Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 82


__ADS_3

''Apa yg ingin kau lakukan?''


!!!?....gawat!...sejak kapan dia di belakangku!.


Aku pun langsung mencoba menjaga jarak darinya lalu bersiap mengangkat pedangku dan begitu melihat siapa itu.


''sir flash!?''


Begitu melihat siapa itu aku pun langsung memasukan pedang ku kembali dan mencoba bersikap normal


''hmph..benar-benar reflek yg bagus''katanya sambil tersenyum kecil


''maaf..saya tak ada maksud buruk sama sekali''kata ku sambil membungkuk


''aku tau itu, jangan di pikirkan''


Sir flash...salah satu ksatria pribadi tuan putri marcella sekaligus orang yg paling dekat dengannya, di tambah lagi dialah orang yg paling mengerikan di antara ksatria pribadi tuan putri lainnya.


Dulu saat aku masih menjadi calon ksatria aku pernah di latih olehnya dan itu adalah ingatan terburuk yg pernah ku miliki, dia sama sekali tak punya belas kasihan, padahal umur nya 3 tahun di bawahku tapi dia sudah menjadi orang yg sangat di segani di kekaisaran


''saya benar-benar minta maaf, saya merasakan aura tak enak tadi jadi saya hanya bersikap hati-hati''


''ah~...itu..aura ku kah...maaf... aku hanya sedikit kesal tadi...''


'' si bodoh itu lagi-lagi membuat ulah..dan itu membuatku geram''sambung sir flash sambil mengeluarkan aura membunuh yg begitu kuat hingga membuatku merinding


''ah~..maaf..seharusnya aku bisa mengontrol diriku ya''


''dari pada itu...kau itu kalau tak salah ksatria milik tuan duke everon kan?''tanyanya sambil menunjukku


''benar , saya Leon maximillan demetria, sebuah kehormatan bisa bertemu dengan anda''kataku sambil membungkuk hormat


''demetria?....mm...jadi kau calon ksatria yg waktu itu di keluarkan karena melakukan kekerasan ''katanya yg membuatku tersentak


Jujur mendengar apa yg ia katakan rasanya aku ingin berteriak kencang dan membantahnya namun hal itu tak mungkin bisa ku lakukan padanya


'' aku ingat kau,dari semua calon ksatria saat itu hanya kau yg paling berbakat seingatku,sayang sekali kami harus kehilangan mu karena kejadian itu''sambungnya yg membuatku geram


''ah..benar juga..bagaimana dengannya?...kalau tak salah dia juga berasal dari keluarga demetria..namanya siapa ya?....''


''apa maksud anda harry ailbeart demetria?''tanyaku memastikan


''ah!..benar dia...kalau tak salah dia kakak mu kan?''katanya yg tak ingin ku balas


''apa dia bekerja juga disana?.kalau misalnya iya bisa tolong sampaikan maaf ku padanya?''tanyanya yg membuatku tersentak


''maaf?...''


''yah...aku pernah menghajarnya habis-habisan saat itu,jujur aku merasa tak enak sampai sekarang. Kalau kau bertemu dengannya tolong sampaikan maaf ku ya''


''kenapa anda menghajarnya?''tanyaku yg jadi penasaran


''um?....hmm... dia tak memberitahumu kah....''katanya sambil tersenyum kecil dan jelas itu membuatku binggung


''kalau begitu aku tak perlu memberitahukannya. Lagi pula itu cerita lama, kau tak perlu memikirkannya.''balasnya


Harry dan flash?...si bodoh itu pernah punya hubungan apa dengannya? Dan lagi sampai di hajar?...sebenarnya apa yg si bodoh itu lakukan?..


''flash..ayo kita pergi'' kata seseorang yg langsung membuat bulu kuduk ku bergidik geri begitu melihat sosoknya


''ah~...apa urusannya sudah selesai tuan putri ?''kata flash sambil meliriknya


PUTRI MARCELLA!?...


''ya..begitu lah...ayo kembali, ngomong-ngomong..siapa dia?,teman mu?''tanyanya sambil melirikku


''ah!... , saya Leon maximillan demetria, memberi hormat pada bintang ke tiga kekaisaran Albrecht'' kataku yg lansung bertekuk lutut di hadapannya


ini pertama kalinya aku bertemu secara langsung bahkan dengan jarak sedekat ini... Benar-benar tekanan yg luar biasa...


''hmph...senang bertemu dengan mu sir leon''balasnya


''oh ya flash, dimana harley?''


'' harusnya dia ada di dekat sini, saya akan mencarinya''


''baiklah. Kalau begitu aku tunggu di kereta kuda ya.'' ''sir leon...semoga harimu menyenangkan'' sambungnya sambil melirikku dan tersenyum kecil lalu pergi begitu saja


''kalau begitu sampai jumpa lagi sir leon, jangan lupa permintaan ku tadi ya'' kata flash lalu pergi mencari sir harley


Dan begitu mereka berdua pergi aku langsung merasa kehilangan semua tenaga ku.


