Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 216


__ADS_3

POV Elissa


''lisa!''


''iya?'' ''ada apa luz?''tanyaku


''itu..anu...mungkin aneh jika aku berkata begini tiba-tiba tapi...apa ada sesuatu yg kau ingin kan saat ini?''tanyanya


''um?.yg ku ingin kan?. Tidak ada tuh''


''tak ada!?''


Wah.. reaksinya sama seperti putra mahkota. Dan lagi kenapa ia juga menanyakan hal sama?


''memangnya kenapa?''tanyaku


''bu..bukan apa-apa..aku hanya ingin tau saja.bakali ada yg kau inginkan gitu. Akan ku carikan untukmu jika ada'' balas luz yg terlihat malu


''misalnya baju, perhiasan atau mainan gitu?''katanya


''aku sudah punya banyak semua benda itu. karena itu aku tak butuh''balasku yg langsung membuatnya murung


Eh?...apa luz segitu pinginnya memberiku sesuatu?.tapi kenapa?( lupa pada ultahnya sendiri)


'' tapi. Kalau luz ingin memberi ku sesuatu aku pasti akan menyukainya apapun itu'' kataku sambil tersenyum padanya


''benar kah?.apapun itu?''tanyanya yg ku balas dengan anggukan


''tapi...aku sendiri tak tau mau memberikan apa''sambungnya


''memangnya dalam rangka apa luz memberiku sesuatu?''tanyaku penasaran


''eh!?...a..ah~...bukan apa-apa..''


???


''kalau begitu aku pergi dulu. ''kata luz lalu langsung pergi begitu saja


''luz mendadak menjadi Aneh.''gumamku


Setelah itu aku pun berniat kembali ke kamar ku dan selama perjalanan setaip kali aku berpapasan dengan seseorang ia juga pasti menanyakan hal yg sama seperti yg putra mahkota dan luz tanyakan.tapi saat ku tanyakan alasannya mereka malah mengalihkannya ke topik yg lain.


Sebenarnya ada apa dengan semua orang?.


''oh ya ngomong-ngomong dari tadi aku tak melihat leon. Dia kemana ya?''gumamku sambil melirik sekitar


''elissa'' panggil ayah yg tiba-tiab datang menghampiriku


''ayah!"


Melihat beliau datang aku pun langsung berlari menghampirinya dan begitu aku mendekat ayah langsung mengendongku


''elissa sedang apa?''tanya ayah


''tidak sedang apa-apa. Aku hanya sedikit bosan jadi mau main di kamar''balasku


''begitu ya''

__ADS_1


''oh iya. Ayah ,apa ayah lihat leon?.dari tadi aku belum melihatnya''kataku


''leon kah.. entah lah.. mungkin ia sedang bersama harry sekarang''


Eh!?..dengan harry?. Jarang sekali leon mau berduaan denga harry


''ada apa?.kau ada perlu dengannya?''tanya ayah yg ku balas dengan gelengan


''tidak. Aku hanya penasaran saja.'' ''ngomong-ngomong ayah mau keluar?,baju ayah terlihat rapih''tanyaku


''oh..iya..ada hal yg harus ayah urus sebentar. Ayah akan kembbali sebelum makan malam''balas ayah


''apa eli boleh ikut?''pintaku


''um...mungkin kalin kali ya sayang'' balas ayah sambil menurunkan ku


''begitu ya..''balasku kecewa


...''umm..apa elissa ingin sesuatu?. Nanti akan ayah belikan ''kata ayah sambil menyamakan tinggi kami


''tidak, tidak perlu repot-repot ,ayah fokus saja ke pekerjaan ayah''kataku sambil mencoba tersenyum


Aku kan hanya mau meghabiskan waktu bersama ayah.tapi ayah kelihatannya sangat repot aku tak boleh menganggunya


''tidak apa-apa. Kalau ada yg elissa ingin kan katakan saja. nanti akan ayah carikan''kata ayah


Wow..ayah juga mengatakan hal yg sama. Sebenarnya semua orang ada angin apa sih hari ini?


''eli benar-benar tak menginginkan apa-apa kok. Tenang saja'' balasku sambil tersenyum dan entah kenapa ekspresi ayah malah terlihat kecewa. Haruskan aku meminta sesuatu padanya?.


