
Pagi yg cerah. Burung-burung pun berkicau dengan lembutnya. Dan...
*wush... seseorang yg tiba-tiba muncul di balkonku dengan jubah hitamnya
''elissa...aku datang untuk menemuimu'' ucap putra mahkota sambil mengulurkan tangannya padaku
***
(beberapa saat yg lalu)
Malam ini entah kenapa menjadi sangat berisik . aku hampir tak bisa tidur karena suara tersebut. saat ku coba mengintip sekitar ku lihat orang-orang yg berlarian kesana kemari dengan sibuknya.
Tapi mungkin karena sudah terlalu ngantuk juga aku tak memperdulikan hal tersebut dan kembali tidur.
Dan ajaib aku bisa tertidur pulas dengan segala ke bisingan tersebut. tapi begitu pagi harinya aku terbangun. Suasana benar-benar senyap bukan main. Seakan -akan tak ada satu orang pun di rumah ini.
Aku pun mencoba keluar dan mengeceknya namun begitu ku lihat lorong memang tak ada siapapun disana. ku coba telusuri kediaman ini namun tak menemukan seorang pun
???.. ''semuanya pada kemana?'' gumamku yg mulai merindig karena sendirian
Biasanya leon akan berjaga di pintu kamar ku namun ia tak disana. karena itu aku pun mencoba pergi ke kamarnya namun ia juga tak disana. aku pun tak putus asa dan mencoba pergi ke kamar luz dan ruang kerjanya tapi ia juga tak disana. bahkan ayah pun tak ada di kamar ataupun ruang kerjanya
Karena tak menemukan seorang pun aku pun kembali ke kamar dan duduk di pinggir kasur dengan pikiran kosong
Lalu ku cibut pipiku karena mengira ini mimpi namun..
''sakit'' kataku
...ini bukan mimpi?
Ukh..*tes.. mereka semua pada kemana?.apa mereka pergi meninggalkan eli?
Karena memikirkan hal itu air mataku pun tak bisa ku bendung lagi dan mengalir begitu saja
Hingga
*wush... hembusan angin pagi yg lembut masuk melalui pintu balkon yg terbuka dalam sekejap perhatian ku puun teralihkan kearah sana dan saat aku melihat kearah sana rupanya bersamaan dengan angin yg masuk ,seorang pria muda juga masuk kedalam. Pria tinggi dengan rambut hitam lebat dan mata yg gelap masuk dan langsung menatap kearahku
'' elissa..... aku datang untuk menemuimu'' kata putra mahota sambil mengulurkan tangannya padaku
''eh!?.. elissa kau menangis!?'' seru putra mahkota yg kaget saat melihat ku menangis
Kak eric...
Mungkin karena aku takut sendirian disini ,saat aku melihat kak eric datang aku benar-benar tak bisa berkata-kata dan langsung berlari memeluknya
''huwaaa.. kak eric!~'' seruku
''e..eh?...ada apa?''tanya putra mahkota binggug
__ADS_1
'' eli juga tak tau. Semua orangg tiba-tiba menghilang'' tanggisku
''menghilang?'' kata putra mahkota sambil melihat sekitarnya
''begitu rupanya. '' gumam putra mahkota
*grep. '' begitu ya. kalau begitu ayo pergi cari mereka'' kata putra mahkota sambil menepuk pundakku lalu mengendongku
'' mari kita cari mereka di kota'' kata putra mahkota sambil melirik ke belakang lalu tersenyum dan pergi begitu saja dengan sihir teleportnya
***
Dalam sekejap kami pun sampai di ibu kota. Ibu kota yg ramai dan penuh dengan orang-orang yg berlalu lalang kesana kemari.
'' kita sampai'' kata putra mahkota sambil menurunkan ku
Disini jauh lebih ramai . tapi.ayah dan yg lain pada kemana?.
''ini. Setidaknya hapus air matamu dengan ini''katanya sambil memberiku sapu tangannya
''terima kasih'' balasku sambil mengambilnya dan menghapus air mataku
''huh~.pantas aja mereka menyuruhku kesini pagi-pagi''gumam putra mahkota sambil mengacak-acak rambunya
''apa?''
