
"Padahal sudah bagus aku melepaskan mu meski harus menyegel ingatanmu.tapi sepertinya itu belum cukup bagimu ya ''
!?!...apa katanya barusan?!.. menyegel ingatan ku?..jadi firasatku tak salah. Ia memang dalangnya tapi...dimana dia?
''tuan erwin?''panggil luis
Gawat..masih ada luis disini..dia bisa terlibat nanti
Pokoknya aku harus bisa menemukan keberadaannya terlebih dahulu..
Aku pun mencoba mengunakan sihir ku untuk mendeteksi sekitarku. Dan begitu aku menemukannya betapa kagetnya aku saat menyadari bahwa orang tersebut berada tepat di belakang luis
!!? menyadari hal itu aku pun langsung menoleh kearah luis. Tapi tak ada siapapun disana, tidak lebih tepatnya wujudnya tak terlihat. Aku yakin sekali ia ada di belakang luis dan sedang menjadikannya tameng
''tuan erwin?''panggil luis yg terlihat kebinggungan karena tak menyadari posisinya sebagai sandra saat ini
''luis. Jangan bergerak dari sana'' ucapku
''woi.. jangan menjadi pengecut dengan menjadikannya sandra. Kalau kau memang berani tunjukan wujudmu'' gertakku
''hmph...apa perlu aku mendengarkan ucapanmu itu?. dalam perang taktik apapun di perbolehkan asalkan bisa menang'' balasnya
''apa tujuanmu?.luis tak ada hubungannya sama sekali. Kalau incaranmu itu aku jangan libatkan orang lain'' kataku yg mulai geram sekaligus takut terjadi sesuatu pada luis
'' memang benar ia tak ada hubungannya dengan mu tapi...'' *Grauk!
''AAAAAKH!'' teriak luis yg membuatku semakin panik
Darah segar mulai mengalir membasahi lehernya. Dan itu membuat ku semakin tak berdaya. Aku tak bisa melihat sosoknya tapi ia ada disana. dan aku yakin ia sedang melakukan sesuatu pada luis..
'' HENTIKAN ITU!'' teriakku
'' tu..tuan erwin..'' rintih luis di ikuti air mata yg mulai mengalir
Ukh..sial...bagaimana ini...apa aku tak seberdaya ini?...
''pfft..lihat... meski ia tak ada hubungannya dengan kita tapi ia berhasil membuatmu menjadi tak berdaya'' katanya di iringi suara tawa
''br*ngsek. Apa mau mu sebenarnya?''
''apa kau akan memberikan apa yg ku minta jika ku beritahu?''tanyanya
Mana mungkin. Dan lagi aku yakin yg ia inginkan bukan lah hal yg bagus.
'' aku ingin adikmu'' katanya yg jelas membuatku tersentak
''HAH!!?'' seruku lalu reflek maju selangkah dan begitu aku melakukannya ia seperti menusuk leher luis hingga membuat darahnya semakin mengalir deras
''aaaaakh!''
!!? ''luis!''
Ck..sialan... si br*ngsek ini tak memberiku celah sama sekali.
'' apa kau akan memberikannya?'' tanyanya
__ADS_1
Apa dia sudah gila?...atas dasar apa aku menyerahkan adikku sendiri pada orang ini?.
'' hal semacam itu mana mung....'' *BLAR!... belum sempat aku selesai bicara tiba-tiba sebuah petir menyambar tepat di belakang luis yg membuat kami semua terkejut.
Orang aneh itu pun langsung melempar luis. Dan dengan sigap aku langsung menangkapnya
''luis kau tak apa?''tanyaku
''ukh..hiks..tuan erwin'' gumam luis sambil mengenggam bajuku erat. Aku pun langsung memeluknya dengan begitu erat takut-takut orang tadi akan menjadikannya sandra kembali
Apa yg terjadi?, dari mana petir tadi datang? Dan lagi bukan hanya sekali 2 kali petir itu terus menyambar ke segala tempat seakan menyerang sesuatu
''aah~..sial..waktu ku sudah habis kah. Sekarang pelindungnya mulai aktif kembali'' katanya
''yasudahlah.'' ''kau selamat kali ini erwin.tidak.lebih tepatnya aku melepaskanmu saat ini. Lalu..aku menanti kata-katamu saat itu''
Kata-kata ku?..
'' apapun yg terjadi meski aku harus menjadi iblis sekalipun aku tak akan membiarkanmu mendapatkan adik kecilku''
!?!
''pffft..kita lihat apa kau bisa membuktikan hal tersebut atau tidak. Kami pasti akan mendapatkannya. Jadi bersiapkah dan lindungi malaikat kecilmu itu . ahahahaha'' tawanya lalu perlahan menghilang begitu saja
!?... apa yg ia bicarakan?..
