Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 315


__ADS_3

Ugh...di berhenti setelah memberikan teka-teki baru. Aku mulai kesal dengan semua permainan teka-teki ini.


''lalu satu lagi terkait peperangan di delia... aku terkejut kau mengetahuinya. Pasalnya ksatriaku saja tidak ada yg tau'' sambung tuan putri yg membuat bulu kudukku bergidik ngeri


''kejadian di delia adalah rahasiaku. Tak siapapun yg tau aku terlibat di dalamnya bahkan keluarga ku sendiri. Kalau begitu dari mana kau mendapatkan info itu?''tanya tuan putri sambil menatapku tajam dan jelas itu membuatku cukup ketakutan


Bibirku kelu untuk menjawab. Tekanan yg ia berikan terlalu besar.aku merasa jawaban apapun yg ku berikan akan berakhir dengan kematian.ukh..seharusnya aku tak memancingnya tadi.


''seorang pria tak di kenal di toko minuman yg memberitahu ku''ucap elissa tiba-tiba


''ya?''


'' saat itu ada seorang pria yg mengatakan ia melihat seorang gadis berambut merah yg turun dari awan dan mengalahkan semua musuh dengan sangat cepat. Setelah itu aku menceritakan hal itu kepada yang mulia eric .lalu secara kebetulan lina yg waktu itu main kesini bercerita padaku kalau tuan putri memiliki roh api yg memiliki rambut merah menyala yg sama persis seperti yg pria itu cerita.karena itu kami mengira itu adalah tuan putri'' jelas elissa


Elissa?... apa yg ia katakan memang benar apa adanya tapi karena penyampaian yg terdengar polos entah kenapa suasana menjadi lebih ringan.


''hoo.. begitu rupanya. Ternyata ada saksi mata. Kalau begitu harusnya kau bilang dari awal''ucap tuan putri


''itu benar anda?''tanya duchess


''yah... begitulah.''


''kalau begitu apa saya boleh menambahkan?''tanya tuan duke


''saudari saya yg beberapa minggu yg lalu pergi ke kota itu bertemu dengan seorang pria muda yg mengaku budak dari pasar lelang. Ia bilang tempatnya itu tiba-tiba di bantai oleh seseorang. Apa anda yg melakukannya?''tanya duke sambil menatap tuan putri serius


''ah~... apa maksudmu pasar budak itu''ucap tuan putri


''ternyata benar itu anda?''tanya duke


''tidak. Aku tak ikut campur soal itu'' ucap tuan putri yg membuat kami kebinggungan


''saat itu..tidak lebih tepatnya saat kejadian itu aku memang berada di sana dan menyaksikannya sendiri dengan mata kepalaku. Tapi aku sama sekali tak turun tangan disana.yg membantai semua orang di sana bukan aku.aku hanya penonton''jelas tuan putri


''penonton?. Kalau begitu siapa_''


''ah itu dia alasan ku datang kesini'' potong tuan putri yg membuatku tersentak


''malah jadi aku yg di introgasi disini . padahal inti pembicaraan yg ingin ku sampaikan bukan ini''


'' benar juga. Ngomong-ngomong tadi anda bilang ingin bicara dengan elissa. Sebenarnya apa yg ingin anda bicarakan?''tanya duke sambil melirik elissa


''ah~..bukan masalah serius. Aku hanya ingin bilang....''


''elissa , mereka akan datang hari ini untuk menjemputmu'' sambung tuan putri sambil tersenyum


Suasana pun mendadak hening seketikan hingga....


''HEEEEEEE!!!!!????!!!.. HARI INI!?!!'' teriak elissa yg langsung histeris

__ADS_1


'' aku kan masih belum menjelaskan apapun pada mereka''ucap elissa panik


''ahahaha benar juga. Kita malah membicarakan omong kosong sejak tadi dan tak menjelaskan apapun''tawa tuan putri


???... '' elissa sebenarnya ada apa?''tanya duke


''i..itu..jadi...'' ucap elissa yg malah jadi ketar-ketir sendiri


???..apa maksudnya itu?. Menjemput?siapa?..kenapa dia bereaksi seperti itu?.tapi dari reaksi dan perkataannya itu artinya elissa sudah tau kalau akan ada orang lain yg datang,dia hanya tak menduga akan datang hari ini. Sebenarnya siapa__oh!


Tiba-tiba saja dalam otak ku terpikirkan satu jawaban dan entah kenapa aku sangat yakin kalau ini lah jawabannya.


