Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 213


__ADS_3

POV Elissa


''apa kau tak mau kembali padanya?''


!!?...kembali?...kemana?.


Papa sudah tiada. Aku tak mengerti kenapa kak achilles menanyakan hal ini tapi satu hal yg pasti...


Pertanyaan ini seakan-akan membujukku untuk kembali berharap pada hal yg mustahil. Aku...


''APA YG KAU BICARAKAN !'' seru luz kesal


''kau kan tau kalau papanya lisa itu..!!?'' seru luz yg langsung terhenti lalu menoleh kearahku


..... ''maaf ,aku tak bermaksud.hanya saja..''


''apa kakak ingin membuatku berharap?''potongku yg membuatnya tersentak


''kalau iya ,ku rasa kakak tak perlu melakukan itu karena papa ku sudah mati di hadapan ku.''


Dan aku sudah melihat itu sebanyak 2 kali...jadi tak ada alasan untukku kembali berharap


''tapi...mungkin saja..ada sebuah keajaiban''kata kak achilles


Keajaiban?...itu..tentu saja tak mungkin..


''dan kak achilles ingin aku berharap pada keajaiban itu?''tanya ku


''kak ,apa dengan percaya pada keajaiban itu papa ku bisa hidup kembali?'' sambungku yg membuat kak achilles serta luz tersentak


Aku ini mungkin orang yg realitis..aku tak mau percaya kalau aku tak melihatnya secara langsung.lagi pula..kalau aku terus berharap pada keajaiban yg ada aku akan jatuh semakin dalam ke jurang keputus asaan.aku tak mau hal itu terjadi.


''ah! Sudah hampir waktunya makan malam. Aku harus bersiap''kataku yg mencoba mengalihkan topik ini


''ah~...benar,kalau begitu kami akan keluar''kata luz lalu bangkit dan menarik tangan kak achilles


''sampai bertemu saat malam malam lisa'' sambung luz sambil tersenyum lalu menutup pintu secara perlahan


''apa kau tak mau kembali padanya?''


......... kenapa kak achilles tiba-tiba menanyakan hal itu ya?. yah..apapun itu.. aku tak mau percaya pada yg namanya keajaiban.


***


POV Achilles


''apa dengan percaya pada keajaiban itu papa ku bisa hidup kembali?''


Apa-apaan pertanyaan itu?.yah...salah ku juga karena tergesa-gesa menanyakan hal ini padanya.


''woi!, brengsek. Bisa-bisanya kau menanyakan hal itu pada lisa''kata luz sambil melipat kedua tangannya dan menatapku kesal


''jangan membuat luka lamanya terbuka kembali.lisa sudah bahagia dengan keluarga barunya saat ini. Tak ada gunanya kau membahas masa lalunya'' sambungnya


''apa kau tak penasaran?''tanyaku


''hah?''


''jika benar di luar sana keluarga elissa masih hidup.apa kau tak penasaran dengan pilihannya ?. apakah ia kan tetap di sini atau pergi ke tempatnya seharusnya''ucapku


''apa yg kau bicarakan?.ya sudah lah. kau pasti kelelahan karena perjalanan jauh makanya bicaramu ngaur.istirahat lah dulu sebelum makan malam''kata luz lalu pergi meninggalkan ku


......padahal aku hanya bicara kenyataan.


...tadinya aku sempat ragu saat mendengar bahwa raja elf masih hidup tapi setelah bertemu elissa aku jadi sedikit mempercayai itu. yah meski itu hanya firasatku saja.


...haruskah aku mengatakannya?.tapi...


'' kakak tak perlu melakukan itu karena papa ku sudah mati di hadapan ku.''


Pasti ini akan terdengar aku membuatnya kembali berharap.dari pada itu...apa tak apa aku tetap disini ya?.elissa kurasa ia tak sepolos yg ku kira..


