Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 251


__ADS_3

POV Luz


*drap..*drap...*drap...


''sial dimana anak itu?.padahal sudah ku bilang jangan kemana-mana '' ucapku sambil berkeliling mencari achilles.


Aku tau seharusnya aku tak membiarkannya berkeliling tadi.sial.sekarang waktuku malah terbuang karena mencarinya.


Ku terus langkahkan kakiku mencari achilles hingga akhirnya langkahku berhenti begitu melihatnya sedang berdansa dengan mama ku di balkon


Kesal? Jelas.padahal aku sedang buru-buru tapi dia malah kabur seenak jidatnya.tanpa pikir panjang aku pun langsung menghampiri mereka dan


''ACHILES!'' seruku


''oh?luz''


*drap.*drap..*grep!' kau! Sudah ku bilang untuk jangan kemana-mana'' marahku sambil menarik tangannya


''kaunya terlalu lama berdandan.memang kau wanita apa'' ledeknya yg jelas membuatku emosi


''apa katamu!?''


''sudah.sudah..jangan bertengkar ya'' ucap mama yg langsung melerai kami


''dari pada itu.luz.kau tampan sekali sayang. Seperti seorang pangeran'' ucap mama sambil tersenyum lembut


''te..terima kasih mama'' balasku sambil tertunduk malu


''gak usah sok malu-malu.setiap orang tua pasti mengatakan itu'' timpal achilles yg jelas membuatku kembali kesal


''itu tak benar. Luz memang beneran tampan malam ini''balas mama lalu mengusap kepalaku


''mama bangga punya putra setampan ini'' sambung beliau yg membuatku terharu


''huwaaa.. mama!. Luz juga bangga punya mama yg keren begini!'' seruku sambil memeluknya erat


''ahahaha..iya..terima kasih pujiannya'' ucap mama


''ngomong-ngomong apa kalian ingin melakukan sesuatu ?. kelihatanya kau buru-buru sekali luz'' tanya mama


''ah! Benar juga!'' seruku sambil melepaskan pelukan ku lalu menarik tangan achilles


''mama aku pinjam achilles dulu ya'' ucapku lalu langsung menarik achilles pergi


***


''woi...woi!..WOI! sakit! narikya pelan-pelan apa!'' seru achilles lalu menepis tangan ku


''kasar banget gila ,tanganku terasa mau patah tadi'' ucapnya sambil mengusap-usap pergelangan tangannya


''achilles.. tadi kau ngapain dengan mama?'' tanyaku sambil menatapnya tajam


''huh?. Bukan apa-apa.hanya bicara santai dengannya lalu mengajak beliau berdansa'' balasnya


''lalu apa-apaan tatapanmu pada mama tadi?''


''hah!?..apa yg kau bicarakan!?. '' serunya dengan wajah yg langsung memerah


Wah..reaksi ini...


''asal kau tau aku tak menerimamu menjadi papa ku!''seruku yg membuatnya ngeblush parah!


''LUZ APA YG KAU KATAKAN!?" serunya malu


''tak usah pura-pura deh. Aku tau kau menyukai mama. Terlihat jelas di wajahmu saat ini'' ucapku


Dia menyukai mama?. Sejak kapan?.dan lagi perbandingan umur mereka kan jauh banget.bagaimana dia bisa jatuh cinta?.apa karena mama mengeluarkannya dari kota kotor itu?.kalau iya konyol sekali.


''i..itu...'' ucapnya yg langsung ke habisan kata-kata


Yah..tapi aku juga tak bisa mengatakan hal itu sih.pasalnya aku juga suka elissa karena ia memberikan kesempatan kedua padaku dan kalau bicara umur...jujur perbandingan umur kami pasti juga sangat jauh.aku kan sudah 500 tahun.


*grep!..''luz dengar aku..'' ucapnya yg langsung menarik tanganku. Yah kurasa aku tau maksudnya dia ingin aku tutup mulut soal ini kan?


''achilles'' potongku


''mama sudah punya pria yg ia suka'' sambungku yg membuatnya tersentak


''apa?''


''aku tidak tau siapa pria itu tapi mama pernah bilang padaku kalau ia hanya mencintai pria itu dan tak bisa dengan pria lain. Karena itu menyerah saja'' ucapku yg tentu membuatnya terpukul


ini yg terbaik kan?. biar bagaimanapun ia tak mungkin mendapatkan hati mama. Dari pada ia berharap seperti orang bodoh lebih baik ku katakan saja kenyataannya sekarang.


