Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 289


__ADS_3

POV Elissa


Sekali lagi aku kembali


Kehadapan sebuah pohon kristal tempat dimana aku terdampar sebelumnya.


Namun kali ini gadis berambut biru yg saat itu ku lihat tak berada disini dan hanya menyisakan sebuah nisan batu tempat ia berada sebelumnya.


Perlahan ku langkahkan kaki ku mendekati nisan tersebut. ku lihat ada banyak sekali nama yg tertulis di sana.


''ini..Siapa ?'' ucapku sambil menyentuhnya lalu beralih membaca bagian bawah tulisan tersebut dan_


!!!!?!


''marcella !!?'' ucapku begitu di paling bawah batu ini tertulis nama marcella dan jelas itu membuatku syok sekaligus binggung tapi rasa binggung itu tiba-tiba teralihkan begitu terdengar suara tetesan air dari belakangku yg langsung mengejutkan ku . aku pun segera berbalik dan saat ku lakukan itu sosok gadis itu muncul tepat di sana sambil memegang setangkai bunga putih


'' Kau!'' seru ku yg membuatnya tersentak


''ah!.. maaf aku tak bermaksud mengejutkanmu.''ucapku yg jadi tak enak padanya


Gadis itu pun tak membalas dan mulai mundur perlahan


Gawat, aku membuatnya ketakutan sekarang


''anu...kau siapa?''tanyaku sambil berusaha mendekatinya namun ia malah semakin menjauh dan akhirnya lari dariku.


''TUNGGU DULU!''


Aku pun berniat mengejarnya tapi seperti sebelumnnya tubuhku mulai menghilang dan akhirnya aku bangun dari mimpi aneh ini.


*nona?* panggil pururu yg sudah berada di depan ku


*anda baik-baik saja?*tanya pururu


''ah~..iya..ku rasa'' ucapku lalu bangun


*mimpi buruk?*


''tidak, bukan begitu''


Siapa gadis itu ya? dan lagi kenapa dia malah lari? Aku tak bermaksud membuatnya takut tadi.dan yg membuatku semakin binggung adalah nama-nama di batu nisan itu.


''kenapa ada nama tuan putri disana''gumamku


*tok *tok '' nona sudah pagi '' ucap adeline dan laura lalu masuk kekamarku


''oh! Nona sudah bangun rupanya'' ucap laura


''laura adeline''


''nah nona, ayo bersiap. Semua nya sudah menunggu untuk sarapan'' ucap laura


''baiklah..'' balasku meski begitu mimpi tadi benar-benar membuatku ke pikiran

__ADS_1


***


Semuanya berjalan seperti biasa , ayah juga sempat menanyakan kejadian semalam tapi lagi-lagi aku tak bisa menceritakannya dan akhirnya pembicaraan itu pun tak pernah berlajut. Yah seharusnya begitu tapi


''lisa, apa benar tak terjadi apapun?''tanya luz setelah sarapan


''kau bisa menceritakan semuanya padaku. Aku janji tak akan mengatakannya pada siapapun'' ucap luz


''terima kasih luz tapi..''


*ada pencuri yg masuk ke kamar nona semalam* potong pururu yg jelas membuat luz syok


''APA!?'' ''lisa! Itu!..''


''bu.. bukan pencuri tapi lina, lina datang ke kamarku semalam'' potongku


''lina?,ah maksudmu spirit tuan putri itu?. kenapa dia datang?''tanya luz


''aku juga ingin tau itu tapi gara-gara pururu aku kehilanngan kesempatan itu''ucapku sambil melirik pururu tajam


*jangan salah kan aku, aku hanya mencoba melindungi anda dari makhluk berbahaya itu* balas pururu


''lina adalah teman ku .dia sama sekali tak berbahaya''ucapku


''kita belum bisa membuktikan itu''ucap luz


''luz kenapa kau ikut-ikutan!?. Lina kan juga teman mu!''seruku


''lisa, aku mengerti perasaanmu tapi setelah apa yg terjadi bukannya kita harus lebih berhati-hati?''ucap luz


''baiklah..'' ucap ku


***


"tapi bohong,mana mungkin aku tinggal diam'' ucapku di malam hari


Lina adalah teman ku. Aku paham ke khawatiran mereka tapi biar bagaimana pun ini menggangguku. Terlebih mimpiku kemarin malam benar-benar membuat ku kepikiran


''perkataan kakak roh saat itu juga membuatku semakin penasaran''gumamku


Ada sesuatu yg akan ku sesali jika tak bertemu tuan putri secepatnya. Karena itu malam ini aku harus pergi menemuinya.


