
Ini benar-benar parah.aliran mananya seperti benang kusut.sangat sulit meluruskannya Kembali .bagaimana ia bisa bertahan dengan kondisi seperti ini
''ukh...kenapa aku tak bisa memperbaikinya?''gumamku
''itu mungkin mustahil''ucapnya
''apa?''
'' aliran manaku sudah berantakan sejak lahir.karena itu aku tak bisa mengunakan sihir dengan benar dan juga sangat lemah.aku bahkan sempat hampir mati dulu''ucapnya
''karena itu tak ada seorang pun yg memaksaku untuk mengunakan sihir ataupun bertarung.''ucapnya yg membuatku syok
''tubuhku sangat lemah jadi akan berbahaya jika terlalu di paksakan''sambungnya
'' lalu kenapa kau tak mengatakan hal itu sejak awal?''tanyaku
''karena apa yg kau katakan sebelumnya''ucapnya sambil tersenyum tipis
'' raja macam apa yg tak bisa bertarung?. Keamanan rakyat berada dalam genggamanku karena itu ku pikir aku harus berusaha ''ucapnya
Karena ucapan ku?...
''tapi! Kakak bisa mati kalau saja kami tak tau hal ini lebih awal''ucap alexa
''te..tenang saja .aku tau batas_'' *PLAK!!
Kata-katanya terhenti begitu sebuah tamparan keras mengenai pipinya. Jelas ini membuatnya syok bukan main. Dan orang yg melakukan itu tak lain adalah diriku sendiri.
''BODOH!. HAL SEMACAM INI HARUSNYA KAU KATAKAN SEJAK AWAL!''seruku
Aku kesal bukan tanpa alasan. Ia bilang ia ingin berusaha?lalu bagaimana kalau itu malah membuatnya mendekati kematian?.kalau ia mati....kalau ia mati... bagaimana dengan nasip kami nantinya?. Bukan itu saja kami akan di anggap membunuh calon raja kalau begini.
'' apa kau sadar kalau nyawamu bisa saja terancam karena hal ini''ucapku
'' mungkin...tapi aku ingin bisa melindungi tanah kelahiranku ''ucapnya sambil mengusap-usap pipinya yg memar
''aku tak bisa raja yg baik jika mengangkat pedang saja tak bisa.karena aku harus bisa memberikan rasa aman pada rakyatku nantinya bukan?''ucapnya
.......raja yg baik?...rasa aman?...itu memang tak salah tapi kini aku berfikir Kembali.apa menjadi raja yg baik itu harus bisa mengangkat pedang?. Apa rasa aman bisa tercipta jika pemimpinnya kuat?.
''tapi jika kau mati...''gumamku
''jika kau mati itu semua tak ada artinya ''sambungku sambil menatapnya tajam lalu pergi keluar
***
''alex..''
''alex memang suka bicara kasar tapi sebenarnya dia lebih peduli pada kakak di banding siapapun''ucap alexa
''aku tau itu''ucap pria tersebut
''anak itu memang suka menyembunyikan perasaannya''sambungnya sambil tersenyum tipis
__ADS_1
''tapi tamparannya tadi sakit banget. Pipiku bengkak deh kayaknya''ucap pria tersebut sambil mengusap-usap pipinya
''ah!..maaf. aku akan ambilkan es untuk mengompresnya''ucap alexa lalu pergi mengambil es
''terima kasih''
***
''karena apa yg kau katakan sebelumnya'' '' raja macam apa yg tak bisa bertarung?. Keamanan rakyat berada dalam genggamanku karena itu ku pikir aku harus berusaha''
Aku hanya mengatakannya tanpa pikir Panjang.aku tak tau kalau ia benar-benar memikirkan perkataan ku itu dan lagi.ia hampir saja mendorong dirinya sendiri menuju kematian
''aku menyesal karena tak tau hal ini lebih awal''gumamku sambil menekuk lututku
Tapi setidaknya aku bersyukur mengetahuinya sebelum keadaannya semakin memburuk
''oh! Kau ada disini rupanya''ucap pria tersebut sambil berjalan kearahku
''ada apa?''balasku sambil memalingkan wajahku
''tidak ada apa-apa.aku hanya cemas karena kau pergi begitu saja''ucapnya lalu duduk di sampingku
''dari pada mencemaskanku bukankah lebih baik kau pikirkan alasan yg akan kau berikan pada raja begitu melihat pipimu yg memar?''ucapku
''ahahaha benar juga.tapi tenang saja aku sudah memikirkannya kok''ucapnya riang
''kalau ayah bertanya apa yg terjadi pada pipiku aku tinggal bilang tadi ada nyamuk dan aku memukulnya terlalu kuat''ucapnya dengan wajah super polos
''kau bodohnya.kau pikir raja akan percaya?''ucapku syok dengan jawabannya
..... ''maaf..ini salahku, kau bisa bilang pada raja kalau aku yg memukulmu''ucapku
''itu pasti sakit kan?.aku minta maaf''sambungku
...... ''kau benar ini sangat sakit tau~''ucapnya yg membuatku semakin merasa bersalah
''tapi aku tak akan bilang begitu pada ayah.jadi kau tenang saja''ucapnya
''alex melakukan ini karena mencemaskan ku bukan?.aku sangat berterima kasih untuk hal itu''ucapnya tiba-tiba
''bukan''balasku
''aku melakukannya untuk diriku sendiri''sambungku
''kalau kau mati .aku dan alexa akan di salahkan atas kematianmu.hidup kami juga akan semakin sulit kedepannya'' ''karena itu...aku mohon...jangan mati'' ucapku sambil mengenggam tanganu erat-erat
............. Permohonan kecil ku ucapkan tanpa pikir Panjang. Dan hal itu membuat suasana menjadi senyap dalam seketika
''begitu ya...''ucapnya lalu bersandar ke pohon di belakangnya
''alex.apa kau takut kalau aku mati?''
