
POV Elissa
Baiklah...ini dia harinya.....semoga hari ini berjalan dengan lancar. Kalau menurut balasan surat yg ku terima lina bilang dia akan datang. Kami juga sudah menyiapkan berbagai macam hal kalau -kalau hal tak di inginkan terjadi.
''huft... mau bertemu teman saja kenapa seperti mau perang ya?''gumamku sambil memeganggi dadaku
Meski rencanya hari ini kami ingin mengorek info lebih dalam mengenai tuan putri tapi dari awal aku tak terlalu menyukai hal ini. Sejujurnya aku tak suka mencurigai temanku sendiri.
*puk ..''lisa bukannya kau terlalu tegang?. Tenang saja ,bersikap natural lah.kita hanya akan bermain''kata luz sambil menepuk pundakku lalu tersenyum
''aku tau itu, tapi... kalau misalnya aku malah mengacaukannya dan malah membuatnya curiga bagaimana?''tanyaku cemas
''huh~....kau ini ya. belum di coba sudah takut duluan'' *ctak '' tenang saja, kalau kau mengacaukannya aku yg akan memperbaikinya untukmu, itu lah gunaku disini bukan?''sambung luz setelah menyentil keningku
''iya..'' balasku sambil memeganggi keningku.
Semoga aku tak mengacaukan apapun..
***
Akhirnya waktu yg di tunggu-tunggu pun tiba, kereta kuda yg terlihat mewah baru saja memasuki gerbang kediaman everon,semua orang pun langsung menyambut kedatangan tamu spesial ini.
Dan begitu kereta kuda berhenti entah kenapa aku jadi begitu gugup.
''elissa...kau baik-baik saja sayang?''tanya ayah sambil menepuk pundakku
''iya, aku tak apa''balasku sambil mencoba tersenyum
Baiklah ini ,tenang saja. kami hanya akan bermain,pasti semua akan baik-baik saja. lagi pula kalau di bandingkan dengan ku tugas leon yg mengalihkan siapapun yg menjaga lina lah yg sulit,terlebih kalau itu sir flash.
Tak lama kemudian pintu kereta kudapun di buka dan....WUSH!!.....
Dari dalam kereta kuda tiba-tiba muncul angin yg begitu kencang hingga membuat semua orang yg berada di dekatnya terhempas dan kami yg berada tepat di depan pintu juga hampir terhempas oleh kencangnya angin tersebut namun ternyata tak sampai disitu...
WUSH!...BRUK!... tiba-tiba saja sebuah pusaran angin kecil menghampiriku dengan begitu cepat hingga membuatku terbanting kebelakang
''elissa!?''
''ukh...aw...apa i...'' eh?....
''ANAK ANJING!?'' seruku begitu ku buka mataku dan mendapati seekor anak anjing berbulu putih bersih dengan mata hitam pekat.
Jelas melihat hal itu semua orang langsung diam kebinggungan.
a..anak anjing?....eh?..apa maksudnya ini?...
*guk!..guk! ... anak anjing itu pun langsung menjilatiku dan itu membuatku geli.
__ADS_1
''KATEN!'' teriak lina yg baru keluar dari dalam kereta kuda dengan rambut yg berantakan. Mendengar teriakan lina tersebut anak anjing tersebut langsung tersetak kaget dan kabur kebelakangku
Eh?....katen?...
''ukh...aku bilang apa soal jangan membuat masalah!?...kau ini sudah di ajak juga,belum ada semenit kau sudah membuat kekacauan dasar anjing tak tau malu!''seru lina sambil berjalan mendekat dengan wajah kesal
''eh?..lina?''
''huh~...tuan duke, nyonya duchess dan kalian semua yg ada disini, saya mohon maaf atas kelakukannya'' kata lina sambil membungkuk meminta maaf
''a..ah... tak apa, tak ada yg terluka jadi jangan di pikirkan''balas ayah
''terima kasih banyak atas kerendah hatian anda, dan terima kasih sudah mengundang kami kemari, saya lina spirit elemen bumi milik tuan putri marcella, saya janji tak akan membuat masalah selama berada disini'' kata lina sambil memberi hormat dengan anggunnya
''tidak, tolong jangan seperti itu nona lina, harusnya kami yg berterima kasih sudah mau datang kekediaman kami yg tak seberapa ini.saya harap kalian bisa bersenang-senang hari ini''balas ayah sambil mengusap kepalaku lalu tersenyum
''terima kasih''kata lina sambil tersenyum
''woi!, katen kau juga, cepat perkenalkan dirimu!"seru lina sambil menunjuk anak anjing tersebut
Eh!?..anjing ini juga!?
