
Kini di hadapanku berdiri sebuah makam dari orang yg sudah bersama ku sejak aku lahir,orang paling dekat dan bahkan sudah ku anggap ibu ku sendiri.
Meski terasa menyakitkan,perlahan ku coba langkahkan kaki ku mendekatinya.
Sebuah ukiran batu yg bertuliskan namanya,dan sebuah karangan bunga yg menghiasinya
Mata ku terasa berat meski begitu aku berusaha untuk tak menangis di depan makamnya. Perlahan ku coba memegang batu nisannya
''lama tak bertemu mina... meski kita tak benar-benar bertemu sih ya..'' kataku sambil berusaha tersenyum
''mina....maaf ya..aku tak bisa melindungimu...aku bahkan membiarkan mu mengalami hal mengerikan itu, aku benar-benar minta maaf''
''tapi apa mina tau?..sekarang aku sudah bahagia dengan keluarga baruku,mereka sangat baik dan sayang pada ku,aku benar-benar senang,ahaha..apa aku terdengar sombong berkata begitu?.maaf... aku hanya ingin mina tau kalau aku sudah tak apa-apa''
''maka dari itu...tolong beristirahatlah dengan tenang disana bersama yg lainnya. Lalu.......''
''mari kita bertemu lagi di sana suatu hari nanti''sambungku sambil mencoba tersenyum
'' tapi mungkin kalian harus menunggu cukup lama,ahaha..tak apa kan ya?..''
''aku akan berusaha untuk tetap hidup selama yg ku bisa...''sambungku sambil tersenyum manis
Setelah selesai mengucapkan salam perpisahan ku pada mina aku pun kembali ke tempat dimana keluarga baruku sudah menunggu
Aku tadi meminta waktu untuk sendiri menemui mina jadi mereka menunggu ku di depan area pemakaman
''um?..sudah selesai eli?''tanya iu begitu melihat ku kembali
''iya...aku sudah selesai''balasku sambil tersenyum
''kau baik-baik saja?''tanya ayah yg terlihat cemas
''um!...aku tak apa''angguk ku dan mereka pun langsung tersenyum lega
''anu...eli..kalau kau sudah siap..ayah ingin menjelaskan soal...''
''tak perlu yah...aku sudah paham'' potongku
''kalian melakukannya agar aku tak terlukakan? ,aku sudah paham, jadi ayah tak perlu menjelaskan apapun lagi'' ''aku tau kalian tak mungkin melakukan hal buruk pada mina, aku juga tau bukan kalian yg membuatnya begitu''
Semua itu pasti perbuatan orang mengerikan itu...padahal dia sudah membunuh mina,tapi dia juga sampai melakukan hal sekeji itu padanya.ukh...benar-benar menyebalkan...
''soal itu juga... maaf kalau membicarakan hal ini di saat seperti ini''kata putra mahkota tiba-tiba
''tapi aku ingin kau menceritakan semua yg terjadi pada elf''sambungnya
''eric!, kenapa kau berkata begitu!?.adik kecil kan masih belum sepenuhnya sembuh,jangan menambah beban pikirannya'' kata kak erwin
''aku tau itu,tapi.... Kita tak bisa menunda ini lebih lama, ini mungkin akan menjadi ancaman bagi kerajaan ini nantinya''balas putra mahkota
''eh?....apa maksudmu...''
'' huh~...pertama-tama aku ingin mendengar cerita adikmu dulu,setelah itu baru aku jelaskan. Mungkin kita bisa menemukan sesuatu nanti''
***
''tak mungkin'' kata putra mahkota setelah mendengarkan cerita ku
''huwaaa!...eli!~...ternyata kisahmu sangat meyedihkan...''seru ibu sambil memelukku erat
''hiks..hiks...sialan...siapa yg berani membuat kau semenderita ini!.tak akan ku maafkan akan ku bunuh dia!''kata kakak yg sudah berlinangan air mata
''mm... kisah mu itu sangat mustahil''kata putra mahkota
__ADS_1
''oi!,eric! Tak mungkin adik kecil berbohong soal beginian!''marah kak erwin
''tapi memang begitu kenyataannya''kataku
'' itu tak mungkin, bagaimana bisa klan besar seperti elf musnah hanya dalam waktu beberapa jam,terlebih oleh manusia?..itu sangat tak masuk akal''
''saya sudah melakukan penyelidikan soal itu dan nampaknya ada pihak luar yg juga terlibat dalam hal ini''kata ayah
''ya...pasti begitu...karena tak mungkin manusia biasa apa lagi para bandit kelas teri bisa menghancurkan klan elf semudah itu''balas putra mahkota
''pihak luar kah.....kalau benar begitu dia lah yg harus di waspadai'' sambungnya
Pihak luar?...siapa itu?...kalau bukan manusia saja yg terlibat dalam hal ini lalu siapa lagi?...
''pihak luar kah... bearti bisa saja dia salah satu makhluk dari benua hitam,lagian memang ada manusia yg sekuat itu?''kata kakak yg membuat suana hening seketika
''um...!!?.... bukannya ada'' kata putra mahkota tiba-tiba yg tentu membuat kami tersentak
''ada!?, siapa!?''seru kakak
''di benua sini aku hanya kenal 3 orang yg mungkin melakukan itu''
''dan lagi terlalu berbahaya kalau kita berurusan dengannya'' kata putra mahkota
''huh!,apa-apaan itu!...aku tak peduli siapa itu, beri tahu aku!,akan ku hajar dia!''kata kak erwin
''erwin jaga bicara mu!,kau mau mati huh!?'' tegur putra mahkota
''!!?...jangan bilang'' kata ayah yg sepertinya sudah mengetahui siapa yg putra mahkota maksud
''um..lean kau tau?''tanya ibu yg belum paham juga
''ya...kurasa aku sudah bisa menebaknya..''balas ayah
''eh?..eh?....siapa?..''tanya kakak
''ke..keluarga kaisar..''kata ibu yg kelihatannya syok
''eh?...kaisar yg melakukannya?...apa itu mungkin?''tanya kakak syok
''itu bisa saja, karena kaisar saat ini berhasil mengambil alih tahta hanya dalam waktu semalam''kata ayah yg tentu membuat kami terkejut
Kaisar....apa beliau yg membantai klan ku?...
