Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 186


__ADS_3

POV Harry


''ah!..nona sudah tak ada''kataku begitu mencoba mengintipnya


'' padahal baru kita tinggal sebentar tapi nona sudah hilang''sambungku sambil masuk ke dalam dapur. Setelah itu pandangan ku pun langsung tertuju pada panci yg berisikan sup buatan nona


''huwaa..ini pasti sup buatan nona tadi. Ku cobaa ah~''kataku lalu mencari sendok dan mangkuk


''kau ini. Jangan memakan masakan nona sembarangan'' kata leon sinis


''tak apa. Banyak kok ini''kataku sambil menuangkan sup itu ke mangkuk


''kau juga coba lah. Apa kau tak penasaran masakan pertama nonamu?''tanyaku sambil memberikan semangkuk padanya


Leon pun melirik mangkuk itu sesaat lalu perlahan mengambilnya . setelah itu aku pun menuangkan punyaku lalu berniat mencobanya


''selamat makan!''seruku lalu


*hup!...... !!!!!!?!!?


''PFFT... AIR!..LEON! BERI AKU AIR!'' seruku


''eh?..ada apa?"tanya leon binggung


Tapi aku tak memperdulikannya dan langsung mengambil gelas dan meminum sangat banyak air


''puah!~.. astaga..nona mau kawin ya?.asing banget gila''kataku


''eh!?.asin?''tanya leon lalu mencoba sedikit dan ia pn langsung meletakan kembali mangkuk tersebut dan mengambil air


'' ku rasa nona salah menaruh takaran garamnya'' kataku sambil melirik panci tersebut


''yah..nona akan belajar dari kesalahan''balas leon


'' ngomong-ngomong nona dimana?''tanyaku. lalau suasana mendadak hening seketika


''JANGAN BILANG!?'' seru kami kompak lalu langsung berlari menuju kamar tuan duke dan di tengah jalan kami malah berpapasan dengan nona yg sudah kembali dengan mangkuk kosong dan senyum senang di wajahnya


''no..nona..apa nona baru saja kembali dari kamar tuan?''tanyaku gemetar


''benar. Dan ayah baru saja menghabiskna masakan ku'' balas nona yg jelas membuat kami berdua syok parah


''aku mau naruh ini dulu ya''sambungnya lalu berjalan dengan riang ke dapur . begitu nona pergi kami pun langsung tanap gas menuju kamar dan..


''tuan!?''


''harry... leon..tolong ambilkan air'' kata tuan duke yg terlihat mual


''TU..TUNGGU SEBENTAR.SAYA AMBILKAN!'' seruku lalu berlari mengambilkan air


***


''huh~...astaga..'' kata tuan duke sambil menghela nafas lega


''meski anda sakit indra pengecap anda ternyata masih sehat ya. sangat di sayangkan'' kataku


''lagian kenapa anda malah menghabiskannya?''tanyaku


''itu masakan pertama elissa kan?. Dan lagi dia menatapku dengan tatapan mata yg berbinar-binar.mana bisa aku menolaknya''balas tuan duke


Benar juga....meski begitu tuan duke luar biasa..kalau aku pasti sudah muntah duluan...


''harry?.leon. kalian sedang apa disini?''tanya nona yg baru tiba


''nona''


''tak boleh..ayah harus istirahat jadi kalian berdua keluar''kata nona sambil mendorong kami keluar


''iya..iya..kami keluar''kataku dan setelah kami keluar nona pun langsung menutup pintunnya


***


POV Duke


Aku tak menyangka akan mengalami hal ini. Selama ini setiap kali aku sakit aku selalu tetap mengerjakan tugasku. Lina saja tak bisa menahanku .tapi kali ini...


Aku bahkan tak bisa berkutik sama sekali darinya


Elissa bilang ia akan menjagaku seharian ini.karena itu aku hampir tak ada kesempatan untuk kembali bekerja. Dia selalu mengawasiku dan benar-benar membuatku harus istirahat .ahaha..lucu sekali rasanya...selama ini tak ada seorang pun yg bisa melawanku . Tapi elissa bisa dengan mudah membuatku tak berkutik. Padahal ia tak melakukan hal yg bearti tapi aku tak bisa melawannya


''la~..lala~..lala~...'' !!?.