'' apa yg kau katakan'' gumamnya


''kau menyuruhku menyerah padahal kau sendiri sama saja'' sambungnya yg membuatku tersentak


''APA!?''


''bukannya nona elissa juga sama saja?.kalau tak salah ia dekat dengan ksatrianya itu kan?.bukannya itu sama saja kau juga tak punya harapan. Menyerah saja'' balasnya


!?!

__ADS_1


''bagaimana?.nyesek gak di bilang begitu?''tanyanya sambil menyeringai


Bocah ini..dia malah balikin perkataan ku .sialan.


'' aku tak mau menyerah '' sambungnya penuh percaya diri


''perasaan ini belum lama muncul .masa aku langsung melepaskannya begitu saja. dan lagi. kalau mereka saling mencintai kenapa nyonya liana masih sendirian hingga saat ini?. Bukannya sudah jelas kalau cinta nyonya juga bertepuk sebelah tangan''


''aku mungkin tak bisa menjadi seperti pria yg di sukai nyonya liana tapi aku tak akan meninggalkannya seperti pria itu. akan ku buat hati nyonya berpaling padaku suatu saat nanti'' jelasnya penuh percaya diri


...........


''huh~.. kalau kau sakit hati jangan salah kan aku ya.aku sudah memperingatimu''ucapku yg sudah malas meladeninya


'' luz aku yakin kau paling paham perasaanku di banding siapapun.karena kau juga mengalami hal yg sama pada nona elissa'' ucapnya


.....'' berisik. Aku menarikmu bukan untuk mengadu nasip'' balasku


''aku ingin memberikan hadiahku pada lisa sekarang. bantu aku'' ucapku


***


POV Elissa


*syut. '' terima kasih leon. Tadi sangat menyenangkan'' ucapku sambil tersenyum lembut padanya


''saya juga merasa begitu nona. Terima kasih sudah mau berdansa dengan saya'' balas leon sambil membungkuk hormat lalu tersenyum puas


???..kelihatanya leon sangat puas.apa dia selalu ingin berdansa dengan ku?


''kapan-kapan kita lakukan lagi ya'' ajakku


''eh?!..ah...sebuah kehormatan bagi saya nona'' balas leon sambil tersenyum senang


''lisa!'' seru luz yg tiba-tiba muncul


''LUZ!'' dengan riang akupun langsung berlari menghampirinya


''aku tak melihatmu sejak tadi kau kemana saja?''tanyaku


''hmph.ada sesuatu yg sudah ku siapkan untuk lisa'' balasnya sambil tersenyum


''sesuatu?''


''iya.karena itu. kalau lisa tak keberatan. Ayo ikut dengan ku sebentar'' ucapnya sambil mengulurkan tangannya pada ku


''tentu saja'' balasku sambil menerima uluran tangannya


Dan saat kami hendak pergi. Leon pun mengikuti kami di belakang tapi


Eh?..um... ''begitu ya''


''leon. Maaf tapi aku akan pergi dengan luz.leon tunggu aku di ruang pesta saja ya'' ucapku


''maaf nona tapi saya tak bisa meninggalkan nona di situasi begini'' bals leon


Um.. bagaimana ini. Luz juga kelihatan tak senang kalau leon ikut.


''lisa kan bersama ku.jadi tenang saja'' balas luz


''meski begitu sudah tugas saya untuk tetap berada di sisi nona''balas leon


''ck..sudah ku duga kau akan mengatakan itu'' gumam luz


'' luz?''


''AH!. Ternyata anda disana, tuan ksatria'' panggil achilles yg tiba-tiba muncul


''kak achilles''


''oh. Ada nona dan luz juga''


''selamat ulang tahun nona. Semoga dewi keberuntungan selalu menyertai anda'' ucap kak achilles lembut


''terima kasih ka achilles''


''apa tadi anda mencari saya tuan achilles?''tanya leon


''ya. seorang ksatria. Mengatakan ada hal penting yg harus ia sampai kan pada anda secepatnya jadi ia meminta saya untuk mencari anda'' balas achilles


''ksatria?.''


