
''Apa yg kalian lakukan di kawasan ku?'' tanya suara yg terdengar begitu asing bagiku. Karena penasaran aku pun mencoba mengintip dan betapa kagetnya aku saat melihat siapa yg bicara
DRYAD!?!. ( secacam peri yg menghuni tumbuh-tumbuhan)
''salam kepada yang mulia dryad'' ucap salah seorang manusia serigala tersebut sambil membungkuk hormat
'' aku tak butuh salam kalian, yg ku tanyakan kenapa kalian ribut sekali di kawasan ku?'' tanya dryad tersebut
''maaf kan kami.kami sedang mengejar manusia tadi.''
''manusia?.. mana mungkin ada manusia di kawasan ku. Pergilah kalian menganggu tidurku'' ucap dyrad tersebut
'' tapi..'' ''woi.. ini hutannya sebaiknya kita mundur saja.lagi pula ia tak mungkin kesini'' ucapa salah satu temannya
''benar juga''
''kalau begitu kami permisi dulu yang mulia dryad'' ucapnya sambil membungkuk lalu pergi meninggalkan tempatt ini
Aku selamat?..mengejutkan ternyata para anjing itu patuh pada dryad. Apa mungkin karena ia pemilik hutan ini?.
''kamu'' ucap dryad itu yg membuatku tersentak
''iya'' balasku sambil keluar dari lubang tadi dan menghampirinya dan begitu melihatnya dari dekat kini aku benar-benar dibuat kagum dengan kecantikannya. Rambut hijau panjang dan kulit putih bersih.wah..dia benar-benar cantik. Aku jadi iri...
Tidak dari pada itu kenapa dia menyelamatkanku?
''yang mulai dryad terima kasih untuk bantuannya barusan'' ucapku sambil membungkuk hormat
''selama ini aku diam saja tapi sebaiknya kau jangan kembali lagi ketempat ini''ucapnya
Um?..jadi dia sekalian ngusir nih?.yah..aku juga tak bisa bilang tujuan ku sih.
''kembalilah ke partner anda sekarang'' katanya
Ah! Benar juga lean ''anu..yang...eh?... sudah pergi'' kataku begitu melihat dryad tersebut sudah menghilang
Padahal aku bisa minta penawar obat padanya. Yasudah lah kalau sudah hilang apa boleh buat,sebaiknya aku kembali ke lean sekarang
''yah...meski aku tak yakin apa tumbuhan yg ku temukan ini bisa membantu'' ucapku sambil melirik tumbuhan yg sempat ku petik
Dengan harapan tumbuhan ini bisa sedikit membantu aku pun kembali ketempat lean tapi...
''eh?...''
''oh?... dari mana saja kau?''tanya lean yg sudah berdiri bahkan kondisinya lebih segar dari saat aku bertemu dengannya
?????????...........
*drap..*drap...*drap!... *grep!
''hei!, apa yg kau lakukan!?'' serunya saat aku tiba-tiba berjalan kearahnya dan menepuk kedua pipinya
''kau..apa kau punya kemampuan regenerasi super?''tanyaku
''huh?''
'' kok bisa kau sudah sehat bugar gini!?. Jelas-jelas kau sekarat tadi!'' seruku
''eh?.. itu..bukannya....''
*grrrr
Ah! gawat..para serigala itu lagi
*grep! ''yasudah berhubung kau sudah sehat sekarang ayo kabur!'' seruku sambil menarik tangannya
''hah!?...tunggu apa!?''
***
''cih.manusia itu benar-benar menghilang''
''huh..gagal makan malam''
''ngomong-ngomong dimana kai?, kalau ada dia tadi manusia itu pasti tak akan kabur''
''kai...''
''memanggilku?'' ucap pria dengan rambut merah tua
''KAI!'' seru mereka lalu menghampirinya
''kau dari mana saja!'' '' apa kau tau tadi ada manusia disini?''
''dia terlihat sangat enak loh. Seharusnya kita makan mewah malam ini''
__ADS_1
''begitu ya..sayang sekali ya'' balas kai
''um?'' *endus *endus..'' kai kau bau manusia..'' ucapsalah satu dari mereka
''eh?''
''JANGAN BILANG KAU MEMAKANNYA SENDIRI!?''
''KAI!!'' seru mereka semua yg langsung memasang tatapan tajam ke arah kai
''te..teman-teman tenang lah.. aku tak makan apapun kok ''
''lalu bagaimana kau menjelaskan bau yg ada pada dirimu?''
''ah.. ini.. tadi aku hanya menemukan bajunya. Mungkin baunya menempel karena itu'' balas kai
''oh?..pakaian dalam kah?''
*CTAK! ''dasar mesum'' balas kai sambil menyentil keningnya
''dari pada itu apa kalian tau?, aku baru saja bertunangan loh. Ucapin selamat dong'' kata kai sambil tersenyum lebar
''eh?....''
..........................................................
''APA!!!?''
***
POV Audelina
*hosh..hosh..'' kurasa disini sudah aman''
''sebenarnya kita lari dari apa sih?'' tanya lean sambil ngos-ngosan
''dari para serigala. Yah untungnya mereka sudah tak mengejar lagi''
''kali ini kau membuat masalah apa lagi sih?''ucap lean sambil menepuk kening
''woi!. Jangan berkata seakan aku pembuat onar disini'' '' dan lagi dari pada itu aku masih penasaran bagaimana kau bisa sehat begini. kau mengunakan sihir atau apa nih?''tanyaku
''mana ku tau .kukira tadi itu ulah mu. ah benar juga.''
''HAH!?.APA-APAAN ITU!'' ''aku mencoba menolongmu '' balasku tak terima
''dengan menguburku?''
