Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut
Bab 7


__ADS_3

...POV Duke everon...


...****************...


''huh~,ada –ada saja'' kataku sambil duduk di kursiku dan menghela nafas panjang


''hahaha, dia benar-benar di luar dugaan ya tuan''tawa harry


''harry,coba kau jelaskan padaku, apa maksudnya ?, kau kan kakaknya''kata ku sambil menatap tajam harry


''jangan tanya saya tuan, saya saja tak pernah tau apa yg di pikirkannya''


''dan lagi kami tak seakrab itu , biarpun kami sekeluarga tapi ibu kami berbeda''sambung harry


Uh~. Masih pagi sudah membuatku pusing saja.apa itu kelebihan keluarga demetria. apa itu kelebihan keluarga demetria Leon maximillan demetria. Ketua pasuka elit singa putih,ksatria berbakat yg mendapat julukan iblis medan perang . Dia sudah menjadi ksatria saat usianya masih sangat muda dan telah memenangkan banyak pertempuran sulit.


Dan yg membuatku tak habis pikir adalah orang sehebat itu tiba-tiba saja meminta di pindah jabatan menjadi tukang kebun!?, kalau ini lelucon ini sama sekali tak lucu.


''tuan kenapa anda tak menyetujuinya saja,melihatnya menjadi tukang kebun saya rasa tak buruk juga''kata harry sambil menahan tawa


'' harry ailbeart demetria, apa kau ingin menggantikan posisi adikmu sebagai ketua pasukan singa putih?''


''apa anda bercanda tuan?''


''bekerja sebagai pengawal pribadi anda saja sudah merepotkan apalagi kalau harus mengurus para singa gila itu''katanya


''oh~,kalau kau merasa repot kau tak perlu datang lagi besok''


''eh!?,bu...bukan begitu maksud saja tuan''


''tuan kan tau sendiri tugas ketua singa putih itu sebanyak apa, saya mana kuat mengerjakan semua itu''


''mm..apa dia kelelahan?''gumamku


''saya rasa ada alasan lain tuan''balasnya


Yah...apapun itu, mana mungin ku biarkan ksatria terbaikku menjadi tukang kebun.


***


...Kembali ke POV Elissa...


''leon...''sapaku saat melihat leon di taman tempatku bertemu dengannya kemarin


''selamat pagi nona''sapanya


''pagi. Leon sedang apa?''tanyaku


''hanya melihat-lihat nona''balasnya


''tak munginkan aku bilang aku sedang kabur dari tugas-tugasku''batin leon


''apa nona mau jalan-jalan lagi?''ajaknya


''iya, soalnya kalau bersama leon apapun jadi menyenangkan''balasku


''saya senang mendengarnya''katanya sambil tersenyum lalu mengajakku berkeliling taman yg belum sempat ku datangi sebelumya.


***


Setelah puas berjalan-jalan, kami istirahat di sebuah pohon besar. disini sangat sejuk dan nyaman, hamparan bunga awar pun bisa terlihat dengan jelas disini


''leon, sudah berapa lama bekerja disini?''tanyaku


''saya?..hm... mungkin sekitar 9 atau 10 tahun.apa kurang dari itu ya?''


''entahlah saya tak begitu ingat''sambungnya


''kenapa leon memilih menjadi tukang kebun?, biasanya kan orang-orang seperti leon lebih suka menjadi ksatria?''tanyaku


''hahaha...kenapa ya...''tawanya


''saya kan memang ksatria nona, ketuanya lagi'' batin leon


''leon...kenapa disini lebih banyak bunga mawar?''tanyaku


''oh...itu karena memang sedang musimnya nona, dan lagi bunga mawar memang salah satu lambang keluarga everon''jawabnya


''lambang?''