Apa barusan dia bersenandung?..


'' lagu apa itu?''tanyaku

__ADS_1


''ah!..ini..dulu mama selalu menyanyikan lagu ini saat eli sakit. Tapi eli tak ingat liriknya ''balasnya


''begitu ya,kedengarannya itu lagu yg bagus''


''ayah mau dengar?''tanyanya lalu naik ke kasur dan tiduran di sampingku


Setelah itu elissa pun mulai bersenandung dengan lembutnya. Dan senandungannya itu benar-benar membuatku nyaman sampai beberapa menit kemudian senandungan itu berhenti.


Aku pun reflek membuka mataku dan melihat kearahnya.


''hmph.. malah dia yg pules''gumamku saat melihat elissa sudah tertidur pulas di sebelahku


Perlahan aku pun memakaikannya selimut lalu mengusap-usap lembut kepalanya hingga akhirnya aku pun ikut terlelap bersamanya


***


POV Leon


'' um?..kedengarannya sepi sekali di dalam. Coba liat ah~'' kata harry yg mencoba mengintip ke dalam


''kau benar-benar tak punya sopan santun ya''balasku


''kyaa..imut banget astaga''teriaknya pelan


???..karena sedikit penasaran dengan apa yg membuatnya gemas. Aku pun mencoba ikut mengintip dan rupanya nona sedang tertidur pulas bersama tuan duke. Yah.. ini memang pemandangan yg manis


''astaga.nyonya pasti iri sekali tak bisa melihat hal ini''kata harry gemas


''nona dan tuan benar-benar akur ya...kalau melihat ayah dan anak ini aku jadi teringat masa kecilku dengan ayah''kata harry yg membuatku tersentak


''dulu aku juga seperti ini gak ya ke beliau?.. tapi ayah selalu memanjakan ku sih dulu...ah~..aku jadi bernostalgia...''


''jadi pengen balik kemasa itu lagi deh... iya gak leon?'' tanyanya sambil tersenyum melihatku


Orang ini..


....... ''tak tau. Aku tak pernah punya ayah'' balasku lalu berniat pergi meninggalkannya


***


Dari dulu aku tak pernah merasakan rasanya punya ayah. Harry pun tau itu. tapi...


''jadi pengen balik kemasa itu lagi deh... iya gak leon?''


Bisa-bisanya ia mengatakan itu. apa dia sedang nyindir?...


Tak biasanya aku sekesal ini ,apa lagi setelah melihat nona yg tidur bersebelahan dengan tuan tadi


*nyut.. ''dadaku terasa sakit'' gumaku sambil memegang dadaku


Ada yg salah denganku. Apa aku cemburu?.hanya karena dulu aku tak pernah mendapatkannya aku malah jadi menginginkannya?.


''hah...~..konyol sekali''


Leon...ingatlah apa yg sudah tua bangka itu lakukan padamu dan ibumu. Apa lagi yg ingin kau harapkan darinya?.dia sudah mati.tak perlu mengharapkan seseuatu yg tak mungkin terjadi... ingatlah rasa sakit dari apa yg kau harapkan saat itu


***


POV Elissa


''um?...''


AH!.. gawat aku malah ketiduran!


Um?.. '' ayah tidur'' batinku saat melirik kearah ayah yg tertidur pulas di sebelahku


''sudah tak panas''gumamku sambil memegang kening ayah


Hmph..kalau begitu aku berhasil merawat ayah kan ya?..


Perlahan aku pun mendekat kearah ayah dan mencoba memeluknya


Badan ayah besar dan hangat..rasanya nyaman sekali...


Dulu aku pernah begini gak ya ke papa?...seingatku aku pernah mendapati papa memeluk ku diam-diam saat tidur.kayaknya kalau eli duluan yg meluk pas tidur gak pernah deh....