''tuan..''
''ah!..luis.. tak apa, semua sudah baik-baik saja'' kataku sambil berusaha menghentikan pendarahan di lehernya
''kepala saya terasa pusing.leher saya sakit..''rintihnya
Darahnya banyak sekali. Kalau terlambat sedikit luis pasti akan mati ke habisan darah.
''um?..ini?...'' ''bekas gigitan?''gumamku saat menyadari luka luis berasal dari sebuah begkas gigitan
... ''apa dia vampire?''
***
'' oh!.. kalian sudah kembali!'' seru dokter rei begitu kami tiba di rumah
''luis!?. Apa yg terjadi dengannya?''tanya dokter rei yg panik begitu melihatku dengan susah payah membawa luis kembali
'' yaampun erwin .luis!'' seru ibu yg langsung berlari kearah kami dan mengantikan ku menganggkat luis
''apa yg terjadi? Dengan kalian?. Dan lagi erwin apa kaki mu baik-baik saja?''tanya ibu cemas
''ya.. kami tak apa''
'' masuk lah dan ceritakan apa yg terjadi'' kata dokter rei
Setelah membaringkan luis di kamarnya kami pun berkumpul di ruang utama dan disana aku menceritakan pada mereka apa yg baru saja terjadi
''begitu rupanya. Pantas saja pelindung tiba-tiba aktif. Saat ini seluruh anggota kerajaan pasti sedang ribut dengan hal ini. Bisa-bisa kalian tak bisa pulang dalam waktu dekat''kata dokter rei
__ADS_1
''sebenarnya itu bukan masalah.aku juga paham. Kalau kami pergi sekarang yg ada kami akan di curigai ''balasku
*brak! '' bukan itu masalahnya kan!'' seru ibu.
'' orang itu..berani-beraninya ia menyerang putraku dan menjadi kan luis sandra. Dia juga meminta eli. Tak bisa ku maaf kan. Akan ku temukan dia dan membuatnya membayar semua ini''sambung ibu geram
'' kakak apa!?''seru rara yg baru saja muncul
''oh. Rara kau sudah siu...''
*drap!..*drap!... *grep! '' apa yg terjadi pada kakakku!'' seru rara yg langsung berlari kearahku lalu menarik kerah bajuku
''rara tenang lah.luis baik-baik saja''kata dokter rei yg mencoba menenangkan marah rara
''maaf.'' Kataku sambil tertunduk menyesal
''rara tenang lah. kau baru siuman setelah oprasi tak baik.bergerak sembarangan''kata ibuku
''dimana kakak ku saat ini?''tanya rara
''dia ada di kamar nya'' ucap dokter rei
Tanpa bicara apapun lagi rara pun langsung bergegas pergi ke kamar luis
Kami pun mengikutinya dan di sana aku melihat rara yg menangis karena sangat khawatir para luis. Dan ini semua karena salah ku..seharusnya aku tak membawa luis bersama ku tadi.
''rara,luis akan baik-baik saja'' ucap dokter rei sambil menepuk lembut pundaknya
''...iya.'' ''tapi aku tetap tak akan memaaf kan mu karena sudah membuat kakakku begini. Erwin'' sambungnya sambil menatapku geram
Yah..aku juga tak mengharapkan maaf darinya. Ku akui ini memang murni kesalahan ku.
''rara itu bukan salah erwin. ia di serang seseorang dan luis di jadikan sandra'' kata dokter rei yg mencoba membelaku
'' di serang?...''
''benar. kelihatannya itu makhluk dari benua hitam.soalnya pelindung tempat ini juga tiba-tiba aktif'' balas dokter rei
''makhluk benua hitam?. pelindung?... kalau begitu pergilah dari ini sekarang'' balas rara yg membuat kami semua terkejut
''tapi sistem keama..''
''KARENA ITU KALIAN HARUS PERGI SEKARANG!'' potong rara
'' kalau kalian tak pergi sekarang kalian akan terkurung disini selama setahun.karena itu sebaiknya kalian pergi sekarang juga''sambung rara
''tapi ini mungkin sudah terlambat. Maksudku pihak kerajaan pasti sudah menutup pintu masuk ke negara ini'' kata dokter rei
''benar. Kalau pun kami keluar di saat begini itu hanya akan membuat mereka curiga''
''karena itu kalian akan keluar lewat jalan belakang''ucap rara lalu pergi mengambil jubahnya
''aku yg akan membimbing kalian. Kita pergi sekarang juga'' sambungnya
Aku dan ibu pun sempat ragu dengan hal ini namun padah akhirnya kami setuju. Lagi pula kalau aku berada disini lebih lama mungkin orang tadi akan datang lagi dan melibatkan mereka.
__ADS_1
...****************...
...NEXT...