
''Gagal katamu?''
''ma..maaf tuan...''
''fredric... kau tau bukan itu saja kegagalan mu kan?. Karena tindakan cerobohmu itu kita kehilangan lebih banyak orang''
''i..itu..''
''huh~..benar-benar tak bisa di andalkan..''
''bangsawan kah... setidaknya kita sudah tau dia di beli bangsawan, pertanyaannya siapa?. Ada banyak bangsawan di kerajaan diamond. Terlebih kau bertemu saat ada festival. Kemungkinan dia berada di luar kerjaan diamond juga besar''
''tu..tuan..mungkin ini bukan kabar bagus, tapi ini bisa jadi petunjuk'' kata fredric
''belum lama ini anak buah saya di tanggkap oleh duke everon, meski ada kemungkinan dia melakukan itu karena kegiatan ilegal saya yg lain, tapi bisa juga dia yg membeli gadis itu''
''everon kah... para singa itu?.. hmph... fredric.. kalau itu benar, maka kau harus bersiap mati. Kerena tak akan mudah keluar dari dalam kandang singa itu''
'' kirim orang untuk mengamati kediaman itu selama beberapa hari. Jangan gegabah. Insting para singa sangat lah kuat''
''baik tuan.. akan saya lakukan'' balas fredric sambil membungkuk lalu berlalu pergi
''hmph... putri... aku benar-benar menunggu ke datangan anda . cepat lah datang ke hadapan ku putri para elf'' gumamnya sambil mengoyangkan gelas yg penuh dengan darah
***
Elissa
!!?...ada apa ini?. peraasaan ku mendadak tak enak begini.
''manfaatkan lah waktumu yg tersisa, karena mungkin waktumu tak banyak lagi''
''ukh!.. kenapa tiba-tiba aku teringat itu lagi?'' batinku sambil mengelengkan kepala ku
Ku pikir aku sudah melupakannya karena banyak hal terjadi belakangan ini.
Bagaimana ini perasaanku tiba-tiba tak enak begini...rasanya seperti hal buruk akan segera terjadi
''nona?'' panggil leon sambil menepuk pundakku yg sontak membuat ku terkejut
''le..leon.. ada apa?''
''apa anda baik – baik saja nona?. Muka anda terlihat pucat''
''a..ah.. entah kenapa perasaan ku tidak enak''
''apa ada yg menganggu nona?'' '' nona bisa cerikan pada saya kalau ada yg menganggu nona'' kata leon sambil menyamakan tinggi kami
Mau cerita juga aku tak bisa... mana mungkin kan aku bilang kalau kematianku mungkin tak lama lagi..di tambah kakak roh pasti tak akan mengijinkan aku melakukannya..
''Tidak..bukan apa-apa..kurasa aku saja yg berlebihan'' balasku sambil tersenyum
''nona...''
''aku sungguh tak apa leon..'' kataku sambil mencoba meyakinkannya, meski begitu leon tetap saja terlihat khawatir. Salah ku juga karena bicara hal yg tak penting..
''baiklah.. tapi kalau nona merasa tak nyaman segera beritahu saya ya''
''baiklah, pasti akan ku beri tahu''
''ah!, ngomong-ngomong, kemarin aku mendapat surat dari kakak, kakak bilang ia mengundangku untuk datang ke academi, katanya akan ada pesta atau semacamnya gitu di sana sebentar lagi'' kata ku yg mencoba mengalihkan pembicaraan
''ah~ soal itu .. nyonya dan tuan juga berencana pergi kesana. Saya rasa mereka akan mengajak nona saat makan malam nanti''
***
'' aku tak akan pergi'' kata ibu saat makan malam
''eh!?.. kenapa!?.''
Ku pikir ibu yg paling antusias untuk hal ini rupanya aku salah...
