Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 284


__ADS_3

''Luz, berapa kali pun akan ku katakan hingga kau mengerti. Ini bukanlah kesalahan luz. Luz tak perlu menangung semua ini sendirian. Apa yg terjadi padaku memang sudah tertulis dalam takdirku ''


''saat itu kebetulan saja luz yg bersama ku. Lagi pula mereka sudah merencanakan ini sejak lama. Kerena itu jangan menyalahkan dirimu luz''ucapku


''coba lihat . kau kurus sekali sekarang, apa kau tak makan dengan benar?.tolong jangan menyakiti dirimu sendiri luz'' ucapku


''lisa...'' ''apa kau tak marah sama sekali padaku?''tanya luz


''untuk apa?.apa luz membuat kesalahan?. Oh atau luz terpikirkan ciuman waktu it_


''HUWAAA UNTUK YG ITU JANGAN DI BAHAS!'' serunya yg langsung melepaskan pelukannya dan menatapku dengan wajah yg sudah memerah


'' ahahaha '' '' syukurlah. Akhirnya aku bisa melihat wajahmu'' ucapku lalu perlahan mengusap lembut pipinya


*blush!! '' tu..tunggu lisa, jangan begini.aku jadi makin tak ingin menunjukan wajahku'' ucapnya sambil memalingkan wajahnya


''kenapa?. Padahal aku menyukainya''


''rambut merah yg seperti cahya api,mata perak yg tajam dan pipi mu yg memerah secara tiba-tiba. Aku menyukainya'' ucapku sambil tersenyum lembut dan hal itu membuat muka luz makin memerah seperti tomat


''elissa.. kau benar-benar memuatku tak bisa berkata-kata lagi''ucapnya sambil menutupi wajahnya


''ahaha...''


*tuk '' luz maaf ya. kau pasti sangat khawatir,maaf membuatmu khawatir''ucapku sambil menempelkan keningku ke keningnnya


''lisa...''


''aku juga minta maaf sudah membuatmu mengalami hal ini''ucapnya


''sudah ku bilang luz tak salah apapun jadi tak perlu minta maaf''balasku sambil tersenyum


''benar-benar deh'' ucap luz lalu tiba-tiba menyibak rambutku dan seperti memasangkan sesuatu di telingaku


'' luz ini?"


''hadiah ku. Kau menjatuhkannya kemarin''


''kali ini tolong jangan di jatuhkan lagi''ucapnya lalu tersenyum lembut


''ah!.. maaf ''


''tak perlu minta maaf. Lalu untuk jaga-jaga aku menambahkan sihir pelindung dan teleport di dalamnya. Ku pikir ini bisa membuatmu sedikit aman jika ada kejadian seperti ini lagi'' jelas luz


''terima kasih luz.kali ini aku janji akan menjaganya baik-baik'' ucapku


*tok..*tok.. '' ehem!... jadi masalah sudah beres kan?'' ucap kak achiles yg tiba-tiba muncul di pintu


''eh!?..kak achilles!?''

__ADS_1


''KAU SEJAK KAPAN ADA DISANA!!?'' seru luz syok


''um.. saat kau memeluk nona dan menangis seperti bayi''ucap kak achilles sambil menyeringai meledek


''DARI AWAL DONG!'' seru luz yg langsung malu parah


''sudah-sudah.. aku tak akan mengatakannya pada siapapun''ucap kak achilles lalu berjalan mendekat


''nona elissa bagaimana kondisi anda?''tanya kak achilles


''aku sudah baik-baik saja''balasku


Mendengar jawabanku Kak achilles pun langsung tersenyum lembut lalu mengusap lembut pipiku


''kalau begitu karena masalah kalian juga sudah selesai bagaimana kalau kita makan malam sekarang?'' tawar kak achilles


''nona saya bisa mengendong nona ,kalau nona tak kuat jalan'' tawar kak achilles


''terima kasih. Tapi tak apa aku akan jalan sendiri''balasku


''jangan memaksakan dirimu lisa. Aku bisa mengunakan sihir untuk membawamu''ucap luz


''tenang saja.aku benar-benar sudah baik-baik saja. Nah ayo pergi'' ucapku lalu menarik mereka berdua pergi


Akhirnya kami bertiga pun pergi menuju ruang makan bersama.sesampainya di ruang makan bibi liana yg melihat kehadiran luz langsung terkejut dan buru-buru memeluk luz dengan erat lalu menangis cemas. Dan setelah itu aku baru sadar kalau luz mengurung diri di kamarnya selama aku tak sadarkan diri.