''apa nona menyadari di depan pintu masuk dan di kereta kuda kan ada gambar, singa putih dengan mata berwarna merah dan pedang yg terlilit bunga mawar''


''apa maksud lambang itu?''tanyaku


''singa melambangkan kepemimpinan , dan bunga sendiri melambangkan keangungan''


''lalu pedang Dan mata merah singa itu?''tanyaku

__ADS_1


''ah...yg satu itu lebih baik nona tak perlu tau''katanya yg malah memuatku makin penasaran


''kenapa?''ktaku sambil cemberut


''yah~...itu....ah ! nona taukan ada sesuatu yg lebih baik tidak di ketahui''


''ukh...padahal leon duluan yg mulai, tapi malah membuatku jadi penasaran begini''kataku


''maaf nona''


Huh~ yasudah lah...kalau emang tak boleh apa boleh buat, mungkin aku memang tak boleh tau dan mungkin itu yg terbaik


''oh ya!, leon apa tak apa menemaniku seperti ini?, apa leon sedang tak sibuk?''


''jangan cemaskan saya nona, dengan bersama nona saja saya sudah punya alasan untuk bolos''katanya dengan santainya


''eh!''


Kalau begitu dia menyadikanku alasan untuk bolos!?...


''tidak boleh!,''kataku sambil berdiri


''kalau leon bolos nanti ayah bisa marah lalu...saya jadi tak enak..''kataku dengan wajah bersalah


'' ah!...maaf nona saya yg salah,nona tenang saja, semua kan baik-baik saja,''


''kalau begitu saya pergi bekerja dulu ya, tapi sebelum itu izinkan saya mengantar nona kembali kekamar''katanya yg ku balas dengan anggukan


***


'' terima kasih sudah mengantar sampai sini''kataku saat berada di depan kamar


''tak perlu berterima kasih nona,''


''kalau begitu saya permisi dulu,semoga hari anda menyenangkan''katanya sambil membungkuk lalu pergi dan aku pun segera memasuki kamarku


***


''wah...wah..apa nona ada kaitannya dengan permintaan gilamu tadi?''tanya harry yg tiba-tiba muncul di belokan


''apa urusanmu?''balas leon sinis


''huh~, apa begitu cara bicaramu pada kakak mu?''


''hah?!, Sekarang kau mau main kakak beradik!?''balas leon dengan tatapan sinis


''berhentilah bersikap bodoh seperti itu, itu membuatku jiji''kata leon lalu pergi meninggalkan harry


''hmm....jahat sekali, padahal di depan nona dia sangat manis,nona memang luar biasa...''


''dia bisa mengubah seekor singa menjadi seperti anak kucing di hadapannya''gumam harry lalu tersenyum


''ah!, benar juga nona''katanya lalu berjalan menuju kamar elissa


***


Tok..tok..tok... ''nona apa aku boleh masuk?''


Hm?, suara ini...kalau tak salah orang yg selalu ada disisi ayah, namanya siapa ya....


''silakan''kataku


Pria berambut coklat kekuningan dengan bola mata berwarna hijau terang seperti leon.pria yg sepertinya merupakan tangan kanan duke everon..


''permisi nona, tuan memanggil nona untuk menemuinya sekarang''katanya saat memasuki kamarku


''ayah?..'' ''mm..baiklah''kataku lalu turun dari kasur


Dia pun langsung mengantarku menuju tempat ayah, dan selama perjalanan, entah kenapa aku merasa sangat canggung bersamanya, dan entah kenapa aku merasa dia selalu memperhatikanku dan itu mengusikku


''anu...apa ada sesuatu?''tanyaku sambil menoleh kearahnya


''ah!..maaf nona , saya tak bermaksud menganggu anda''balasnya sambil tersenyum


Karena dia berkata begitu aku pun tak meghiraukannya , tapi dia tetap menatapku dan itu membuatku ingin secepatnya sampai ketempat ayah


'' menjijikan '' gumam harry yg membuatku tersontak kaget dan langsung berhenti


''a..apa?''tanyaku sambil menoleh kearahnya


Apa barusan aku salah dengar?, tidak, aku jelas-jelas mendengar dia bilang menjijikan


'' kenapa gadis lusuh sepertimu bisa menjadi putri duke?. Padahal cuman gadis kampungan, apa menariknya dirimu?, apa yg kau lakukan pada duke hingga membuatnya mengakuimu sebagai anaknya?''kata harry sambil menatapku sinis


e..eh?...


'' kenapa gadis lusuh sepertimu bisa menjadiputri duke?. Padahal cuman gadis kampungan, apa menariknya dirimu?, apa yg kaulakukan pada duke hingga membuatnya mengakuimu sebagai anaknya?''

