Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 276


__ADS_3

PERINGATAN!!!


CHAPTER INI MENGANDUNG UNSUR KEKERASA YG TAK SESUSAI BAGI SEBAGIAN PEMBACA MOHON PENGERTIANNYA


***


POV Leandro de everon (duke)


*AAAAAAAAKH!!!


*SRAK!!


'' lina kau terlewat. Kulit yg sebelah sana belum terkelupas'' ucapku


''ah! Benar. Maaf mataku sepertinya mulai rabun karena faktor usia hohoho' ucap lina dengan darah segar yg sudah menghiasi tubuhnya


''ku..mohon..hentikan..'' ucap fredric yg sudah *sensor


'' hentikan?'' ucapku lalu berjalan kearahnya dan *grep!


''apa saat putriku kesakitan seperti ini kau langsung berhenti memukulinya?'' ucapnya sambil menarik rambunya


''sa...saya menyesal..tolong ...ampuni saya'' ucapnya dengan air mata yg sudah berlinangan


'' mudah sekali kata maaf keluar dari mulutmu ya'' ucapku


''lean apa kita harus memotong lidahnya juga?'' tanya lina sambil memegang sebuah pedang lalu tersenyum polos


''tidak, jangan dulu'' ucapku lalu melepaskan tangan ku dan menarik pedangku


''kalau dia kehilangan lidahnya sekarang dia jadi tak bisa bicara kan?. Kalau begitu bagaimana aku bisa mendengarkan pengakuannya?'' ucapku sambil memainkan pedangku di lehernya


'' masih ada waktu. Kalau kau ingin ini semua cepat berakhir ceritakan semua yg kau ketahui tanpa ada satupun yg kau sembunyikan''


''lalu..'' *SRAK!


*AAAAKH!


''setiap kali kau bicara omong kosong aku akan langsung memotong anggota tubuhmu. Ingat itu baik-baik'' ucapku setelah memotong jari kelingkingnya


***


''fyuh~...akhirnya selesai juga'' ucap lina sambil merengangkan tubuhnya


''harry bagaimana kondisi elissa?''tanyaku sambil mengelap darah yg ada di wajahku dengan handuk


''nona masih belum sadarkan diri tuan'' balas harry


''begitu ya''


Ku harap ia segera sadar.


''tuan ,nyonya. Sebaiknya anda berdua membersihkan diri dulu kalau ingin menemui nona''


''benar lean. Kau harus ganti baju juga. Bajumu basah kan karena hujan?.terlebih kau bisa sakit nanti'' ucap lina


'' hmph. Kurasa kau pun demikian lina'' balasku


'' bajumu kini penuh dengan darah. Orang-orang bisa ketakutan saat melihatmu nanti'' balasku


''begitu ya. Tapi aku tak mebawa baju ganti. Kalau begitu kita pulang dulu kali ya''


''harry tolong siapkan kerata kuda'' ucap lina dan harry pun langsung pergi menyiapkan apa yg di perintahkan


''ngomong-ngomong lean. Bagaimana menurutmu?''tanyanya sambil menunggu harry kembali


''soal apa?''tanyaku

__ADS_1


''orang tadi. Apa menurutmu dia mengatakan semuanya tadi?''tanyanya


''entahlah. Tapi setidaknya ia tak punya alasan untuk berbohong''


''lalu... bagaimana menurutmu soal pengakuannya mengenai putri yg ia katakan?'' tanyaku


''benar juga. Apa kau pikir putri yg ia katakan itu tuan putri marcella?''


''aku masih belum bisa menyimpulkannya. Dia bilang ia tak tau identitas putri itu.dia hanya tau kalau putri itu adalah orang yg menjadi kepala dari semua ini'' balasku


'' tapi anehnya dari apa yg ia katakan ,ia sama sekali tak menyinggung menenai tuan putri marcella,bahkan omongan yg mengarah ke padanya pun tak ada''sambungku


''benar...''


Aku semakin tak paham ini.kalau tuan putri memang tak terlibat dalam hal ini lalu kenapa semua petunjuk yg kami punya mengarah pada dirinya?