''huh~..2 orang paling berbahaya di saat yg bersamaan... ku rasa aku perlu istirahat sejenak''gumamku sambil bersender di tembok sejenak


!!!?...tunggu dulu... ''nona sendirian!''seruku lalu langsung pergi ketempat nona.


******


POV Elissa


''li..lina...tunggu dulu aku tak bisa ikut dengan mu''tolakkuku sambil mencoba melepaskan tangannya yg memegangku.

__ADS_1


''kenapa?, padahal kau juga sedang ada urusan dengan putra mahkota kan?kalau begitu kita satu arah''balas lina


''i..itu...''


Bagimana ini..aku harus bilang apa agar dia mau melepaskanku?


''huh~... sudah cukup lina, kalau nona elissa tak mau kau tak boleh memaksanya''kata sir harley


''kenapa?'' ''eli kenapa kau tak mau pergi dengan ku?''tanya lina sambil menatapku dengan mata yg berkaca-kaca


''i..itu...bukannya tak mau aku hanya....''


Ukh...bagaimana aku mengatakannya kalau aku tak bisa bertemu tuan putri?.


''jangan bilang...'' ''eli.. kau takut pada nona marcella?''tanya lina yg membuatku tersentak


''ternyata memang itu ya permasalahannya''sambungnya begitu melihat reaksiku


''tidak ada yg perlu kau takutkan eli, nona marcella adalah orang yg baik''kata lina sambil mempererat genggamannya


''meski kau bilang begitu....''


''...huh~..anda sudah termakan gosip itu ya''kata sir harley tiba-tiba


''gosip?'' tanya lina binggung


''itu loh...soal sikap tuan putri yg terkenal berdarah dingin''kata harley


''itukan dulu!, sekarang nona marcella sama sekali tak seperti itu''kata lina yg mencoba meyakinkanku


''nona marcella sudah berubah, dia benar-benar jauh berbeda dengan apa yg kau dengar,percaya padaku''kata lina yg membuatku semakin tak enak


''lina benar. Sebelum aku masuk ke istana juga aku sering mendengar gosip buruk soalnya, tapi setelah aku masuk ternyata dia berbeda jauh dengan apa yg di gosipkan, dia benar-benar tuan putri yg lembut''timpal harley


mm.... meski kalian bilang begitu...aku tetap tak bisa bertemu dengannya...bagaimana aku menolaknya kalau begini...


''elissa'' panggil suara yg tak asing bagiku, dan begitu mendegar hal itu aku pun langsung menoleh kearahnya dan..


''ayah!''seruku dan lina pun langsung melepaskan ku. Begitu tangan lina lepas aku langsung berlari kearah ayah dan ayah dengan sigap langsung mengendongku


''maaf membuatmu menunggu''kata ayah yg ku balas dengan gelengan


''sebuah kehormatan bisa bertemu dengan anda tuan duke everon'' kata harley sambil membungkuk


'' wah..wah...coba lihat siapa ini, lama tak bertemu sir harley,senang bisa melihatmu lagi'' '' sejak kematian marquess ini pertama kalinya aku melihat mu lagi'' '' bagaimana keadaan kalian?''


''tidak perlu khawatir tuan,sejak kematian ayah, kakak yg mulai mengurus segalanya, meskipun masih awam tapi kakak sudah mengurus semuanya dengan baik.''balas sir harley


???.....apa yg terjadi?...kematian marquess?...ayah?..kakak?......


''ah!?..ah...tidak yg marquess itu kakak saya...saya hanya ksatria tuan putri''balas sir harley


''bukan..... maksudku sir harley itu dari keluarga marquess''


Itu artinya satu tingkat di bawah ayah dong...


''benar sekali, saya harley sperado dari keluarga marquess sperado. Saya rasa saya pernah bilang nama marga saya sebelumnya. Anda tak meyadarinya ya''


Mana mungkin aku menyadarinya. Aku saja belum belajar banyak soal bangsawan


Tapi begitu ya.....marquess kah....sama sekali tak terpikirkan olehku...


''eli...'' panggil lina sambil cemberut


a..ah~.... Benar juga masih ada lina disini...


''um?...siapa gadis kecil ini?''tanya ayah sambil sedikit membungkuk


''aku lina, teman eli dan luz'' balas lina


''lina?...ahaha..begitu ya, namamu mirip dengan nama istriku''balas ayah sambil tertawa kecil


''jadi ada apa ini?''tanya ayah sambil melirikku


''itu...'' bagaimana menjelaskannya ya?...


''aku ingin mengenalkan eli pada nona marcella tapi eli tak mau'' balas lina sambil cemberut


''padahal sudah ku bilang nona sama sekali tak menakutkan'' sambungnya


''ah~..begitu ya...''kata ayah lalu menurunkan ku


''maaf ya... elissa bukannya takut dia cuman malu bertemu dengan tuan putri,dan lagi saya yg menyuruhnya menunggu saya kembali,elissa cuman menepati janjinya pada saya ,karena itu tolong maaf kan elissa ya'' kata ayah sambil tersenyum lembut pada lina


''.....begitu ya...kalau begitu bilang dari tadi dong''kata lina sambil menatapku


''ah!...ternyata anda ada disini ya sir harley''kata leon yg baru tiba


''oh..sir leon, ada apa?''