__ADS_1


e..eh....apa yg baru saja dia katakan?..


mendengar hal itu mendadak tubuhku gemetar hebat, aku bahkan tak sanggup menganggkat kepalaku saking takutnya.


'' bukannya kau terlalu beruntung?,gadis menyedihkan sepertimu mendadak menjadi putri duke everon yg hebat''


Hentikan kumohon...aku tak mau mendengarnya lagi!...bukan aku yg menginginkan posisi ini.


Ah~tidak...aku menyetujui permintaannya aku menerimanya sebagai ayahku,aku yg memanggilnya ayah lebih dulu, bukan kah itu sama saja seperti aku yg menginginkannya?


''anda akan sering mendengar hal itu saat di pergaulan kelas atas nanti nona''katanya yg sontak membuatku mengangkat kepalaku dan menatapnya penuh tanda tanya


''hmm?...apa nona pikir saja benar-benar akan mengatakan hal itu?''katanya sambil memiringkan kepalanya


JDER!!.....AKU BENAR-BENAR BERPIKIR BEGITU TAU!


''hahaha..kalau begitu tolong maaf kan saya nona''tawanya


''saya tak bermaksud membuat nona takut seperti ini''katanya sambil merogoh kantongnya dan mengusap air mataku dengan sapu tangannya


'' nona saat tuan duke sudah mengumumkan secara resmi kalau tuan telah mengadopsi nona, nona pasti akan sering mendengarkan perkataan seperti itu''


''tapi nona, saat ada yg mengatakan hal itu jangan sekali-kali nona menundukkan kepala nona''


''angakatlah kepala dan katakan nama nona dengan penuh percaya diri''


''kenapa?''tanyaku


''karena nona adalah satu-satunya putri di kerajaan ini''balasnya


''aku?..putri?...''


''tentu saja, terlepas dari putri kaisar cain von Albrecht dan para putri kerajaan besar. Nona adalah satu-satunya putri di kerajaan assiria''


???...


''hahaha...sepertinya nona tak paham dengan apa yg saya katakan''


''nona saat ini nona berada di kerajaan assiria, sebuah Negara kecil yg berbatasan langsung dengan kerajaan diamond. ''


''nah di kerajaan kecil ini karena raja tak memiliki seorang putri dan nona merupakan putri dari tuan duke yg juga memiliki kekuasaan tertinggi setelah raja, jadi bisa di simpulkan bahwa nona adalah lady no 1 di kerajaan ini'' jelas harry


''eto...apa itu artinya aku seperti tuan putri?''tanyaku


'' bukan seperti nona, tapi nona memang tuan putri''


''maka dari itu jangan pernah menundukkan kepala nona seperti ini lagi''sambungnya sambil menganggkat daguku


'' kalau ada yg mengatakan hal seperti itu , apa aku hanya harus mengatakan namaku?''tanyaku


''tentu saja nona, dengan begitu mereka akan menyadari posisi mereka''


Begitu ya sistem kasta manusia benar-benar rumit..


''ah!, satu lagi nona''kata harry tiba-tiba


???...


''tolong jangan bilang-bilang tuan kalau saya bicara seperti itu ya, bisa-bisa saya kehilangan kepa-..ehem... maksud saya bisa-bisa saya dalam masalah''


''aku mengerti''kataku


''terima kasih nona''


''kalau begitu ayo temui tuan duke, beliau pasti sudah menunggu''


''iya''balasku lalu melanjutkan jalanku


''ngomong-ngomong bukannya nona juga tuan putri ya dulu?''tanya harry


''ah~..itu sebenarnya kami para elf tidak memiliki sistem kasta seperti manusia''


''kami menganggap semua elf setara , raja hanya seperti kepala keluarga saja''


''oh~ kalau begitu sama seperti kerajaan acres ya''balas harry


''acres?''


''itu sebuah kerajaan yg damai di sebelah timur''


''bagaimana kalau kapan-kapan kita pergi kesana, nona pasti akan menyukainya''


''iya,'' balasku sambil tersenyum.


...****************...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2