Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 101


__ADS_3

Perjalanan kerumah keluarga ayah katanya memakan waktu sampai 1 setengah hari,karena itu malam harinya kami akan menginap di kediaman count teman dekat ayah. Dan selama perjalanan aku dan luz sibuk bercerita banyak hal, sedangkan ayah sibuk dengan ...pekerjaan!?...


Ayah ...ku kira kita kesana mau berlibur tapi kenapa ayah masih bawa-bawa pekerjaan?.apa tugasnya sebanyak itu ya?,jadi duke ternyata merepotkan ya...


Puk!... !!?....luz?


Sepertinya karena terlalu lelah luz pun tanpa sadar tertidur di pundakku ,meski awalnya aku cukup terkejut tapi aku sama sekali tak keberatan,lagi pula ia terlihat lelah.


''um?...luz tertidur ya''kata ayah begitu melihat luz yg tertidur di pundakku


''iya,kelihatannya dia lelah''balasku sambil tertawa kecil


''elissa sendiri tak lelah?''tanya ayah


''tak apa,aku masih bersemangat''balasku semangat


''hmph..tapi kalau begitu lama-lama pundakmu pegal loh''kata ayah lalu perlahan bangkit lalu dengan hati-hati membaringkan luz di pangkuannya


''e..eh?...ayah ?''


''elissa juga tidurlah ,perjalanan kita masih sangat jauh''kata ayah sambil tersenyum lembut


....... ''baiklah'' kataku lalu langsung menaruh kepalaku di pangkuannya


''tak apa kan kalau begini?''tanyaku memastikan


''hmph...iya, tak apa'' balas ayah sambil mengusap-usap kepalaku


''ayah...rumah count yg akan kita datangi itu apa count kardes di festival berburu?''tanyaku


''benar sekali,apa elissa merasa tak nyaman?''tanya ayah yg terlihat cemas


''tidak kok,aku hanya ingin memastikan saja''balasku sambil tersenyum


Begitu ya..kalau tak salah ayah bilang count kardes memang teman baik ayah dulu. Pantas saja dia tak keberatan kami menginap di kediamannya.


Setelah beberapa menit berselang tanpa ku sadari aku sudah tertidur pulas di pangkuan ayah.


***


''eli...'' ''elissa...'' ''elissa bangun sayang'' panggil ayah sambil mengoyangkan ku perlahan


Dengan kondisi setengah sadar pun aku bangkit dan mengusap-usap kedua mataku


''ada apa yah?''tanyaku


''kita sudah sampai ''kata ayah dan mendengar hal itu mata ku pun langsung terbuka lebar , ku alahikan pandangan ku kesebuah kediaman besar yg sudah ada di depan mata


''wah..jadi ini kediaman tuan kardes?''tanyaku


''benar'' ''luz bangun lah''sambung ayah sambil membangun kan luz


''um?..ada apa?''tanya luz sambil mengusap-usap matanya


''Eh!?...huwaaa!!!?..tuan!?.. jangan bilang aku tertidur di pangkuan anda?''tanya luz yg langsung menjaga jarak


''ahaha..kau tidur pulas sekali ya''balas ayah sambil tertawa kecil


''ma..maaf tuan..aku..''


''tenang saja,tak apa kok''


Um...berbeda dengan ku luz sepertinya masih cukup canggung dengan ayah ya.


Tak lama kemudian kereta kuda pun berhenti dan begitu kami hendak turun terlihat keluarga count kardes yg sudah menunggu ke datangan kami


''wah..wah...coba lihat siapa yg datang berkunjung'' kata count kardes sambil merentangan tangannya

__ADS_1


''akhirnya kau datang juga, sampai sakit punggungku menunggu kalian''ledeknya sambil menepuk pundak ayah


''lama tak bertemu kardes, bagaimana kabar mu?''tanya ayah


''seperti yg kau lihat aku sehat sehat saja, kau sendiri bagaimana?,ku dengar kau sakit beberapa hari yg lalu?''


''seperti yg kau lihat aku baik-baik saja''balas ayah


''ahahah..benar juga, mana mungkin kau bisa sakit ya''tawanya


''oh!?,coba lihat siapa ini, hallo elissa, lama tak bertemu''sapa count ramah


''lama tak bertemu tuan count,senang bertemu dengan anda lagi''balasku sambil memberi salam


''ahahaha..seperti biasa kau sangat imut,ingin ku jadikan kau menantuku''katanya yg terlihat gemas


''kardes..'' panggil ayah sambil menatapnya tajam


''ahahaha..tapi aku bisa langsung di bunuh kalau begitu ya''tawanya


''um!?.kelihatannya ada wajah baru disini, tuan duke apa anda mengangkat anak lain?''tanya count sambil melirik ayah


''bukan, dia luz, penyihir sekaligus teman elissa''balas ayah


''nama saya luz ,sebuah kehormatan bisa bertemu anda tuan count kardes''kata luz sambil membungkuk hormat


''ah~..begitu ya'' ''oh! Benar juga'' ''anak-anak kemarilah'' panggil count sambil menoleh kebelakang .. lalu seorang pria muda dan gadis kecil perlahan berjalan mendekat


''elissa ,luz, kenal kan ini putra ku yulio dan putriku diona''


''saya yulio, senang bertemu anda ''kata pria tersebut sambil sedikit membungkuk


''di..diona..senang bertemu dengan kalian''kata gadis tersebut sambil bersembunyi di balik punggung kakaknya