Wajah serta sikapnya mungkin terlihat polos tapi terkadang terlihat dewasa di tambah lagi ia cukup peka. Kalau begini cepat atau lambat ia pasti akan tau kalau aku bukan lah elf


.... ah!..''nyonya liana '' gumamku saat melihatnya yg baru keluar dari sebuah ruangan. Aku pun perlahan mencoba mendekatiya


''nyonya liana''panggilku yg membuatnya langsung menoleh kearahku


''ada yg ingin saya bicarakan...ini terkait perjanjian kita'' kataku


''saya sudah bertemu putri itu seperti yg anda minta.dan saya rasa saya tak bisa membohongi elissa lebih lama.saya takut ini akan ketahuan''sambungku

__ADS_1


''membohongi?''tanyanya


'' memang kau berbohong apa pada putriku?''


Eh!?..putriku!?...


Karena merasa ada yg tak beres aku pun langsung menatap nya lekat -lekat dan.....


ASTAGA..ASTAGA.ASTAGA...JANGAN BILANG!... INI TUAN LEANDRO!?


Ma..mampus...aku salah orang...lagian mereka mirip banget astaga..


''i...itu...''


''ku rasa kita harus membicarakan ini setelah makan malam ya''katanya yg membuatku mati kutu


***


Dan benar saja setelah makan malam aku benar-benar di undang ke kamarnya.


Astaga..harusnya aku lebih berhati-hati saat ingin bicara dengan nyonya liana di tempat ini.gara -gara dia anak kembar bisa-bisanya aku sampai salah orang


''duduklah''kata tuan leandro


''a..baik'' balasku lalu duduk di kursi di depannya


''jadi?. Apa kau mau langsung jujur padaku. Atau ingin ku paksa bicara?''tanyanya sambil memejamkan matanya


Seram... mereka mirip sih tapi kalau soal sikap sepertinya tak begitu ya.


Karena tak punya pilihan lain pada akhirnya aku pun menceritakan semuanya pada tuan leandro.


''half elf?''


''iya''


''jadi kau sebut itu kebohongan?''tanyanya


''habisnya.saya ini tak sepenuhnya elf seperti elissa. Dan lagi saya tak tau menahu soal klan elf.saya lahir dan besar di sini bukan di tempat elf''balasku


''begitu rupanya.tapi menurutku kau tak berbohong dalam hal ini.ada darah elf yg mengalir di tubuhmu.meski hanya sebagian kau tetap punya keturunan elf''


......yah..itu tak salah juga sih..


Wah..orang ini..peka banget... kurasa aku harus mulai berhati-hati kalau berada di dekatnya


.... ''saya merasa tak enak pada elissa. Karena menanyakan pertanyaan yg saya pikir telah menyinggungnya''kataku.


''apa yg kau katakan?''


''aku menanyakan apakah kalau papanya masih hidup ia akan tetap di sini atau kembali bersama keluarganya''kataku Dan begitu aku mengatakan hal tersebut ekspresi wajahnya langsung berubah. Ia tak megatakan apapun tapi terlihat sekali raut wajah syok darinya


'' apa alasanmu bertanya demikian?''tanyanya


'' tidak ada alasan khusus,saya hanya asal bicara saja''


''lalu apa jawaban elissa?''


''dia bilang...dia tak mau berharap pada keajaiban.'' balasku


''begitu ya''balasnya lalu bersandar di kursinya


''jika papanya masih hidupkah?....hmph...jika saja itu benar.itu akan jadi kabar bagus untuk elissa dan juga liana'' sambungnya


Eh!?...''nyonya liana juga?''tanyaku tak paham


''ya...'' ''saudariku itu...dia jatuh cinta pada papa elissa'' balas tuan leandro


!!?


''apa?'' ''nyonya..menyukai papa elissa?....


....aku tak tau itu...aku bahkan tak mengira hal itu sama sekali....


*deg.... ada apa ini?..entah kenapa...dadaku tiba-tiba terasa sakit


***


''saudariku itu...dia jatuh cinta pada papa elissa''


...ada apa dengan ku?. Sejak tuan leandro mengatakan itu dada ku terus saja terasa nyeri. Apa aku penyakitan ya?

__ADS_1


.......ini aneh, bagiku nyonya liana hanya orang yg tak sengaja ku temui.tak sengaja terlibat dengan ku...aku tak seharusnya punya perasaan khusus padanya. Kalau ia menyukai seseorang itu haknya.