''lina... tak ada salahnya kan kau berbaur dengan para nyonya di sana, lagi pula ini acara yg hanya di gelar setahun sekali..'' kata duke
__ADS_1
'' tidak mau.. itu akan merepotkan jadi aku tak mau..kalau kau mau pergi pergilah.. aku akan tetap disini''
''apa itu acara yg sangat besar?''tanyaku
''begitulah...meski pada dasarnya acara itu untuk para murid.. tapi...''
''itu juga menjadi ajang para bangsawan memamerkan apa yg mereka miliki '' potong ibu
''dan itu membuat ku jengkel. Padahal mereka semua hanya sekumpulan serangga'' sambung ibu yg terlihat tak senang
''huh~... '' ''elissa kalau kau mau pergi –pergi lah, ayah akan mengabari erwin kalau kau akan datang..''
''ayah juga tak ikut?'' tanyaku kecewa
''ahaha.. ayah akan menyusul nanti bersama ibumu.''
''lean sudah ku bilang aku...''
''menghabiskan waktu bersama satu keluarga, ayah rasa kita belum pernah melakukannya'' potong duke sambil tersenyum
Mendengar hal itu ibu pun langsung terdiam sesaat lalu..
''ayo kita pergi!'' serunya semangat
''tapi aku tetap tak akan datang sebelum acara puncaknya karena para bangsawan pasti akan sangat menyebalkan sebelum itu'' sambung ibu
'' kau dengar itu?. Kita akan bertemu lagi saat acara, sampai saat itu tiba ada baiknya kau menghabiskan waktu dengan erwin, dia terlihat sangat kesepian karena tak banyak menghabiskan waktu dengan mu''
''baik'' balasku sambil tersenyum
***
Keesokan harinya aku pun pergi ke academi bersama leon , awalnya aku ingin mengajak luz juga tapi...
''aku tak bisa pergi..''
''eh!?...kenapa!?''
''itu..ada hal penting yg tak bisa ku tinggalkan.. maaf..''
''nona kita sudah sampai'' kata leon dan aku pun langsung melihat ke luar jendela
''wah!...besar sekali!...'' seruku
Luar biasa jadi kakakku belajar di tempat sebesar ini?....
Tak berselang lama kereta kuda pun berhenti , leon pun langsung mengulurkan tangannya untuk membantuku turun
''turun lah perlahan nona''
''terima kasih leon'' balasku sambil tersenyum
''ADIK KECIL!!...'' Teriak kak erwin sambil berlari sangat cepat ke mari, dan begitu sampai di tempatku ...syut!.. kakak pun langsung mengendongku dan juga memutarku
''adik kecil!....lama tak berjumpa.. aku merindukan mu!'' serunya lalu memelukku dengan erat
''ahaha..kurasa perpisahan kita belum selama itu..''balasku
''apa yg kau maksudmu,bagiku satu hari tak bertemu denganmu sudah seperti satu tahun''
''begitu ya... '' rasanya kok déjà vu ya...
''adik kecil, apa kau lelah?''
''eh?.. tidak juga.. kenapa?''
''yosh.. kalau begitu... '' syut... kak erwin pun tiba-tiba mengangkat ku dan mengendongku di pundaknya sontak hal itu membuatku terkejut sekaligus tak enak
''eh!?, ka..kakak ini..''
''akan ku antar kau mengelilingi academi..'' '' hanya kita berdua..''kata kak erwin sambil menatap leon tajam
''kau dengar itu leon? Berdua... hanya kami berdua.. satu...dua.. aku dan adik kecil saja...berdua'' kata kak erwin
__ADS_1
''sa..saya paham tuan muda....'' '' kalau begitu saya akan bereskan barang nona, sampai bertemu lagi nona''
''baiklah.. sampai nanti leon'' balasku sambil melambaikan tangan
''nah.. ayo kita mulai kelilingnya'' kata kak erwin lalu lansung pergi mengantarku melihat seluruh academi. Aku sih senang tapi...ini terlalu menarik perhatian!.
