
Pada akhirnya aku ikut dengannya tapi...
''kenapa kau ikut juga?.luz''tanyaku jengkel
''membiarkan lisa berduaan dengan mu di kamar itu bahaya. Aku tak bisa membiarkannya''kata luz sambil memeluk putri elf tersebut
''di mata mu aku ini orang seperti apa sih''
''ahaha..luz..jangan begitu. Kak achilles adalah orang baik. Aku bisa langsung tau begitu melihatnya''kata putri elf itu yg membuatku sedikit malu
'' baik dari mana?. Dia itu pencopet loh''timpal luz yg laangsung jleb banget ke hatiku
''eh!?.pencopet!?'' seru [utri elf tersebut sambil menatapku syok
''itu...kisah masa laluku tolong jangan di pikirkan''kataku
''masa lalu dari mana?. Baru beberapa hari yg lalu kau mencopet'' kata luz
''mending kau diam saja deh luz''kataku geram
Setelah itu yg terjadi adalah aku dan luz yg akhirnya riut kembali. Dan putri elf tersebut yg terlihat ke binggungan melerai kami.
***
Setelah beberapa menit beralu suasana pun kembali kondusif .kami pun mulai bercerita sedikit tentang perjalanan kami untuk sampai kesini.dan ya
Seperti yg ku duga putri elf tersebut pasti akan menanyakan pertanyaan ini..
''anu.kak achilles. Apa kaka juga di perjual belikan?''
''ah!. Maaf kalau ini terdengar menyinggung. Aku tak bermaksud. Hanya saja...''
''setelah klan elf hancur,kebanyakan elf di perjualan belikan sepertiku. Aku bahkan tak tau ada berapa elf di luar sana saat ini,apa kah mereka baik-baik saja atau mereka sangat menderita saat ini''jelasnya
...... ''aku akan membawamu ke tempat para elf berada''
''mereka mungkin baik-baik saja''ucapku
''eh?!''
''saya memang tak bisa menjanjikan hal itu,tapi pasti di luar sana ada pemukimanpara elf yg baru.suatu saat nanti saya harap anda bisa kesana'' sambungku
Semoga saja...
''ku harap juga begitu''balasnya sambil tersenyum sendu
.....dia benar-benar masih kecil ya....anak sekecil ini tapi sudah mengalami banyak hal...ia beruntung karena bertemu keluarga ini .keluarga barunya....ah!
''Pertama ini atas perintah dari raja elf sendiri.''
Benar juga... kalau perkataan spirit tadi benar maka ayah anak ini harusnya masih hidup. kalau benar
''anu..nona...''
''panggil saja aku elissa'' katanya sambil tersenyum
''elissa?.bukannya lisa?''
''itu itu panggilan khusus luz untukku''
Panggilan khusus?..ah~..bocah ini sudah maju duluan rupanya. Takut di rebut ya. dasar bocah.
''baik lah.. kalau begitu apa saya boleh bicara nonformal juga?''
__ADS_1
''aku akan senang jika kau melakukannya''balasnya sambil tersenyum gembira
Benar-benar anak yg ceria
''baiklah.elissa..aku ingin tanya. pada tuan leoandro itu sudah seperti ayahmu sendiri?''tanyaku
''eh!?..tentu saja. ayah. Adalah ayah eli''katanya semangat
''kau menyanyangginya?''
''um!..tentu saja. aku sangat..sangat menyayangi ayah!''serunya
''bagaimana dengan ayah kandungmu?.apa kau sudah melupakannya?'' tanyaku yg langsung membuatnya diam mematung
''apa kau tak mau kembali padanya?''
***
(sementara itu di benua hitam)
Di dalam hutan yg penuh monster.tak ada cahaya yg menyentuh tempat ini dan dimana malam adalah keabadian disini.
*tap..*tap..*tap...
''oh!?..kau sudah kembali rupanya, ref '' sambut seorang pria berambut merah tua dengan sepasang kuping serigala di kepalanya.
''kai!. Aku pulang''
'' perburuan kali ini cukup lama ya. bagaimana?.apa kau dapat hasil buruan?''tanya kai
''ya..tentu saja.kalau tidak mana mungkin aku kembali'' kata ref sampai itu sambil duduk di kursi yg ada
''ahaha.benar juga''
''hoo..apa itu?.apa ada monster jenis baru?''tanya kai sambil mengambil beberapa ramuan miliknya dari lemari.
''yah..sebut saja demikian.'' Balas ref
''aku bertemu raja elf'' sambung ref yg membuat kai tersentak
''raja elf?''
''benar. Menarik bukan?'' ''katanya ia mati akibat penyerangan tapi nyatanya aku bertemu dengannya tadi yah meski dia sudah berubah sih. baunya juga sedikit berbeda dengan yg ku ingat'' jelas ref
'' dan yg jadi pertanyaan sekarang. Bagaimana bisa orang yg sudah mati hidup kembali?'' kata ref sambil tersenyum penuh arti
'' apa yg kau pikirkan ref?''