''huh~...lina galak banget, lama-lama kamu kayak lavi juga'' kata anjing itu yg jelas membat kami semua syok parah
Anjing ini bisa bicara!?.
Syut!..Grep!...'' aku katen spirit elemen angin milik tuan putri dan lagi aku ini serigala bukan anjing '' katanya sambil menarikku ke pelukannya
''kau yg namanya elissa kan?, aku sudah dengar soalmu dan aku langsung menyukaimu''*cup.. katanya yg di akhiri ciuman di pipi dan tentu saja kelakukannya ini lagi-lagi berhasil membuat kami semua syok parah
Begitu pun aku yg masih belum paham situasinya saat ini karena terlalu cepat untuk di proses otakku
Syut!... ''permisi, tapi caramu menyapa sangat tak sopan''kata luz sambil menarik katen menjauhiku
''um?..ah!..kau pasti luz ya, pacarnya lina''kata katen yg langsung membat luz tersontak kaget
''eh?..lina pacar luz?''tanyaku
''bukan!'' seru luz dan lina kompak
Plak! '' sudah cukup katen, kau bisa membuat semua orang salah paham!"'seru lina sambil menjitak kepala katen dengan begitu kuat
''aw...sakit..apa-apaan kau ini.padahal kau sering sekali bercerita soalnya jadi ku pikir kalian pacaran''balas katen sambil memeganggi kepalanya
''jangan menyimpulkan seenaknya!''marah lina
Umm..entah kenapa ku rasa katen ini akan jadi biang masalah selama berada disini, kurasa aku harus lebih berhati-hati...
__ADS_1
''tu...tuan duke...'' panggil seorang ksatria yg datang bersama lina dan katen
''ya?''
Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan anda, saya werin ksatria yg akan mengawal mereka berdua selama berada disini'' kata ksatria tersebut
''eh?'' bukan salah satu ksatria pribadi tuan putri?..
''begitu ya, senang bertemu denganmu''balas ayah
''hei..hei..elissa...hari ini kita mau main apa?''tanya katen sambil mengenggam tangan ku
''benar juga, dari pada berlama-lama disini sebaiknya kalian langsung masuk saja, di dalam para pelayan sudah menyiapkan kue dan juga susu hangat untuk kalian'' balas ibu sambi tersenyum
''kue?..asik!.. ayo masuk!''seru katen sambil menarik tanganku
''i..iya..iya''kataku lalu mengikutinya
***
''anu..tuan duke'' panggil ksatria tersebut setelah para anak-anak sudah cukup jauh
''ya?''
''ini'' kata ksatria tersebut sambil memberikan sebuah cek kosong pada duke
''eh?..untuk apa ini?''tanya duke
''itu....''
''wah!..apa ini?''tanya katen lalu... *prang!...sebuah vas bunga yg langsung pecah begitu tersengol olehnya
'' huwaaa! Keten! Belum ada 5 menit kau sudah merusak barang orang!''seru lina
''huwaaa..maaf kan aku!''
''untuk ini tuan!''seru ksatria tersebut
''kedua spirit itu adalah biang masalah di istana, terlebih tuan katen yg lelalu membuat badai dimanapun ia berada, tuan putri memberikan cek kosong ini untuk mengganti semua kerusakan yg akan ia sebabkan'' kata ksatria tersebut
''a..ah...kelihatannya dia memang pembuat masalah ya''balas duke sambil melirik kearah mereka
''kelihatannya akan ada badai di rumah ini, elissa apa kau akan baik-baik saja?''pikir duke yg mulai cemas akan keselamatan putrinya.
...****************...
...NEX...
__ADS_1