Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 145


__ADS_3

Ah~..setelah bicara soal cinta-cintaan itu aku malah merasa canggung . begitu pun sir flash yg sejak tadi tak menoleh kebelakang lagi . aku yakin dia juga malu karena baru saja mengakui perasaannya.


''huh~..harusnya kami tak membahas itu tadi''gumamku sambil menghela nafas berat


''astaga lorong ini sepanjang apa sih!''seru sir flash yg tiba-tiba kesal


''benar juga, dari tadi tak ada ujungnya''balasku


''seperti sarang semut saja. kita gak muter-muter kan sejak tadi?''tanyanya


''saya rasa tidak, dari tadi hanya ada jalan lurus saja, jadi kecil kemungkinan kita kembali ketempat awal'' balasku


tapi perlu ku akui ini benar-benar aneh. Tak ada musuh juga sejak tadi .jangan bilang ini ....


''ngomong-ngomong kau belum memberitahuku alasan mu kemari''katanya tiba-tiba.


''anda juga masih belum memberitahuku alasan kenapa anda bisa ada disini''balasku


''ck...di bales lagi gak tuh.yah sudah lah kalau begitu kita rahasiakan saja alasan kuta masing-masing hingga akhir'' katanya


''saya rasa itu ide yag bagus'' balasku


Meski begitu ini tetap mencurigakan di tambah dia bilang di awal 'ternyata beneran muncul'. Apa itu artinya dia memang sedang menunggu seseorang?.atau kah....


''OH!..ada pintu'' kata sir flash yg langsung menghentikan pikiran ku barusan


Terlihat ada seuah pintu besi yg terlihat cukup berat di depan kami saat ini. Dan lagi ini adalah satu-satunya pintu sekaligus ujung dari lorong panjang ini.


''akan ku buka ya'' kata sir flash lalu perlahan membuka pintu tersebut dan ternyata...


''ASTAGA KEBAWAH LAGI!?''serunya setelah melihat di balik pintu itu ada tangga lagi yg mengarah ke ruang bawah tanah dan lagi di sana tak ada penerangan sama sekali, benar-benar gelap.


''huh~..sir leon kau bisa mengunakan sihir cahaya?''tanya sir flash sambil melirikku


''maaf, tapi saya hanya bisa mengunakan sihir angin''balasku


''begitu ya, aku juga tak bisa'' katanya lalu melirik sekitar kami


''oh!..benar juga, aku kan bawa korek''katanya lalu mengeluarkan sebuah korek api dari kantongnya


''meski penerangannya tak seberapa setidaknya ini lebih baik dari pada tak ada kan?''katanya sambil melirikku lalu perlahan menuruni satu persatu anak tangga. Aku pun perlahan mengikutinya dari belakang.


Huh~..ini benar-benar merepotkan ,sangat sulit melihat di tempat segelap ini, kalau saja aku bisa sihir cahaya...ini pasti akan jauh lebih mudah. Sir flash juga kelihatanya cukup kesu...


Eh!?...sebentar. sir flash kan penguna sihir dengan elemen kegelapan, bukannya penguna sihir itu bisa melihat dalam gelap ya?.


!!!?....''woi..woi..bukannya ini bahaya?'' batinku sambil berhenti melangkah


Kamai memang berbicara panjang lebar sejak tadi tapi bukan bearti aku sudah peraya padanya di tambah ia tetap tak mau memberitahukan alasannya... dan sekarang kami berada di tempat yg tak menguntungkan ku sama sekali. Kalau begini ....kalau semisalnya ini jebakan dia bisa dengan mudah membunuhku saat ini.

__ADS_1


''um?. Sir leon, kenapa kau diam saja?''tanyanya sambil menoleh kebelakang


''sir flash sayaa ingin memastikan sesuatu, apa anda tak bisa melihat dengan jelas di sini?''tanyaku


''benar, kau lihat kan tempat ini gelap sekali''balasnya


''bukannya itu aneh, anda kan penguna sihir dengan elemen kegelapan'' kataku yg mulai waspada


Mendengar jawabanku sir flash pun langsung terdiam sesaat lalu menatapku tajam. Menyadari mulai ada yg tak beres aku mulai mundur perlahan.


Pintu tadi berada cukup dekat aku mungkin akan sempat kalau pergi kesana setidaknya di sana aku akan cukup terbantu dengan penerangan yg ada, tapi ini akan jadi masalah kalau aku salah berpijak bisa -bisa aku malah jatuh kebawah mengingat tak ada pagar pembatas juga disini..


''hmph!..kelihatannya kau masih curiga padaku ya'' katanya sambil tersenyum kecil lalu berjalan mendekat . tentu saja aku langsung mencoba menjauhinya namun sialnya karena tempat ini memang gelap dan tangganya juga cukup rawan tanpa sengaja malah malah terpeleset dan hampir saja jatuh kalau saja...


