Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 12


__ADS_3

Hari ini juga aku harus bicara pada leon, yosh...tapi bagaimana aku bisa bertemu dengannya ya?. aku saja tak tau dia ada dimana saat ini.


''nona apa ada yg menganggu pikiran nona?''tanya adeline


''eh!?. Nona..ada apa?, apa nona masih terpikir kejadiaan kemarin?''tanya laura


''tidak kok...''


''oh ya apa kalian tau dimana leon berada saat ini?''tanyaku


''sir leon?'' tanya mereka kompak


''kalau nona mencari sir leon harusnya saat ini beliau ada di pangkalan militer''kata adeline


Lagi-lagi pangkalan militer...apa aku harus kesana lagi?.


''kalau nona mau saya bisa memanggilnya untuk nona''kata laura


''tidak...tak perlu''


Kan aku yg butuh, biar bagaimanapun juga aku yg harus kesana


''adeline, laura, bisa tolong antarkan aku ke pangkalan militer?''pintaku


Kali ini aku tak akan datang diam –diam tapi secara resmi lewat pintu depan


***


'' lambat!. Anak kecil saja bisa berlari lebih cepat dari pada kalian''seru leon tegas


''hosh..hosh..ketua kenapa sih, sepertinya hari ini lebih tegas dari biasanya''


''apa mungkin karena kejadian kemarin'' ''biasa jadi, dan bukan itu saja sepertinya nona juga tak mau mendekatinya lagi'' ''wah...kalau itu sih sudah jelas, setelah apa yg di lakukan ketua mana mungkin nona mau mendekatinya lagi''


''kalian yg di sana!, sampai kapan kalian mau mengobrol hah!?.cepat lari 100 putaran atau aku kan menjahit mulut kalian''kata leon dengan tatapan mengancam


''baik!''seru para ksatria yg ketakutan


''hmph.dasar...punya anak buah bisanya cuman ngerumpi doang'' gumam leon


''ketua!''panggil nicol( tangan kanan leon)


''ada apa?. Apa kau tak lihat aku sedang sibuk?''tanya leon dengan tatapan kesal


''maaf ketua..tapi nona elissa datang mencari ketua''katanya yg membuatsemua orang yg mendengar tersontak kaget


''nona mencari ketua?'' ''apa mungkin nona sudah tak takut?'' ''mana mungkin nona pasti mau menghukum ketua'' ''tapi tetap saja nona bisa kemari itu sungguh tindakan yg berani''


''baiklah aku akan kesana'' kata leon


''dan nicol, suruh para serangga itu untuk push up sampai aku kembali, kalau sampai berhenti sebelum aku kembali..''kata leon sambil menatap tajam para ksatria


''lihat saja akibatnya''kata leon lalu beranjak pergi


''ba..baik ketua'' kata nicol yg juga ikut takut


***


Hmm...apa aku akan menganggunya?.apa seharusnya aku tak usah datang?...bagaimana kalau leon merasa terganggu..


''apa sebaiknya aku kembali saja?''gumamku takut


''nona..''panggil leon

__ADS_1


''saya dengar nona mencari saya''katanya saat sudah dekat dengan ku


''ah...iya...''


Wah...dia beneran datang...melihat leon dengan memakai baju ksatria memang agak berbeda ya...dia jadi terlihat lebih keren...


''anu...apa kita bisa bicara sebentar?''


''ka...kalau leon sibuk maka tak apa, aku akan pergi''kataku


''tidak nona. Untuk nona saya tak akan pernah sibuk''balasnya sambil tersenyum


''ka..kalau begitu ada hal yg ingin aku bicarakan dengan leon,berdua saja''


''kalau begitu mari ke ruangan saya''kata leon sambil menuntunku keruang kerjanya


Sebelum kami kesana aku menyuruh laura dan adeline untuk kembali karena tak mau membuat mereka menunggu, mereka pun setuju dan akhirnya membiarkanku berduaan dengan leon


''silakan masuk nona. Maaf kalau sedikt berantakan''kata leon sambil membuka pintu ruang kerjanya


''wah...jadi leon bekerja disini?''tanyaku sambil melangkahkan kaki memasuki ruang kerja leon


''saya hanya berada disini saat mengerjakan dokumen, silakan duduk nona''kata leon sambil mempersilahkan aku duduk di kursi yg tersedia disana''


Ceklek!... ''nona tak suka gelap kan?''kata leon sambil menyalakan lampu


''i..iya''


''saya akan bawakan teh. Tolong tunggu sebentar''kata leon lalu pergi


Jadi ini kantor leon?, tempat yg lumayan luas dengan kertas dan buku-buku yg berserakan dimana mana, tak ada jendela juga disini yg membuat tempat ini sedikit gelap kalau lampu nya tak dinyalakan. Disini juga sangat sunyi, sehingga aku tak bisa mendengar suara berisik dari luar.


