Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 190


__ADS_3

''Orang itu..dia benar-benar menjengkelkan''kara rara sambil berjalan keluar


''sudah..sudah.. tuan erwin tadi itu hanya khawatir padamu rara''kata luis


''dan apa yg ia khawatirkan itu tak salah. Rara itu perempuan bukan tugasmu mengangkut-angkut barang begini'' kata luis yg langsung tertunduk murung


''rara maaf ya..kakakmu ini sangat tak berguna..kalau saja kakiku..''


''kakak...jangan di bahas lagi. kita tau kondisi kita masing-masing. Kakak tak mungkin bisa mengangkat barang berat dengan kaki itu dan kakak juga tau apa yg terjadi pada mataku yg sebelah kiri.kondisi kita yg membuat kita bertukar peran'' potong rara sambil tersenyum lembut


'' dan lagi. tubuh kakak itu jauh lebih kecil dariku. Mana bisa kakak mengangkat barang''sambungnya lalu tertawa lepas


*buk''berhenti mengejek tubuhku.dasar jangkung''kata luis sambil menyukut pinggang adiknya


''ahahaha...iya.iya'' ''kalau begitu aku pergi dulu ya kak''ucapa rara lalu pergi menjalan kan tugasnya.


POV Erwin


*tok..*tok..*tok.. '' tuan erwin airnya sudah siap''kata luis sambil mengetuk pintu kamarku


''ah~..iya..''


''biar saya antar kesana tuan''kata luis sambil membuka pintu dan tersenyum lembut


Setelah itu rara pun mengantarku hingga ke kamar mandi dan ku pikir hanya sampai di sana rupanya


''tunggu dulu!..kau mau masuk juga?!''seruku dengan wajah merah padam


''iya.saya yg akan memandikan anda''kata luis dengan santainya


*blush!. ''ta..tak perlu..aku bisa mandi sendiri''tolakku


'' tak apa tuan. Tak perlu malu saya kan sudah bilang saya itu laki-laki'katanya sambil tersenyum manis


''TAPI WAJAHMU ITU TAK MEYAKINKAN!'' seruku sambil menutup wajahku yg sudah memerah parah


''um... anda bahkan sudah memegang milik saya. kenapa masih tak percaya juga''katanya sambil cemberut


''BUKAN ITU MASALAHNYA!..TOLONG MENGERTILAH!'' seruku


***


POV Duchess everon


''huwaa...kelihatanya ramai sekali di sana ya''kataku saat mendengar suara erwin yg dari tadi berteriak


'' yah...dia akan segera terbiasa''balas dokter rei yg masih sibuk dengan mekaniknya


''ngomong-ngomong, kau itu duchess kan?.dan lagi anak mu sudah sebesar itu.memang berapa umurmu sekarang?''tanya dokter tersebut sambil melirikku


''berapa hayoo~''ledekku


''20-an?''tebaknya


''salah'' ''aku jauh lebih tua dari itu''

__ADS_1


''eh!?... luar biasa wajahmu awet muda ya''katanya lalu kebali fokus ke pekerjaannya


''hahaha terima kasih pujiannya''balasku senang


''oh ya kalau boleh tau dari kemarin kau sedang membuat apa sih?''tanyaku yg sedikit penasaran dengan apa yg ia kerjakan


''ini?.... ini untuk rara'' balasnya


''eh?..inikan...''


***


POV Erwin


'' akhirnya anda menurut juga ya''kata luis sambil tersenyum mengosok punggungku


''memalukan'' kataku sambil menutup wajahku


Aku tak bisa melawan luis .dia benar-benar memaksa mau memandikanku. Seakan tak punya lalu ia bahkan melepas bajuku seenaknya. Dan pada akhirnya seperti yg terlihat aku pun mengalah dan ia memandikanku.


''ini benar-benar memalukan.meski kau cowo di mataku kau masih terllihat seperti wanita''kataku malu


''ahaha..anda harus mulai membiasakannya tuan''katanya lalu menguyurku


Huh~... aku tak yakin akan bisa melakukannya


Um?..


Saat aku sedang menahan malu karena di mandikan olehnya tiba-tiba saja perhatian ku teralihkan pada kakinya


''ah!..kaki ku ini?. Anda baru menyadarinya ya?'' kata luis lalu mengangkat sedikit bajunya dan sekarang aku bisa melihat dengan jelas kalau kedua kaki luis rupanya adalah kaki palsu


Melihat hal itu yg ada di pikiran ku tentu saja


''DOKTER ITU MENGANTI KAKIMU DENGAN KAKI PALSU YA!?'' seruku


Astaga jangan-jangan luis sama dengan ku dan karena dokter itu malas melakukan trapi dia malah menganti kaki luis sama hal nya dengan apa yg ingin ia lakukan padaku kemarin


''ahaha...yah.. memang begitu..tapi situasinya berbeda dengan anda''kata luis sambil mengaruk-garuk pipinya


''bukannya saya sudah bilang kemarin.saya kehilangan keluarga saya saat perang. Di saat itu juga saya kehilangan kedua kaki saya''


Eh!?..


