Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 189


__ADS_3

''Menikahlah dengan ku,''seruku sambil menatapnya lekat-lekat


''hah?!''


*blush!.. AKU MENGATAKANNYA!..ASTAGA..ASTAGA!...AKU BENAR-BENAR ,MENGATAKANNYA..MALU BANGET WOI!..


''Um?...bagaimana dengan reaksinya?''pikirku sambil memberanikan diri melihat reaksinya dan sama sepertiku wajahnya benar-benar merah merona. Imut sih..tapi aku jadi ikut malu!.


''a...anu...tu..tuan..aku..''


''APA YG BARU SAJA KAU KATAKAN DASAR GILA!'' seru seseorang yg entah datang dari mana . dia tiba-tiba berlari kearah ku dan mendendang kursi rodaku yg tentu saja membuatku jatuh..


*BRUK!..


''kakak!..menjauh darinya dia sudah tak waras!''seru pria tersebut sambil berdiri di depan luis


''ka..kakak?''tanyaku sambil melirik mereka


Terlihat Pria muda dengan rambut hitam lebat yg menutupi setengah wajahnya. Menatapku dengan tatapan jijik dan kesal


''tuan erwin..rara.. tak boleh begitu. Tuan erwin ini tamu kita'' kata luis sambil berlari dan membantuku kembali ke kursi roda


''kakak apa yg lakukan!. Apa kakak tak dengar tadi dia bilang apa!?..dia mau menikah dengan kakak!?..dia pasti orang gila!'' serunya sambil menunjukku


''itu pasti karena ada kesalah pahaman''balas luis


''iya kan tuan erwin..tadi anda hanya bercanda kan?''tanya luis sambil meirikku


''tidak..aku serius''balasku yg jelas membuat suasana menjadi hening seketika


Dan tentu saja perkataan itu tadi langsung membuat wajah kami berdua menjadi sangat memerah.


''kakak minggir..aku akan membunuhnya dulu'' kata adiknya yg sudah melihatku dengan tatapan membunuh


''tak boleh!..rara tenanglah dulu''kata luis sambil menahan adiknya


''anu...tuan erwin..itu..aku tak mengerti kenapa anda tiba-tiba mengajak saya menikah. Tapi maaf saya tak bisa menerimanya'' kata luis yg jelas membuatku diam mematung


''kenapa?''


''habisnya..saya..itu laki-laki'' balasnya yg langsung membuat pikiran ku mendadak kosong


''luis...kalau mau nolak, nolak aja gak perlu berbohong sampai segitunya''kataku yg berasa hampa


''tidak..tidak..saya tak berbohong..saya benar-benar laki-laki''katanya yg tentu saja tak bisa ku percaya


Ya gimana mau percaya orang wajah ,suara bahkan tinggi dan sikapnya saja sangat feminim


*grep!.. luis pun tiba-tiba menarik tangan ku dan membuatku menyentuh....


''lihat...cowo kan''katanya sambil menatapku malu


@^^%&G%(&X*I^%@^%%$^!!!!!!!!!!!!!!!?!?????????


....................................*tak! (benar kesadaran putus)..............................................


''tu..tuan?''panggil luis


''kakak..sepertinya kakak baru saja memberikan pukulan telak padanya''kata adiknya sambil menatapku iba


***


''BUAHAHAHAHAHA....jadi ada kejadian seperti itu tadi malam..ahahaha''tawa dokter tersebut saat kami sedang sarapan bersama


''jadi rara yg baru datang dan mendengar itu langsung menendangmu?..buahahaha bukan hanya di tolak kau bahkan mendapat tendangan rara .buahahaha.astaga aku baru saja melewatkan kejadian paling menarik seumur hidupku''sambung dokter tersebut yg masih saja mentertawakan ku

__ADS_1


''yaampun...aku baru saja melewatkan lamaran pertama putraku.sangat di sayangkan''kata ibu yg malah ikut-ikutan


''KALIAN BERDUA TOLONG HENTIKAN!'' seruku yg jadi malu parah dan mereka berdua malah tertawa ngakak


Ah~...aku mau mati saja...atau gak mengali lubang dan tinggal di sana selamanya...


''tapi mengejutkan sekali.. ku pikir luis itu perempuan''kata ibu sambil melirik luis yg sedang membereskan piring kotor


''kau benar. Luis itu imut sekali kan...kalau saja dia perempuan aku pasti sudah menikahinya''kata dokter tersebut


''dokter.. berhenti mengoda kakakku atau ku bunuh kau''kata rara sambil menatapnya tajam


''ahahaha..rara seram ih...kalau kau galak begitu kau tak akan pernah dapat pacar loh''goda dokter rei


''bukan masalah. Lagi pula memang ada pria yg mau dengan ku?''tanyanya sambil mencuci piring kotor


Eh!?.....


''PRIA!?'' seruku yg baru saja menyadari hal lain yg tak terduga


''oh?...ah~...benar tuan erwin..rara itu perempuan''kata luis sambil tersenyum


................................................................................................................


''GENDER KALIAN TERTUKAR YA!?'' seruku yg langsung mendapat lemparan sendok oleh rara


''kalau ngomong tolong di jaga ya''marah rara


'' habisnya..lihat bagaimana pun gander kalian itu tertukar!. Mak kalian ngidam apa sih saat hamilin kalian!?''seruku


''kau ini...''