''kakak..aku bisa jalan sendiri, jadi turunkan aku'' pintaku
''eh!?..memangnya kenapa?. Aku tak keberatan kok''
Aku yg keberatan kak!, tatapan mereka sangat mengerikan!
''um....ini terlalu menarik perhatian kak..''
''perhatian?'' tanya kak erwin lalu melihat sekitarnya dan...
''kenapa kalian melihat kemari?. Minta di bunuh huh?'' tanya kak erwin sambil menancarkan aura membunuh ke mereka. Hal hasil mereka pun langsung pergi dengan wajah ketakutan.
''nah sudah beres'' kata kak erwin dengn wajah bangga
Kakakku ini memang luar biasa...
Setelah berkeliling academi kakak mengajakku untuk melihat persiapan acara nanti. Rupaya acara ini memang sangat besar sampai-sampai kota terdekat pun ikut berpartisipasi dalam acara kali ini..
Di kota ku lihat semua orang sedang sibuk mempersiapkan acara , terlihat banyak sekali hiasan dan juga bahan makanan di sepanjang jalan
''kakak..sebenarnya acara apa ini?''
''um?...adik kecil kau masih belum tau?.'' '' ini acara untuk merayakan berdirinya academi, setiap tahunnya pasti selalu meriah,baik warga biasa maupun bangsawan semuanya ikut berpartisipasi dalam acara ini''
''hee..begitu ya...''
Berdirinya academi saja sampai seperti ini ya?... itu artinya academi itu memang sesuatu yg sangat penting ya..
''dulu untuk belajar itu sangat sulit sih..'' kata kak erwin tiba-tiba
'' di banding belajar , orang-orang lebih memilih untuk bekerja,itu sebabnya pendidikan sangat lah rendah. Saat baru di bangun saja academi mendapat kritikan pedas dari masyarakat sebab di anggap membuang-buang uang untuk pembangunannya.yah..mungkin itu bisa di sebut zaman gelap ya...''
''menurut adik kecil bagaimana?. Apa menurut mu academi juga seharusnya tak ada?'' tanya kak erwin sambil melirikku
'' eh!?...um... aku tak begitu paham tapi... aku mengerti pemikiran rakyat kala itu''
''untuk bertahan hidup mereka membutuhkan uang, dan uang hanya bisa di dapat dengan bekerja. Ku pikir pemikiran mereka itu wajar...''
''jadi kau juga berfikir kalau academi memang seharusnya tak ada?''
''eh!. Tidak ..bukan begitu... memang bekerja itu penting namun bekerja tanpa di dasari ilmu itu juga tak benar,karena mereka akan mudah di bodohi orang yg lebih pintar, dan lagi dengan adanya ilmu pengetahuan, manusia bisa berkembang menjadi lebih baik...um.... Apa jawabanku terdengar aneh?''
''tidak kok.. itu jawaban yg bagus'' balas kak erwin sambil tersenyum
''benar katamu berkat adanya academi kota ini bisa menjadi seperti sekarang, itu sebabnya orang-orang ingin memberikan apresiasi mereka melalui acara ini''
''begitu ya...''
Yah..setidaknya aku tau alasan kenapa acara ini sangatlah besar. Apa aku juga akan masuk sini ya kalau saatnya sudah tiba?. Sejujurnya banyak hal yg ingin ku ketahui, aku juga ingin mengetahui lebih banyak soal manusia, dan kalau bisa aku juga ingin tau kenapa manusia menyerang kami dulu...
''Ah!... um.~~... adik kecil apa kau menciumnya?''
''eh?..apa?''
''ada bau makanan enak dari sana ayo kita kesana'' kata kak erwin lari berlari membawaku ke kedai makan yg ia maksud
***
Di waktu yg sama di dalam gang sepi
''apa itu orangnya?''
''tak salah lagi... pasti dia . gadis berambut violet itu...''
''hmph...baiklah...kita kan membawanya tapi pertama-tama... kita harus menjauhkan penganggu itu dulu ..."
...****************...
__ADS_1
...Bersambung...