'' saat itu ada sihir peledak dari musuh yg mengenai rumah kami.yg membuat rumah kami rubuh dan tembok-tembok menimpa kami. Ayah dan ibuku tak terselamatkan dan kakiku tertimpa tembok hingga tak bisa ku rasakan kembali'' jelasnya sambil mengelus-elus kaki palsunya itu


''tapi..dokter menemukan ku lalu berusaha keras membuatku bisa berjalan kembali. Aku sudah bilang juga bukan?.sebenarnya dokter lebih menyukai mekanik ke timbang pengobatan. Itu karena pada dasarnya ia memang seorang mekanik mesin. Tapi demi membuatku bisa berjalan lagi ia mulai mempelajari sistem jaringan dan syaraf pada manusia.hingga akhirnya beginilah jadinya''jelasnya


''begitu ya... pantas saja kau bilang begitu''


''hmph..yah..aku tak masalah sebenarnya tapi rara..''katanya yg mendadak murung


Eh?.. '' apa rara juga terkena dampak dari ledakan itu?''tanyaku


Tapi kelihatannya dia sehat-sehat saja tuh. Gak ada yg cacat darinya

__ADS_1


''anda mungkin tak menyadarinnya karena tertutup rambut tapi...sebenarnya wajah sebelah kiri rara itu hancur'' kata luis yg jelas membuatku syok parah


Hah!?


***


POV Duchess


''EH!?!... serius!?'' seruku tak percaya dengan apa yg baru saja dokter itu katakan


''ya...wajah bagian kirinya hancur akibat ledakan dan mengalami ke butaan ''kata dokter tersebut


''kasihan sekali. Padahal ia seorang gadis'' kataku yg merasa iba


Bagi wanita wajah adalah segalanya sama halnya dengan raambut tapi rara malah kehilangan hal itu. kasihan sekali dia.masa depannya pasti semakin suram


''tapi seperti yg kau lihat ,hal itu tak terlihat berkat poninya .dan lagi ia malah terlihat keren bukan ?''kata dokter tersebut


''benar juga''


'' tapi meski begitu aku ingin membuatnya kembali bisa melihat dengan kedua matanya''kata dokter tersebut


''karena itu anda membuat ini?''tanyaku


''ya..mata buatan untuk rara'' balasnya sambil mengangkat benda tersebut


''tapi masalahnya tak seperti kaki luis. Bagian mata adalah hal paling sulit. Syaraf di mata itu banyak tak dan bisa membarangan'' katanya


''kalau aku sampai salah bisa-bisa aku malah memberikan kebutaan permanen pada mata satunya atau lebih buruk bisa sampai ke otak atau bagian lainnya''sambungnya


''kau sangat perhatian pada mereka ya''kataku sambil tersenyum


''mereka adalah anak-anak dari sahabatku. Dan sekarang aku mengantikan sahabatku untuk merawatnya.bagiku aku sudah menganggap mereka anakku sendiri''balasnya


Hmph..manis sekali . ternyata orang ini adalah pekerja keras.meski aku meragukan hal itu tadinya. Dia rela meluangkan waktu,tenaga dan pikirannya demi masa depan anak sabahatnya.dan lebih hebatnya lagi di tengah kesibukannya itu ia tetap mau membantu putraku menjalani trapi.


Hmph!..kalau begitu aku harus membantunya


''apa ada barang yg kau perluka?..akan ku dapatkan barang itu untuk mu''kata ku semangat


''hmph..itu akan sangat membantu. Lagi pula rara pasti kesulitan kalau mencari semua barang itu sendirian'' katanya lalu mengambil secarik kertas dan mulai menuliskan sangat banyak benda di kertas tersebut


''ini..kau bisa mulai dari ini''katanya sambil memberiku kertas tersebut


''a__..banyak sekali''kataku begitu melihat catatannya


''kan kau sendiri yg minta dan lagi itu hanya setengah dari barang yg biasaya di cari rara''katanya


Luar biasa!...kalau rara yg keterbatasan pun bisa mencari barang banyak ini.aku yg masih normal harusnya bisa lebih


''baiklah!. Aku pergi dulu!''seruku lalu langsung tancap gas mencari barang-barang tersebut


''hati-hati."


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2