Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 247


__ADS_3

Ajaibnya aku merasa tenang begitu melihat mata ayah . gerakan ayahpun terasa begitu lembut .hingga tanpa sadar aku mampu mengikutinya dengan baik


''benar begitu.kau pandai melakukannya'' ucap ayah sambil tersenyum lembut


''oh!, benar juga ayah belum memberikan mu hadiah ya.apa ada yg kau inginkan sayang?''tanya ayah.


''Eh?..um..tidak ada. Aku sudah cukup puas dengan berdansa dengan ayah seperti ini saja'' balasku sambil tersenyum lembut


''kalau begitu ayah benar-benar tak bisa memberi hadiah dong'' kata ayah yg malah terlihat muram


e..eh?..apa aku harus minta sesuatu pada ayah?.tapi apa?aku sudah dapat banyak sekali barang aku binggung mau minta apa.


''ka..kalau begitu...aku mau waktu ayah'' balasku


''eh?'' reaksi ayah.


''belakangan ini ayah kan sangat sibuk hingga tak punya waktu bermain dengan ku karena itu sebagai hadiah ulang tahun ku aku mau ayah menghabiskan waktu bersama ku seharian penuh besok'' jelasku


.... ''hmph.. baiklah.'' *set!


Eh!?.. dengan pergerakan yg tiba-tiba ayah mengangkatku lalu memutarku dengan lembut dan berbisik


'' Besok ayah akan meluangkan waktu untukmu. Hanya kau dan ayah''


!?!... '' ahaha..aku tak sabar menantikan hari esok'' balasku sambil tertawa kecil


Setelah itu musik pun berakhir dan dansa ini pun selesai. Suara tepuk tangan dan pujian terdengar begitu meriah mengisi ruangan pesta.


Aku tak percaya ini aku melakukannya dengan begitu baik.


Setelah dansa ku dan ayah selesai alunan musik ke dua pun di mulai dan para tamu yg hadir di persilahkan untuk berdansa meramaikan pesta


Tadi nya ku pikir aku akan langsung istirahat karena giliran ku sudah selesai tapi nyatanya


''tuan putri elissa, mau kah anda berdansa dengan saya?'' tidak.apa anda bersedia berdansa dengan saya saja'' ''sebuah ke hormatan jika anda mau berdansa dengan saya tuan putri''


Banyak sekali anak-anak laki yg mengajakku berdansa. Dan saking banyaknya aku sampai bingung harus bagaimana hingga....


*set!


''Elissa...maukah kau memberikan kesempatan dansa keduamu itu padaku?'' ucap putra mahkota eric sambil menarik tangan ku lalu mengkecupnya lembut


e....EH!?...


BERDANSA DENGAN PUTRA MAHKOTA!?


******


POV Erwin


*BRAK!


''hik!''


''woi... aku tanya dari mana kau mendapatkan undangan ini?'' tanyaku yg sedang mengintrogasi salah satu tamu yg hadir ke pesta hari ini.

__ADS_1


Ini benar-benar tak masuk akal. Dari semua tamu yg sudah ku tanyai mereka semua punya undangan untuk datang kemari terlebih ada cap keluarga everon disini.yah..meski ku tau itu cap palsu.tapi untuk sebagian orang mana ada yg menyadari hal itu.


''sa..saya hanya mendapatkan itu dari pelayan saya.''balasnya gemetaran


''apa itu masuk akal !?. kami tak pernah mengundang kalian!''seruku geram


''ma..mana saya tau..undangan itu datang ke kediaman saya'' balasnya


Ini benar-benar aneh.siapa yg mengirim undangan ini?.tidak dari pada itu siapapun mereka sudah tau mengenai hari ini.apa ini bagian dari rencana mereka?.


''tu..tuan muda?...''


Sebenarnya ada apa ini?.perlahan aku merasa seperti masuk dalam jebakan....


!!? ''oh.. lagu kedua sudah di mainkan'' gumamku begitu mendengar alunan musik


''cih..pergi lah.sudah tak ada yg ingin ku tanyakan'' ucapku orang itu pun langsung membungkuk dan berlari pergi


sepertinya ayah sudah selesai berdansa dengan elissa ya?.


''aku harus jadi orang kedua yg berdansa dengannya'' ucapku lalu berniat kembali ke aula pesta sampai..