''sudah..sudah..rara tenanglah''kata luis sambil menahan adiknya


Emang yg ku bilang salah?..lah orang aku ngomong apa adanya kok. Gender mereka itu ketuker. Mana suara rara juga cukup berat kayak cowo


'' ahaha...ternyata keluarga ini cukup menarik ya''kata ibu


''yah..untuk luis saya memang cukup kaget tapi untuk rara entah kenapa tak begitu .um..mungkin karena kakak ipar saya juga sama seperti rara.dia punya wajah yg sangat mirip dengan suami saya''sambung ibu


''benar kah?..lalu..apa dia sudah menikah?''tanya rara dengan mata berbinar-binar


''belum sampai sekarang ia masih melajang''balas ibu yg langsung membuat rara down


'' sudah ku duga..punya wajah seperti ini memang tak bakal laku ya''kata rara


''jangan murung..akdir orang ibu beda-beda''kata ibu


'' yah..tapi kalau mau dapat pacar setidaknya bersikaplah lebih feminim''kata ku yg lagi-lagi mendapat lembaran benda olehnya


''SAKIT WOI!. Coba lihat cowo mana coba yg mau sama cewe barbar begini!'' seruku


''apa katamu!''seru rara naik pitam


''ra..rara tenang lah..''kata luis yg mencoba menahan rara


''kelihatanya tempat ini akan menjadi ramai selama beberapa bulan''kata dokter rei yg kelihatanya terhibur dengan suasana gaduh ini


Setelah situasi gaduh tadi trapi ku pun di mulai. Dari awal aku sudah tau ini tak akan mudah. Meski begitu aku tetap berjuang mati-matian agar bisa segera kembali ke rumah.


***


''huwaaa...melelahkan''kataku sambil rebahan di kasur


''kerja bagus tuan erwin'' kata luis sambil tersenyum

__ADS_1


''dokter itu..dia benar-benar tak ada niat untuk membantu trapiku ya?.sejak tadi hanya kau saja yg mengarahkan ku dan ia hanya menonton ah~ tidak dia bahkan sibuk dengan apapun yg ia kerjakan dengan rosokannya itu''kataku


Yah...kurang lebih trapiku barusan hanya di bantu oleh luis saja dan dokter sialan itu malah sibuk merakit roksokannya..kurang ajar..


''yah..dokter rei . sebenarnya jauh lebih menyukai mekanik ke timbang pengobatan begini''balas luis


''kalau begitu kenapa dia malah menjadi dokter?..kalau suka mekanik ya jadi tukang mekanik aja'' kataku


''itu... mungkin... karena ada kaitannya dengan ku dan adikku''balasnya ragu-ragu


???... '' apa maksudmu?''tanyaku


''itu..''


''kakak. Aku mau berangkat dulu''potong rara sambil membuka pintu kamar ku


''kau mau kemana?''tanyaku


''mencari barang untuk dokter''balasnya


Eh?...


''apa untuk rongsokannya itu?''tanyaku


''woi!..kalau dokter dengar ia akan membunuhmu loh''


''ini adalah pekerjaanku.jangan di pedulikan''sambungnya


''huh?..pekerjaan?''


''iya.tugas rara adalah mencari barang-barang baru untuk dokter dan tugasku adalah mengerjakan pekerjaan rumah serta membantu dokter''kata luis


''itu bukannya kebalik ya?..'' '' rara itu perempuan kan?.bahaya loh ,apa lagi kalau bawaannya berat''kataku sambil menunjuk rara


''hmph!.. jangan remehkan aku sialan. Kau pikir wanita tak bisa angkat berat?''kata rara


''ah..benar juga..kau bukan wanita ya''kataku sambil mengalihkan pandanganku


*PLAK!. '' apa katamu!''serunya sambil lagi-lagi melempariku barang


''SAKIT WOI!. BISA GAK BERHENTI MELEMPARIKU BARANG!?. BISA BODOH AKU KALAU DI LEMPAR DI KEPALA TERUS!'' teriakku


'' ORANG UDAH BODOH KOK!. MAKANYA KALI AJA KALAU KU LEMPAR ISI KEPALAMU BISA LEBIH BERGUNA'' teriak rara


''APA KATAMU!''


''APA NGAPA NGELUT!?'' balasnya


''kalian berdua tenang lah...bertengkar itu tak baik ok'' kata luis yg mencoba menengahi kami


''WOI!...APA YG KAU LAKUKAN!? BUKANNYA PERGI KOK MALAH BERANTEM!'' teriak dokter rei yg ternyata mendengar pertengkaran kami tadi


''IYA. INI UDAH MAU PERGI KOK!'' balas rara


''lihat karena mu aku jadi terlambat''kata rara sambil melirikku geram


''lah yg ngajak ribut duluan siapa?''balasku yg lagi-lagi membuat darahnya mendidih .dia pun terlihat ingin menonjokku namun langsung di tahan oleh luis


''rara.. sebaiknya kau pergi sekarang atau dokter akan semakin kesal''kata luis sambil mendorong rara keluar


''tuan erwin saya akan siapkan air untuk mandi. Tolong tunggu sebentar ya''kata luis lalu menutup pintu


Huh~...dia itu.. tadi pagi ku anggap cowo marah. Trs barusan ku anggap cewe marah juga.maunya apa sih?... dia mau double gender kali ya?!


...****************...

__ADS_1


...NEXT...


__ADS_2