''oh?... sepertinya mereka sudah tiba'' ucap tuan putri sambil melirik kearah jendela


Dan saat itu juga tiba-tiba saja angin bertiup cukup kencang dan membawa kehadiran seseorang . rambut violet dengan mata merah menyala serta daun telinga Panjang khas para elf. Sosok yg begitu mirip dengan elissa kini telah hadir bersamaan dengan hembusan angin yg masuk kedalam ruangan


!!!?!... sudah kuduga...ELF!!


POV Liana de everon


''Hmm... ini juga sangat cocok dengan mu..''ucapku yg jadi galau


''anu...nyonya..saya rasa ini sudah cukup.kita sudah berjam-jam berada di toko ini''ucap achilles


''dan lagi apa perlu membeli baju sebanyak ini untuk saya?. Saya tak akan memakai semua ini ''ucapnya sambil menunjuk tumpukan baju yg sudah ku belikan untuknya


'' kau benar. Kurasa sudah cukup dengan toko ini. ayo kita pindah ke toko lain''balasku


''hee... tapi.kita belum lihat sepatu untukmu''ucapku


''sudah cukup. Lihat luz saja sudah tepar disana!''seru achilles sambil menunjuk luz yg sudah terkapar di kursi


''ah~ benar juga...ku rasa aku sudah berlebihan. Sudah lama aku tak pergi berbelanja.aku jadi terlalu bersemangat''ucap ku


''lagi pula untuk apa anda membelikan saya semua ini?.saya juga akan segera pergi dari sini.''ucap achilles yg membuatku tersentak


''eh?'' ''pergi?''


''nyonya apa anda lupa?.tujuan awal saya hanya lah menunjukan diri pada nona elissa saya tak ada niat untuk tinggal bersama''ucap achilles


''yah..karena banyak hal terjadi saya jadi tak bisa pergi tapi niat saya tetap tak berubah .'' ''saya akan tetap pergi ,lagi pula saya hanya tamu disini''sambungnya


''itu tak benar!'' seruku lalu mengenggam kedua tangannya


''achilles sudah ku anggap sebagai keluarga ku juga. Kenapa kau ingin pergi?.kau kan juga tak punya tempat untuk di tuju. Tetaplah disini Bersama kami''ucapku


''... kalau aku tetap disini aku akan menjadi kakak luz ''ucapnya sambil memalingkan wajahnya


''um?.. kau tak mau jadi kakak luz?''tanyaku tak mengerti

__ADS_1


''TENTU SAJA!'' serunya yg membuatku tersentak kaget


''aku tak mau menjadi kakak aku maunya menjadi __''ucapnya yg langsung terhenti


??? ''menjadi apa?''tanyaku yg tak di balas olehnya dan hanya menundukkan kepalanya


''bu...bukan apa-apa. Pokoknya aku tak mau tinggal Bersama kalian'' ucapnya sambil menepis tangan ku


'' aku juga seorang pria. Aku ingin berusaha untuk membangun rumahku sendiri.kalau aku tetap disini aku hanya akan di manjakan. Kalau terus begitu aku tak akan bisa mandiri kedepannya'' ucapnya sambil memalingkan wajahnya yg memerah


Achilles....


''Dia ternyata lebih dewasa dari yg ku pikirkan'' batinku yg jadi terharu


'' um!.. aku mengerti. Aku menghargai tekadmu.karena itu aku akan mendukungmu''ucapku


''lalu soal baju ini.aku juga ingin kau menerima semuanya''sambungku


''eh....''


''hah~.. karena sudah di beli apa boleh buat. Kalau menunggu luz dewasa yg ada baju sudah berjamur''ucap achilles yg ku balas dengan tawa kecil


... ''anu nyonya..ada satu hal lagi..''ucapnya


''ya?''


''itu... saat aku sudah bisa hidup mandiri dan memiliki penghasilan...anu..apa anda mau_''


''oh?.. udah selesai nyoba bajunya mama?''potong luz yg tiba-tiba muncul


''huwaaaaa!!! Luz kau ..sejak kapan?''seru achilles


''um?.. ada apa?''tanya luz


''achilles tadi kau mau bilang apa?''tanya ku


''eh?..tidak..itu...AH! GAK JADI AYO KITA PULANG SAJA!'' serunya sambil berbalik lalu pergi


''dia kenapa lagi sih?''ucap luz


Um?... tadi ia ingin aku ngapain ya?


'' oh ya. Mama bagaimana kalau kita mampir ke toko kue dulu sebelum pulang?.aku ingin membelikan kue untuk lisa''ucap luz


''ide bagus. Sekalian saja kita pergi ke toko yg paling enak''balasku


''Asik!"


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2