''tenyata pekerjaan leon banyak juga ya''kataku sambil melihat-lihat sekitar


''maaf membuat anda menunggu nona, ini saya bawakan kue juga''katanya saat kembali


''terima kasih..maaf merepotkan''kataku


''tidak sama sekali nona''balasnya sambil meletakan teh dan kue itu di meja


''jadi nona?. Apa yg ingin nona bicarakan?''tanya leon sambil duduk di depanku


''begini...leon..''


Huft.....apapun yg terjadi aku harus mengatakannya . karena aku ingin tau..


''leon..kenapa kau berbohong?''tanyaku memberanikan diri


''!!....ah..ternyata begitu..''


''saya sungguh minta maaf nona, saya tak bermaksud untuk membohongi nona,tapi nona bilang nona tidak menyukai ksatria dan lebih menyukai tukang kebun.''


''apa nona takut dengan ksatria?''


''iya...atau lebih tepatnya aku takut pada pedang''


''tapi aku suka kok sama tukang kebun''


Ah!...aku ingat sekarang!, saat pertama kali bertemu leon aku memang pernah mengatakan hal itu. Saat itu aku mengira leon adalah tukang kebun makanya aku bicara begitu


''saya hanya tak ingin nona membenci saya, saya juga ingin menjadi lebih dekat dengan nona, maaf karena saya sudah egois nona''kata leon sambil tertunduk menyesal


Ba..bagimana ini...ternyata semua ini berawal dari diriku sendiri, ini salahku, kalau saja aku tak bilang begitu, leon pasti tak akan berbohong

__ADS_1


''tidak..leon..ini salahku..aku yg harusnya minta maaf''kataku


''tidak nona, ini salah saya karena tak berani mengakuinya''


''tapi leon melakukan itu agar tak di benci olehku kan?''


''biarpun begitu saya suda membohongi dan hampir melukai nona, saya tak pantas berada disisi nona lagi..''kata leon yg membuatku gemetar


Tidak...jangan...kumohon...


Huft....''leon...sebenarnya belakangan ini aku sangat takut...''


''terlebih saat mengetahui leon adalah ksatria rasa takutku menjadi tak terkendali''


'' selama ini aku terus kehilangan orang yg berharga bagiku''


''mama,papa,mina...,semuanya...itu sebabnya waktu itu aku merasa lebih baik tak usah memperdulikan kalian dari pada aku harus terluka lagi. Tapi kalian lah yg membuat pemikiran itu sirna, walaupun aku mencoba untuk tak menghiraukan kalian tapi nyatanya aku tak bisa tak menghiraukan kalian, kalian amat berharga bagiku saat ini.''


''itu sebabnya..aku tak mau kalau harus kehilangan teman pertamaku hanya karena masalah ini''sambungku yg membuat leon tersontak kaget


''saat tau leon berbohong aku takut leon akan menjahuiku dan tak akan bicara lagi denganku, aku juga takut tak akan bertemu leon lagi...yg seperti itu...aku tidak mau''kataku yg mulai berlinangan air mata


''leon adalah temanku yg berharga, tolong jangan tinggalkan aku''kataku yg hampir menanggis


''no..nona..''


''maka dari itu...jangan katakan hal mengerikan seperti itu....di tinggalkan itu menyakitkan...''kataku yg sudah berlinangan air mata


''nona...''


''huh.... Saya benar-benar pria br*ngsek ya''gumam leon sambil bangkit dari kursinya dan berjalan kearahku


''bisa-bisanya saya membuat nona yg manis ini menanggis''kata nya sambil mengelap air mataku dengan sapu tangannya


........ ''saya juga...sebenarnya tak mau meninggalkan nona,saya ingin selalu berada disisi nona. Karena saya ....sangat mencintai nona ''katanya sambil tersenyum hangat kearahku


............ ''aku juga...mencintai leon '' kataku yg membuat muka leon mendadak memerah


''a...hahaha...kalau saja nona itu mengatakan itu 12 tahun mendatang pasti artinya akan berbeda ''tawa leon yg membuatku tak paham


???....


Grep!.... ''tapi terima kasih nona''kata leon sambil mengenggam tanganku


''kedepannya saya janji tak akan berbohong lagi pada anda dan akan selalu berada disisi anda''kata leon lalu mencium tanganku


Entah kenapa saat ini perasaanku menjadi lebih tenang, aku senang pada akhirnya masalah ini bisa terselesaikan dengan baik,syukurlah...


''oh ya!. apa leon tak sibuk?. Kalau tidak apa boleh leon bercerita sedikit tentang leon?, aku ingin mengenal leon lebih jauh seperti leon mengenalku''kataku


''tentu saja nona''balasnya sambil tersenyum kearahku


***


(Sementara itu di lapangan pangkalan militer)


''hosh..hosh..kapan ketua kembali...'' ''lenganku hampir patah!...'' ''aku tak kuat lagi!....kalau begini terus aku bisa mati!


''ketua cepatlah kembali!"


Nyawa para ksatria sudah berada di ujung tanduk.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2