'' begitu ya. baiklah kaau memang tak ada yg elissa ingin kan'' kata ayah sambil bangkit dan tersenyum


''iya. Hati-hati di jalan'' balasku


Setelah itu ayah pun pergi tapi aku benar-benar di buat binggung sekarang. Dalam sehari banyak sekali orang yg menanyakan mauku dan begitu aku bilang tak ada mereka malah terlihat begitu kecewa. Padahal niatku kan cuman tak mau merepotkan mereka.


Kalau di pikir-pikir.selama ini aku hampir tak pernah meminta apapun pada keluarga ini ya.aku selalu di berikan apapun tanpa perlu ku minta.


Aku senang sih tapi...tetap saja aku merasa tak enak kalau begini


''oh!.. nona..anda disini''sapa harry


''harry''


Lho?..leon tak bersamanya


''leon tak bersama mu?''tanyaku


''um?leon?..ah..dia sedang mengubur dirinya sendiri karena rasa malu yg tak tertahankan'' balas harry


''eh!?..apa terjadi sesuatu?''tanyaku


''pfft..nona pasti tak akan percaya sih,tapi yah...maaf..saya tak bisa membuka aib adik saya disini''kata harry sambil mencoba menahan tawanya


???...harry apa kau sadar kalau kau sudah membuka aib leon di hadapan ku saat ini?


Memang apa yg terjadi pada leon?. Kenapa ia merasa malu

__ADS_1


''dari pada itu kelihatannya ada yg sedang nona pikirkan ya?''tanya harry


''ah~...iya.. itu..entah kenapa aku merasa aneh saja hari ini''balasku


''memangnya ada apa?''


''hari ini banyak sekali orang yg bertanya apa mauku. Aku tak paham kenapa mereka menanyakan itu,bahkan ayah juga begitu tadi'' balasku


''dan rata-rata setelah ku bilang begitu mereka langsung terlihat murung dan kebingunggan. Ayah pun sama'' sambungku


''pffft... tuan anda malang sekali''kata harry yg lagi-lagi mencoba menahan tawanya


''kalau begitu kenapa anda tak bilang saja apa mau nona'' kata harry sambil mendekatkan wajahnya kearah ku


''karena tak ada yg ku ingin kan'' balasku


''benarkah?''tanya harry yg ku balas dengan anggukan


'' lagi pula aku tak mau merepotkan mereka'' balasku


''nona'' *grep '' kalau mereka sendiri yg menanyakan itu pada nona , nona sama sekali tak merepotkan mereka. terlebih kalau nona menolaknya seperti ini itu malah membuat mereka sakit hati'' jelas harry sambil memegang tangan ku lembut


''tapi..aku tak bermaksud begitu... saat ini memang ada yg aku ingin kan''kataku


''begitu ya.''


''ngomong-ngomong nona. Saya jarang sekali mendengar anda meminta sesuatu pada tuan'' kata harry tiba-tiba


''tidak.anda bahkan tak pernah minta di belikan apapun pada tuan. Ada apa?. Padahal kalau nona meminta sesuatu pada tuan tuan akan sangat senang loh'' jelasnya


''eh?!..aku pernah minta sesuatu kok''kataku


''apa?''


''leon'' balasku yg langsung membuat harry tertwa ngakak


''buahahaha..benar juga..anda pernah meminta leon pada tuan pfft..astaga saya jadi teringat kejadian itu lagi'' katanya sambil menncoba menahan tawa


''tapi nona..leon bukan barang....dan bukan meminta begitu juga yg saya maksud pfft..''katanya yg masih berusaha menahan tawa


''maksud saya anda tak pernah meminta baju,perhiasan,ataupun mainan pada tuan atau yg lain''


''anda kan masih kecil wajar jika anda menginginkan banyak hal.dan lagi.. jangan meremehkan keuangan kelurga ini nona'' kata harry percaya diri


''ahahaha..benar juga''


''karena itu. kalau nona memang menginginkannya mau itu hal kecil sekalipun nona bilang saja.kami pasti akan memberikannya pada nona''sambungnya sambil tersenyum lembut


''baiklah. Terima kasih''


*plok! ''jadi apa ada yg nona ingin kan ?'' tanya harry sambil menepuk tangannya


''eh~..harry juga ikut-ikutan~''


''ahaha...ayo..ayo katakan saja atau saya akan menangis'' kata harry sambil tersenyum


Eeh!?

__ADS_1


...****************...


...Bersambung...


__ADS_2