih baik aku tak sesering itu mengatakan suka atau semacamnya.aku tak mau ada yg kena masalah seperti leon lagi.


Brak! ''ADIK KECIL!'' teriak kak erwin yg tiba-tiba saja masuk sambil mendobrak pintu kamarku yg jelas membuatku tersontak kaget


''ka..kakak...''


Grep!.. '' ku dengar kau mau menikah?...apa itu benar?..apa kau benar-benar mau menikah?...apa kau akan pergi secepat ini?..apa dengan kakak saja tak bisa?.apa harus dengan leon?...apa kau tak menyukai kakak?'' tanya kak erwin sambil mencengram pundakku


''e...eh?...''


''kenapa kau mau menikah secepat ini!''seru kak erwin lalu memelukku dengan sangat erat


''ka...kakak tenanglah...aku tak akan menikah...''kataku lalu kak erwin pun langsung melepaskanku dan menatapku dengan mata berbinar-binar


''benarkah?''


''iya...ayah bilang masih terlalu cepat bagiku dan lagi aku masih terlalu kecil, jadi aku tak akan menikah sebelum aku besar''balasku sambil tersenyum


''UJUNG-UJUNGNYA KAU AKAN MENIKAH JUGA!'' seru kak erwin dengan air mata yg sudah mengalir deras


''e...eh?...'' ''ya..i..itu..karena aku ingin leon menjadi keluarga ku''


''sir leon....begitu rupanya...pria itu sudah berani mengoda adik kecilku rupanya..baiklah..tak akan ku ampuni dia...'' kata kak erwin dengan nada seperti ingin membunuh seseorang


''ka..kakak?..'' ''leon tak salah apa-apa..dan lagi..leon sepertinya belum menyukaiku''balasku yg mambuat kak erwin diam sesaat lalu


''AKU AKAN LEBIH MEMBUNUHNYA!'' seru kak erwin lalu berlari keluar kamarku

__ADS_1


Eeehhh........????....kenapa?!!!....


Kurasa aku harus mengejarnya..aku tak tau apa yg akan kakakku lakukan tapi kurasa leon bisa dalam bahaya.


Aku pun langsung turun dari kasur lalu berniat mengejar kakak tapi langkahku langsung terhenti begitu melihat sosok yg paling tak ingin ku lihat berdiri tepat di depan pintu kamar ku


''p..putra mahkota...''kataku yg tanpa sadar langsung mundur beberapa langkah


''kau benar-benar mengelikan'' kata nya sambil berjalan mendekatiku


''a..apa maksud anda?'' tanyaku sambil terus mencoba menjaga jarak darinya


''baru pagi tadi kau bilang suka padaku dan sekarang aku malah mendengar kau ingin menikah dengan ksatriamu'' katanya yg terus mencoba memperpendek jarak di antara kami


''i..itu..'' bagaimana ini?..apa kebohongan ku akan segera ketahuan?..biar bagaimana pun bukannya ini terlalu cepat!? Satu hari saja belum berlalu T-T.


Tak!... karena terus mundur tanpa sadar aku sudah terpojok aku pun berniat kabur namun tangan putra mahkota keburu mencegatku


''apa kau mencoba mempermainkan ku?''tanyanya sambil menatapku tajam


''ti..tidak...bukan begitu..''kataku yg mulai ketakutan


''lalu?..'' '' apa ksatria itu jauh lebih baik dari ku?.padahal cuman makhluk rendahan'' katanya yg membuatku terkejut


''apa?''gumamku pelan...


''jadi dimatamu..ksatria itu jauh lebih baik dari ku?.itu benar-benar memuakkan..bisa –bisanya rakyat itu berada di atasku''sambungnya yg entah kenapa mambuatku kesal. Putra mahkota pun terus menerus mengejek leon dan itu mambuatku semakin kesal. Hingga akhirnya....


''CUKUP!'' potong ku kesal


''memangnya kenapa?., setidaknya dia tak pernah berkata kasar padaku ataupun bertindak kasar seperti anda!.dia juga sangat baik padaku selalu datang menolongku saat aku butuh bantuan ,itu lah kenapa aku menyukainya. Tidak seperti anda yg terus menerus membuatku tak nyaman. di banding anda leon 1000 kali jauh lebih baik!'' seruku yg langsung membuat putra mahkota diam


'' dan maaf saja...tapi sekarang aku bisa mengatakannya dengan jelas bahwa aku sangat membenci anda putra mahkota. Jadi jangan pernah ganggu aku lagi'' sambungku lalu pergi meninggalkannya dan mengejar kakak.


***


...POV Eric...


'' dan maaf saja...tapi sekarang aku bisa mengatakannya dengan jelas bahwa aku sangat membenci anda putra mahkota. Jadi jangan pernah ganggu aku lagi'' katanya lalu pergi begitu saja meninggalkan ku


Untuk sesaat pikiranku mendadak kosong. Meski aku tau ada banyak orang yg membenciku tapi ini pertama kalinya dalam hidupku ada orang yg mengatakan nya secara terus terang di depanku. Itu pun setelah ia bilang mencintaiku..


Aku tak begitu paham tapi dadaku terasa sakit.


Huh~....aku tak paham lagi....


Sejak bertemu dengannya aku terus merasa ada yg tak beres dengan diriku.


''sebenarnya aku ini kenapa?'' pikirku sambil menatap kedua tangan ku


***


Sementara itu kondisi leon


''AAAKH!...TUAN MUDA.....ANDA KENAPA!?" seru leon sambil terus berusaha menghindari serangan dari tuan muda erwin


''kau bilang kau tak menyukai adikku?..kau bilang kau mau menikah dengannya?..tak bisa ku maafkan..aku akan mengirimmu ke akhirat sekarang juga'' kata erwin sambil terus mencoba membunuh leon


''SAYA TAK PERNAH BILANG BEGITU!"

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2