'' sir flash sedang mencari anda, tuan putri sudah mau kembali ke istana'' balas leon

__ADS_1


''begitu ya'' ''lina ayo kita pulang'' kata harley sambil menatap lina


''tapi...um....'' Grep!... '' kalau begitu selanjutnya main lah ke istana tuan putri''kata lina sambil mengenggam tangan ku


'' aku mengundangmu secara pribadi, nanti akan ku kenalkan kau pada spirit yg lain'' sambungnya sambil menatapku dengan mata berbinar-binar


''a..ah...baiklah...''


''hore!... janji ya...aku akan menunggu mu loh'' kata lina sambil tersenyum lebar


Lalu pergi bersama sir harley


''ajak luz juga ya!'' serunya sambil melambaikan tangan lalu perlahan menjauh


Huh~...bagaimana ini..aku malah membuat janji dengannya


''kau akrab dengannya ya'' kata ayah sambil mengusap-usap kepalaku


''yah...kami sudah berteman soalnya''


''hmm..ayah tak tau kau punya teman di kekaisaran, dimana kalian bertemu?''


''waktu itu saat aku pergi dengan luz ke festival di candela''balasku


''begitu ya''


''ayah maaf..ayah bilang lebih baik tak terlibat dengan orang kekaisaran tapi...lina adalah teman ku dan dia juga adalah spirit milik tuan putri''


''hee...'' '' um!?...'' !!? ''spirit!?'' seru ayah ,leon dan harry secara bersamaan


''hah~..begitu ya..jadi anak itu spirit...pantas saja auranya luar biasa''kata harry


''saya tak meyangka anda akan berteman dengan orang seperti itu nona''timpal leon yg juga sangat syok


''huh~..yah...ayah tak akan menyalahkan mu karena berteman dengannya, hanya saja. Ada baiknya kau mulai berhati-hati saat di dekatnya elissa,dia bisa saja berbahaya''kata ayah lalu mengendongku


''aku mengerti''


Meski sebenarnya aku tak mau mencurigai lina tapi ada baiknya juga kalau aku mengikuti kata ayah....


''nah ayo kita ke tempat putra mahkota, beliau sudah menunggu''kata ayah yg ku balas dengan anggukan.


Setelah itu kami pun pergi menemui putra mahkota yg sudah menunggu kami di perpustakaan istana


''kami memberi hormat pada putra mahkota kerajaan assiria''kata ayah sambil membungkuk hormat


''ah..kalian sudah datang. Masuk lah, kita bicara didalam''kata putra mahkota lalu membawa kami ke ruangan yg tertutup dimana tak akan ada yg bisa mendengar pembicaraan kami


''maaf ...aku tak menyangka tuan putri akan datang kemari tadi, elissa tak bertemu dengannya kan?''tanya putra mahkota memastikan


''i..iya...aku hanya bertemu sir harley dan lina''balasku


''lina?...maksudmu duchess?''


''bukan...lina itu spiritnya tuan putri''


''HAH!?... kenapa kau malah bertemu dengannya!''


''lina itu teman ku'' balasku yg langsung membuatnya geleng-geleng kepala


''huh~...siapa sangka kau malah sedekat itu dengan musuh mu''kata putra mahkota sambil bersender di kursi yg ada


''apa anda sudah yakin kalau tuan putri lah pelakunya?, dan lagi ada urusan apa tuan putri kesini?''tanya ayah sambil duduk di kursi yg ada


''itu ...beliau datang hanya untuk tugas tahunan dan...kelihatannya beliau tertarik dengan kejadian badai salju di taman hari itu'' kata putra mahkota sambil menatapku


''eh!?''


'' elissa selamat..kau berhasil menarik perhatian tuan putri''sambungnya yg membuat bulu kudukku bergidik ngeri


''lalu apa yg anda katakan soal itu?.anda tak memberi tahukan pada tuan putri yg sebenarnya kan?''tanya ayah


''tentu saja tidak, setidaknya untuk saat ini aku berhasil menipunya''


''oke, kesampingkan hal itu dulu,aku mengundang kalian kemari untuk membahas lebih lanjut soal masalah itu''


''pertama-tama lihat lah ini'' ''ini dokumen yg sir harry dapat di rumah guru elissa hari itu''


''eh!?...pak guru?...'' '' kenapa malah bawa-bawa pak guru?''tanyaku tak paham


''um?....'' ''kalian belum menjelaskan apapun padanya ya?''tanya putra mahkota sambil menatap ayah ,leon dan harry


???...apa?...sebenarnya ada apa?...kenapa pak guru terlibat?


''huh~...lebih baik kalian jelas kan dulu padanya agar pembicaraan ini bisa berlanjut''kata putra mahkota


''....elissa...sebenarnya..jasad mina hari itu di bawa harry dari rumah guru mu, tuan alister'' kata ayah


''eh?''


mina...ada di sana sebelumnya?...

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2