''YA GAK LAH!''
'' habisnya tubuhku tadi tertutupi daun ku kira kau mencoba menguburku''
????.....apa-apaan dia ini kalau mau ku kubur ku gali aja lubang sekalian ngapain pake daun ?.
''huh~..yasudahlah. karena kau sudah sehat juga sebaiknya kita segera melanjutkan perjalanan.'' ''ikuti aku'' ucapku lalu pergi menuju kawasan suci
Selama perjalanan untungnya kami tak menemukan hambatan seperti sebelummnya tapi karena waktu yg sudah malam kami terpaksa berhenti sejenak guna mengisi kembali tenaga kami untuk hari esok
*bwoosh!...
''wah.. luar biasa, aku tak perlu repot -repot membuat api kalau bersamamu'' ucapku sambil melihat api ungun yg baru saja ia buat
''kebetulan saja ini elemenku'' balasnya lalu duduk
''apa benar tak apa menyalakan api?,para monster bisa saja melihat''tanyanya
''tak masalah. Ini hutan peri,tak ada monster seperti sebelumnya.berharap saja singa nemea itu tak kemari.yah kalau pun kemari asalkan kita gak macam-macam sih bakal aman-aman aja'' jelasku
''begitu ya..''
*Kruuuk!...
''a...''
''pfft.. ''
''WOI JANGAN KETAWA!'' seruku sambil memenganggi perutku yg bunyi barusan
''habisnya..*kruuk..''katanya yg langsung terhenti begitu perutnya juga bunyi
''BUAHAHAHA... kau juga''tawaku dan tak lama kemudian perut kami berdua bunyi dan jelas itu membuat suasana hening seketika
''kalau di pikir-pikir kita belum makan apapun dari kemarin ya'' ucap lean
''benar juga''
__ADS_1
''huh~..tapi di hutan peri akan berbahaya kalau berburu binatang saat malam'' ucapku sambil rebahan di rumput
'' bagaimana dengan buah?''
''eh?''
''di sana ada buah.bisa dimakan kan?''tanyanya sambil menunjuk pohon yg penuh dengan buah
''oh! Benar juga,bisa kok''
''tunggu biar ku ambilkan'' ucapnya lalu bangkit dan memetikkan beberapa buah untuk makan malam kami
Setelah itu kami pun menyantapnya dan..
''mantap!!'' ''memang benar kalau lapar apapun akan terasa masakan bintang lima'' ucapku
''benar juga'' ''tapi ini tak akan cukup untuk besok.kita harus mencari makanan lain'' balasnya
''benar, yah.. besok ya pikirinnya besok aja'' balasku
''ngomong-ngomong lean, setelah kau kembali apa yg akan kau lakukan?''tanya ku
'' kenapa kau ingin tau?''
''hanya penasaran saja.''
''bukan hal spesial. Hanya akan kembali sibuk menjadi penerus keluarga duke''balasnya
''eh!?..duke!?...'' ''KAU BANGSAWAN!?'' seruku kaget
Yah.. kalau di pikir-pikir alasan dia di culik juga pasti karena perselisihan bangsawan sih ya. aku tak meyadari hal itu
''benar''
''luar biasa. Hei.apa kau tau?.aku juga bangsawan loh'' ucapku yg membuatnya diam sesaat
''... sepertinnya kau lelah istirahatlah'' balasnya
''WOI! APA-APAAN ITU!. AKU BENERAN BANGSAWAN TAU!''
'' dengar meski begini aku itu berasal dari keluarga viscount tau!. Audelina delarossa garcia''
.........
''huh!?. VISCOUNT!?'' serunya syok
''tidak tunggu..garcia?...tidak pernah dengar'' balasnya sambil menatapku dingin
''kenapa kau menatapku seakan-akan aku membuat-buat?'' kataku yg merasa sakit hati
''yah..mungkin kau tak pernah dengar karena memang keluarga itu sudah hancur dan lagi pula kami tinggal di acres.di sana gelar bangsawan kan tidak penting'' balasku
''hancur...apa karena kematian keluargamu itu?''tanyanya
''benar.''
'' setelah kematian orang tuaku . semua harta kami di ambil alih oleh sanak saudara.awalnya mereka bilang aku masih terlalu kecil untuk mengurus segalanya.jadi mereka mengambil alih''
''tapi yah..sebenarnya mereka hanya ingin semua harta itu kan?.''
''setelah kehilangan orang tua,aku juga kehilangan rumah,harta,dan orang-orang terdekat. Satu-satunya yg ku punya kini hanya tinggal nama bangsawan ini saja''
''tapi yah...memang apa gunanya itu'' sambungku sambil merenggangkan tubuhku
''nama tak akan membuatmu bisa bertahan hidup''sambungku sambil tersenyum sendu
''.......karena itu kau pergi kesini mencari elf'' katanya
''begitu lah.aku sudah tak punya apapun.kalau aku tak melakukan ini aku tak tau harus apa. Sejujurnya ini hanya alasanku saja,karena kalau tak begitu aku tak akan punya tujuan untuk hidup'' balasku murung
''.... tak punya tempat untuk pulang'' gumamnya
''hmph. Apa-apaan itu. dimanapun aku tidur disitulah rumah ku''balasku
''itu tak bisa di sebut rumah''balasnya
''..... berisik'' balasku lalu rebahan di rumput
Aku juga tau itu...tapi mau bagaimana lagi...aku benar-benar tak punya apapun saat ini. Tidak keluarga,tidak rumah,ataupun tempat bersandar di kala lelah..
''padahal rasanya dulu hidupku sangat bahagia..'' batinku lalu perlahan menutup mataku dan tertidur
...****************...
...NEXT...
__ADS_1