Hmph...seharusya eli melakukannya ya dulu..badan papa mungkin tak sebesar ayah.tapi pasti sama hangatnya


''selamat malam ayah'' bisikku lalu mencoba kembali tidur


***


(Keesokan paginya)


''ayah..sudah sehat?''tanyaku

__ADS_1


''iya. Berkat eli sekarang ayah sudah pulih''balas ayah sambil tersenyum


''benar kah?'' ''ah!. Pagi ini mau eli buatkan sup lagi?''tanyaku yg membuat ayah tersentak


''pa...pagi ini kita sarapan buatan koki aja bagaimana?''tanya ayah


''kenapa?..buatan eli gak enak ya?''tanyaku yg langsung murung


''tidak bukan begitu...masakan elissa enak banget kok, tapi koki kan pasti sudah membuatkan sarapan. Sayang kalau gak di makan''kata ayah


'' kalau soal itu ayah tak perlu khawatir karena eli sudah bilang ke koki kalau eli yg akan masak sarapan untuk besok. Jadi koki tak akan buat''kataku senang


''eh!?''


''tunggu ya akan eli buat kan sarapan untuk ayah''kataku sambil turun dari kasur dan berniat pergi namun


*grep! ''tunggu dulu ''kata ayah sambil menahan tangan ku


???


'' ayah akan membantu''kata ayah


''tak perlu eli bisa sendiri dan lagi ayah harus istirahat''balasku


''tak apa. Kan ayah sudah bilang ayah sudah sehat''


*hup! '' lagi pula ayah belum pernah masak dengan putri ayah ''sambung ayah sambil mengendongku


Masak dengan ayah...huwaaa....kedengaranya menarik


''baiklah..ayo masak bersama''balasku senang


(autor be like: huwaa duke..cara kaburmu boleh juga)


***


Setelah itu aku dan ayah pun membuat sarapan bersama. Rasanya benar-benar menyenangkan bisa memasak bersama ayah.


Kami saling membantu satu sama lain sambil bercerita hal-hal tak penting hingga tanpa kami sadari masakannya sudah siap


''sudah jadi!''seruku semangat


''huwaaa..kelihatanya lezat''sambungku


''ini. Mari kita coba'' kata ayah sambil memberikan ku sendok


Akupun mengambilnya lalu mulai mencicipinya


!!?...'' ENAK!'' ''seruku senang


''um!.. ini lebih baik''kata ayah


'' ayah..selanjutnya ayo buat masakan yg lain''kata ku semangat


''iya iya'' balas ayah sambil tersenyum


Menjaga ayah memang cukup melelahkan tapi juga menyenangkan apa lagi menghabiskan waktu seperti ini dengan ayah. Syukurlah ayah sudah sehat sekarang. Ternyata benar kata harry sehari saja ayah sudah sehat.ayahku memang luar biasa


Tapi perlu ku akui apa yg ku lakukan kemarin memang tak seberapa. Aku hanya memberikan ayah obat dari dokter, mengkompresnya,membuatkannya makan.dan juga mengawasi ayah sepanjang waktu..selanjutnya kalau ayah sakit aku harus bisa lebih dari itu


''elissa'' panggil ayah yg membuatku langsung menoleh kearahnya


''iya?''


''terima kasih sudah merawat ayah kemarin'' kata ayah sambil tersenyum


''tak apa.eli senang melakukannya''balasku semangat


''meski begitu ayah juga jangan sampai sakit lagi.mulai sekarang eli akan memastikan ayah cukup istirahat dan tak telat makan''sambungku


''hmph..itu akan merepotkan loh''balas ayah


Aku pun langsung turun dari kursiku lalu berjalan kearah ayah dan memeluknya


''kalau itu bisa membuat ayah tetap sehat eli tak keberatan''kataku


Ayah pun tersenyum lembut sambil mengusap kepalaku lalu sedikit membungkuk


''ayah akan coba tak membuatmu repot dengan hal itu'' kata ayah lalu mencium keningku


''itu terdengar jauh lebih baik'' balasku lalu menciup lembut pipi ayah


Pada akhirnya hari ku merawat ayah pun selesai dan kami kembali kerutinitas biasa kami.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2