''tidak bukan apa-apa'' ''dari pada itu apa kau sudah lebih tenang?''tanyanya yg ku balas dengan anggukan
'' entalah. Karena itu sekarang kita akan mencarinya bukan? . nah ayo. Kau belum sarapan kan?. Kita sarapan dulu'' ucap putra mahkota sambil tersenyum lembut dan mengulurkan tangannya padaku
Ku lirik sesaat uluran tangannya itu lalu
*grep'' baik'' ucapku sambil membalas uluran tangannya
Setelah itu putra mahkota pun membawaku ke restoran yg katanya menyajikan makanan terbaik di kerajaan ini.
Hidangan-hidangan mewah pun berjajar di hadapan ku saat ini. Tapi... entah kenapa aku jadi tak nafsu makan karena biasanya aku menghabiskan waktu sarapan ku bersama ayah. tapi kini aku malah sarapan dengan putra mahkota
''tenang saja. tuan duke kau pasti akan bertemu tuan duke. Sekarang makan lah dulu''kata putra mahkota lalu menyantap makanan di depannya
Benar juga, aku tak bisa mencari ayah jika perutku kosong.
Akupun mulai menyantap makanan di hadapan ku dan setelah selesai makan
''sudah selesai?''tanya putra mahkota
''iya''
''baiklah sekarang '' katanya lalu menepuk tangannya *plok...*Plok
__ADS_1
Dan setelah itu beberapa pelayan pun datang membawakan sebuah gaun
''bersihkan dirimu dan ganti bajumu dulu''katanya sambil menatapku
''eh!?..'' ''kenapa?. Apa tak bisa kita langsung mencari ayah?''tanyaku
''kau pikir aku akan membiarkan mu berkeliaran di tengah kota dengan baju tidur?''katanya sambil menepuk keningnya
Eh!?...ah~... setelah ia bilang begitu aku jadi sadar aku masih mengenakan baju tidur saat ini.
''cepat ganti bajumu setelah itu kita ke kota'' kata putra mahkota sambil bangkit dari mejanya lalu keluar
***
Para pelayan pun langsung mengganti baju ku dan mendandaniku dengan begitu baik. Aku bahkan kagum di restoran ini mereka menyediakan tempat mewah untuk merapihkan diri seperti ini.
''sudah selesai nona'' ucap pelayan tersebut setelah selesai mendandaniku.
Woah.. mereka mendandaniku dengan sangat baik.aku terlihat sangat cantik hingga membuat diriku sendiri terpesona
''terima kasih banyak''kataku lalu langsung turun dari kursi. dan pergi menemui putra mahkota dan saat keluar rupanya ia sudah menunggu ku di depan pintu
''sudah?'' ''oh!?... kau terlihat manis dengan baju itu'' sambungnya sambil tersenyum lembut
''terima kasih'' ucapku sambil tertunduk malu
'' sebentar'' katanya lalu mendekatkan tangannya kearah rambutku dan begitu ia memegangnya warna rambutku tiba-tiba berubah hitam pekat
''eh?,rambutku berubah warna'' ucapku
''bukan hanya rambut mu, tapi matamu juga''katanya sambil mengusap lembut kelopak mataku
''akan bahaya kalau ada yg menyadari kau adalah elissa putri duke'' kata putra mahkota
Setelah ia selesai dengan ku ia pun langsung menyibak rambutnya juga dan kini rambut serta matanya berubah menjadi coklat
*grep.. ''nah beres. ayo pergi''ucapnya lalu menarik tangan ku dan mulai mengajakku pergi mengelilingi kota mencari ayah
Di kota kami mengunjung beberapa tempat namun...
''kak eric, kenapa kita malah mengunjungi tempat-tempat seperti ini!"seruku
Bukan apa-apa dari tadi kami mengunjungi pusat perbelanjaan dan berbagai macam toko-toko tapi dari yg ku perhatikan ia sama sekali tak ada niat menemukan ayah
''entahlah. Aku tak tau .oh apa kau suka kalung ini?''tanya putra mahkota sambil menunjukan ku kalung yg ia maksud
''KAK ERIC SERIUS LAH!'' seruku kesal
...****************...
__ADS_1
...NEXT...