''aku elissa, senang bertemu dengan kalian''balasku sambil tersenyum


''diona,kau harus mengajak mereka main ya''sabung tuan kardes sambil menepuk pundak putrinya


''baik ayah''balas diona lalu mengenggam tanganku


''nah,ayo masuk kalian pasti lelah kan'' kata count kardes lalu pada akhirnya kami pun masuk kedalam kediaman count . tapi kami langsung berpisah dengan ayah karena katanya anak-anak akan bosan kalau mendengar obrolan mereka


Pada akhirnya diona pun mengajakku bermain di kamarnya dan luz kelihatanya langsung akrab dengan kakak diona dan mereka pun pergi meninggalkan kami


Kamar diona ternyata tak berbeda jauh dengan kamar ku ya, banyak boneka dimana mana dan benar-benar kamar yg di desain untuk gadis kecil


''elissa mau main apa?''tanyanya yg telihat masih cukup kaku


''apa saja boleh, kalau diona?''tanyaku yg malah membuatnya linglung


''Kalau begitu..'' katanya lalu mengambil sesuatu di balik bantalnya


''apa kau suka novel romans?'' tanyanya sambil menunjukan ku sebuah buku


Buku?...apa dia mau mengajakku membaca buku bersama?...


''um!,aku suka''balasku bohong, habisnya novel aja aku gak tau itu apa


''kalau begitu ayo baca bersama!''serunya yg langsung semangat


''ba..baiklah''


***


Kami pun langsung membaca buku itu bersama ,dan diona terlihat sangat antusias membacanya. Tapi berbeda dengan diona yg sangat bersemangat aku justru di buat binggung dengan alur cerita di buku ini terlebih banyak kejadian dalam buku yg tak bisa ku pahami. Meski begitu melihat diona yg sangat bersemangat membuatku cukup terhibur.


''huwaaa!...benar-benar indah''katanya ambil membaringkan diri ke kasur

__ADS_1


''diona sangat suka cerita seperti itu ya?''tanya ku sambil duduk di sebelahnya


''habisnya,indah sekali bukan?...terlebih saat pemeran utama pria mendorong permeran utama ke semak dan menciumnya..kyaaa!..jantungku langsung berdebar setiap kali membaca bagian itu''kata diona yg kegirangan sendiri


Um...sejujurnya itu salah satu bagian yg tak ku pahami. Kalau mau cium di pipi doang kenapa harus di dorong ke semak?,memangnya tak sakit?. ( ciuman di sini sebenarnya ciuman di bibir tapi elissa menangkapnya ke arah lain).


''tapi..sebenarnya ayah melarangku membaca buku seperti ini''katanya yg langsung terlihat murung


Kalau begitu kenapa kau baca?..dan dari mana kau dapat buku itu?


''padahal ini buku yg bagus''balasnya sambil cemberut


''kenapa ayah mu melarangnya?''tanyaku


''katanya aku belum cukup umur''balasnya


Huh?...itu artinya ini buku untuk orang dewasa?.


''aah~...aku benar-benar suka buku seperti ini.yah...kalau ketahuan ayah bisa bahaya sih'' Katanya sambil memandangi buku tersebut


''maka dari itu ,elissa yg juga sudah melihatnya tak boleh memberitahukan hal ini pada siapapun oke!''serunya sambil mendekatkan wajahnya kearahku


''kalau ayah mu sampai tau ,ia pasti juga akan marah''katanya yg terlihat serius


''a..ah~..baiklah,tak akan ku beritahu''balasku sambil mencoba menjaga jarak


Lagi pula aku tak mau kalau ayah sampai marah.


''janji ya''katanya sambil tersenyum


''iya,aku janji''


''ngomong-ngomong elissa paling suka bagian yg mana?''tanyanya tiba-tiba


''eh?..aku?...'' umm.. ceritanya aja aku gak paham.kalau di tanya bagian yg mana...


''se..semuanya aku suka,itu cerita yg bagus sih ,sulit memilih salah satu''balasku


''ah!..aku paham!. Awalnya aku juga binggung, tapi kalau di suruh memilih aku suka pas bagian itu...''katanya yg langsung malu-malu


''Itu?''


''itu loh...yg ini..'katanya sambil menunjukan bagian yg ia maksud dan aku pun membaca sekilas lalu........


''pengalaman pertama?''


Huh?....apa?...apa itu pengalaman pertama?...


''kyaaa...bagian ini sebenarnya tak boleh kita baca tapi ini membuatku berdebar-debar''katanya dengan wajah memerah


???.....aku tak paham sama sekali, bagian mananya yg bikin berdebar?...


''mereka hanya tidur kan?.memang apa yg berdebar?''tanyaku tak paham


''elissa!.... apa kau tak tau!?...itu...kalau laki-laki dan perempuan tidur di kasur yang sama itu....itu loh...katanya mereka bisa melihat dunia lain..''


Hah!?....dunia lain!?...maksudnya mereka mati!?.


''kau paham kan?''tanyanya


Tidak,aku sama sekali tak paham....


''tapi...kurasa itu tak benar ,soalnya aku pernah melakukannya dengan luz dan tak ada apa-apa'' balasku polos


''eh?....'' ''EEEEEEHHHH!!!!!!????????..ELISSA APA!?" seru diona begitu mendengarnya.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2