''eto.. kalau tak salah namanya nicol kah?... pria dengan rambut biru tua kehitaman?.sebaiknya kau pergi dan memeriksanya sendiri'' ucap achilles


Leon pun terlihat terdiam sesaat lalu


''nona saya akan segera kembali selama itu tolong pergilah ke area pesta bersama luz'' ucap leon


''luz saya titip nona pada anda sebentar'' kata leon sambil melirik luz


*syut '' tanpa di perintahpun akan ku lakukan'' balas luz sambil menarikku ke pelukannya


'' tolong ya'' ucap leon lalu pergi meninggalkan kami

__ADS_1


''apa itu hal yg sangat penting ?''tanyaku


''tidak sama sekali'' balas kak achilles


''eh?''


'' nah. Kalian pergi lah bersenang-senang. Aku akan coba menahannya selama mungkin'' ucap kak achilles


???...apa maksudnya?..


''nah ayo kesebelah sini lisa'' ucap luz lalu langsung menarikku pergi


***


POV Achilles


Huh~.. dasar bocah..


Dan lagi yg tadi hanya pengalihan sementara.setelah bertemu ksatria itu leon pasti akan langsung sadar. Kalau begitu saatnya menjalankan rencana berikutnya.


''Berterima kasih lah padaku, luz. Berkat bantuan ku kau punya waktu untuk berkencan dengan nona yg kau cintai itu''ucapku sambil menyeringai lalu mengunakan sihir perubah wujud .


Aku pun mengubah wujudku menjadi ksatria yg ingin di temui leon dan berniat langsung pergi menghampiri leon sampai....


*BRAK!..


Terdengar suara benturan yg begitu kuat dari taman karena kaget akupun sempat berhenti dan menoleh kesumber suara


''apa itu tadi?''


Karena penasaran aku pun pergi mengeceknya. Ku telusuri taman tapi tak menemukan apapun


???.. apa aku salah dengar ya?.


Ah. Gawat aku malah membuang waktu sebaiknya aku segera menemui le...


Belum sempat aku pergi dari taman aku menemukan jejak darah. Melihat hal itu jelas aku menjadi sangat syok . buru-buru aku pergi memeriksanya dan...


''jejak ini mengarah ke hutan'' ucapku


....siapa yg terluka?.haruskah aku kembali sekarang dan memberitahukannya pada tuan duke?


*sring


!!?..


Seperti melihat kunang-kunang ada cahaya hijau dari dalam hutan. Auranya pun terasa tak asing bagiku


Apa itu tadi mana?. Mana berwarna hijau cerah...


!!?.. jangan bilang..


''TUAN ERWIN!'' seruku lalu langsung pergi menghampirinya


Ku langkahkan kakiku secepat yg ku bisa. Aku tak tau kenapa tapi firasatku buruk soal ini. Aku tau harusnya aku kembali saja tapi entah kenapa badan ku malah bergerak menuju sumber bahaya.


Setelah masuk kehutan aku langsung menajamkan semua panca indraku. Guna menemukan keberadaannya


Hingga '' disana kah'' ucapku lalu langsung berlari menghampirinya


''TUAN ERWIN!'' seruku sambil menyibak semak-semak yg ada dan..


''oh.. nicol?'' balas tuan erwin dengan santainya.


Ku pikir tadinya jejak darah yg ku temukan adalah miliknya itu sebabnya aku langsung berlari seperti orang bodoh tapi nyatanya jejak itu bukan miliknya melainkan...


!!?... ''siapa wanita itu?''tanyaku saat melihat wanita cantik yg kini sudah berlumuran darah.


''ah.. jangan di pikirkan..dia ini..''


''ahaha..bertambah satu kah'' potong wanita itu sambil bangkit kembali


''nicol siapkan pedangmu'' ucap tuan erwin


''eh?.'' Pedang?..tunggu..aku kan bukan...


'' menarik sekali'' ucap wanita tersebut lalu luka di tubuhnya pun mendadak menghilang begitu saja jelas ini membuat ku sangat ke binggungan.


Siapa sebenarnya wanita ini?


''aku sudah coba menangkapnya baik-baik tapi dia malah menyerangku tadi.dan lagi.. melihat ia langsung pulih..ternyata benar kau bukan manusia'' ucap tuan erwin sambil menyeringai


'' ahahaha...bagus..bagus...santapan ku bertambah.senangnya'' ucap wanita itu lalu matanya pun berubah menjadi merah dan bukan itu saja wujudnya pun berubah.


!!?..itu kan!..


''ukh!.. NICOL KEMBALI DAN BERITAHU A__'' belum sempat tuan erwin selesai memberi perintah kabut hitam tiba-tiba menyelubungi kami


''nah..kemarilah para domba kecilku ''ucap wanita itu sambil menyeringai.


!?!...


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2