''bukankah sudah ku katakan tadi?''balasku
__ADS_1
''kalau kau mati,aku_''
''alex. Kau terlalu bergantung padaku'' potongnya yg membuatku tersentak
''kau berfikir kalau bukan karena bantuanku kau tak akan bisa maju.''
''tapi memang begitu kenyataannya kan!?''seruku
'' kalau bukan karena mu .memang apa yg bisa ku lakukan?.kata kan padaku. Apa yg bisa ku lakukan kalau bukan dengan bantuanmu?''ucapku
'' aku tak punya apa-apa.aku tak punya kuasa.aku hanya anak buangan dari klan elf.memang apa yg bisa ku lakukan?.''
'' kau kan punya kekuatan''ucapnya sambil tersenyum lembut
''lalu?.memang dengan kekutan aku bisa ap_''
*CTAK! '' banyak yg bisa kau lakukan kalau kau kuat. Tapi hanya satu hal yg kurang darimu.yaitu keberanian''ucapnya setelah menyentil keningku
''sebenarnya kau bisa berdiri sendiri tanpa bantuanku.tapi kau hanya takut untuk melakukannya. '' ''alex, kita elf memang memiliki umur yg Panjang tapi bukan bearti kita abadi. Suatu saat kita pasti akan Kembali ke pangkuan alam''
''apa kau akan terus bergantung padaku hingga saat itu tiba?. . bagaimana kalau aku mati besok?'' ucapnya yg membuatku tersentak
''apa yg kau katakan!?''
''hmph... alex aku senang kau mau bergantung padaku.itu artinya kau percaya padaku. Tapi kau tak boleh terus menerus bergantung padaku.karena kalau kau melakukan itu.kau tak akan bisa bangkit dengan kaki mu sendiri nantinya''ucapnya
'' aku hanya akan membantumu secukupnya sebagai seorang kakak.selanjutnya kau harus melakukannya sendiri ''ucapnya
''aku tau itu... tapi tetap saja.aku tak mau kau mati''ucapku sambil mengalihkan pandangan ku
*pfft...'' ahaha..baiklah baiklah.. aku tak akan mati'' ucapnya lalu mengusap usap kepalaku
''sampai aku menepati janjiku membuat kalian Bahagia.aku tak akan mati'' sambungnya sambil menatapku serius
........... '' bukan sampai kami bahagia tapi sampai aku tutup usia.kau tak boleh mati''balasku serius
''a.haha..kalau itu.. agak sulit sepertinya...'' ''tapi akan ku usahakan''ucapnya lalu mengenggam tangan ku
''meski kayaknya mustahil karena aku lemah sih''sambungnya sambil di iringi tawa kecil
''kalau begitu.aku akan melindungimu sampai nafas terakhirku''ucapku
''eh?''
''kau payah dalam bertarung bukan?.kalau begitu biarkan aku yg mengantikanmu'' ''aku akan bertarung untukmu.kau cukup duduk manis saja di istana dan rawat para elf dari dalam. Urusan keamanan serahkan saja padaku''ucapku
''alex....'' ''dari pada begitu bukannya lebih baik kalau kau saja yg jadi rajanya''ucapnya yg membuatku syok
''HAH!?''
*smirk ...''alex, apa kau tak tertarik menjadi raja elf?''tanyanya sambil menyeringai.
...****************...
__ADS_1
...To Be Continue...