''dari pada itu ,bagaimana pendapatmu mengenai pria yg ia panggil tuan itu?''tanya lina


''ah.. benar juga'' '' pria mata merah dengan rambut hitam. Dari ciri fisiknya ia mirip dengan sir flash . tapi sayang ia tak mengetahui nama pria itu dan hanya memanggilnya tuan''


''tapi kalau orang itu memang sir flash itu artinya Orang yg di maksud putri olehnya adalah tuan putri marcella'' ucap lina


''benar, tapi apa kau tak merasa aneh lina?'' ucapku


''kalau tuan putri marcella memang musuh dan sir flash adalah orang yg di panggil tuan oleh fredric lalu kenapa mereka mau menolong elissa?'' sambungku


'' saat aku pergi ke istananya untuk meminta bantuan sir silver.orang yg berhasil membujuknya tak lain dan tak bukan adalah spirit milik tuan putri sendiri. Lalu meski sempat di cegat oleh sir flash yg tiba-tiba muncul tapi pada akhirnya sir flash mengizinkannya'' jelasku


''dia pasti akan menyelamatkan putri anda tuan duke. Meski harus menguras mananya hingga habis pun dia akan tetap melakukannya hingga putri anda bisa bernafas normal kembali.''


Kata-katanya saat itu terdengar begitu percaya diri.seakan-akan ia yakin 100% kalau sir silver pasti akan menyelamatkan elissa. Kalau ia musuh pasti akan terlihat rasa kesal,takut tau semacamnya kalau elissa sampai sembuh tapi hal itu tak terlihat sama sekali di wajahnya saat itu


''kurasa memang ada yg aneh disini'' ucap lina


''kalau musuh ,mereka tak mungkin mau membantu kita, tapi anehnya selama ini semua petunjuk kita mengarah kearahnya.seakan-akan musuh sebenarnya membuat tuan putri marcella sebagai kambing hitam''


''yah kita masih punya waktu . orang itu juga masih hidup kita tinggal mengintrograsinya lagi nanti dan menemukan titik terangnya'' ucap lina


''yang terpenting sekarang elissa sudah berhasil selamat. Erwin juga sudah kembali seperti dulu.mungkin saja ini bisa jadi awal yg baru dan jauh lebih baik dari yg sebelumnya'' ucap lina sambil tersenyum


''benar. Kelompok shadow juga sepertinya sudah berhasil di sapu bersih di tempat itu semalam. Yg tersisa tinggal kepalanya saja.'' Ucapku sambil melirik ke luar jendela


Dalang dari semua ini. Kalau ingin memastikan semua ini berakhir aku harus segera mencari kepalanya dan memenggalnya


''kalau tebakan ku benar klan vampire pasti terlibat dalam hal ini''


Vampire ...kalau dalangnya adalah mereka...


''lina apa kau pernah membunuh vampire?'' tanyaku


''eh?''


***


( sementara itu)


Di sebuah ruang bawah tanah ,di tempat dimana bau dari asap rokok dan alkohol melekat begitu kuat ,serta jeruji-jeruji besi yg menghiasi ruangan tersebut ada sebuah insiden yg terjadi.


Hujan es tiba-tiba turun di dalam sana dan membuat beberapa orang yang berada di sana langsung tewas seketika terkena serpihan es tajam tersebut namun ajaibnya beberapa tawanan serta orang terpilih saja yg tak terbunuh olehnya dan hal ini bisa terjadi karena sihir dari seorang anak perempuan dengan rambut pendek berwarna biru muda


''ck!... apa-apaan anak itu'' ucap salah seorang yg bersembunyi dari hujan es tersebut lalu perlahan mengambil crossbow lalu berniat membidik anak tersebut sampai...


*JLEB!...


!!?!...belum sempat orang tersebut menembak sebuah pedang tiba-tiba menembus dadanya dan membuatnya mati seketika.


'' dasar sampah''

__ADS_1


''AH!.. yang mulia raja!'' seru seorang elf perempuan dengan rambut violet panjang yg langsung berlari menghampiri pria yg menusuk orang tadi . pria tersebut ternyata adalah raja elf


''maaf aku terlambat.aku dapat sedikit masalah tadi'' ucap raja elf sambil menarik pedangnya kembali


''masalah?,ada apa?''