Pantas saja tubuhnya kurusan,kalau saja aku bisa bangun lebih cepat luz pasti tak akan menderita selama itu.


''iya.aku tak apa-apa''balasku sambil tersenyum


Ayahpun hanya tersenyum lembut padaku lalu perlahan mengendongku


''kau ringan sekali. Kau harus makan yg banyak mulai sekarang ''ucap ayah


''ahaha.. baiklah''tawaku


Ayah pun berniat membawaku ke kursiku sampai....


''elissa'' panggil suara yg tersengar begitu lembut. Aku pun langsung menoleh kearahnya dan rupanya itu


!!! '' NENEK!, KAKEK!'' seruku yg senang sekaligus kaget mereka ada disini


Ayah pun langsung menurunkan ku dan aku langsung berlari kearah mereka


''awas sayang. Kau kan baru bangun'' ucap nenek yg langsung menyambutku dengan pelukan hangat dan aku hanya bisa membalasnya dengan tawa kecil


''hmph!.dasar bikin repot orang saja'' ucap kakek yg membuatku tersentak


''sayang. Jangan bicara begitu'' tegur nenek

__ADS_1


Ah~ Benar juga. Aku memang membuat repot banyak orang. Kakek pasti sangat marah padaku sekarang. Atau mungkin beliau sudah membenciku sekarang..


''maaf..''ucapku gemetar


''eli.. sudah membuat kalian semua repot...maaf'' ucapku yg hampir menangis dan melihat itu semua orang langsung terkejut begitu pun kakek. Tak lama kemudian semua mata pun langsung tertuju pada kakek.


''ah~... kau membuat cucu kecilku menangis.''ucap nenek sambil mengusap-usap punggungku


''ayah..bisa-bisanya ayah membuat cucu ayah yg baru bangun menangis'' ucap ayah sambil menatap kakek


''tu!... bukan begitu!...''


''cup..cup.. kita tinggalakan saja pria tua menyebalkan itu ya sayang'' ucap nenek lalu menarikku menjauh dari kakek


''tunggu dulu! aku tak bermaksud begitu'' ucap kakek yg langsung kelagapan menghadapi tatapan tajam semua orang


Kakek pun tiba-tiba marikku dan mengangkatku


''kau sama sekali tak merepotkan. Aku hanya bercanda tadi''ucap kakek


''kalau pun kau merepotkan aku sama sekali tak keberatan dengan itu.''sambung kakek


''kakek..'' ''tidak benci padaku?'' ucapku takut


''mana mungkin!''seru beliau


''ahaha..elissa sayang, apa kau tau?.kakek mu ini yg paling mencemaskan mu selama kau tak sadarkan diri. Dia sama sekali tak bisa tidur dan langsung ketar ketir begitu mendengar kau sudah sadar'' ucap nenek yg membuat wajah kakek langsung memerah


''benar kah?''tanyaku yg tak di balas oleh kakek dan hanya memalingkan wajahnya


''sudah,sudah. Ayah juga jangan sok dingin terus, nah ayo kita makan saja,nanti keburu dingin''ucap bunda liana


Setelah itu kami pun menyantap makan malam bersama dan saling berbagi cerita.


***


Pov Harry


''ah~,benar-benar keluarga yg bahagia''ucapku yg sedikit iri melihat ke rukunan keluarga duke ini.


'' aku iri~''keluhku


''sir harry, bukannya keluarga anda juga rukun?''tanya nicol yg kit berjaga di sebelahku


''yah, itu sebelum aku masuk sini.setelah masuk keluarga ku membuangku. Aku bahkan tak mendapatkan belas kasihan adikku .menyedihkan sekali bukan~ rengekku yg membuat nicol tak berani membalasnya


Yah meski aku sudah tak memperdulikan keluargaku lagi sih sejak itu . bagiku leon adalah segalanya sekarang. Oh ya,dari pada itu, saat ini leon apa kabar ya?.sir silver tak melakukan hal buruk padanya kan?.aku tak mau adikku pulang hanya tinggal nama saja nanti.


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2