''malam tuan muda everon'' ucap seorang gadis yg entah sejak kapan ada di belakangku


''oh?..siapa?''tanyaku sambil menoleh kebelakang


''perkenalkan saya .violence dari keluarga count maria'' ucapnya sambil membungkuk angun


''count maria?''


''ada urusan apa menemuiku?''tanyaku


''begini tuan muda. Sebenarnya....saya terpesona dengan ketampanan anda.sebuah kehormatan jika anda mau berdansa satu lagu dengan saya'' ucapnya sambil membungkuk


HAH!?...


***


'' elissa...mau kah kau memberikan kesempatan dansa kedua mu padaku? ucap putra mahkota eric sambil menarik tangan ku lalu mengkecupnya lembut


Be..berdansa dengan putra mahkota?..


Yah..itu bukan hal yg mustahil sih tapi...entah kenapa aku merasakan firasat buruk mengenai hal ini


''woi..jangan bilang kau mau menolak ajakanku?''ucap putra mahkota pelan sambil menatapku tajam


''ahaha.. mana mungkin''. Yah..kalau bisa sih.


''sebuah kehormatan bagi saya yang mulia'' balasku


Setelah itu putra mahkota pun membawaku ke tengah pesta dan dansa kami pun di mulai .


Awalnya semua akan baik-baik saja mengingat aku berdansa dengan sangat baik dengan ayah tadi tapi nyatanya..


*tak.. *tak...

__ADS_1


Ukh! kenapa aku selalu menginjak kakinya!?!


''elissa kau bisa dansa kan?''tanyanya yg terlihat mulai kesal


''te..tentu saja..''


Ta..tak boleh begini..kenapa?.padahal saat bersama ayah semuanya baik-baik saja badanku juga terasa lentur saat berdansa dengan ayah,tapi kenapa saat berdansa dengannya...badan ku terasa kaku banget!?


*TAk! '' woi.. jangan bercanda.katanya kau bisa dansa kenapa dari tadi nginjek terus?. Kau mau membuat kakiku memar?''tanya putra mahkota geram


BERISIK!. AKU JUGA SEDANG BERUSAHA INI!


''apa kau gugup karena di lihat banyak orang?''tanyanya


''mungkin aku lebih gugup karena berdansa dengan anda yg mulia'' balasku


''kenapa?''


Mana ku tahu auramu terasa berbeda dengan ayah yg lembut.


''huh~..kupikir kita sudah menjadi lebih dekat'' ucapnya


Apa dia merasa tersinggung ya?.padahal aku tak bermaksud begitu.


''tentu saja.tapi..hari ini anda terlihat seperti putra mahkota sesungguhnya.aura anda terasa agak berat bagi saya'' balasku sambil tersenyum. Dan entah kenapa saat aku mengatakan itu putra mahkota sempat tersentak


Aku tak mengerti apa yg membuatnya terkejut.dia kan selalu membanggakan dirinya yg putra mahkota itu.


''ahaha..aneh sekali''gumamnya


''ya?''


'' sekarang aku jadi semakin penasaran seperti apa diriku dimatamu saat ini'' ucapnya sambil tersenyum lembut .dan saat melihat itu jelas aku sangat kaget ,bagaikan melihat sebuah lukisan sempurna putra mahkota terlihat begitu cantik dengan cahaya dari lampu gantung yg menyatu dengan rambut hitamnya yg pekat .pipiku juga terasa sedikit memanas saat melihat itu dan...


*TAK!... karena kaget tanpa sadar aku menginjak kakinya lagi..


''a..ma..maaf'' ucapku sambil tertunduk malu


''....hmph...selanjutnya..'' ucapnya lalu menarikku mendekat lalu berbisik


'' kalau kau injak kakiku lagi aku akan memberimu hukuman''


"APA!?'' seruku kaget dan *TAK!..


Ukh!... aku melakukannya lagi. aku menginjak kakinya lagi dan putra mahkota terlihat tersenyum puas,tapi bagiku senyumnya itu bagaikan senyuman iblis yg membuatku ketakutan.


Lagu pun berakhir dan dansa pun selesai.dan kali ini entah kenapa tenagaku terasa terkuras habis.


''aku tak sabar memberikan hukumanku padamu elissa'' *cup ucap putra mahkota yg di akhiri kecupan lembut di punggung tangan ku dan jelas momen ini membuatku terdiam sesaat saking syoknya.


***


****************


NEXT

__ADS_1


__ADS_2