''um?...oh!'' ''itu..nyonya liana?...'' batinku yg langsung berhenti begitu melihat nyonya liana sedang berada di taman seorang diri.


Dan aku tak tau apa yg terjadi tapi saat ia menoleh kearahku secara reflek aku malah bersembunyi darinya


Eh?...kenapa aku malah sembunyi?..


''dan lagi sedang apa dia malam-malam di taman?''batin ku lalu mencoba mengintipnya


Terlihat nyonya liana yg sedang memitik beberapa beri di sana sambil bersenadung ria.


Rambut hitam pendek yg tergerai,senyuman lembut dibibirnya, suara senandung yg menenangkan hati. Sosoknya yg kini bermandi kan cahaya rembulan dalam seketika membuat perasaan aneh memenuhi dadaku.


Untuk sesaat muka ku terasa memanas,jantungku berdebar.


Gawat..penyakitku sepertinya makin parah


'' mari membuat janji'' kata nyonya liana tiba-tiba yg jelas membuatku tersentak


''janji dimana kau dan aku akan bertemu kembali.membahas kisah yg telah kita lewati hingga detik ini '' sambungnya sambil menatap jari kelingkingnya lalu tersenyum sendu


'' ku rasa janji itu baru akan terpenuhi setelah aku tiada juga ya'' katanya lalu mengangkat kepalanya menatap rembulan yg bersinar terang di atas sana


!?!...ah~...


....ternyata benar dia punya perasaan ya...dan lagi itu bukan perasaan yg akan hilang begitu saja.


''cinta yg tulus'' gumamku


Entah kenapa.. sekarang aku malah merasa kesal sekaligus kecewa.sudah ku duga ada yg tak beres dengan ku


''siapa di sana?''tanya nyonya liana yg membuatku tersentak


''oh!..achilles.. sedang apa kau disitu?''tanya nyonya liana yg tiba-tiba sudah berada sampingku. Karena kaget aku pun langsung melompat dan menjaga jarak darinya


''ti..tidak..aku hanya mau ke kamar tadi...''balasku kelabakan


''begitu ya.. ini sudah larut sih ya'' katanya sambil tersenyum lembut


Nyonya..meski wajah anda terlihat seperti laki-laki tapi tadi...


''cantik sekali'' gumamku


''ya?'' ''apa yg cantik?''tanya nyonya liana yg ternyata mendengarnya


''eh!?..i...itu.. bu..bulannya cantik sekali'' kataku kelagapan


''bulan?..'' ''ah..kau benar. Sangat cantik'' katanya sambil melihat kearah lembut dan saat ia melakuukan itu. jantung ku kembali berdebar kencang.


Apa-apaan perasaan ini?..ini aneh... bagiku nyonya liana sudah ku anggap keluargaku . keluarga?.... dengan hubungan apa?


Sebagai ibuku?. Apa hubungan ibu dan anak yg ku rasakan saat ini?


''ah!..benar juga..achilles..coba aaa'' katanya


''ya?''


*hup.. saat aku membuka mulutku tiba-tiba saja nyonya liana memasukan beri yg ia ambil tadi kemulutku


''bagaimana?.enak?''tanyanya lalu tersenyum riang


*BLUSH!....


INI SIH JELAS BUKAN HUBUNGAN IBU DAN ANAK!


***


POV Duke everon


''aku menanyakan apa kalau papanya masih hidup ia akan tetap di sini atau kembali bersama keluarganya''


Jika masih hidup kah...... kalau itu benar itu adalah kabar baik . hanya saja...


Kalau benar ia masih hidup apa itu artinya elissa akan kembali padanya..


.......Elissa yg sudah ku anggap sebagai putri kecilku sendiri.meski baru sebentar tapi aku sudah terlanjur menyanyanginya seperti darah dagingku sendiri


''huh~... apa aku bisa melepaskannya kalau saat itu tiba?'' gumamku sambil tersenyum sendu.


...****************...

__ADS_1


...NEXT...


__ADS_2