''tunggu tadi anda bilang ada 3 kan?.kalau begitu 2 lagi?''tanya ibu
''tentu saja anak-anaknya.''
''pangeran kedua kekaisaran. ku dengar beliau terlahir dengan mana yg begitu kuat bahkan yg paling kuat di benua ini'' sambung putra mahkota
''meski begitu beliau pasti bukan pelakunya''timpal ayah
''ya..kecil sekali kemungkinan beliau terlibat dalam hal ini''kata putra mahkota
''kenapa?''tanya kakak
''karena beliau selalu mengurung diri di istananya dan kelihatannya beliau tak tertarik dalam hal semacam ini,lalu.... Pangeran kedua sudah tewas beberapa bulan yg lalu'' jelas ayah
''!?..tewas?''tanyaku syok
''ya, beliau tewas setelah mengalami ledakan mana sama seperti mu kemarin''balas putra mahkota
Karena ledakan mana?!....apa itu artinya kondisiku kemarin memang sangat buruk hingga bisa menjebabkan kematian?,yah...kalau di ingat-ingat itu memang mengerikan sih. Tubuhku saja terasa terkoyak saat itu...
__ADS_1
''lalu yg ketiga?''tanya ibu
''sejujurnya menurutku dialah yg memiliki kemungkinan paling tinggi.mengingat sikap dan kekuatannya...,terlebih dia juga lah yg paling sering berurusan dengan benua hitam.'' ''aku yakin kalian sudah tau siapa yg ku maksud''sambungnya sambil tersenyum kecil dan mendengar hal itu raut suasana pun mendadak suram terlihat ekspresi takut bercampur geram di wajah mereka
???..... siapa?...kenapa mereka memasang tampang begitu?...
''siapa itu?'tanyaku tak paham
''eli..kau pernah bertemu dengan anak buahnya dulu,apa kau ingat?''kata ibu yg membuatku binggung
Anak buah?...orang kekaisaran?...um..seingatku satu-satunya orang dari kekaisaran yg pernah bertemu dengan ku hanya....!!!?...ah!...jangan bilang!
''TUAN PUTRI MARCELLA!?'' seruku
Itu tak mungkin....kalau benar tuan putri yg melakukannya, itu artinya...tuan silver,tuan harry,calope dan lina sebenarnya adalah... MUSUH?
***
Di waktu yg bersamaan
Tok..tok..tok....''tuan putri saya datang membawa laporan''
''masuklah''
''yg mulia mengenai....''
''bisa kau berhenti bersikap formal begitu?,bukannya sudah ku bilang untuk memanggil namaku saja saat kita hanya berdua?, flash ''
''ah~...maafkan aku marcella''
''hmph...jadi?...ada apa?''tanya marcella
''itu...um...aku punya kabar buruk, lagi-lagi kita kehilangan sumber informasi kita''
''huh!?..lagi!?...'' ''sialan...mereka benar-benar keras kepala''
''itu benar juga,tapi ku rasa ini salah kita juga karena terlalu terburu-buru ,rencana kita terlalu kacau ,ku sarankan untuk kita menyusun ulang rencana kita dan bersikap lebih berhati-hati ''
''um..yah....sejujurnya kalau mereka tau pun mereka tak akan bisa berbuat banyak, tapi yah...untuk kedepannya mari lebih berhati –hati''balas marcella sambil tersenyum
''ah!~...benar juga..bagaimana dengan mereka berdua?''
''silver dan harley?. Bagaimana perkembangan mereka?''sambung marcella sambil tersenyum tipis
''tak ada masalah ,mereka terus mengintai secara diam-diam, terlebih harley . di bandingkan aku dan silver yg sudah di kenal banyak orang ,harley adalah anak baru,belum banyak yg mengenalnya, jadi dia jauh lebih mudah mengelabui mereka''
''begitu ya....kalau begitu syukurlah...'' ''tapi....aku sedikit cemas dengan harley....dia itu ....bagaimana bilangnya ya...hatinya terlalu lemah''sambung marcella sambil menatap keluar jendela
''itu karena dia belum pernah membunuh siapapun,berbeda dengan ku dan silver yg sudah membunuh ribuan nyawa,harley bagaikan kertas yg masih kosong''
''tapi jangan khawatir dia pasti bisa mengatasinya nanti''
''.........ku harap ini berjalan lancar sehingga tak perlu membuat kalian menodai tangannya sendiri''kata marcella sambil tersenyum sendu
''huh~...kalau saja bisa semudah itu...'' ''ah!,benar juga, orang yg melindungi nya itu sangat merepotkan,boleh aku membunuhnya kalau kami bertemu nanti?''
''ukh...baru saja ku bilang semoga tangan kalian tak ternodai,sekarang kau malah mau membunuh seseorang....'' Balas marcella
''habisnya dia menyebalkan sekali''
''huh~...kau ini...'' ''um....tapi begitu ya,.....kalau dia akan menjadi penghambat lebih baik segera di singkirkan ya....'' ''Um!..aku mengerti, singkirkan saja kalau begitu''sambung marcella sambil tersenyum riang
''Di mengerti''balas flash sambil membungkuk hormat.
__ADS_1
...****************...
...Bersambung...