''ahahaha aku hanya berfikir..apa mungkin...raja elf bisa hidup kembali berkat kekuatan dari senjata pusta?''
''sama seperti halnya ratu kita. Yg juga bisa hidup kembali berkat bantuan senjata pustaka'' sambungnya sambil tersenyum
''senjata pustaka..''
''benar, berkah dan kutukan'' kata ref
'' berkah dan kutukan. Dimana pemiliknya bisa hidup kembali setelah kematian tapi sebagai bayarannya ia akan kehilangan jati dirinya secara perlahan ''ucap kai
''itu adalah senjata pustaka kita. Bukan milik elf.aku ragu klan elf juga memilikinya. Sejata pustaka mereka dalah busur bulan. Bukan berkah dan kutukan. Yah..meski aku tak apa ada efek yg sama dengan senjata pustaka kita tau pun tidak''jelas kai
''kau pasti kelelahan hingga salah mengenali orang ref. 'kata kai lalu melanjutkan pekerjaannya
''eh!?..benar kah?..tapi dia benar-benar mirip''
__ADS_1
''mirip kah...'' ''oh!..hmph...begitu rupanya..''
''um!?..apa-apa?..kai kau menyadari sesuatu?''tanya ref begitu melihat reaksi kai yg tiba-tiba tersenyum
'' ref, orang yg sudah mati tak mungkin hidup kembali. Yg kau temui itu.mungkin saja bayangannya ''ucap kai sambil menyeringai
''bayangan?..apa maksudmu?..jadi itu hantunya?..atau mungkin kloningnya?. Hei beritahu aku. Aku ini bodoh aku tak paham kalau di beri teka-teki begini''ucap ref
''ahaha..ref..cobalah sekali-kali gunakan otakmu itu..''
''yah...kalau kau bertemu dengannya lagi aku yakin kau akan mengerti maksudku.itu pun kalau ia masih memiliki waktu. Bayangan tak akan terbentuk jika tak ada cahaya.dan kalau pun ia hidup kembali dengan bantuan senjata suci .cepat atau lambat ia juga akan mati untuk kedua kalinya. Hmph.aku jadi penasaran berapa lama ia bisa bertahan.''sambung kai sambil tersenyum
***
''alex..alex..''
Suara yg terdengar begitu lembut bagaikan hembusan angin di musim panas. Sosok yg selalu ku kagumi,ku cintai.ingin rasanya kembali kesaat tersebut ,bertemu dengannya.memeluknya erat...
''lex...alex...'' ''ASTAGA YG MULIA BANGUN LAH!'' teriak seseorang yg langsung membangun kannya
''ah~... astaga aku tertidur ya''kata raja elf sambil memeganggi kepalanya
''kelihatnnya kau lelah sekali ya.apa mau ku buat kan teh?''tanya seorang elf wanita padanya
''iya tolong''balasnya lalu elf wanita itu pun pergi dan mengambil kan sebuah teh
''huh~...kepalaku sakit'' ucap raja elf sambil memijat-mijat kepalanya
''aku tak boleh tumbang dulu,masih ada banyak hal yg harus ku lakukan''
''aku harus membangun kembali kerajaan elf, mencari para elf yg hilang,menemukan elissa.dan membalaskan dendam dari para elf yg gugur;;
''huh~...apa aku bisa bertahan selama itu?''gumamnya
..... ''sebulan lagi'' ''hanya tinggal sebulan lagi. setelah itu aku baru bisa tenang''
''yg mulia ini tehnya''kata elf wanita tadi sambil kembali membawakan secangkir teh
''terima kasih''
.... ''bagaimana perkembangan rittualnya?''tanya raja elf sambil mengambil teh yg di berikan padanya
''semuanya berjalan lancar.'' ''bahkan sangat lancar''ucapnya yg mulai gemetar
''um?..ada apa?. Kenapa wajahmu malah murung begitu?''
''...tidak..hanya saja...setelah ritual selesai..kau akan....''katanya yg tak bisa ia lanjutkan
..... ''hmph.. apa kau sedih karena akan berpisah dengan ku?''tanya raja elf yg tak dapat di balas olehnya
''jangan gemetar.rakyat akan menganggap kau lemah jika pundakmu gemetar. Kau harus terlihat kuat karena....''
'' setelah ritual selesai dan elissa masih belum bisa kita kemukan. Maka pemimpin elf selanjutnya adalah kau, ratuku'' sambungnya sambil tersenyum lembut pada wanita elf di hadapannya tersebut
....''ukh...*hiks...'' *grep!
''tak bisa kah aku memintamu untuk tetap tinggal disini?''tanya wanita elf tersebut sambil meleluk erat raja elf dengan air mata yg mulai menetes membasahi pipinya
''hmph....kau akan baik-baik saja tanpa ku''balas raja elf sambil memeluk kembali wanita tersebut
''ku percayakan para elf padamu'' sambungnya lalu di akhiri dengan kecupan manis di kening.
...****************...
__ADS_1
...Bersambung...