'' bukan masalah besar dari pada itu bagaimana kondisi disini?'' tanya raja elf yg mencoba mengalihkan pembicaraan


''semuanya berjalan lancar. Begitu beliau turun tangan semuanya langsung beres tanpa hambatan''ucap elf perempuan tersebut


''begitu ya'' ucap raja elf lalu melihat anak berambut biru tersebut


''siapa sangka roh suci sendiri yang akan langsung turun tangan mengatasi hal ini'' sambungnya sambil tersenyum lembut lalu perlahan berjalan menghampiri anak tersebut


'' terima kasih atas kerja kerasnya dewi ''ucap raja elf sambil membungkuk hormat


''jangan panggil aku dewi'' ucap anak tersebut


''ah..maafkan saya . benar juga anda sekarang sudah punya nama ya. Kalau begitu nona Lynn '' ucap raja elf yg di balas anggukan oleh anak tersebut


'' semua sudah beres disini, benar-benar menyedihkan. Banyak nyawa tak berdosa terkurung di tempat ini'' ucap anak tersebut yg terlihat muram


'' benar, dan sekarang kita berada disini untuk membebaskan mereka'' ucap raja elf lalu memerintahkan perempuan tadi untuk membebaskan para elf yg terkurung disini dan membawanya ke tempat para elf


'' anda sudah bekerja keras.sekarang anda bisa kembali dan memulihkan diri anda'' ucap raja elf lembut


''...benar'' ucap anak tersebut lalu perlahan menyentuh lengan raja elf dan berkata ''kau juga sudah bekerja keras. Sekarang tubuhmu menjerit sakitan''


!!!? '' ah!~.. ini... tadi saya sempat bertemu dengan_''


''Alex, kekuatan ku tak cocok untuk tubuhmu. Kalau kau terus memaksanya suatu saat tubuhmu bisa hancur'' ucap anak tersebut yg membuat raja elf tersentak


''..... terima kasih sudah mencemaskan saya,saya janji akan mengunakannya dengan lebih hati-hati'' balas raja elf sambil tersenyum lembut


'' pada dasarnya memaksakan hal yg tak cocok memang tak baik, padahal kau bisa menyerahkan masalah ini pada_''


''SAYA TIDAK AKAN PERNAH MEMPERCAYAI MANUSIA LAGI!'' potong raja elf yg membuat anak tersebut tersentak


''ah!.. maaf kan saya, saya..''


''begitu ya... hatimu memang sudah membeku'' potong anak tersebut yg membuat raja elf tersentak


*sring... '' sudah, aku sudah menyembuhkan luka mu.seharusnya kau akan baik-baik saja . sebaiknya kau istirahat setelah ini'' ucap anak tersebut lalu berbalik dan menghilang


''terima kasih....''


''apa yg ku lakukan, bisa-bisanya aku membentak dewi kami'' gumam raja elf sambil mengepalkan tangannya


''tidak apa-apa kemarilah'' ucap elf perempuan tersebut yg terlihat berusaha membujuk salah seorang anak elf yg bersembunyi di dalam sel karena takut


Raja elf pun perlahan datang menghampirinya. Di lihatnya seorang elf laki-laki muda dengan tubuh penuh luka dan badan yg gemetaran


''hei... tidak perlu takut..kemarilah, kami akan membawamu pulang'' ucap raja elf sambil mengulurkan tangannya pada anak tersebut


Anak tersebut pun terlihat masih sedikit ragu untuk membalasnya


''kami juga elf, sama sepertimu. Kami akan membawamu pulang'' ucap raja elf sambil menunjukkan telinganya. Melihat hal tersebut anak itu pun memberanikan diri menerima uluran tangannya dan begitu anak itu keluar raja elf dengan sigap langsung mengendongnya lalu mencoba menenangkan anak tesebut.


''maaf membuatmu mengalami semua ini. Kau pasti sangat menderita ya disini''


''tidak apa-apa. Semua nya akan sudah berakhir''ucapnya sambil menepuk lembut punggung anak tersebut .


Dan karena lembutnya suara serta belaian raja elf tangis anak itu pun langsung pecah sejadi-jadinya. Dengan air mata berlinang dan badan yg gemetar ia memeluk raja elf dengan eratnya , raja elf pun dengan lembutnya membalas pelukan anak tersebut lalu berbisik


''nah..ayo kita pulang.''


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2