*grep!.. '' waspada pada ku bagus tapi jangan sampai kau mati hanya karena mencoba menghindariku'' katanya sambil menahan tanganku lalu menarikku agar tak terjatuh


'' memang benar aku bisa melihat dengan jelas kalau ku gunakan sihir ku tapi saat ini aku sama sekali tak mengunakan sihir apapun, jadi sama sepertimu aku juga sesulitan melihat saat ini''sambungnya


''kalau begitu kenapa anda tak mengunakannya?''tanyanya


''hmph..kalau ku pakai kau pasti akan semakin curiga padaku, dan lagi saat sihir ku aktif akan ada racun juga yg menyebar di udara. Akan berbahaya kalau aku sampai membunuh seseorang disini kan, apa lagi racunku tak memiliki penawar'' jelasnya sambil menatapku tajam tentu hal ini membuat bulu kudukku bergidik ngeri


''jadi kalau kau masih curiga padaku kau bisa kembali keatas saja dan biarkan aku yg memeriksa tempat ini'' sambungnya


Yah..kukira itu memang ide terbaik tapi.....meski sepintas aku sempat merasakan kehadiran seseorang dibawah, bisa jadi itu tuan muda.aku harus memeriksanya.lagipula aku sudah sejauh ini


''tidak, saya akan tetap ikut kebawah''kataku lalu berjalan melaluinya


Pada akhirnya kami pun tiba di ujung anak tangga. Sir flash pun langsung mengarahkan koreknya untuk memeriksa sekitar dan rupanya ada banyak pintu-pintu di lorong kali ini. Kami pun mencoba mengecek satu dan rupanya tempat ini..


''penjara!?''seruku setelah melihat isi dari balik pintu-pintu tersebut


''begitu rupanya, jadi ini penjara bawah tanah, benar-benar tak terawat sepertinya'' timpal sir flash


Kalau ini penjara itu artinya... ''tuan muda ada disini!''batinku lalu mulai mengecek satu persatu pintu yg ada. Aku juga mengunakan sihir angin ku untuk menemukan keberadaannya dan akhirnya


*BRAK!.. '' Tuan muda!'' seruku sambil mendobrak pintu dan benar saja di balik pintu itu ada tuan muda erwin yg sedang tak sadarkan diri dan juga memiliki banyak sekali luka terlebih di bagian kakinya.


Tanpa pikir panjang aku pun langsung menghampiri nya dan melepaskan rantai yg mengikat kedua tangannya


''gawat..dia mengami pendarahan'' kataku begitu melihat masih ada darah yg mengalir di bagian kakinya


Melihat hal itu aku langsung merobeh jubahku dan berusaha menghentikan pendarahan di kaki tersebut


Tuan muda masih hidup, denyut nadinya juga masih terasa, meski begitu nafasnya terlalu lemah.


''hoo..jadi ini yg kau cari''kata sir flash


''kelihatannya itu bukan luka ringan sebaiknya kau membawanya ke rumah sakit segera'' sambungnya

__ADS_1


''saya tau itu'' ''astaga dia juga panas tinggi'' kataku


''um?....bicara soal panas...bukannya tempat ini juga terasa lebih hangat?''tanya sir flash tiba-tiba


''eh?..'' ''setelah anda bilang begitu....memang benar ini juh lebih hangat dan lagi bukannya ini mulai agak terang?'' kataku


Kami pun sempat terdiam sesaat lalu seperti menyadari sesuatu sir flash langsung berlari menuju pintu masuk kami tadi. Karena merasa ada yg tak beres aku pun mengikutinya sambil membopong tuan muda erwin. Dan saat kami membuka pintu tadi..


*BWOOOSH!...


Semburan api langsung menghampiri kami tapi beruntung aku dengan sigap langsung memasang pelindung angin ku untuk menghindarinya


''kebakaran!?...sejak kapan!?''seruku yg syok setelah melihat jalan keluar kami satu-satunya kini sudah tertutup oleh si jago merah


''.......SI BEGO!, DIA MAU MEMANGGANGKU DI SINI HAH!?'' seru sir flash tiba-tiba yg jelas membuat ku tersentak kaget


***


Sementara itu di luar tempat rahasia.


''yosh...dengan begini tugas ku beres.'' Kata seorang pria rambut putih sambil memainkan korek api yg ia gunakan untuk membakar rumah tersebut


''yosh...kita balik yuk harley'' kata pria tersebut sambil menoleh kebelakang


''um...entah lah silver..apa benar tak apa membakarnya sekarang?.flash belum keluar loh'' balas harley sambil menatap silver ragu


*grep!... ''tak apa , tenang saja. kan dia sendiri yg nyuruh bakar tempat ini 3 jam setelah ia masuk'' balas silver sambil merangkul harley


''lihat.. jam ku sudah menunjukan pukul segini, itu artinya sudah 3 jam'' sambung silver sambil memperlihatkan jamnya


''silver..bukannya jam mu itu kecepetan 1 jam ya?''kata harley yg langsung membuat suasana hening seketika


..................................................


''FLASH!'' teriak harley sambil mencoba menolong rekannya yg masih berada di dalam namun langsung di tahan oleh silver


''kau bodoh ya!?..kau mau ikut terpanggang?!''marah silver


''tapi flash...kita harus segera menolongnya'' kata harley cemas


''bagaimana caranya!?...kau mau masuk ke dalam kobaran api!?. Yg ada kau kebakar duluan sebelum menemukannya'' marah silver


''kalau begitu kita harus bagaimana?''tanya harley cemas


Silver pun langsung terdiam sesaat lalu *Puk menepuk pundak harley dan berkata


''harley katakan pada marcella kalau flash tewas dalam misi'' dengan wajah yg sangat serius


''TOLONG JANGAN MENYIMPULKAN SEENAKNYA!!!'' teriak harley.

__ADS_1


...****************...


...NEXT...


__ADS_2