Kondisiku juga sudah membaik, aku juga punya hadiah dari luz jaga-jaga kalau aku harus teleport paksa kembali kesini,lalu di saat terdesak aku tinggal memanggil pururu dan terakhir leon juga sedang berada di istananya, kalau begitu aku bisa sekalian mengecek kondisinya


''um!, sempurna''


Untuk jaga-jaga agar pururu tak membuat keributan seperti kemarin aku sengaja menyuruhnya pergi bersama luz


''seharusnya ia tak akan menyadari ini''


Sebelum fajar besok pagi aku harus kembali kesini agar tak ada orang yg sadar aku menghilang semalam


Huft~, tak apa. Semua akan baik-baik saja. Aku juga punya senjata rahasia dari kakak roh sebagai jimat pelindungku.

__ADS_1


''sekarang aku hanya tinggal menunggu''


Lina bilang ia akan datang lagi ,kemungkinan ia akan datang malam ini.


*wush~


''Kurasa aku tak perlu menunggu terlalu lama'' ucapku begitu merasakan angin yg berhembus membawa kehadiran seseorang


''lina, sudah ku duga kau akan datang malam ini'' sambutku sambil tersenyum menatapnya yg sudah hadir di balkon ku bersama katen


''selamat malam eli'' sapa lina lembut lalu masuk ke kamarku


*Hup ''ELISSA!'' seru katen lalu langsung berlari dan memelukku erat


''lama tak bertemu, aku merindukan mu'' ucap katen senang


''lama tak bertemu katen, senang melihatmu lagi''balasku


''um?..kucing besar itu tak bersama mu lagi eli?''tanya lina sambil melirik sekitarnya memastikan tidak ada pururu disini


''pururu sedang bersama luz sekarang. Dia tak akan mengganggu mu lagi'' ucapku


''begitu ya, syukurlah. Padahal aku sengaja membawa katen untuk di adu dengannya'' ucap lina


''diadu?''ucap ku dan katen serempak


''dari pada itu, bagaimana keadaan mu?. Apa masih ada yg sakit?''tanya lina


''benar!,,aku sudah dengar katanya kau sekarat kemarin. Aku sangat takut tau. apa kau sudah tak apa eli?''tanya katen cemas


''iya, sekarang aku sudah pulih. Lina terima kasih ya. ku dengar kau yg membantuku keluar dari masa kritis ''ucapku


''tidak, aku tak melakukan banyak hal kok. Tapi aku benar-benar bersyukur kau bisa kembali dengan selamat'' ucap lina lalu tersenyum lembut


Lina.... Sudah ku duga lina bukan orang jahat, kalau dia orang jahat tak mungkin ia akan memasang wajah seperti itu


''lalu ada urusan apa kalian kesini?. Tak mungkin kalian datang hanya untuk menjengukku kan?''tanya ku yg membuat mereka berdua saling menatap


''kata-katamu terdengar seperti kami punya maksud lain''ucap lina sambil menyeringai


''tapi memang benar sih''timpal katen


''benar, kami memang datang kesini karena ada yg harus kami lakukan'' ucap lina


''elissa, nona marcella ingin bertemu dengan mu .kami di suruh membawamu untuk menemuinya''ucap lina sambil mengulurkan tangannya


Sudah ku duga, kalau tidak mana mungkin lina datang diam-diam begini.


Tuan putri ingin bertemu dengan ku itu artinya ada yg ingin ia bicarakan dengan ku.


''kebetulan sekali. Aku juga ingin bertemu tuan putri'' ucap ku sambil membalas uluran tangannya dan tersenyum.


...****************...

__ADS_1


...To Be Continue...


__ADS_2